Amalkan Ini Niscaya Rezeki Mengalir Deras

Mau rezeki mengalir deras? Bener bener mau? Caranya anda harus kenal dengan Ar Rozaaq. Bagaimana penjelasannya? Simak Amalkan Ini Niscaya Rezeki Mengalir Deras.

 

SANTAPAN ROHANI, CARA MELIHAT BAGAIMANA DAHSYATNYA ALLAH MEMBAGI REZEKI

Ustadz ijin mau pesan lagi minyak angin (Freshcare ruqyah) dll. Sebelumnya saat ini, saya sudah 2 blm lebih migrain kepala sebelah kiri belakang sakit sampai ke leher kiri dan gatal2 bagian perut & paha. Mohon doakan jg usaha suami lancar, karena saat ini masih tersendat2

Jawab: Sahabat yang kena sihir sebenarnya ini ujian yang paling keren. Dengan syarat anda lulus. Ketika lulus ujian sihir maka anda akan menyaksikan pekerjaan Tuhan Yang Maha Dahsyat. Cuma syaratnya harus lulus. Kalau nggak lulus sama aja, alias gelap. Yaitu tidak mampu menyaksikan pekerjaan Tuhan.

Bagaimana supaya lulus? Jawabannya adalah anda harus rela menyerahkan dirimu kepada Tuhan. Dan inilah yang pwuuualing suulit sekali. Yaitu menyerah. Menyerahkan egomu/ nafsumu/ jiwamu kepada Allah. Mengapa sulit? Sebab kalau kamu menyerahkan dirimu kepada Tuhan sama artinya dengan kamu tidak punya harga diri lagi.

Tapi mau tidak mau harus seperti itu. Sebab diri Tuhan tidak akan bekerja kalau diri mu masih ada. Diri Tuhan baru akan menampakkan keperkasaanNya ketika dirimu diserahkan kepadaNya. Yaitu dirimu yang merasa ada, merasa bisa dan merasa kuasa, serahkan itu.

Termasuk dalam hal rezeki..... Kalau kamu ingin melihat bagaimana Allah membuka rezekimu lebar lebar maka mau tidak mau dirimu harus menyerahkan nafs mu kepadaNya. Yaitu diri yang merasa cerdas, pintar strategi bisnis, punya relasi luas, punya aset besar, punya ilmu matematika yang bagus dll. 

Serahkan itu kepada Allah. Bisakah? Faktanya NGGAK BISAAA...

Makanya santapan rohani kali ini membahas cara membuka keran rezeki lebar lebar. Anda bisa benar benar sukses. Sukses maksud saya adalah anda nyantai nyantai tapi rezeki datang terus menerus dan cukup, pas, sesuai dengan kebutuhanmu.

Sooo tend4ng dulu ilmumu, dalilmu dan kepintaranmu kalau membaca santapan rohani ya? Supaya bisa dapat pencerahan.

Dulu saya praktisi bisnis. Punya relasi luas, beberapa bisnis yang berjalan cepat, aset besar, tabungan besar, cerdas, intuisi tajam dll. Semua saya dapatkan dengan kristalisasi keringat selama belasan tahun. Siapa sangka asbab sihir hanya itungan 3 bulanan ekonomi saya benar benar terpuruk. 

Awal awal nafsu saya tidak terima dengan kenyataan ini. Saya ganti strategi bisnis, relasi saya ajak kerja sama, suntik modal dll. Dan anda tahu apa hasilnya. Makin bangkrut dan hutang numpuk. Singkat cerita aku pernah ngemis jadi gembel yang hina. Saat itulah aku baru ngerti makna hadits bahwa dunia itu tidak lebih dari sekedar sebelah sayap nyamuk.

SIngkat cerita pada akhirnya aku menyerah.. Setelah sekian tahun gagal mempertahankan sisa sisa bisnis akhirnya aku menyerah kalah. Yaitu pada satu titik, "terserah Allah saja". Mau dikasih makan Alhamdulillah, nggak dikasih makan juga Alhamdulillah. Selama berbulan bulan saya harus membuktikan tanda penyerahan diri. Berbulan bulan itulah hidupku sangat ngenes sekali. Bahkan ibarat kata harus mengganjal perut dengan batu supaya bisa tahan lapar.

Tahukah anda bahwa pada saat itulah aku mengerti betapa besar rezeki Allah yang dibagikannya kepadaku dan kepada keluargaku. Besaaaarrr sekali. Tahukah anda apa itu? Yaitu sepiring nasi sama kerupuk. Dahulu tidak ada penghargaan sama sekali dengan nasi kerupuk, lalu berlalu masa dimana nasi kerupuk itu sama seperti sepiring berlian. Ucapan Alhamdulillah tiada henti ketika melihat anak anak bisa makan sampai kenyang meskipun menu seadanya.

Semakin lama semakin aneh bin ajaib bagaimana cara Allah membagi rezeki kepada kami. Justru disaat kami pasrah dan menyerah ada ada saja cara makanan datang. Ibarat kata saya duduk lalu ada yang nganterin nasi ayam. Bangun tidur ada yang nganterin buah buahan. Dan itu berlangsung terus menerus tiada berhenti sampai sekarang.

Saya harus menyaksikan selama beberapa tahun sampai yakin bahwa semua bukan kebetulan. Semua memang sudah disetting sedemikian rupa untuk menjamu kami dan keluarga. Sekali lagi memang bukan susuatu yang wah dan mewah. Tetapi yang menakjubkan adalah cara datangnya rezeki.

Btw sahabat yang kena sihir bagaimana kondisi keuanganmu?

Saya yakin banyak yang kondisi perekonomiannya sangat mengenaskan. Udah nganggur, mau kerja tiba tiba kumat, ngojek ada saja kendalanya, jualan bangkrut melulu dan lain sebagainya. Jangankan untuk bayar hutang, bisa makan hari ini saja sudah luar biasa. Dan keadaan ini berlangsung bahkan bertahun tahun sampai puluhan tahun.

Mengapa bisa sedemikian lama? Sebab tanganmu masih menggenggam erat dunia. Egomu masih suka berhitung matematika. Keyakinanmu masih, "kalau aku nggak kerja nanti makan apa?". Artinya dirimu belum diserahkan kepada Allah, makanya ekonomimu masih saja carut marut.

Dirimu masih sayang dengan bisnis yang sudah dirintis bertahun tahun sehingga suntik modal terus. Dirimu masih mempertahankan relasi, klien, pembeli, custimer dll. Meskipun tanda tanda semakin ambruk sangat jelas tapi anda tetap mempertahankannya dengan susah payah. Dan saya yakin pada akhirnya usahamu akan tngglm juga.

Kalau kamu ingin tahu bagaimana cara Tuhan membagi rezeki kepadamu maka lepaskan. Lepaskan apapun yang memang harus diambil oleh pemilikNya (melalui asbab sihir). Kalau memang harus bangkrut ya sudah, kalau memang harus ditinggal customer ya sudah. Kalau memang semua aset, isi rumah, bahkan serumah rumahnya harus dijual apa mau dikata. Lepaskan saja jangan rebutan dengan takdir.

Kalau memang resikonya harus jadi gembel terimalah. Kalau emang resikonya nama baikmu hancur karena banting setir jadi kuli terimalah. Saya dulu mengalaminya kok. 

Bisakah demkian? Faktanya NGGAK BISA... Saat bisnismu ambruk kamu nangis, saat ditinggal pembeli kamu marah, saat hutang makin numpuk kamu stress. Apalagi harus menerima kenyataan jadi gempel bisa bisa anda nggak kuat.

Mengapa demikian? Sebab sekali lagi diri dan nafsumu belum diserahkan kepada Allah dengan sepenuhnya. Lisannya saja fasih mengatakan "rezeki ditangan Allah" padahal hatinya berdusta. Kalau nggak berdusta ya biarin saja Allah mengambil semuanya. Nggak usah pakai nangis nangis segala.

Makanya kalau memang dirimu ditakdirkan dicintai Allah maka tuhan tuhan lain selain diriNya akan dilib4s saampai habis. Bisnismu, pekerjaanmu, relasimu, asetmu, tabunganmu dll akan dibikin zero. Tujuannya apa? Tujuannya supaya kamu tidak meyakini harta benda adalah tuhan. Tujuannya supaya kamu menyerahkan dirimu dan kemampuanmu mencari harta benda kepada Tuhan.

Sehingga ketika ada sahabat yang minta didoakan, "Mohon doakan jg usaha suami lancar, karena saat ini masih tersendat2", maka tetap saya doakan secara lisan. Syukur syukur bisa lancar kembali. Tetapi saat itu hatiku yakin bahwa usahanya akan semakin tersendat sendat sampai pada akhirnya hancur. Mengapa demikian? Sebab saya mengalaminya. Suatu saat saya meyakini anda akan dipahamkan bahwa Allah lah yang mengurus rezekimu. Sehingga kamu tidak usah ikut ikutan mengurusnya.

Kamu hanya disuruh menyerah, itu saja. Kamu hanya disuruh membuang tuhan tuhan lain selain Allah yang disangka bisa memberikan rezeki kepdamu. Setelah dirimu diserahkan barulah Allah akan turun tangan. Dan itu pasti...

Apa makna dirimu diserahkan kepada Allah?

Saya kasih contoh sederhana saja. Saat anda kerja keras banting tulang sampai malam lalu dapat sedikit rezeki untuk makan hari ini. Tiba tiba didepan rumahmu ada pengemis minta uang, kira kira dikasih tidak? 

Atau ketika anda nguli dari pagi sampai malam lalu saat gajian mingguan tiba tiba uangmu dicuri orang, kamu marah tidak? Atau ketika ngojek dapat uang cukup buat makan, ditengah jalan ban bocor, kamu stress tidak? Atau ketika kamu bawa uang 100.000, saat sampai rumah ada sodaramu datang pinjem 100.000 untuk nebus obat kira kira dikasih tidak?

Apapun jawaban anda paling tidak sekarang sudah mulai paham bahwa menaklukkan ego ternyata sangat tidak mudah khan? "Ngapain kasih uang ke pengemis, wong hari ini aku cuman punya 15.000 hasil kerja keras dari pagi sampai malam", nah egonya masih mendominasi nih. Padahal kalau kamu mau kasih paling tidak 2.000 maka kamu akan menyaksikan pekerjaan Tuhan. 2.000 akan diganti dengan 200.000 hari itu juga.

Padahal kalau kamu ikhlas saat ban bocor bisa jadi sampai rumah anak anakmu sudah kekenyangan. Usut punya usut ternyata ada kerabat yang ngasih nasi plus satu ingkung ayam dari restoran. Dan ini bukan fiktif loh, ini nyata. Nyata kamu pasti akan menyaksikan pekerjaan Tuhan yang amazing. Syaratnya hanya satu, serahkan dirimu kepadaNya. Yakini DIA lah yang membagi rezeki, bukan pekerjaan, ikhtiar, konsumen dll.

Dan ini bukan sekali dia kali. Kalau sekali dua kali bisa dikatakan hanya kebetulan. Tapi ini seterusnya selamanya. Semakin lama semakin besar, semakin mudah, semakin indah, semakin ajaib. Thats our God, Allah.

Buat sahabat yang sedang diuji ekonominya cobalah lihat dengan hatimu ada hikmah apa dbalik itu. Sebenarnya bukan bisnismu yang hendak dibikin hancur, tapi Allah sedang mempersiapkan rezeki lain yang lebih besar dari sisiNya. Namun datangnya rezeki engkau hambat sendiri dengan egomu. Makanya karunia Allah nggak datang datang.

Ketika engkau melepaskan apa yang hendak diambil oleh pemilikNya artinya DIA sudah mempersiapkan penggantinya. Oleh karena itu lepaskanlah. Sekali lagi jangan rebutan, tarik tarikan, gontok gontokkan dengan takdir. Biarlah takdir mengambil apapun yang ia sukai. Sebab takdir tidak datang sendiri, melainkan perintah langsung dari Tuhan. Ketika takdir sudah puas mengambil semua milikmu, maka ia akan pergi dan takdir lain akan datang.

Begitulah kira kira penjelasan tentang bagaimana cara menyaksikan perbuatan Tuhan. Dan engkau pasti akan menyaksikan sendiri kehebatanNya setelah engkau menyerah.

Pertanyaan besarnya adalah, "kapan engkau menyerah?"

Syukron

Klinik Pendekar Langit


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Dahsyatnya Sholawat Bisa Hancurkan Sihir Bahkan Iblis

Sholawat itu dahsyat banget untuk hancurkan setan. Asalkan anda paham makna sholawat. SImak Dahsyatnya Sholawat Bisa Hancurkan Sihir Bahkan ...