Halaman

Ke Orang Pintar Mau Saja Bayar Jutaan, Giliran Peruqyah Seikhlasnya

Ini sudah jadi venomena. kalau ke peruqyah bayarnya seikhlasnya, kadang hanya cukup buat bensin. Tapi kalau ke orang pintar rela bayar berjuta juta. Nah loh. Simak artikel Ke Orang Pintar Mau Saja Bayar Jutaan, Giliran Peruqyah Seikhlasnya.


BEROBAT KE ORANG PINTAR BAYAR 5.5 JUTA, KE PERUQYAH BAYAR 2 M, WAW AMAZING.....

Pak sya lgi bingung saya dan keluarga lgi di incar buat tumbal ipar, keadaan saya mkin memburuk, saya lgi mau berobat dengan sarat ayam cemani hrga 5,5jt sepasang buat mutusin perjanjian tpi di sisi lain saya takut di tipu kyak dlu tadz, gimana tadz

Jawab: Begitulah saya dan anda, betapa besar keinginan untuk sembuh. Karena memang rasanya sungguh melelahkan luar biasa. Dorongan untuk sembuh itulah yang mengantarkan kepada orang yang menjanjikan kesembuhan isntan.

Sampai sampai rela ngutang kesana kemari berjuta juta dengan harapan sembuh. Meskipun tetap saja tanda tanya apakah sembuh apa tidak. Tetapi karena kemakan omongan orang atau jannji janji manis dari orang pintar tetap saja uang berjuta juta dicari kesana kemari.

Kalau pengobatan dengan ayam cemani itu pengobatan ala ala paranormal. Sebab d4rah ayam cemani adalah makanan kesukaan jin. Saya sangat ragu anda bisa sembuh bahkan malah komplikasi nantinya. Tapi kalau anda tidak percaya ya silahkan saja.

Dan cukup banyak sahabat yang kejebak seperti demikian. Kadang konsultasi sama ustadz atau peruqyah, kadang datang ke orang pintar bahkan dukun. Ketika datang ke peruqyah atau ustadz dikasih air doa atau dibacakan ayat ruqyah dngan infak seikhlasnya, kalau datang ke orang pintar suruh beli ayam cemani kambing dll dengan biaya berjuta juta.

Ketika tidak sembuh juga bahkan makin parah lalu anda datang kembali ke ustadznya atau peruqyahnya. Atau datang ke saya dan minta dikirimkan media ruqyahnya gratis, atau infak seikhlasnya. Sebenarnya secara etika itu kurang baik. Khan kasihan ustadz dan peruqyahnya yang seakan akan hanya dijadikan pelampiasan. Ketika datang ke ustadz atau peruqyah hanya bawa masalahmu plus 2 M alias makasih makasih, giliran ke orang pintar 10 juta. 

"Ustadz mengapa peruqyahnya sekarang di WA tidak balas? Padahal saya tidak melakukan apa apa?. Sepertinya peruqyahnya benci ke saya". Sebenarnya nggak benci, cuma peruqyah juga manusia biasa yang bisa merasa nggak berkenan ketika seakan akan hanya dijadikan pelampiasan.

Ada beberapa sahabat yang kena sihir konsultasi ke saya lalu minta pendapat sebab mau datang ke orang pintar dengan mahar berjuta juta. Saya jawab ya silahkan saja kalau mau tapi tetap saja tidka ada jaminan sembuh. Ternyata benar tidak sembuh, meskipun sebelumnya orang pintarnya sudah menjanjikan kesembuhan.

Lalu sahabat tadi curhat dan minta dikirimkan minyak ruqyah gratis hanya bayar ongkir dan tetap saya kirim meskipun rasanya sesuatu. Setelah pakai media ruqyah keluhan sembuh, tapi kumat lagi diwaktu yang lain. Lalu datang lagi ke orang pintar lainnya dengan mahar berjuta juta sampai ngutang sana sini dan nggak sembuh juga.

Setelah itu lagi lagi menghubungi saya dan minta media ruqyah gratis. Sebab uangnya habis habisan untuk diberikan kepada orang pintar. Dan lagi lagi saya kirimkan meskipun rasanya sesuatu.

Yang ketiga kalinya mau datang lagi ke orang pintar lainnya dengan mahar berjuta juta.. Dan saya menduga pasti ujung ujungnya menghubungi saya lagi sebab penyakitnya tidak kunjung sembuh. Kalau saya sih tidak apa apa, cuma jangan samakan dengan peruqyah lainnya. Karena saya menginginkan anda belajar dari pengakaman. Adapun Peruqyah lain yang tidak membalas WA mu karena merasakan sesuatu, tapi anda tidak peka.

Sekali lagi saya berharap anda belajar dari pengalaman.. Kalau memang nggak sembuh jangan dilanjutkan meskipun ada janji janji kesembuhan. Saya ingin anda sadar lalu mulai muhasabah diri. Baca tulisan saya bertema santapan rohani. Disitu saya mengajakmu untuk datang ke Allah bukan ke paranormal, peruqyah atau pendkar langit. Karena hanya Allah yang bisa menjanjikan kesmebuhan karena DIA adalah Asy Syafii.

Yang datang ke Allah bukan lahiriahmu tapi qalbumu. Lahiriahmu bisa datang kemana saja tapi qalbumu jangan ke mahluk. Oleh karena itu hidupkan dulu qalbumu. Caranya yang pertama terima dulu dengan qalbumu ujian yang sedang anda alami. Terus belajar menerima jangan berontak. Jangan dorongan besar dari nafsumu mengajakmu untuk berobat kepada siapapun yang penting sembuh.

Sekali lagi dudukkan hatimu dalam posisi menerima ujian dari Allah. Ketika hatimu sudah duduk di maqom menerima maka jalan kesmebuhan Insya Allah akan ditunjukkan. Apakah melalui peruqyah, pendekar langit, ustadz kampung, kyai, bahkan bisa siapa saja. Allah yang menunjukkan jalan kesembuhan itu, bukan dorongan besar dari keinginan nafsumu untuk sembuh. Karena jika kamu menuruti dorongan nafsu maka jaminan tersesat.

Yuk belajar mendudukkan hati pada maqom menerima dulu... Terima saja dulu ujiannya meskipun menyakitkan. Lalu tunggulah pertolongan Allah datang.

Begitu kira kira

Wallaahu A'lam

Klinik Pendekar Langit

Tidak ada komentar:

Posting Komentar