Beginilah Cara Belajar Ilmu Ladunni Yang Menakjubkan

Ada orang yang belajar ilmu hikmah biar bisa menundukkan jin. Ada juga yang belajar ilmu ladunni biar sakti dan dapat karomah. Padahal ilmu hikmah dan ladunni bukan seperti itu. Salah jalan berarti. Yuk simak penjelasan Beginilah Cara Belajar Ilmu Ladunni Yang Menakjubkan.

 

BENARKAH ILMU LADUNNI SESAT?

"....Brrti gk pp y tadz solat krna di paksa. Bkn dr hati. Dan blm bsa bener2 menikmati sepenuhnya.?".

Jawab: Yuk kita santapan rohani. Kali ini membahas tentang hati...

Banyak orang bilang "ikuti kata hati". Sebenarnya tidak ada kata hati, karena hati tidak bisa berkata kata. Bahasa hati bukan huruf dan suara tapi "rasa".

Yang bisa berkata kata selain lisan adalah pikiran, atau otak sebagai gerbang akal. Letaknya dikepala. Kalau orang bilang ikuti kata hati sebenarnya maksudnya adalah ikuti kata akal atau intuisi anda. Akal adalah softwarenya otak. Sedangkan intuisi adalah hasil dari pembelajaran akal secara terus menerus dalam jangka waktu yang panjang.

Kecerdasan akal dihasilkan dari proses belajar. Misalnya membaca, mendengarkan, menghapal dll untuk kemudian menyimpulkan. Semua dibingkai dalam satu kata yaitu "pengetahuan". Orangnya disebut dengan praktisi, expert atau ahli bidang tertentu.

Misalnya dokter, guru, pilot, insinyur, pebisnis, dll. Termasuk ustadz lulusan universitas yang meraih gelar tertentu adalah seorang praktisi juga. Misalnya seseorang yang belajar ilmu dakwah lalu ceramah dimana mana, ini disebut dengan kecerdasan akal.

Dengan penjelasan ini harapannya anda tidak salah persepsi dan menganggap orang yang sering mengisi kajian adalah ahli agama. Belum tentu. Mereka pinter ceramah karena sudah belajar sebelumnya dan sudah hapal. Ahli agama sebenarnya bukan dari kecerdasan akal tapi kecerdasan hati.

Makanya orang yang cerdas belum tentu baik. Meskipun memang kecerdasan akal memberikan kesempatan yang lebih besar untuk mengenal Tuhan, lalu memiliki kecerdasan hati. Tetapi tidak bisa dijadikan jaminan. Betapa banyak orang cerdas dan pintar tapi jahat, atau korupsi atau manipulasi.

Sekarang kita membahas hati...

Kalau hati letak secara fisik dijantung. Hati maknanya bukan liver. Maksudnya hati adalah qalbu sebagai softwarenya jantung. Softwarenya disebut qalbu/ hati, hardwarenya disebut jantung. 

Ketika hati mengalami sensasi rasa tertentu maka jantung ikut bereaksi dengan memberikan ritme tertentu  pula. Misalnya seseorang yang marah, ritme jantungnya berdetak cepat tak beraturan.

Sekali lagi saya sampaikan bahasa hati tidak berhuruf dan tidak bersuara. Bahasa hati adalah rasa. Misalnya rasa senang, sedih, bahagia, kecewa, marah, sabar, berontak, ridho, malas, dengki, iri, sombong dan masih banyak lagi.

Kalau kecerdasan akal disebut IQ, sementara kecerdasan hati disebut EQ (emotional quotient), dan kecerdasan mata hati disebut SQ (spiritual quotient). Kita tidakakan membahas IQ dan SQ tapi kali ini kita membahas SQ.

SQ bahasa Qur'annya adalah ulul albab. Diterjemahkan dalam bahasa indonesia adalah orang yang berakal. Padahal sebenarnya bukan itu, tapi ulul albab adalah orang yang terbuka lub atau mata hatinya.

Artinya: Allah menganugerahkan al hikmah (kefahaman tentang cerita kehidupan) kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan barangsiapa yang dianugerahi hikmah, ia benar-benar telah dianugerahi karunia yang banyak. Dan hanya orang-orang yang berakallah (terbuka mata hatinya) yang dapat mengambil pelajaran. (QS Al Baqarah: 269)

Mata hati adalah mir'atillah atau cermin Tuhan. Dalam bahasa lain kecerdasan hati adalah kecerdasan Tuhan. Yaitu kecerdasan dari orang orang yang sudah mampu melihat Allah dibalik segala sesuatu. Makanya orang yang cerdas mata hatinya biasanya kata katanya sangat dalam dan menentramkan hati. Karena hakikatnya itu bukan kecerdasannya sendiri tapi kecerdasan Tuhan.

Disebut dengan ilmu hikmah, atau bahasa lainnya ilmu ladunni. Milladunka maknanya ilmu dari sisiNya. Nah bagi anda yang berprasangka bahwa ilmu ladunni adalah ilmu setan kayaknya perlu belajar lagi nih. Mungkin anda menganggap ilmu hikmah dan ladunni adalah ilmu sesat sebab kebanyakan nonton youtube yang isinya orang orang pamer kesaktian atau karomah. Padahal ilmu hikmah dan ladunni tidak seperti itu. 

Orang yang punya ilmu ketuhanan atau ilmu ladunni dia tidak belajar sampai universitas. Tetapi ia belajar dari hikmah pengalaman hidupnya. Tetapi hikmah tersebut bukan ilmu ladunni melainkan sebagai pembuka gerbang saja. Sebab ilmu ladunni itu tanpa belajar, melainkan langsung ilham (wahyu) dari Sang Pencipta.

Misalnya orang yang bisnisnya bangkrut. Bagi orang yang nggak paham pasti kecewa. Tapi orang yang sudah dapat ilmu dari sisiNya atau ladunni malah tersenyum dan tertawa seraya berkata, "sepertinya akan ada kejutan dari Allah. Mungkin bisnisku mau diganti yang lebih baik".

Seperti dikatakan sebelumnya bahwa hati adalah mir'atillah atau cermin Allah. Bahasa lainnya tempat melihat cahaya Allah. Atau tempat memandang Allah dibalik segala sesuatu. Cermin ini bisa tertutup oleh debu yang tebal sehingga gelap. Gelap terhadap apa? Gelap dari melihat tanda tanda kebesaran Allah yang tersebar di alam semesta dan disegenap ufuk.

Apa yang membuat hatimu gelap? Jawabannya adalah hawa nafsu. Bahasa lainnya yang membuat hatimu gelap adalah "diri" atau dirimu sendiri. Yaitu diri yang merasa ada, bisa dan kuasa. Jika diri atau hawa nafsu bekerja sama dengan akal makin gelap hatimu dan sulit untuk dibersihkan kecuali dengan kehancuran yang sangat fatal.

Jika akal pikiran bekerja sama dengan nafsu maka akan repot jadinya. Misalnya keinginan sangat kuat untuk kaya lalu menghalalkan segala cara. Setelah kaya merasa puas lalu hura hura. Ketika bangkrut maka akan merasakan kemarahan dan kesedihan diatas normal lalu menyalahkan orang lain bahkan Tuhan. Mereka menyalahkan Tuhan sedangkan sebenarnya mereka belum kenal dengan Tuhan karena tertutupi dirinya sendiri. 

Lalu akal akan berusaha keras untuk menghilangkan kekecewaan, lagi lagi dengan menghalalakan segala cara. Misalnya datang ke dukun pesugihan. Jika keinginannya tidak terpenuhi bisa stress, depresi sampai gila. Repot khan?

Apa yang saya sebut diatas tentang paradigma keinginan hawa nafsu adalah dunya atau dunia. Artinya jika fokus kita adalah dunya endingnya pasti repot. Oleh karena itu mulailah menggeser paradigma dunia menjadi paradigma akherat, niscaya manifestasi surga akan anda rasakan.

Artinya dunya dan akherat dalam artikel ini sebenarnya sangat dekat alias berdampingan bahkan bersamaan. Sebab keduanya tergantung sudut pandang saja. Jika fokusmu adalah "diri" atau kepentingan nafsu itulah dunya. Jika fokus hati kamu memandang Allah dibalik segala sesuatu itulah akherat. 

Orang yang fokus kepada "diri" atau hawa nafsu maka otomatis "diriNya" Allah akan tertutup bahasa arabnya kafaro. Kafaro artinya hati tertutup dari melihat Allah. Apa yang dialami oleh orang kafir karena fokus pada dunya? Jawabannya akan masuk neraka. Sedangkan manifestasi neraka adalah kesedihan, kemarahan, kesakitan, kekecewaan, ketakutan dna masih banyak lagi. 

Mengapa sakit hatinya? Karena pada saat itu ruh tersiksa karena terpenjara didalam hatimu sendiri karena "diri" dan nafsumu sendiri. Ruh itu khan dari sononya merasa bahagia ketika melihat Allah. Ruh itu ingin selalu bersama Allah. Tetapi saat diturunkan ke dunia ruhmu menangis setiap hari karena engkau terhalang dari melihat Allah.

Bukan Allah nya nggak ada, atau Allah nya pergi, melainkan pandangan ruh ditutupi oleh dirimu sendiri. Bukan ruh tdak bisa menembus cermin akan tetapi cerminnya tertutupi oleh ego mu sendiri.

Ruh itu letaknya dimana? Waduh jadi panjang pembahasannya ya? Secara singkat ruh itu ada dalam qalbumu juga, yaitu berada di lapisan hati yang paling dalam. kalau diurutkan kira kira begini. Alam semesta dan takdir > mata > akal > hati jiwa > mata hati > ruh > nurullah > Allah.

Dari pada bingung kita back to laptop aja....

Kalau balik lagi ke pembahasan bahwa hati adalah cermin Allah maka bayangkan saja sebuah cermin. Ruh adalah cahaya atau pantulan dalam cermin. Ketika anda bercermin nampak siapa? Jawabannya nampak dirimu. Karena hati adalah cermin Allah maka ketika cermin hatinya bersih yang nampak siapa? Jawabannya yang tampak adalah Allah.

Ketika cermin terkena debu dan kotoran bisa digunakan bercermin tidak? Tentu tidak, bahkan sang cermin akan merasa menderita. Cernin itulah yang disebut dengan jiwa. Atau saya tulis diatas adalah hati jiwa. Ketika hatimu kotor maka jiwamu akan menderita karena ruh ditutupi dari melihat Allah.

Oleh karena itu cara untuk membersihkan cermin hati yang kotor, apalagi kotorannya sudah berkarat maka satu satunya jalan adalah dihancurkan oleh takdir. Yang dihancurkan adalah cermin kepalsuan "diri" atau diri palsumu.

Makanya bagi sahabat yang sedang diuji dengan ujian yang berat cobalah belajar untuk menerima kehancuran dengan kerelaan. Rela cermin palsumu hancur supaya muncul cermin yang asli. Ketika cermin yang asli dan bersih sudah muncul maka nampaklah siapa sejatinya yang sedang bercermin, yaitu Allah.

Ketika ruh pada akhirnya bisa melihat Allah dibalik segala sesuatu maka jiwamu akan merasa senang. yang awalnya marah, sedih, kecewa dll berubah menjadi ridho, ikhlas dan bahagia. Inilah yang disebut dengan pulang kampung, kembali kepada Allah.

Artinya ketika kita mati dan dikubur yang dihisab siapa? Jawabannya cermin itu tadi, atau jiwa. Sedangkan ruh kembali ke Allah. Makanya orang yang mati dan di dunia belum mampu untuk melihat Allah maka diakherat sama saja. Jiwanya akan terlunta lunta dan menderita selama lamanya. Bahasa lainnya jiwa yang belum mengenal Allah akan masuk neraka.

Apakah ketika sedang diuji anda masih berontak lalu marah, sedih, kecewa? Artinya jiwamu belum mampu melihat Allah. Mungkin hidupmu perlu dihancurkan lagi sehingga egomu ikut hancur. Ketika engkau hancur dengan kerelaan maka terlihatlah wajah Allah dibalik segala galanya.

Sehingga anda akan mengatakan, "Ooo baru sadar saya, ternyata semua hanyalah sandiwaranya Allah". Nah pada saat itulah anda mampu melihat Allah yang bersembunyi dalam terang. Allah yang ada dibalik segala galanya. Ketika jiwamu sudah mampu melihat Allah dibalik ujian lalu hati merasa lapang maka diakherat sama saja. Di akherat anda juga akan melihat Allah dibalik segala galanya, dan juga di dirimu sendiri.

Sebenarnya masih panjang penjelasannya tapi segini dulu. Saya yakin tulisan anda mungkin membuat pening bagi banyak orang, tapi menyadarkan bagi sebagian orang lainnya.

Apapun itu tidak ada masalah, yang penting dibaca sambil ngopi. Paham nggak paham yang penting seduh kopinya sudahi sedihnya. Oke?

Wallaahu A'lam

Klinik Pendekar Langit



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kisah Ruqyah Dukunnya Game Over Setelah Korban Lakukan Ini

Mau mengalahkan dukun? Coba praktekkan tulisan ini ya? Kisah Ruqyah Dukunnya Game Over Setelah Korban Lakukan Ini. Simak baik baik.