Hidup di dunia adalah start awal dalam perjalanan kembali ke asal. Dan asal kita adalah dari Allah maka akan kembali kepada_Nya. Simak artikel Begini Cara Naik Ke Langit 7 dan Bertemu Allah. Jangan lupa share ya?
SANTAPAN ROHANI, BEGINI CARA NAIK KE LANGIT YANG TINGGI
Ustad ndag capek JD pembimbing ruqyah,,, KLO ketemu pasien yang bawel gmna ustad? π€π Mengayomi, melayani pak ustad ndag capek,,, smoga pak ustad JD DPR,,, Sy pkir pkir riweh jadi pak ustadπ. Cpek tp gpp pak ustad dpt berkahnya. Smoga sllu d lindungi Allah pak ustad
Jawab: Apakah saya tidak capek? capek lah... Kalau ego saya tinggi tentu sangat capek. Apalagi berurusan dengan banyak sahabat yang kena gangguan jin dan sihir. Cuman khan saya sudah m4ti atau paling tidak berusaha untuk m4ti. Kalau nafsunya sudah m4ti jadinya nggak capek, malah nggak berasa.
Ada sahabat yang WA, "bener sih kata mas,sekuat apa dan setidak putus asa kita berjuang untuk sembuh..klo kmrn2 sy pasrah,putus asa,lelah,rasanya capek hidup gt...rasanya pengen cpt mati. yg mas share di FB jd penguat sy untuk bangkit,berjuang dan melawan..."
Nah saya kasih tips biar tidak putus asa, lelah dan capek. Saya jamin kalau anda mampu melakukannya maka lelah dan capeknya akan hilang. Caranya sebagaimana disampaikan sahabat diatas yaitu "cepet cepet aja m4ti". Khan kalau mati capek dan lelahnya ilang. Dirimu sudah tidak merasa sempit lagi, tidak marah lagi, tidak dendam lagi, tidak cemas lagi, tidak kecewa lagi dll. Mau dirimu dijauihi, dikhianati, dihancurkan dll tetap nggak berasa apa apa. Mengapa demikian? Sebab sudah m4ti.
Kalau nggak percaya coba saja bayangkan orang yang sudah meninggal dunia. Lalu anda bentak, anda hina, anda caci maki kalau perlu pukul sekerasmu. Maka orang itu diem diem bae. Sebab ia sudah menjadi m4yat. Mana ada may4t bisa bangun lalu marah marah. Kalau ada bisa gempar dunia persilatan.
Tapi yang saya maksud disini bukan m4ti lalu dikubur. Maksud saya adalah ego atau hawa nafsumu yang m4ti. Biarlah yang hidup, yang bisa dan yang kuasa hanya Allah saja. Niscaya dengan itu hilang lelah capek dan putus asa dalam dadamu. Berganti dengan rasa hambar alias nggak berasa apa apa. Dan ketika anda berada di maqom m4ti inilah sebenarnya puncak tauhid. karena ketika egomu m4ti maka yang ada dan hidup hanya Allah saja sendirian tiada teman satupun.
Ketika kamu kehilangan sendal malah tersenyum. Saat anda dihina lalu perasaanmu biasa saja. Bahkan ketika hidupmu hancur asbab sihir tapi dirimu mampu menerima dengan ikhlas maka disitulah anda akan benar benar menyaksikan perbuatan Tuhan. Artinya ketika anda dihina atau didzalimi maka pada hakikatnya mereka sedang menghina Tuhan. Mengapa demikian? Khan kamunya sudah m4ti, sehingga menyisakan Tuhan Yang Hidup.
Dan biasanya engkau akan melihat bagaimana orang yang menghinamu akan terkena akibatnya. Sementara ketika anda melihat orang yang menghinamu terkena akibat perbuatannya maka anda jga biasa saja. Kok bisa? Khan yang melakukan semuanya adalah Allah bukan kamu. Sebab sekali lagi dirimu khan sudah m4ti.
Sebagaimana sahabat yang menggunakan media ruqyah PL lalu muntah muntah kemudian merasa sembuh saya biasa saja tuh. Yang menggunakan media ruqyah PL lalu tidak ada reaksi apa apa saya juga biasa saja. Atau ada yang laporan pelakunya sakit, dukunnya meninggal dll saya juga biasa saja. Wong yang melakukan bukan saya, tapi Allah. Atau saya diancam by WA mau dihancurkan, saya juga biasa saja. Mengapa demikian? Sebab saya sedang belajar m4ti.
Sahabat kita bertanya, "KLO ketemu pasien yang bawel gmna ustad? π€π Mengayomi, melayani pak ustad ndag capek,,,". Sejujurnya capek ketika saya naik ke langit nafsu. Lalu capek berubah jadi bahagia ketika naik ke langit qalbu. Ketika saya naik ke langit ruh rasanya jadi hambar. Sebab di langit ruh saya sedang menyaksikan perbuatan Tuhan. Ketika Tuhan yang berbuat maka saya m4ti.
Apakah ada pasien yang bawel? Sebagian besar enggak sih. Tapi beberapa ada yang bawel, ada yang marah marah, ada yang menuduh, ada yang benci, ada yang nangis nangis, ada yang nantang nantang dll. Ada juga yang pesan media ruqyah infaknya hanya cukup untuk ongkir tapi mintanya banyak. Sudah dikirim banyak ketika sampai protes lagi. Hmmmm...
Memang beberapa ada yang benci tapi beberapa ada yang cinta loh.. Cieeee. Iya benar ada beberapa yang mengatakan suka kepadaku. Mulai dari gadis, ABG, janda, bahkan ada yang sudah bersuami. Malahan ada yang kayak artis. Nah buat peruqyah kalau ada artis yang menawarkan dirinya kepadamu gimana respon dan tanggapanmu?. Diabaikan saja apa malah dipoligami?
Lalu apa tanggapan saya? Tanggapannya adalah biasa saja. Disatu sisi saya menyadari bahwa mereka sedang kena gangguan jin sehingga jiwanya terombang ambing, disisi lain wong saya sedang belajar m4ti. Ketika ada sahabat yang kena sihir lalu benci kepadaku maka ketika jinnya keluar bencinya ilang. Atau ketika ada sahabat yang suka kepadaku lalu seiring proses ruqyah jin museumnya keluar maka rasa cintanya berubah jadi eneg lalu muntah muntah lagi. Bukan muntah muntah karena setannya keluar tapi karena muak denganku, hehehe.
Tapi enak kok belajar m4ti, sebab dengannya anda bisa naik turun dari langit. Ketika anda dihina segera naik ke langit ruh, maka dengan itu rasanya biasa saja. Nggak marah nggak kesel apalagi dendam. Sebab meyakini semua perbuatan Allah. Tapi ketika dikasih rezeki seegra turun ke langit nafsu. Tentunya nafsu yang sudah jinak. Sehingga dengannya anda bisa menikmati karunia Allah dengan bahagia. Misalnya ketika makan nasi sama ikan asin nikmatnya luarrrr biasa. Sebab saat itu anda menyadari yang menghidangkan makanan tersebut adalah Allah sendiri.
Enak banget jadi orang yang sudah m4ti. Hidupmu pasti aman, nyaman, lapang, tenang, damai, bahagia dan sejahtera. Anda sudah tidak lagi mengurus hidupmu karena yang ngurus semuanya adlah Allah. DIA lah yang mengurus kehidupanmu dan segala mahluk sekarang dan selamanya. Dan inilah surga yang sebenar benarnya. Cuman khan untuk sampai di maqom ini prosesnya luar biasa. Untuk bisa naik ke lapisan demi lapisan langit perlu meluruhkan lapisan demi lapisan nafsu. Dalam bahasa lain anda harus rela melepas satu demi satu pakaian kebesaranmu. Karena pakaianmu itulah yang menjadi hijab antara dirimu dengan Allah.
Dalam bahasa lainnya antara lapisan langit satu, dua dan seterusnya ada hijab atau pendinding. Kalau hijab itu belum kamu hancurkan maka sampai kiamat anda tidak akan pernah bisa naik ke langit berikutnya. Dan hijab pertama adalah akal. Selama dirimu belum mau menghancurkan akalmu maka sampai kiamat anda tidak akan bisa naik ke langit berikutnya. Padahal langit berikutnya jauh lebih luas dan lebih lapang.
Makanya sering saya tulis beruntung bagimu yang diberikan ujian diluar nalar dan akal sehat. Misalnya ujian kena sihir yang menghancurkan nyaris semua sendi kehidupan. Sebab itulah cara Allah untuk menarikmu supaya naik ke langit berikutnya dan berikutnya dan berikutnya sehingga sampai kepada_Nya. Oleh karena itu tangkap pesannya mengapa anda diberikan ujian diluar akal sehat. Tujuannya supaya anda mau menerima ujiannya lalu melepaskan logika akal pikirmu. Dalam bahasa lain supaya anda mau menghancurkan hijab pertama untuk bertemu Tuhan yaitu hijab akal.
Memang ujianmu sungguh tidak masuk akal. Misalnya mosok teman yang dahulu sering anda bantu tanpa itung itungan kok menusuk dari belakang dengan cara kirim santet. Mau dipikir dari sudut pandang manapun perbuatan temanmu itu sungguh tidak masuk akal. Tapi jika anda mau meletakkan akalmu seiring dengan menundukkan egomu maka dirimu akan naik ke langit berikutnya yaitu langit keimanan. Di langit ini logika dan akal manusia sudah tidak ada lagi, yang ada adalah logika dan kecerdasan Tuhan. Ketika anda sudah berada di langit keimanan ini maka seiring proses dan waktu pahamlah anda apa maksud Allah memberikan ujian yang tidak masuk akal kepadamu.
PR saya dan anda disini dulu jangan muluk muluk pengin sampai ke langit 7. Karena ketika PR ini sudah anda kerjakan otomatis anda akan paham jalan untuk naik ke langit yang lebih tinggi. Sehingga PR kita sekarang adalah "hancurkan akalmu". Bagaimana caranya? Caranya adalah terima ujianmu meskipun terasa sangat tidak masuk akal. Letakkan akalmu dan tundukkan nafsumu lalu biarkan takdir yang berbicara untuk menjelaskan semuanya. Bisa?
Kalau bisa Insya Allah perjalanan berikutnya jadi lebih mudah. Kalau belum bisa maka perjalanan berikutnya menjadi sangat sulit. Misalnya anda berkeras hati dengan mendewakan akalmu lalu keburu meninggal dunia maka perjalananmu nggak akan mudah. Di alam berikutnya malaikat yang sempurna akalnya akan menghisab seluruh amalmu. Dan sebaik baik manusia saat hidup di dunia mana ada yang sempurna. Sesempurna sempurnanya dirimu tetaplah manusia yang lemah dan banyak dosa. Dalam bahasa lain dosamu pasti lebih banyak dibanding amal kebaikanmu. Dengan itulah perjalananmu menjadi sangat terjal.
Misalnya saat meninggal dunia anda masih mempertahankan logika akal pikirmu maka saat diakherat anda akan dihisab. Anda akan dikuliti habis amal ibadahmu, terlebih dosa dosamu. Anda merasa amal ibadahmu sudah sempurna tapi nyatanya terselip riya'. Anda merasa bakalan menang melawan pelaku dzolim, tapi nyatanya semua berbingkai hasad dan dendam. Bahkan anda tidak habis pikir sebab membnh seekor semut saja akan dihisab oleh malaikat. Ternyata melawan malaikat yang sempurna akalnya sungguh tidak mudah. Maka lemeslah dengkulmu pada saat itu.
Makanya supaya hisabnya ringan berjuanglah sekarang untuk menerima ujian yang tidak masuk akal ini untuk kemudian beriman kepada logika Tuhan. Indikasi anda sudah bisa menghancurkan akalmu lalu beriman kepada logika Tuhan adalah hatimu yang lapang dalam menerima ujian. Mengapa lapang? Karena lebih percaya Allah dibandingkan dengan akalmu. Kalau dirimu sudah di level ini lalu meninggal dunia niscaya perjalanamu menjadi lebih mudah. Sehingga ketika pindah alam maka para malaikat akan segan untuk menghisabmu. Malahan mereka takut melihat cahaya keimanan dalam hatimu. Kalau mereka berani menghisabmu niscaya tubuh malaikat yang sempurna akalnya akan hancur oleh cahaya keimanan. Sebagaimana Jibril yang enggan ikut naik ke langit 7 bersama Rosulullah shollallaahi alaihi wasallam, sebab jika Jibril ikut naik maka tubuhnya akan hancur.
Bagaimana mungkin malaikat akan berani adu akal denganmu? Sebab ketika malaikat bertanya tentang dosa dan kebaikanmu maka dijawab, "aku tak tahu dan tak paham dengan pertanyaanmu, sebab akalku sudah kuserahkan kepada Allah. Tanyakan saja kepada_Nya". Ketika malaikat bertanya, "Bagaimanan dengan takdirmu pernah terkena sihir, apakah kamu ada pembelaan?". Maka anda menjawab dengan jawaban yang sama, "i dont know, semua adalah cerita Tuhan, tanyakan saja kepada_Nya". Ketika malaikat melihat kejujuran dalam qalbumu niscaya akan dibuka langit berikutnya dan mempersilahkanmu untuk naik dan bertemu dengan Yang diimani.
Sekelumit cerita diatas sebenarnya hanya analogi saja, supaya anda lebih mudah paham. Meskipun saya meyakini memang seperti itu keadaannya. Oleh karena itu sekali lagi PR saya dan anda sekarang ini adalah hancurkan akalmu. Jangan protes jangan berontak kepada takdir Allah. Biarkan logika Tuhan bekerja menggelar cerita kehidupan. Nanti Allah sendiri yang akan menjelaskan semua melalui rangkaian takdir. Bisa?
Demkian Begini Cara Naik Ke Langit 7 dan Bertemu Allah
Syukron
Pendekar Langit

Tidak ada komentar:
Posting Komentar