Mau tahu bagaimana saya meracik ramuan herbal ruqyah anti santet? Yuk simak artikel Ini Dia Ramuan Herbal Ruqyah Penangkal Santet/ Sihir.
JALAN KESEMBUHAN ADALAH......
....Semua terjadi adalah karena izinMu. Hamba ridho, ampuni hamba Ya Allah, lindungi hamba dari kedzaliman makhluk. Kembali lagi ke niat awal, kalau masih bisa mau pesan bidara tumbuk. Kalau ga bisa ya pesan utk kloter berikutnya boleh? 🙏
Jawab: Pukul 00.16. Alhamdulillah akhirnya selesai juga ngulek ramuan herbal ruqyah untuk mandi 13 hari dengan niat menghancurkan buhul sihir. Pegel juga tanganku, hehe
Hari sabtu cari bahan daun kelor dan daun sirih. Minggu pagi mritili daun bidara dan metik daun jarak. Minggu malam habis isya setelah semua bahan saya cuci dengan air garam lalu mulai ngulek sambil baca ayat ayat ruqyah. Semua ayat ruqyah yang saya hapal udah saya bacakan dan tiupkan. Kurang lebih 4 jam saya ngulek sambil baca baca.
Besok senin pagi saya tambahkan garam kasar dan ulek lagi. Setelah selesai baru saya bacakan ayat ruqyah untuk menghancurkan segala jenis buhul sihir yang saya ambil dari ayat ruqyah 45 sihir Syeikh Ben Halima. Setelah itu saya bungkus satu persatu sekaligus saya tiupkan ke dalam setiap bungkusnya.
Semua biidznilah sebagai bagian dari ikhtiar saya dan anda semuanya untuk bisa terlepas dari ikatan tali buhul sihir. Saya yakin ikhtiar ini akan sangat signifikan untuk meredakan keluhan masing masing. Mengapa yakin? Bayangkan saja dari bahan bahan semua dibenci jin, lalu saya ruqyah berjam jam. Secara power Insya Allah cukup.
Cuma tetap saja efektifitasnya beda beda saat diaplikasikan oleh sahabat. Tergantung beberapa faktor salah satunya adalah keyakinan. Kalau saya bismillah yakin banget, sekarang giliran anda yakin apa tidak?
Sahabat kita WA seperti ini, "....Semua terjadi adalah karena izinMu. Hamba ridho, ampuni hamba Ya Allah, lindungi hamba dari kedzaliman makhluk".
Ketika kita ditimpa musibah, misalnya asbab sihir maka akan ada berbagai respon. Ada yang berontak, marah, dendam, kecewa dll. Namun ada juga yang mulai ridho dan ikhlas menerima ujian. Yang berontak maka semakin merasakan sakit berlipat ganda. Namun yang berusaha ridho tetap saja sakit. Bedanya sahabat yang belajar ridho menikmati rasa sakitnya.
"Kalau ustadz dulu ikhlas apa berontak?". Jujur saya berontak sampai beberapa tahun. Saya marah semarah marahnya. Semakin saya marah semakin pedih dirasakan dan semakin jauh jarak kesembuhan. Makanya bagi sahabat yang sampai detik ini belum bisa menerima kenyataan takdir saya sangat bisa mengerti. Wong saya dulu juga sama. Cuman seiring waktu teruslah belajar...
Ketika sahabat menggunakan ramuan herbal dari saya siapa yang efektifitasnya lebih bagus? Tentu saja yang berusaha ridho. Mengapa demikian? Simak penjelasannya ya?
Ketika kita berusaha ikhlas dan ridho karena sedang belajar memahami bahwa segala macam ujian atau musibah berasal dari Allah bukan dari mahluk maka saya yakin pada satu titik mereka akan diberikan kesembuhan. Ketika anda ridho terhadap ujian ndilalah atau biidznillah akan datang asbab, jalan dan cara kesembuhan. Salah satunya dipertemukan dengan ramuan ruqyah yang saya bikin.
Tetapi orang yang belajar ikhlas dan ridho tidak memandang asbab dan juga media. Yang dipandang adalah Allah datang untuk mengabulkan doa yang selama ini dipanjatkan. Secara dzohir atau lahiriah memang datang racikan daun ruqyah tumbuk PL, lalu mengucapkan terimakasih, tapi secara batin meyakini bahwa yang datang adalah Allah lalu hatimu berucap Alhamdulillah.
Kalau si fulan tetap maintain cara pandang seperti ini maka saya sangat yakin kesembuhan hanya masalah waktu saja. Bisa sembuh karena media ruqyah PL bisa juga melalui cara yang lainnya. Dan ketika si fulan sudah sembuh ia tidak melihat produk PL, peruqyah atau mahluk tapi yang dilihat Allah.
Maka mulai sejak itulah pandangannya terhadap kehidupan akan berubah total. Saya yakin seyakin yakinnya cara pandangmu pasti berubah 180 derajad.
Sebaliknya ketika si fulan berontak saat kena musibah maka rasa sakit yang semakin menyiksa akan mengantarkan kepada sosok sosok yang dijadikan sebagai berhala. Misalnya terjebak kepada pengobatan dukun atau pengobatan yang tidak islami lainnya. Sampai pada akhirnya duit habis habisan, penyakit nggak kunjung sembuh lalu stress dan depresi.
Mungkin seiring waktu si fulan kenal dengan dunia ruqyah lalu bertemu dengan peruqyah atau produk PL. Tetap sama saja bahwa peruqyah dan produk PL dijadikannya sebagai berhala. Hatinya berharap kepada mahluk yaitu peruqyah dan produk PL agar bisa menyembuhkan.
Ketika ikhtiar dengan ruqyah yang syarie atau pakai produk PL namun tidak juga sembuh lalu kecewa dan mulai menyalahkan mahluknya. Jika ikhtiarnya diberikan kesembuhan akan memuja muji mahluknya setinggi langit.
Tetapi kesembuhan bagi si fulan yang berontak terhadap ujian adalah kesembuhan semu. Paling nggak lama kumat lagi. Mengapa demkian? Karena egonya masih dominan. Sedangkan sihir akan aktif lagi ketika korbannya tersulut api.
Atau katakanlah sembuh total, tetapi akan ada waktu dimana si fulan berontak lagi ketika diberikan ujian yang lain. Hidupnya penuh dengan pemberontakan. Mengapa demkian? Sekali lagi dikarenakan egonya masih dominan.
Makanya saya berkali kali mengajak ayuk kita belajar menerima ujian dari Allah. Sakit tetap sakit meskipun kita ikhlas dan ridho, tetapi percayalah sakitnya tidak selamanya. Dan sakit karena menerima ujian dari Allah seperti dicubit sang kekasih. Sakit tapi nikmat.
Dan pada saatnya orang yang selalu maintain ikhlas dan ridho pasti akan diberikan jalan kesembuhan baik melalui asbab produk PL, asbab peruqyah atau asbab lainnya.
Ketika si fulan diberikan kesembuhan karena ikhlas dan ridho lalu pada waktu yang lain diberikan ujian yang berbeda maka si fulan tetap ikhlas dan ridho. Mengapa demikian? Karena si fulan paham hanya dengan cara seperti itulah Allah akan memberikan pertolongan.
Sampai pada satu momen dimana si fulan dipanggil pulang oleh Allah, maka si fulan tetep ikhlas dan ridho. Seneng malahan karena segera bertemu dengan Sang Kekasih. Beda cerita bagi orang yang selalu memberontak, maka saat hendak dipanggil pulang adalah saat saat yang paling menakutkan dan mengerikan.
Oleh karena tu pastikan saat saya dan anda pulang wajib harus dalam keadaan ikhlas dan ridho berbingkai satu kata yaitu DAMAI.
Selamat istirahat
Wallaahu A'lam
Klinik Pendekar Langit
Note: Racikan herbal ruqyah sudah di tag oleh beberapa sahabat ya? Artinya sudah closed. Kalau anda bekeinginan dibuatkan ramuannya nunggu next time. Harap maklum

Tidak ada komentar:
Posting Komentar