Cara Menyikapi Ucapan Jin Saat Kesurupan

Seringkali jin ngoceh melalui lisan dari korbannya. Nah apakah ucapan jin itu bisa dipercaya? Atau nggak usah didengarkan? Simak bagaimana Cara Menyikapi Ucapan Jin Saat Kesurupan.

 

MENANGGAPI OCEHAN JIN SAAT KESURUPAN

Kata jinnya kmarin,,tahun depan sy akan lebih baik,,dn jinnya kasih tau bapak sya kalau nanti sya jadi akan dipekerjakan disbuah yayasan yg sedang dipersiapkan,,kata mbak sya sbulan yg lalu sya dan suami sya akan dia suruh bekerja diyayasan yg dia mau bangun,,ada sumbangan 1 triliun dari Qatar dn dia mau bikin panti asuhan,,disana sya disuruh bkrja sama suami sya dibagian sembako katanya,,membeli apa2 yg tidak ada didapurnya...

Jawab: Saran saya omongan jin didengarkan saja tapi jangan langsung dipercaya. Itu khan setan? Setan musuh manusia yang selalu berjuang menyeret kita semua ke neraka. Mosok dipercaya? Coba pakai logikamu.

Saat kena sihir saya dahulu mencatat setiap omongan setan. Katanya buhulnya disini, pengirimnya orang itu, katanya dari jin nasab, katanya jinnya menyesal, katanya kami orang baik, katanya mau masuk islam, katanya mau keluar dan tidak balik lagi. Tahukah anda bahwa omongan jin 80 sampai 90 persen adalah dusta.

Oleh karena itu sahabat wajib peka mana mana omongan yang ngawur dan mana mana yang bisa dijadikan acuan. Dijadikan acuanpun bukan berarti menelan semua omongan jin, sebab seringkali apa yang mereka katakan adalah berkebalikan dengan kenyataan.

Untuk hal ini butuh orang yang benar benar paham jebakan mereka. Butuh orang yang sudah lama berkecimpung dalam dunia makar setan secara real dilapangan.

Bagaimana menyikapi dan menanggapi ocehan jin/ setan?

1. Menyikapi ocehan jin saat kerasukan di WA

Saat kerasukan di WA justru kadang mereka membocorkan sesuatu. Meskipun tidak apa adanya. Kadang berkebalikan dengan kenyataan atau ada tambahan dan manipulasi. Oleh karena itu dicatat saja dulu, lalu kroscek kebenarannya.

Cuman jangan diambil hati. Karena seringkali mereka pakai kata kata kasar. Kalem saja. Jangan sampai membuat was was. 

2. Menanggapi ocehan jin saat diruqyah

Saat diruqyah terkadang pasien kesurupan lalu ngoceh tentang lokasi buhul, siapa pengirim santet, mau bertaubat dan masuk islam. Saya malah nggak percaya dengan ocehan jin saat ruqyah. Lebih suka menanggapi ocehan jin saat kerasukan di WA. Karena ocehan jin saat ruqyah banyak bohongnya. Katanya sudah keluar, katanya masuk islam, katanya tidak akan balik lagi. Eh 2 hari setelah ruqyah kumat lagi alias balik lagi. Kurang asyem.

3. Menyikapi omongan jin dalam mimpi

Saya malah lebih suka menanggapi omongan jin dalam mimpi karena bentuknya visual. Cuma sekali lagi tidak menterjemahkan apa adanya. Harus ada catatan before dan after. Karena biasanya malam ini mimpi sesuatu esok hari akan merasakan sesuatu. Misalnya malam ini mimpi melihat mobil kebakar biasanya esok hari kemarahanmu akan terbakar.

Makanya banyak mimpi yang saya catat lalu saya kroscek. Misalnya mimpi melihat sosok yang mengatakan begini begitu, mimpi berantem dengan mahluk, mimpi kuburan, mimpi ular dll. Saya lebih suka menanggapi hal ini karena visual dan biasanya esok hari ada dampak pasca mimpi.

4. Ocehan jin saat mediumisasi

Terkadang jin ngoceh ditubuh orang lain. Bahasa kerennya mediumisasi atau jin catching. Biasanya mereka akan membocorkan tentang sihir yang menimpa pasien bahkan sampai detail. Pun ngoceh tentang segala sesuatu tentan makar sihir secara global.

Kalau saya pribadi didengarkan saja tapi jangan sekali kali dipercaya. Anggap saja buat hiburan.

Intinya segala sesuatu tentang ocehan jin jangan diambil hati, jangan dipercaya. Karena kebanyakan adalah dusta. Mosok percaya sama anak buah iblis?

Jika ocehannya tidak berguna untuk proses kesembuhan anda lupakan untuk selama lamanya. Fokus saja pada proses proses yang mengarahkanmu kepada kesembuhan.

Syukron

Klinik Pendekar Langit 

WA 0852-8595-6659

Web sites.google.com/view/pendekarlangit

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kena Sihir adalah Jalan Tol Menuju Sukses Skala Quantum

Kena sihir memang memang menghancurkanmu secara lahiriah. Tapi secara ruhaniah kena sihir satau santet justru jalan kesuksesan dunia akherat...