banyak yang tidak paham bagaimana cara mempraktekkan tazkiyatun nafs. Banyak yang mengajak supaya ikuti sunnah dan jauhi bid'ah. Padahal tazkiyatun nafs lebih dalam dari itu. Simak Begini Cara Praktek Tazkiyatun Nafs atau Pembersihan Hati yang Benar.
BEGINILAH CARA MEMPRAKTEKKAN TAZKIYATUN NAFS YANG BENAR
Ustad... Berarti jin sihir itu dan semua penyakit. Bisa dg tazkiyatun nafs inti nya ya ustad.... Klw udh bisa taskyatun nafs gak bisa lg kita ditunggangi jin atau disihir.. apa iya kayak gini kah ustad
Jawab: Gini... Baca baik baik, seksama, teliti dan libatkan hati atau qalbumu. Hati itu ada didada, kalau dikepala namanya otak. Dalam jangka waktu tertentu otak dan hati wajib singkron atau kerja sama. Tapi ketika pemahaman sudah sampai ke hati maka otaknya harus dipinggirin dulu.
Contoh: anda kena penyakit aneh. Setelah didiagnosa kesimpulannya 99% anda kena sihir. Artinya penyakit atau kehancuran hidupmu disebabkan orang lain yang dzolim. Ketika anda tahu siapa pelakunya, anda jadi marah dan dendam.
Namun seiring waktu anda mulai mengerti bahwa segala ujian berasal dari Allah. Seiring berjalannya waktu hati anda mulai klik kalau Allah sedang menguji imanmu. Ketika hatimu mulai klik maka pinggirkan akalmu dulu. Kalau perlu tgglmkan.
Sebab kalau akalmu masih dominan pasti yang diingat ingat adalah kejahatan dukun dan pelaku, jin yang selalu menyerang dalam mimpi, pengkhianatan pasangan, teman yang nusuk dari belakang, kerabat yang acuh tak acuh, relasi yang menjauh pergi dll. Atau yang selalu diingat adalah rumah tangga yang diujung tanduk, anak yang lumpuh, bisnis yang hancur, fitnah yang kejam dll. Akibatnya engkau akan mudah ditarik setan untuk marah, dendam, kecewa, sedih, nglokro, malas, takut dan lain lain.
Perjuangan untuk percaya/ beriman bahwa musibah sihir adalah ujian dari Allah itulah yang disebut dengan tazkiyatun nafs. Perjuangan untuk mendengarkan kata hati dibanding bisikan akal itulah yang disebut dengan manajemen qalbu.
Ending dari perjuangan ini adlah membentuk hatimu supaya lebih ikhlas, lebih tenang, lebih tangguh, lebih sabar, lebih menerima dan semacamnya. Berningkai dengan satu kata yaitu "akhlak yang terpuji". Inilah tujuan atau sasaran dari tazkiyatun nafs.
Artinya akhlak yang terpuji adalah buah dari iman kepada Allah. Bahasa lainnya adalah TAQWA.
Tazkiyatun nafs itu bahasa arab. Bahasa indonesianya bermakna "pembersihan diri/ jiwa". Siapa yang dibersihkan? Yang dibersihkan adalah dirimu sendiri bukan orang lain. Kalau ada pembelajaran tazkiyatun nafs lalu condong untuk membersihkan orang lain, melihat kesalahan orang lain dll itu bukan pembersihan jiwa namanya, tapi pengotoran jiwa.
Saya lebih suka menamakannya, Tazkiyatul qalbu atau pembersihan hati. Sebab kalau mau dibahas lebih detail jiwa/ nafs itu beda dengan hati. Hati itu meliputi jiwa tapi jiwa bukanlah hati. Jika anda tidak paham mana jiwa dan mana hati nanti kapan kapan saya jelaskan lagi.
Intinya tazkiyatun nafs adalah proses proses pembersihan penyakit yang ada dalam hatimu dan hatiku. Misalnya pembersihan hati dari kemarahan, kesombongan, riya', ujub, kesedihan, kekecewaan, kecemasan, iri dengki, dendam dan masih banyak lagi.
Cuma harus anda camkan bahwa membersihkan jiwa dalam hati bukan perkara yang mudah. Suuuuuuliiiit sekali. Beraaat sekali. harus mengalami hidup dibanting banting sampai mentok baru bisa. Dalam sebuah atsar dikatakan untuk menundukkan nafs/ jiwa maka nafs itu harus dibakar dalam neraka ribuan tahun berkali kali. Ketika sudah mentok tidak ada jalan keluar barulah jiwamu tunduk.
Mengapa sangaat sulit? Karena yang harus kau tundukkan adalah dirimu sendiri.
Pun membersihkan hati tidak bisa pakai doktrin atau ancaman. Misalnya gini, "kamu harus sabar, jangan marah, nanti kalau marah masuk neraka, ada dalilnya loh?". cara seperti ini saya jamin tidak akan bisa membuat hatimu menjadi lebih tenang. Meskipun kenyataannya cara ini banyak dipakai oleh beberapa orang.
Mengapa demikian? Sebab hati itu tidak bisa dipaksa. Bahasa Qur'annya, "laa ikrooha fid diin". Sesuatu yang paling jujur ya hatimu sendiri. Apakah kamu ikhlas atau belum ikhlas tanya saja hatimu. Indikasi ikhlas adalah hatimu merasa lapang dan tenang.
Pertanyaan besarnya adalah "apa yang bisa membuat hati kita lebih tenang dari sebelumnya", mengingat ujian atau musibah yang dialami begitu besar?. Atau bahasa lainnya, "apa yang bisa membuat proses tazkiyatun nafs bisa berjalan lancar?". Jawabannya adalah "dibuka tirai penutupnya"
Anda marah, dendam, dengki, kecewa, cemas dll karena hatimu masih tertutup tirai. Karena hatimu ada penutupnya sehingga nggak mampu melihat. Karena nggak mampu melihat makanya anda berjalan dalam kegelapan. Karena gelap itulah hidup anda merasa menderita.
Siapa mahluk yang suka dengan dimensi kegelapan? Jawabannya anda sudah tahu yaitu Iblis, setan, sihir dan roh jahat lainnya. Merekalah yang selalu menemani kita semua dalam siksaan api neraka. Btw mau tahu rasanya api/ naar/ neraka? Ketika hatimu tertutup tirai maka anda akan merasakan betapa panasnya neraka. Celakanya anda sekarang sedang mengalaminya.
Apa yang menutupi hatimu? Jawabannya adalah "dirimu sendiri". Yaitu dirimu yang hanya memandang segala sesuatu hanya dengan satu mata lahiriah saja. Yang anda pandang selalu saja benda, materi dan mahluk. Ketika pandangan lahiriah (benda materi dan mahluk) meresap ke dalam hati maka yang dilihat hati juga mahluk. Ketika hatimu hanya melihat mahluk itulah penyebab kekecewaan.
Jika hati yang tertutup bahasa arabnya kafara maka orangnya disebut kafir. Siapa yang kafir? Jawab saja sendiri. Jika memandang dengan satu mata adalah dajjal, lalu siapakah si dajjal ini? Jawab saja sendiri. Jika meyakini Allah memiliki kekuatan, disisi lain meyakini dukun memiliki kekuatan disebut syirik, lalu siapa yang syirik? jawab saja sendiri. Jika orang yang kafir, syirik dan dajjal akan masuk neraka (penderitaan), lalu siapa yang masuk neraka? Jawab saja sendiri.
Sahabat yang dirahmati Allah...
Jika engkau serius mau belajar membersihkan hati (tazkiyatun nafs) maka bukalah tirai yang menutupi hatimu lalu buka mata hatimu lebar lebar. Setelah mata hatimu dibuka lebar lebar lalu lihatlah siapa yang ada dibalik benda, materi, mahluk dan dibalik segala galanya?
Ketika kedua biji mata dzohirmu yang ada dikepala melihat pelaku sihir, maka lihatlah dengan mata hatimu siapa dibalik pelaku sihir? Siapa yang mengerakkan pelaku, jin, dukun, pasangan, tetangga, kerabat dll yang datang dalam kehidupanmu lalu menghancurkanmu? Apakah mereka bisa hidup sendiri, gerak sendiri, ngomong sendiri dll? Misalnya gini, "aku mau hidup ah, lalu mau jadi dukun ah, lalu menghancurkan manusia lain ah". Bisa seperti itu? Fix jawabannya tidak bisa.
Akan tetapi mereka datang di kehidupanmu karena digerakkan oleh Allah. Jika kamu meyakini ujian itu dari Allah maka datangnya ujian melalui realitas bersama mahluk mahluknya. Artinya janganlah kamu meyakini datangnya ujian dari Allah disisi lain mengingkari mahluk mahluk yang mengujimu juga berasal dari Allah.
Janganlah hatimu mengatakan, "hidupku hancur gara gara dukun, rumah tanggaku kandas gara gara pelaku sihir". Atau mengatakan, "jangan salahkan aku mengapa jadi begini, tapi salahkan mereka yang membuatku jadi begini". Kalau demikian artinya hati masih ketutup dari Allah. Karena hatinya ketutup membuatmu hidup dalam penderitaan.
Oleh karena itu muhasabah diri.. Lalu berjuang untuk membuka tirai dalam hatimu dan lihatlah Allah meliputi segala sesuatu. Dalam hatimu hanya boleh ada satu nama saja yaitu Allah. Dalam penglihatan hatimu hanya melihat satu nama saja yaitu Allah. Dalam hatimu hanya boleh mendengar satu suara saja yaitu suara Allah. Tidak boleh ada tuhan tuhan selain Allah dalam hatimu.
Mata dzohirmu boleh saja melihat seribu nama seribu rupa seribu suara. Tapi mata hatimu hanya boleh melihat satu nama satu rupa satu suara yaitu Allah. Ingatlah Allah dalam segala sesuatu, inilah dzikir yang sebenar benarnya yang akan membuat hatimu tenang kembali.
Sehingga jawaban bagaimana cara mempraktekkan tazkiyatun nafs adalah dengan cara berjuang sekuat tenaga untuk menghadapkan wajah imanmu hanya kepada Allah, bukan kepada mahluk, Titik...
Ketika anda terus dan terus berjuang menghadapkan wajah iman dalam hatimu hanya menghadap Allah maka pelan pelan hatimu akan lebih tenang, lebih lapang, lebih sabar, lebih iklhas dll. Dan rasa yang muncul adalah rasa yang alami atau natural. Itulah yang disebut dengan rasa iman yang lezat rasanya. Rasa iman inlah yang akan mengantarkanmu kepada sifat dan akhlak yang terpuji sebagai buah keimanan.
Sekali lagi dibungkus dengan satu kata yakni TAQWA. Artinya taqa sebenarnya adalah kharakter. Yaitu kharakter terpuji yang muncul dari hati yang sudah mengenal Allah.
Maka pada saat itulah penyakit anda akan sembuh dengan sendirinya. Para iblis, setan, dukun, dll tidak akan mampu menghancurkan hatimu lagi. Saat itu anda sudah tidak peduli dengan kehancuran atau kehilangan apapun, yang penting tidak kehilangan Allah dalam hatimu. Dan inilajh sebenarnya surga yang sesungguhnya, yaitu saat hatiku dan hatimu selalu bersama Allah kapanpun dan dimanapun jua.
Demikian semoga mencerahkan, share ya?
Wallaahu A'lam
Klinik Pendekar Langit

Tidak ada komentar:
Posting Komentar