Kebanyakan orang menganggap bahwa musibah yang datang bertubi tubi adalah tanda engkau sedang dhininakan. Padahal sebaliknya. Engkau sedang berjalan menuju Tuhan. Yuk simak artikel Kehancuran Adalah Tanda Engkau di Pilih Tuhan.
PARA PENCARI TUHAN
".....Kenapa tidak bosannya mengirim serangan terus? padhl hati sedang berusaha ikhlas ,memaafkan atas kedzolimannya ,harus dengan cara apalagi ya Allah ....lelah lahir batin😠ðŸ˜"
Jawab: Para pencari Tuhan yang terus mencari dengan ilmunya, amal ibadahnya, dzikirnya dll itu sudah biasa. Tapi Tuhan yang mencari dan memilih sebagian hambaNya lalu memperkenalkan diriNya itu yang luar biasa.
Tuhan memilih sebagian hambaNya menjadi kekasihNya bukan dengan parameter amal ibadahnya melainkan dengan cara menghancurkan semua miliknya sampai tak tersisa.
Yuk simak tulisan yang sangat dalam berikut ini:
Ada satu tahap sunyi perjalanan para pencari Tuhan. Bukan ketika ia bangga pada ilmunya, bukan karna ia kuat dengan dzikirnya. Tapi ketika ia tak mampu lagi berdiri, karena seluruh sisi hidupnya telah digulung dengan ujian.
Tubuhnya sakit, fisiknya rapuh. Yang dulu gagah berjalan diatas sajadah, kini hanya bisa rebah, berdzikir dalam hati yang nyaris patah.
Cinta dan buah hati yang selama ini ia peluk, kini berubah menjadi tangis yang ia tahan sendiran dalam sujud.
Belahan jiwa yang dulu menyertai langkahnya menuju Allah, kini telah kembali ke pangkuan. Tinggal kenangan yang menggantung di udara malam, menyisakan sepi yang menusuk lebih dari kesendirian.
Kerabat dan handai taulan yang dahulu selalu menemani, kini terpisah karna terbakar oleh dengki. Sahabat karib yang dahulu selalu disisi, kini semua menjauh pergi.
Kehancuran yang tak terelakkan. Sendiri dalam keramaian...
Ketahuilah sahabat...
Hancurnya bukan karena jauh dari Allah, jutru karna ia sedang didekatkan. Kadang Allah tak mengetuk pintu kita dengan lembut, tetapi mengguncang seluruh rumah agar kita keluar dan memandang langit.
Wahai jiwa yang sedang hancur, jangan sangka Allah meninggalkanmu. Sebab luka lukamu adalah jalan. Air matamu adalah tinta syahadat baru. Dan serpihanmu bukan sampah kehidupan, tapi pecahan dari cermin palsu yang selama ini kau kira wajahmu sendiri.
Ketahuilah para pencari Tuhan sejati akan sampai kepadaNya bukan karena kuat, bukan karna banyak amal, tapi karena hancur dengan penuh kerelaan.
Sebab ketika sudah tidak ada lagi yang engkau genggam, kau akhirnya tahu DIA satu satunya yang tak pernah pergi. Dan ketika semua yang pernah engkau cintai sudah kembali kepadaNya, kaupun dididik untuk mencintaiNya tanpa perantara.
Jangan kau pungut lagi serpihanmu satu persatu, biarkan mereka tetap berserak dihadapanNya. Sebab diantara pecahan pecahan itu ada satu ruang kosong yang menjadikanNya tempat menetap.
Dan kelak jika DIA berkehendak kau akan berdiri lagi, bukan sebagai dirimu yang dulu. Tetapi sebagai hamba yang telah ditanggalkan segalanya agar hanya cintaNya yang tinggal.
Wahai para pencari Tuhan yang hancur, kau tdak sendiri. Langitpun pernah retak oleh rindu. Dan para nabipun pernah menangis dalam kesendirian yang pilu.
Tetaplah diam di serpihan itu, hingga kau mengenal yang sejati bukan dirimu. Tapi DIA yang tak pernah pergi bahkan saat dunia mencabut semua yang menjadi milikmu.
Kau sedang dibentuk bukan dihancurkan. Kau sedang dikosongkan agar DIA bisa tinggal
Insp: vt mas h4t
.
.
Sahabat...
Jika engkau sedang menerima ujian, aku ucapkan selamat datang dengan senyuman. Jika engkau hancur karena musibah, aku percaya semua akan berakhir indah.
Tapi jika engkau hancur berserakan dengan penuh kerelaan, aku akan menangis karena cemburu... Karena DIA sudah memilihmu.
Dari yang cemburu
Pendekar Langit

Tidak ada komentar:
Posting Komentar