Mengapa pondok pesantren bisa kena sihir? Padahal disana ngaji quran? Simak jawabannya ya?
MENGAPA PONDOK PESANTREN BISA KENA SIHIR?
Sy & suami punya pondok pesantren.yg santri nya selalu di ganggu jin kesurupn mulu tiap minggu.kadang ada aja yg sakit sesak kaya lagi sekarat.kami udah ihtiar brobat kemana" tapi belum tuntas.klu sembuh .di kirim lagi yg baru.sampe" sy & suami belum punya keturunan.menikh udh 23 taun.gmn solusi nya pk ustad🙏 Pondok kami terasa gersang.di rumah juga sama anak angkat sering cekcok.santri tiap taun nya banyak yg pindah bahkn berhenti.gmn supaya murid kami banyak pada betah.gada lagi yg kesurupn🙏
Jawab: Terkait pondok pesantren memang tidak sedikit yang kena gangguan. Tidak hanya pondok pesantren NU saja tapi pesantren salaf juga kena. Sebab saya WA nan dengan beberapa sahabat yang mengalaminya.
Ada venomena apa kok pesantren bisa kena gangguan jin setan? Tentu harus ditelusuri dulu alasannya. Adapun dari beberapa chat yang saya kumpulkan karena sbb:
1. Saingan antar pesantren
2. Pesantren mengajarkan ilmu hikmah
3. Mengajarkan puasa mutih, qulhu geni dll
4. Mengajarkan kitab syamsul maarif
5. Pesantrennya di sihir
Adapun saingan antar pesantren yang berujung sihir sehingga salah satu pesantrennya ditinggalkan santri, santri sering kesurupan dll bisa jadi pondoknya disihir. Tapi tidak serta merta pelakunya adalah dukun tulen bisa jadi pelakunya adalah penganut ilmu hikmah dimana mengirimkan sihir dengan petikan ayat ayat quran, kalimat thoyyibah, rajah islami dll. Sehingga pelakunya tidak merasa menyihir sebab yang diyakini apa yang dipelajarinya bukan sihir tapi ilmu karomah.
Bisa juga perang antar pesantren. Yaitu pesantren yang sama sama mempelajri ilmu hikmah, kiitab syamsul maarif, puasa mutih, pati geni, qulhu geni dll saling kirim wirid satu sama lainnya. maka yang lebih sakti yang akan menang. Dan keduanya tidak akan pernah mau dibilang main sihir sebab yang dilakukan adalah mewiridkan kalimat kalimat thoyyibah ribuan kali untuk menyerang lawannya.
Ketika masing masing mewiridkan ilmunya maka yang perang sebenarnya jin. Wong gejala, tanda tanda, dampak dan tujuannya sama persis dengan sihir yang dikirimkan oleh dukun tulen. Misalnya sering ada suara ledakan, pesantren diserbu tikus, belatung dll, kesurupan, santrinya diteror secara gaib, diteror penampakan dll. Bahkan ada salah satu owner ponpes dimana santrinya saat dirumah diteror dengan ketukan pintu. Sehingga pada akhirnya santri takut dan nggak mau balik lagi.
Tapi sekali lagi pelaku yang mewiridkan ilmunya tidak akan pernah mau dikatain main sihir. Sebab yang dibaca adalah petikan Al Quran, sholawat, dan kalimat thoyyibah. Yang mereka lakukan adalah puasa mutih, pati geni dll yang disangkanya tidak menyalahi syariat. Malahan mereka mengklaim melawan penyihir. Padahal yang dikirim sama sama jin dan dari dampaknya sama sama sangat persis dengan sihir. Dan dukun juga melakukan ritual puasa mutih, pati geni, mandi 7 sumur atau puasa 40 hari tanpa makan minum. Sebagian ritualnya sama persis.
Meskipun memang ada juga pesantren yang nggak macem macem, nggak belajar yang aneh aneh tapi kena sihir. Kok bisa? Khan pesantren belajar agama, belajar ngaji dll? Nyatanya bisa kok. Dan kasusnya tidak sedikit. Ini terkait dengan dendam dan persaingan usaha. Atau bisa juga bukan pondoknya yang kena sihir tapi santrinya yang kena dampak sihir dari keluarganya.
Solusinya gimana?
Tentu tidak serta merta harus ruqyah. Tapi yang pertama adalah melihat dulu apakah pondoknya mengajarkan ilmu ilmu kesaktian apa tidak? Misalnya ilmu kebal, tenaga dalam, ilmu hikmah, kitab syamsul maarif, puasa mutih, pati geni dll? Kalau memang tidak ada yang aneh aneh maka segera ruqyah pondoknya. Silahkan bisa minta tolong peruqyah terdekat.
Kalau ternyata ngajari yang aneh aneh gimana? Kalau itu panjang ceritanya. Saya tidak bisa memberikan solusi yang nyata. Sebab yang mempelajari ilmu ilmu diatas meyakini sedang belajar karomah, maunah dan semacamnya. Lalu menganggap karomah yang didapatkan adalah kelebihan pemberian dari Allah. Palingan saya cuma bisa diem diem bae. Biarlah Allah yang mendidiknya melalui takdir, saya tidak punya kuasa.
Memangnya belajar tenaga dalam, ilmu kebal, kewibawaan, belajar kitab syamsul maarif, ilmu hikmah, puasa mutih, pati geni, kulhu geni dll itu salah?
Jawabannya, saya nggak tahu. Tapi saya tidak rekomended. Sebab kami mengalami ketika ilmu itu dilemparkan kepada orang lain maka tanda tandanya, dampak dan tujuannya sama persis dengan sihir. Dan penderitaan karena sihir luar biasa pedihnya. Saran saya bagi anda yang mondok nggak usah belajar sakti saktian, biarkan Allah saja yang sakti. Sekali lagi aku nggak tahu, semoga takdir yang akan memahamkan saya dan anda semua. Aamiiin.
Syukron
Klinik Pendekar Langit

Tidak ada komentar:
Posting Komentar