Ketika anda diberikan musibah coba jangan fokus kepada rasa sakit karena musibahnya. Coba baca pesannya. Pesan ujian itu apa? Yuk simak Ujian Berat (Sihir) adalah Panggilan Pulang Kembali Kepada Allah
UJIAN SIHIR ADALAH JALAN PULANG, PENTING DAN WAJIB DIBACA
Itu masalah yg saya hadapi sekarang ustad. Saya ingin madi rukiyah dg daun2 an yg pernah ustad posting di fb ustad (racikan herbal ruqyah). Ustad pilihkan sesuai dg kebutuhan saya ustad.. Iya ustad. Saya berharap bisa melewati masalah ini semua dan menjadi lebih baik lagi dari sebelumnya.
Jawab: Jadi ceritanya sahabat kita orang kaya punya tanah belasan hektar. Lalu karena satu dan lain hal yakni adanya konflik tanahnya direbut orang lain. Yang semula 14 hektar hanya tersisa 2 hektar.
Lalu teman kita akhirnya pergi dari tanah sendiri, pindah dikantornya. Dan dikantor sering terjadi hal hal yang aneh, banyak serangga, tikus, katak, kalajengking dan masih banyak lagi.
Mimpinya sering seputar air, sehingga kemungkinan buhulnya dibuang diair. Sebagaimana korban sihir lainnya, teman kita ini banyak sekali halangan dalam kehidupan baik rumah tangga, rezeki, relasi dll.
Bagaimana rasanya? Tentu sangat berat sekali, saya bisa mengerti. bahkan sahabat kita dan anda anda semua juga merasakan hal yang sama. Yaitu sangat berat menjalani kehidupan dan ragu apakah bisa keluar dari masalah atau tidak.
Saya mengerti sahabat kita ragu maka saya menjawab WA nya sbb:
[11.07, 14/8/2025] Ran: Udah lama saya mengikuti ustad.
[11.09, 14/8/2025] Pendekar Langit: syukurlah. semoga bermanfaat. percayalah ibu sebenarnya sedang ditarik pulan.: lepaskan saja apa yang hilang dan relakan apa yang sudah pergi
[11.10, 14/8/2025] Ran: Iya ustad. Saya berharap bisa melewati masalah ini semua dan menjadi lebih baik lagi dari sebelumnya.
[11.11, 14/8/2025] Pendekar Langit: tentu bisa. bukan karna kita yang bisa karena Allah yang membisakan. sebab ujian ini dariNya dan dariNya pula solusinya
.
.
Yuk kita sekarang melakukan perenungan dengan jujur... Gunakan hati yang hidup
Pertanyaan. Ketika saya dan anda diberikan ujian yang cetar membahana anda bisa milih tidak? Jawabannya tidak bisa, tahu tahu terjadi begitu saja. Artinya apa? Artinya sihir adalah ujian yang dipilihkan oleh Allah kepada kita. Allah sendiri yang memilihkan.
Coba paragraf diatas direnungkan baik baik... Nanti malam sebelum tidur lakukan perenungan paling tidak 10 sampai 15 menit. Tanyakan kepada hatimu, siapa yang menghendaki ujian berat ini hadir? Yang jelas bukan anda, saya, dukun, jin, mereka dan mahluk. Artinya ada SESUATU diluar mahluk yang mengendaki demikian.
Saya tidak mengatakan Allah yang menghendaki demikian supaya hatimu paham. Supaya endingnya saya dan anda paham siapa pemilik nama Allah.
Intinya ada SESUATU yang tidak bisa dinalar yang menginginkan demikian. SESUATU itu mendesign alam, mahluk dan segala sesuatu untuk menghadirkan ujian ini kepadamu dan kepada kita semua. SESUATU itu membuat skenario. Paragraf ini benar benar harus meresap masuk dalam hatimu pada saat muhasabah malam nanti.
Pertanyaan berikutnya, apakah SESUATU itu hendak membnh dan menghancurkan kita? Apakah SESUATU itu begitu jahatnya? Kalau SESUATU itu hendak membnh kita mengapa kita nggak mati mati juga? Kalau SESUATU itu tidak hendak membnh dan menghancurkan kita mengapa kita diberikan skenario ujian yang maha berat?
Coba renungkan lagi paragraf diatas dalam dalam. Jika saya menjawab begini bener nggak?". SESUATU itu memberikan drama besar karena hendak menunjukkan skenario lanjutan kepada kita". SESUATU itu ingin supaya kita mengenalNya lalu kita menonton skenarioNya. Coba lagi lagi direnungkan jawaban saya dalam paragraf ini.
Cluenya adalah, "anda harus bisa merasakan SESUATU itu". SESUATU yang sengaja mendatangkan ujian sihir. Anda harus bisa merasakan kedatangan SESUATU itu. Qalbumu harus mampu mendengar suara yang datang, "Hei fulan AKU datang"
Mengapa anda tidak bisa mengenal SESUATU itu? Karna selama ini anda nggak peka. Anda kurang merenung, tafakur dan muhasabah. Makanya sering seringlah menyepi dalam keheningan lalu rasakan SESUATU itu datang semenjak musibah sihir menimpamu.
Saya langsung simpulkan biar nggak panjang lebar....
"Bisakah saya dan anda keluar dari masalah berat ini?". Jawabannya nggak akan bisa. Yang bisa hanya DIA, yaitu SESUATU yang datang secara tiba tiba pada saat anda kena sihir. DIA yang membuat skenario tanpa bisa ditolak oleh dirimu dan seluruh mahluk. Oleh karena itu jangan coba coba membuat cerita sendiri, biarkan SESUATU itu bercerita.
DIA yang memberikan ujian, DIA pula yang mampu menyelesaikan ujiannya. Tugas saya dan anda adalah merapat ke DIA atau SESUATU dengan cara nonton. Bahasa agamanya adalah kembalilah kepada Allah. Kembali kepada DIA dengan cara melepaskan apa yang sudah hilang dan merelakan apa yang sudah pergi.
Kalau kita disuruh SESUATU untuk nonton maka nonton saja ceritanya. Kalau disuruh main maka mainlah. Kalau nggak disuruh diam saja.
Kalau pelaku, jin, dukun dll didatangkan dalam hidup kita tonton saja kedatangannya. Kalau disuruh ikut main maka mainlah. Bagaimana membaca kalau kita disuruh "ikut main?". Contoh kecil ketika anda membaca artikel ini, artinya anda disuruh main. Ketika ada tamu kyai ke rumah anda artinya anda disuruh main, misalnya minta doa kepada kyainya. Ketika anda sering melihat media ruqyah PL di facebook artinya anda disuruh main, yaitu pesan produknya atau bikin sendiri.
Jangan sampai anda bikin permainan sendiri yang membuat jalan ceritamu kacau. Ngalir aja.. Misalnya ketika tiba tiba pelaku lewat yang membuat dada bergemuruh, lalu muncul dendam. Energi dendam ini mendorongmu untuk untuk ngamuk ngamuk. Atau bahkan mendorongmu untuk baca ayat ruqyah dengan niat sihir berbalik. Ini bikin cerita sendiri namanya.
Akan tetapi ketika berpapasan dengan pelaku sihir yang membuat dadamu sesak, berdoalah mohon perlindungan. Atau bahasa yang mudah anda pahami gini, "Yaa Allah pelaku datang, saya harus gimana nih?". Percayalah nanti muncul ilham dalam hatimu untuk diam (sambil berjuang meredakan hati yang bergejolak) atau melakukan sesuatu.
Anda harus mengerti dan memahami hal ini sampai hatimu yakin bahwa semua ini bukan kebetulan tetapi sebenarnya permainan DIA, atau SESUATU itu. Dalam bahasa islamnya, ini semua permaian/ ujian dari Allah.
Apa hikmah atau tujuan ujian yang maha berat ini?
Tujuannya supaya saya dan anda kembali kepada SESUATU itu. Yaitu menyerahkan segala skenario kepadaNya. Bahasa islamnya supaya hatimu memandang Allah bukan mahluk sebagaimana yang selama ini anda lihat.
Kembali = pulang. Artinya ujian berat ini sebenarnya adlaah cara Allah untuk memanggilmu pulang. Karena selama ini telingamu budeg maka dikasih panggilan yang cetar membahana supaya anda mendengar panggilanNya. Maka dengarkan dan pulanglah.
Bagaimana jalan pulang kepada Allah?
Caranya adalah dikit dikit Allah. Bahkan sendal ilang dimasjid curhatnya ke Allah, "Yaa Allah sendal aku ilang, aku harus gimana nih?". Setelah itu biarkan Allah yang bekerja. Bisa jadi anda akan dikasih hadiah sendal baru oleh sahabatmu. Setelah itu barulah anda sadar, "Oooh sendal ilang mau diganti yang baru, makasih yaa Allah". Ucapan hamdalah seperti ini akan jauh lebih berkesan.
Dari yang kecil sampai yang besar semua kembalikan atau pulangkan kepada Allah. "Yaa Allah aku kena sihir, apa yang harus hamba lakukan?". Jangan malah anda buru buru nyolot lalu pontang panting kesana kemari. Tenaaang sambil membaca situasi. Tunggu petunjuk itu datang. Bahasa kerennya tunggu wahyu datang.
Nabi Muhammad shollallaahu alaihi wasallam memutuskan sesuatu menunggu wahyu dari Allah. Beliau tidak memutuskan segala sesuatu berdasarkan nafsunya sendiri. Kalau anda mengaku orang islam yang mengikuti sunnah nabi maka ikuti caranya. Yaitu tetap tenang sambil membaca keadaan. Misalnya seiring waktu datang anak yatim minta sedekah dirumah anda, "ITU WAHYU" dari Allah. Jangan kau hardik apalagi kau usir, tetapi terima kedatangannya dan berikan bantuan.
Saya tutup tulisan ini dengan kesimpulan, "Ujian berat yang menimpamu adalah jalan pulang. Yaitu pulang kembali kepada Allah"
Baca tulisan ini berulang ulang sampai hatimu mak nyess pertanda paham. Semoga mencerahkan
Wallaahu A'lam
Klinik Pendekar Langit

Tidak ada komentar:
Posting Komentar