Cara Berkenalan dan Melihat Allah di Dunia

Apakah Allah bisa dilihat di dunia? Tentu saja. Bahkan anda harus melihatNya di dunia sebelum nanti diakherat. Bagaimana caranya? Yuk simak artikel Cara Berkenalan dan Melihat Allah di Dunia. Insya Allah mencerahkan.

 

BERKENALAN DENGAN TUHAN YANG SEBENARNYA 

Assalamualaikum,alhamdulilah sudah setahun lebih kenal akun ustad PL dan menggunakan produknya,banyak perubahan pada diri saya gangguan ditubuh berkurang  ...hati tenang  apalagi tulisan" ustad yang sangat menyentuh hati ... banyak teman yang sama punya gangguan ,yang sebelumnya mental saya down mulai bisa bangkit ,ternyata banyak hikmahnya dibalik ujian sihir ini

Jawab: Waalaikumsalam. Alhamdulillah sudah setia pakai produk PL, saya merasa bahagia, apalagi ada perubahan yang lebih baik. Dan yang lebih membahagiakan saya adalah ketika anda tersentuh hatinya.

Karena sebenarnya ujian sihir dan semmmuaaaa musibah berat lainnya bukan masalah sembuh atau tidak sembuh, tetapi lebih dari itu. Yaitu saya dan anda mampu menggunakan "HATI" untuk menemukan pesan dibalik ujian.

Artinya musibah yang kita alami adalah alarm bagi HATI. Nah kemarin saya sudah menulis tema hati atau qalbu dalam artikel yang berjudul, "ILMU LADUNNI", sahabat wajib baca ya?

Kalau saat mendapatkan ujian anda selalu menggunakan mata, telinga lalu berakhir di pikiran maka selama lamanya tidak akan bisa melihat pesannya. Selama itu pula tidak akan menemukan solusinya. Yang ada justru sakit hati dalam bentuk marah, kecewa, sedih, nglokro, takut, cemas, was was dan masih banyak lagi. 

Sekarang dengarkan saya....

Tulisan malam ini adalah santapan rohani, oleh karena itu buka hatimu ya? Dan janganlah engkau tersinggung dengan tulisan ini, karena semua tulisan sebenarnya menceritakan kisah dan pengalaman saya sendiri.

Pembahasan tulisan ini levelnya sudah dalem ya? Karena tingkatannya sudah tinggi pasti akan bertabrakan dengan logikamu. Meskipun bertabrakan telan saja dulu.

Dahulu saat kena musibah saya sering menangis sambil berdoa, "Yaa Allah, hidupku sudah dirampas oleh orang dzalim, atas nama orang yang terdzalimi kabulkanlah doaku, berilah mereka balasan yang setimpal. Yaa Allah berat sekali ujian ini, aku lelah, aku tak kuat lagi. Ambil saja nyawaku ya Allah".

Saya pikir berdoa seperti diatas sangat bagus. Berdoa seperti diatas adalah boleh dan sebuah keharusan. Dan mayoritas muslim akan berdoa sebagaimana saya berdoa. 

Bagus sih bagus banget, jika kita membahas dalam tingkatan iman yang standard. Tetapi seiring proses saya tersentak, ternyata saya saat itu saya sudah but4.

Setiap hari saya menyebut Allah Allah namun ternyata saya menyebut sesuatu yang tidak dikenal. Otak dan pikiran boleh boleh saja menyangka saya sudah kenal Allah, tetapi hati tidak demikian. Nyatanya hati buta dari mengenal Allah. Karena tidak mengenal Allah makanya hatinya sakit.

Sekarang saya tanya, anda kenal "Dios?". Dios itu siapa? Nggak kenal khan? Tapi mengapa engkau memanggil "Dios Dios" setiap hari seakan akan engkau sangat mengenalnya? Bukankah percuma saja engkau memanggil dan meminta tolong kepada Dios? Wong nggak kenal kok.

(Dios adalah sebutan Tuhan untuk orang Spanyol. Bahasa inggrisnya God, bahasa arabnya Allah, bahasa indonesianya Gusti Kang Murbeng Dumadi)

Anda kenal Pendekar Langit? Kenal dong, khan artis, hehehe. Ketika anda kenal pendekar langit lalu menyapa di WA maka saya akan balas. Ketika anda minta produk PL maka akan saya kirim. Kita bisa berinteraksi karena saling kenal.

Kalau saya dan anda tidak mengenal Allah bagaimana mungkin bisa berinteraksi? Bagaimana mungkin bisa WA Allah lalu minta tolong sedangkan kita tidak tahu nomornya? Mustahil khan?

Tetapi begitulah yang saya (dan kita semua) lakukan setiap hari sampai lelah. Yaitu memanggil manggil Allah yang bahkan saya tidak mengenalnya, tidak pernah berjumpa dengannya, tidak pernah berinteraksi bersamanya. Kita merasa sudah kenal padahal tidak tahu kalau sebenarnya kita tidak kenal.

Lalu yang kita kenal setiap hari siapa? Yang kita lihat setiap hari adalah nama nama benda dan mahluk. Kita setiap hari berinteraksi dengan mahluk. Oleh karena itu minta tolong saja sama mahluk yang anda jumpai setiap hari, jangan minta tolong sama Allah yang belum penah anda lihat barang sekali. Ini sindiran loh ya? Jangan langsung ditelan.

Allah menciptakan manusia supaya mengenalNya dan menyembah kepadaNya. Dan proses mengenal Allah sudah pasti akan disesat sesatkan dulu, tidak ada yang mulus, percayalah. Awal awal diangkat tinggi tinggi hingga manusia merasa bangga dengan keberhasilannya, lalu setelah itu dihempaskan. Ada masanya dihancurkan sampai tidak ada jalan keluar.

Ketika anda dihancurkan memicu rasa sakit dalam hati. Anda akan merasa marah, dendam, sedih, kecewa, putus asa dll. Coba rasakan dimana anda merasa sakit, disitulah PINTU mengenal Allah. Camkan baik baik paragraf ini.

Ketika hatimu sakit, bahkan bertahun tahun menderita batin maka sebenarnya anda belum kenal Allah meskipun setiap hari melafadzkan dzikir Allah seribu kali. Apakah ini buruk? Tentu tidak sama sekali. Justru sakit dalam hatimu adalah pertanda kalau Allah sedang mengetuk PINTU hatimu yang sedang tertutup. Celakanya sudah ditutup, digembok, dirantai lalu dikunci.

Dimana pintu yang tertutup? Ada di hati atau jantung di area dada. Disitulah diciptakan baitullah yaitu tempat untuk mengenal Allah. Qolbun muslim baitullah maknanya hati orang mukmin adalah rumah Allah. Artinya tempat mengenal Allah bukan dikepala loh ya? Tapi di hati (qolbu). Lagi lagi camkan baik baik.

Ketika Allah hendak memperkenalkan diriNya maka pintu hati dari hamba hamba yang dikehendaki akan diketuk. Terkadang diketuk dengan keras sampai didobrak. Atau dalam bahasa lain hatinya dicelup. Celupan Allah (Shibghotallah) yang aduhai rasanya.

Di artikel lain kadang saya menulis ketika Allah hendak memperkenalkan diriNya maka berhala berhala dalam hatimu akan dihancurkan sampai habis tak bersisa. Bahasanya macem macem, silahkan pilih bahasa mana yang cocok dengan hatimu.

Diketuk dengan apa? Dengan ujian atau musibah. Dalam hal ini diketuk dengan ujian sihir yang menghancurkan nyaris segala galanya. Ketika pintu hatimu diketuk bagaimana rasanya? Rasanya sakit tak terkira.

"Tok tok tok...!!". Pintu hatimu diketuk oleh Allah.

"Pergi kamu, aku benci kamu, pergiiiiii...!!". Anda menangis lalu membentak dan mengusir Allah yang datang membawa cinta.

"Tok tok took...!!" Lagi lagi pintu hatimu diketuk. Kali ini lebih keras.

"Kamu lagiii.. Demi Tuhan aku tidak akan memaafkan kejahatanmu. Aku akan menuntut kamu diakherat kelak. Laknat atas kamu dalam neraka selama lamanya". Kali ini anda malah melaknat Allah.

"Braaakkk.......!!". Akhirnya karena Allah Maha Cinta, meskipun diusir, dibentak dan dilaknat olehmu Allah tetap datang. Tapi kali ini mendobrak pintu hatimu.

Coba renungkan baik baik. Allah datang kepadamu tapi malah engkau usir bahkan engkau laknat. Setelah itu anda menangis diatas sajadah lalu berdoa, "Ya Allah hanya Engkau yang mengerti, hanya Engkau tempatku meminta tolong. Hanya Engkau satu satunya tempat aku mengadu". Bukankah ini gamblang sekali kalau saya dan anda tidak mengenal Allah tapi menyangka sudah mengenalNya?. Malaikat sampai geleng geleng kepala pertanda pusing dengan persangkaan kita.

Hingga pada akhirnya Allah dobrak pintu hatimu sehingga hancur, seiring dengan hancur luluhnya hidupmu. Ketika anda menyerah dengan keadaan, menerima kehancuran dengan kerelaan maka nampaklah apa yang selama ini terhijab.

Ketika anda mengatakan, "Aku sudah tidak bisa, aku tak mampu, ternyata aku lemah, aku menyerah. Ya sudahlah yang hancur biarlah hancur, yang pergi silahkan pergi". Itulah ucapan laahaula wala quwwata illa billah. Seseungguhnya kita semua ini tidak bisa apa apa, tidak punya kekuatan apa apa. Yang bisa dan kuasa hanya Allah saja.

Jika saya dan anda tidak bisa apa apa dan tidak punya kuasa apa apa, maka segenap mahluk yang lain juga demikian. Saya, anda, dukun, jin, pelaku, pasangan, tetangga, ifrit, iblis, malaikat dll tidak bisa apa apa dan tidak punya kuasa apa apa. Tersentaklah anda yang selama ini tertipu dan terhijab oleh diri sendiri.

Semakin tersentak ketika dahulu ada yang mengetuk pintu tapi anda usir bahkan anda laknat. 

"Tok tok took...!!" Anda pikir saat itu yang datang adalah pasangan yang menusuk dari belakang sehingga anda usir. Padahal pasangan yang kena dampak sihir sama seperti anda tidak bisa apa apa dan tidak punya kuasa apa apa.

"Tok tok toook...!!!" Anda menyangka yang datang adalah pelaku sihir, dukun dan jin yang ingin menghancurkan hidupmu. Makanya anda melaknat mereka semuanya. Padahal mereka sama dengan anda yaitu tidak bisa apa apa dan tidak punya kuasa apa apa.

Laahaula walaa quwwata illa billah, yang punya kuasa hanya Allah semata mata. Artinya Allah bersembunyi/ menyamar dibalik wajah pasangan, dukun, jin dan pelaku sihir untuk mengujimu. Selama ini Allah lah yang datang bermain petak umpet untuk menguji apakah engkau mengenalNya atau tidak. Dan selama itu pula mata hatimu tertutupi oleh diri atau egomu sendiri.

Sekali lagi Allah yang datang bukan untuk menghancurkanmu tetapi mengajakmu pulang. Saat itulah anda menangis bercucuran air mata. "Mengapa aku sebodoh itu????". Antara geram karena kebodohan dirinya sendiri seiring dengan rasa haru dan bahagia yang membuncah. Kebahagiaan yang tak terperikan.

Saat itulah mulai mengalir rasa ikhlas dan ridho terhadap takdir. Anda menerima kehancuran dengan penerimaan yang sebenar benarnya. Anda pasrah sepasrah pasrahnya. Inilah makna udhuluu bissilmi kaaffah, atau pasrah bongko'an.

Dan saat itulah anda mengenal Tuhan Yang Maha Penyayang.. Ketika DIA datang untuk memelukmu dan mengajakmu pulang, anda akan menyambutnya dengan riang gembira. Pulang kemana? Pulang ke ketiadaan. Menjadi mahluk yang tidak bisa apa apa dan tidak punya apa apa.

Ketika anda merasa ada maka Tuhan tiada. Mengapa Tuhan tiada? Karena "diri/ ego" anda merasa sudah menjadi tuhan. Tuhan abal abal. Sebaliknya ketika anda tiada maka Tuhan ada dan akan membereskan semuanya. Mengapa DIA akan membereskan semuanya? Karna DIA lah Tuhan yang sebenar benarnya. Tidak ada Tuhan selain DIA sendiri.

Semoga mencerahkan, share ya?

Wallaahu A'lam

Klinik Pendekar Langit


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kisah Ruqyah Dukunnya Game Over Setelah Korban Lakukan Ini

Mau mengalahkan dukun? Coba praktekkan tulisan ini ya? Kisah Ruqyah Dukunnya Game Over Setelah Korban Lakukan Ini. Simak baik baik.