Siapa yang maha Menyembuhkan? Jawabannya Allah. Oleh karena itu Lihat Allah Jangan Lihat Mahluk Maka Kamu Sembuh dari Sihir & Penyakit Apapun. Praktek yuk
SANTAPAN ROHANI, LAKUKAN DAN PRAKTEKKAN INI, JANGAN LIHAT MAHLUK, TAPI LIHATLAH ALLAH, MAKA ANDA AKAN SEMBUH
Betul bgt ustad setiap kali ad pikiran slu aq cb tepis dan pasrahkan ke Allah 😊🙏🏻Insyaallah ustad aq lbh kuat dr sblmnya alhamdulilah ni lg panas Kumat td jam 4 an. Baik ustad td alhamdulilah aq juga praktekin dan emang ngefek bgt ustad pokoke beda bgt dr sebelumnya Q cm bs doain buat ustad smg Allah senantiasa menjaga ustad dan keluarga dimudahkan sgl hajatnya ntah knp aq seneng sj bahagia ketika dpt pencerahan dr ustad🙏🏻
Jawab: Sahabat diatas sedang belajar melihat Allah dibalik ujiannya. Mudahkah? Teorinya mah mudah dan semua juga bisa berceramah tentang hal ini. Tapi prakteknya luar biasa. Sebab mau tidak mau harus melawan nafsu atau dirinya sendiri.
Artikel ini santapan rohani ya? Jadi jangan dibaca apa adanya. Jangan sampai akal anda, pengetahuan, ilmu, hapalan, dalil dll ikut serta membacanya nanti malah ker4cunan. Akan tetapi bacalah dengan qalbumu yang paling dalam.
Baca dan rasakan kalimat saya tentang melihat Allah dibalik ujian. Bukan berarti mata lahiriahmu melihat Allah sebab tidak akan pernah bisa selama lamanya. Mata ini hanya bisa melihat mahluk/ ciptaan tidak akan pernah mampu melihat kholiq. Artinya melihat Allah dibalik ujian menggunakan qalbu yang yakin dan beriman bahwa dibalik segala galanya ada Allah.
Melihat dengan qalbu itu tidak ada rupa, warna, bentuk, rasa, aroma dan lain sebagainya. Akan tetapi lintasan keyakinan yang berbentuk paham dan ngerti. Paham dalam diam, diam dalam paham. Artinya melihat Allah itu jangan diterjemahkan dengan kata kata, imajinasi, dan perasaan.
Misalnya di matamu nampak kucing yang sedang makan ikan asin, tapi di qalbumu nampak Allah. Seakan akan itu kucing tabu bukan. Sebab kamu yakin kucing tidak bisa menciptakan dirinya sendiri. Atau seakan akan itu bukan kucing tapi nampak kucing. Kucing hanyalah salah satu nama hewan yang disepakati bentuknya, meongnya, lucunya dll. Tapi bentuk, suara dan sifat kucing tidak bisa dia ciptakan sendiri. Semuanya adalah ciptaan dan perbuatan Allah.
Coba praktekkan melihat segala sesuatu adalah Allah. Atau dibalik segala sesuatu ada Allah. Atau segala sesuati digerakkan Allah. Atau apapun kata yang bisa anda terima bahwa mahluk itu sifatnya tiada daya upaya sebesar dzarah sekalipun tanpa adanya Allah. Latihlah hal ini sampai engkau benar benar mengahadkan Allah, atau mentauhidkan Allah. Yaitu hatimu sudah tidak meyakini Allah butuh serikat, kerjasama atau bantuan mahluk dan apapun.
Harus terus praktek sampai meyakini yang bikin kenyang bukan nasi, yang bikin sendal ilang bukan pencuri, yang minta minta didepan rumahmu bukan pengemis, yang membuatmu kaya bukan uang, yang membuatmu dihormati bukan kepintaran dan lain sebagainya. Sampai pada satu titik anda meyakini yang mendzalimimu, yang menyerangmu, yang membuatmu sakit, yang membuatmu menderita dll bukan mahluk tetapi Allah. Allah memberikan ujian yang sedemikian rupa untuk sebuah hikmah yang besar.
Contoh. Malam jumat badan anda panas, tubuh oleng, punggung berat dll karena ada serangan jin setan. Maka cobalah belajar jangan melihat setannya tapi lihatlah Allah yang sedang mengujimu. Seakan akan nampak ada setan, hanya seakan akan saja. Kayak setan tapi bukan, bukan tapi memang setan. Nampak jin karena memang saat itu anda sedang diserang oleh sihir. Nampak bukan jin sebab qalbumu meyakini jin tidka bisa menciptakan dirinya sendiri. Termasuk tidak bisa menciptakan bentuknya, suaranya, kelakuannya dll bahkan sebesar dzarah sekalipun.
Ketika nampak jin setan anda harus segera baca baca ayat ruqyah. Ketika nampak Allah anda harus berjuang untuk menerima dan bersabar karenanya. Dalam bahasa lain ikhtiar lalu tawakal.
Jika anda komitmen untuk praktek saya jamin anda menjadi lebih tangguh dari sebelumnya. Mentalmu lebih tegar. Memang tetap sakit dan pedih tapi anda berkomitmen untuk menahan sakitnya. Bukan karena jin setan tapi karena Allah. Seakan akan anda ingin membuktikan kepada Allah, "Lihat nih aku kuat ya Allah". Maka inilah yang disebut dengan amal sholeh yang diterima oleh Allah. Sebab amalan ini 100 persen karena Allah.
Kalau nafsu anda menarik kepada pandangan mahluk segera tepis sekuat yang bisa anda lakukan. Sebab sihir pasti akan menarik nafsu supaya melihat mahluk bukan Allah. Misalnya ketika hari itu anda diserang oleh jin yang membuatmu kesakitan lalu anda teringat kepada pelaku sihir yang memicu dada anda bangkit kemarahan dan dendamnya. Maka segera tepis dan kembali kepada padangan hati bahwa semuanya karena Allah bukan karena mahluk.
Yakini bahwa pelaku sihir hanyalah akun saja. Yaitu akun untuk menguji imanmu. Sebab mahluk yang bernama pelaku sihir tidak bisa menciptakan dirinya sendiri termasuk bentuknya, perbuatannya, pikirannya dll. Sebesar dzarah tidak ada saham penciptaan dirinya sendiri. Sehingga hati meyakini semuanya karena Allah yang berperan.
Jika yang hati anda ingat adalah Allah dibalik segala galanya maka saya sangat yakin kesembuhan hanyalah menunggu waktu saja. Akan tetapi ketika anda diberikan kesembuhan bukan itu hikmahnya. Sebab hikmah terbesar pada saat anda bisa menunggalkan atau mentauhidkan Allah. Hikmah terbesar adalah ketika anda mengenal Allah dibalik kesembuhanmu. Sip?
Oleh karena itu praktekkan sekarang ya? Saat anda disuntik kemarahan, dendam, kekecewaan, ketakutan dll segera ingat Allah. Dengan itu saya jamin ada tambaha rem. Misalnya yang biasanya melampiaskan kemarahan berubah menjadi diam. Diam dalam perjuangan meredam dada yang bergemuruh. Diamnya sambil dzikir atau menyebut Allah lewat kalam kalamnya (ayat ruqyah). Lalu apapun hasilnya serahkan saja kepada Allah.
Jika anda mampu melakukannya maka inilah ruqyah yang paling dahsyat dan powerfull. Sebab anda ruqyah sudah membawa Allah dalam hatimu. Maka iblis dan setan pasti akan ketakutan. Bukan takut kepadamu akan tetapi takut dengan cahaya Allah yang bersinar terang dalam qalbumu.
Gimana, mudahkan? Mudah secara teori, tapi prakteknya silahkan dicoba sendiri sehingga anda paham bagaimana perjuangan menggapai iman itu ternyata tidak mudah. Perjuangan mendapatkan islam (kepasrahan) ternyata penuh dinamika. Ternyata bersyahadat secara qalbu itu tidak semudah dengan lisan. Sebab syahadat qalbu adalah menyaksikan bahwa tidak ada mahluk, yang ada hanya Allah. Sementara disisi lain nafsumu yang ditunggangi sihir akan menarik kepada syahadat iblis yaitu tidak ada Allah adanya mahluk.
Meskipun tidak mudah saya dan anda wajib berjuang. Karena hidup di dunia misinya ya seperti ini. Kita disuruh menyembah atau menghadapkan hati kepada Allah bukan kepada thagut dalam hal ini mahluk yang disangka memiliki kekuatan selain Allah. Akan tetapi jika anda berkomitmen mau berjuang niscaya akan diberikan jalan. Jalan inilah yang disebut dengan hidayah dan petunjuk. Artinya hidayah itu bukan berarti seseorang harus mengikuti aliranmu kalau enggak maka sesat, bukan begitu. Hidayah adalah jalan petunjuk supaya hatimu tetap menghadap kepada Allah.
Misalnya ketika anda sudah berjuang menghadapkan wajah hatimu kepada Allah selama sebulan meskipun nilainya masih belum bagus maka Allah akan membuka satu hikmah. Sebagai contoh anda tahu siapa pelaku dan dukunnya. Lalu anda mendengar mereka kesakitan saat anda dzikir (membaca kalam Allah) atau baca ayat ruqyah. Ini adalah huda atau petunjuk dalam hatimu. Petunjuk dalam hati dalam bentuk bertambahnya keyakinan disamping keyakinan yang ada.
Lalu anda lebih semangat lagi untuk mengingkari bentuk mahluk dan lebih percaya untuk menghadap Allah. Lagi lagi anda diberikan satu hikmah lagi misalnya saat ruqyah anda muntah muntah hebat. Padahal sebelumnya nggak pernah seperti itu. Setelah muntah anda merasa lega, plong seperti bangun dari mimpi. Tambah lagi keimanan dalam hatimu. Dan begitu seterusnya sampai kesembuhan benar benar bisa anda alami dan rasakan.
Nah terakhir saya akan memberikan pertanyaan jawab dengan qalbumu bukan dengan lisan dan otakmu apalagi nafsumu. Simak baik baik pertanyaan saya ya?
1. Ketika kamu sakit, linu, pegal dll karena sihir siapakah sebenarnya yang melakukan demikian? ...................... (jawabnya dengan qalbu)
2. Ketika dadamu gemuruh berisi kebencian, kecurigaan, dendam, kemarahan, kemalasan dll siapa hakikatnya yang melakukan demikian?
3. Ketika kamu berpapasan dengan pelaku sihir, siapa sebenar benarnya yang lewat didepan rumahmu?
4. Ketika rumah tanggamu kandas, bisnis bangkrut, dimusuhi orang, difitnah dengan k3jam dll sebenarnya hakikatnya siapa yang melakukan demikian?
5. Ketika kamu diruqyah, pakai media ruqyah PL, muntah muntah, lalu mendingan atau merasa plong siapa sebenarnya yang sedang memproses kesembuhanmu?
Ingat jawabannya dengan qalbu dan jangan sampai tersesat. Jika jawabanmu bener maka selamat, anda sudah diberikan petunjuk. Sekali lagi jawaban qalbu tidak sama dengan jawaban lisan. Kalau jawaban lisan seringkali berdusta. Jawaban qalbu adalah jawaban yang paling jujur ditandai dengan jiwamu yang mulai merasa lapang dan tenang.
Namun jika jiwamu masih berontak, masih dendam, masih shock, masih trauma, putus asa dll artinya jawabanmu belum benar. Dalam kata lain anda belum mampu menjawab pertanyaan malaikat, "Man Robbuka". Kalau kamu belum mampu menjawab pertanyaan man robbuka apa yang bakalan terjadi? Anda tahulah jawabannya khan?
Artinya pertanyaan diatas jawabannya sekarang jangan nunggu nanti setelah dikubur. Nanti itu urusan nanti, sekarang urusanmu adalah menjawabnya dengan benar. Sebab sekarangpun jiwamu sudah terkubur dalam tanah yang bernama jasad. Kalau kamu bisa menjawabnya sekarang maka nanti juga bisa menjawabnya. Otomatis...
So apa jawabanmu? Kamu sendiri yang tahu. Hatimu yang tahu.
Semoga mencerahkan, share ya?
Syukron
Klinik Pendekar Langit

Tidak ada komentar:
Posting Komentar