Cara Mendinginkan Hati yang Marah dan Dendam

Hal yang paling sulit adalah mengendalikan kemarahan diri sendiri. Ternyata melawan diri sendiri sulit ya? Nah bagaimana Cara Mendinginkan Hati yang Marah dan Dendam. Simak artikel ini ya

 

SANTAPAN ROHANI, CARA MENDINGINKAN HATI YANG PANAS MEMBARA

Bingung ustadz sama keluhannya Klo skrg mau fokus ke diri saya saja mau sembuh. Klo sama suami tiap ngomong ujung nya ribut terus Karena saya sering menanyakan yg jd uneg 2 di hati saya ,(mungkin hanya prasangka buruk saya)

Jawab: Sebenarnya jawaban dari pertanyaan diatas sederhana. Jika anda ingin fokus mau sembuh maka jawabannya adalah uneg uneg dihatinya jangan ditanyakan. Sebab jika ditanyakan akan memicu pertengkaran karena pasangan anda merasa dituduh. Sementara meskipun pasangan anda menjelaskan diatas Al Quran juga gak akan dipercaya khan? Karena yang dipercaya olehmu adalah prsangka dalam hatimu. Dan seperti inilah adu domba sihir.

Dan uneg uneg dalam hati itu seebnarnya bisikan setan tapi anda nggak paham. Biasanya seputar kecurigaan kepada pasangan yang terkait dengan orang ketiga. Disangkanya kata hati padahal kata setan dalam pikiranmu yang dipercaya. Lalu setan mendorongmu untuk tabayyun atau klarifikasi kepada suami/ istrimu. Ujungnya cekcok besar besaran yang berujung kepada ucapan cerai.

Sekali lagi kalau fokus anda ingin sembuh maka uneg uneg itu nggak usah diklarifikasi. Karena itu kata kata setan. Meskipun faktanya khan nggak mudah, sebab uneg uneg itu berkeliaran dalam pikiranmu nyaris 24 jam non stop. Dalam bahasa lain anda dibisiki setan 24 jam non stop untuk segera klarifikasi kepada pasangan. Kalau tidak segera klarifikasi badan anda rasanya panas dingin. Mengapa saya bisa tahu? Tentu tahu pake banget, sebab saya juga pernah ngalami.

Apa tanda bahwa uneg uneg itu adalah hasutan setan? Tandanya sebagaimana yang dialami oleh sahabat ini, "Tadi malam saya bermimpi menemukan ikatan bekas potongan rambut saya pak ustad... Belakangan saya ribut terus ma suami.td malam stelah bagus ma suami Ada suara benda jatuh di atas plafon kamar pak.... Iya pak ustad...tapi terkadang saya merasah lelah...adem sebentar trus ada saja yg mengundang masalah.."

Kalau anda ingin tahu apa itu hawa nafsu maka jawabannya adalah dorongan untuk klarifikasi uneg uneg tersebut. Anda kedorong untuk klarifikasi karena ada bahan bakarnya. Dan bahan bakarnya adalah energi panas dalam jiwamu berupa kemarahan, kebencian dan kekecewaan. Sedangkan energi tersebut dihasilkan dari kecurigaan dan prasangka. Sementara kecurgaan dan prasangka timbul karena anda melihat dan mendengar sesuatu baik di dunia nyata atau di dunia mimpi.

Sehingga ketika anda melakukan sesuatu atas dasar kebencian, kemarahan, kekecewaan dll artinya anda sedang mengikuti hawa nafsu, apapun alasannya. Meskipun pakai alasan agama, dalil, hadits, fikih dll tetap saja anda sedang mengikuti hawa nafsu. Misalnya ketika anda menasehati seseorang dengan membawa dalil lalu orang itu menyepelekanmu, menyangkalmu, melawanmu dan semacamnya lalu anda marah, dongkol, kesel dll sambil menjudge orang lain maka sama saja anda sedang mengikuti dorongan hawa nafsu. Sementara hawa nafsu adalah tunggangan setan dan sihir. Dan dalam Al Quran dikatakan hawa nafsu akan menyeretmu kepada kesesatan, kecuali nafsu yang sudah jinak. Dan kesesatan akan membawa ke neraka.

Terus gimana dong ust?. Kalem. Belajar kalem meskipun sungguh tidak mudah. Dan kalemnya bukan diwajah tapi dihati. Yaitu dalam bentuk hati yang lapang meskipun disepelekan. Jika ini sulit dilakukan paling tidak anda mampu meredam kebencian dan kemarahan sehingga tidak dilampiaskan dalam bentuk ucapan atau amal perbuatan. Sebab kalau dilampiaskan maka akan menyesatkanmu. Bentuk kongkretnya adalah cekcok dengan pasangan lalu berujung kata cerai sampai akhirnya cerai beneran. Sehingga dengannya dirimu hancur, pasanganmu hancur dan anak anakmu ikutan hancur mentalnya. Inilah nerakamu karena mengikuti dorongan hawa nafsu. 

Bagaimana caranya bisa kalem dan lapang hatinya ketika pikirannya penuh kecurigaan lalu memicu hatinya marah dan kecewa? Jawabannya hanya satu tidak ada yang lain yaitu "Allah". Buang mahluk lalu hadirkan Allah dalam hatimu. Dalam bahasa lain jangan sampai hatimu dirampok oleh wajah wajah mahluk. Atau jangan sampai mahluk yang dilihat oleh kedua mata berhasil menerobos hatimu lalu bersemayam (jenggleh jenggleh) didalamnya.

Siapa Allah? Allah adalah yang menciptakan segala mahluk. Yang menciptakan segala mahluk itulah yang seharusnya jenggleh jenggleh dalam hatimu. Sehingga ketika kedua mata melihat pasangan, hati ingat Allah. Ketika kedua mata melihat dukun, pelaku sihir, tetangga nyinyir dll maka hati ingat Allah. Dalam bahasa lain ketika panca inderamu berinteraksi dengan mahluk maka hatimu seakan akan sedang berinteraksi dengan Allah. 

Berarti apakah Allah itu mahluk? Bukan. Allah itu kholiq atau pencipta mahluk. Kholiq adalah DIA yang menyatakan segala mahluk dengan berbagai wajah dan nama nama yang berbeda beda. Mahluk dan Kholiq bukan 2 yang terpisah, sebab mahluk adalah kenyataan untuk melihat Kholiq. Meskipun mahluk dan Kholiq bukan 2 yang terpisah akan tetapi mahluk bukanlah Kholiq. 

Karena Kholiq atau Allah itu bukan mahluk maka jangan bayangkan atau imajinasikan Allah dalam pikiranmu. Misalnya dalam Al Quran dikatakan Allah bersemayam diatas Arasy maka jangan dibayangkan Allah sedang jenggleh jenggleh atau seperti raja yang duduk di kursi kebesaran. Sebab apapun yang dipikirkan dan dibayangkan adalah mahluk hasil imajinasimu. Allah itu untouchable.

Kembali kepada tema cara melapangkan hati yaitu dengan menghancurkan seribu nama seribu rupa mahluk dalam hatimu lalu sisakan satu nama dan satu wajah Allah saja. Sehingga ketika kedua mata dzohirmu melihat wajah mahluk, maka hatimu harus mampu melihat wajah Allah dibalik mahluk tersebut. Melihatnya bukan dengan imajinasi tapi dengan rasa yang dalam. Rasa yang tak berasa yang disebut dengan sadar. Dan kesadaran bahwa dibalik mahluk ada Allah inilah yang disebut dalam bahasa arab dengan dzikir atau ingat. 

Contoh konkret ketika pikiranmu berisi kecurigaan yang memicu dada bergemuruh dan mendorongmu untuk menyampaikan uneg unegmu kepada pasangan maka lihatlah dengan qalbumu didepanmu itu Allah. Allah datang dibalik mahluk untuk menguji kesabaranmu. Kalau dirimu sabar karena Allah maka DIA akan memberikanmu hadiah surga. Sebaliknya jika kamu klarifikasi uneg unegmu lalu memicu cekcok dan berujung ucapan cerai maka Allah akan memberimu neraka. Nerakanya seperti apa? Macem macem salah satunya rumah tanggamu benar benar bercerai yang membuatmu makin hancur.

"Ust emang gak boleh menyampaikan uneg uneg?". Boleh dong dan bagus malahan. Dalam rumah tangga harus ada dialog, jangan diem dieman bae. Namanya dialog baik baik dengan hati bukan dengan nafsu. Ketika dialognya mulai memanas maka segera hentikan dan ingat Allah. Sadarilah yang panas itu adalah hawa nafsumu yang ditunggani setan dan sihir. Besok dialog lagi baik baik, kalau dadamu mulai panas lagi segera hentikan. Lalu lapangkan hatimu karena Allah. Pasrah dengan kenyataan apapun karena Allah. Bisa?

Bisakah anda melakukannya? Jawabannya suuuliiit sekali. Teorinya mudah namun ketika berhadapan dengan kenyataan prakteknya sungguh sulit sekali. Ternyata memiliki hati yang tunduk karena beriman/ percaya kepada Allah nggak mudah khan? Ternyata pasrah/ berislam dengan kenyataan yang tidak sesuai keinginan nafsu sangat sulit khan? Kalau beriman dan berislam versi manusia mah mudah banget. Tapi beriman dan berislam versinya Allah sungguh tidak mudah banget.

Sehingga kesimpulan dan pesannya adalah "sekarang ini anda sedang diajari caranya beriman dan berislam yang benar". Yang mengajarkanmu iman dan islam bukanlah mahluk tapi Allah sendiri. Sehingga nanti yang memasukkanmu ke surga bukanlah mahluk, bukan ustadz, bukan guru, bukan kyai, bukan ulama, bukan syeikh, bukan ritual ibadah, bukan sholat, bukan ngaji dll akan tetapi Allah sendiri.

Demikian Cara Mendinginkan Hati yang Marah dan Dendam.

Syukron

Pendekar Langit

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Begini Cara Naik Ke Langit 7 dan Bertemu Allah

Hidup di dunia adalah start awal dalam perjalanan kembali ke asal. Dan asal kita adalah dari Allah maka akan kembali kepada_Nya. Simak artik...