Sholawat itu dahsyat banget untuk hancurkan setan. Asalkan anda paham makna sholawat. SImak Dahsyatnya Sholawat Bisa Hancurkan Sihir Bahkan Iblis.
SANTAPAN ROHANI, SETELAH MEMBACA INI ANDA AKAN PAHAM BETAPA DAHSYATNYA SHOLAWAT
Makasih pak ustad saya juga pakai sholawat pak ustad allahumma Solli ala Muhammad mohon ijin ustad makasih,,moga saja saya bisa kerja lagi pak ustad amin
Jawab: Baca sholawat itu bagus untuk membuat setan setan kepanasan. Apalagi paham apa itu sholawat. Pahamnya secara substansi bukan sekedar tekstual dan lisan. Adzan, sholat, baca fatihah juga bagus, silahkan sering sering dibaca. Apalagi membacanya dengan ruh, maka dahsyat efeknya.
Untuk memahaminya maka anda harus sering sering membaca tulisan saya bertajuk santapan rohani. Bacanya dengan hati supaya dapat pencerahan. Kalau anda membaca dengan membawa serta akal apalagi nafsumu mending skip saja ya? Karena pasti nggak akan masuk.
Ada sahabat yang WA, "satu pesan saya pak ustadz 🙏🏿jangan pernah berhenti menulis di FB tema sihir nya ,kami dari para korban sihir banyak yg tersadar dengan tulisan mu pak ustadz". Apakah sahabat ingin tersadarkan seperti sahabat diatas? Oleh karena itu dibaca tulisan santapan rohani dengan qalbumu yang paling dalam.
Tema kali ini tentang sholawat, tapi pembahasannya sangat dalam ya? Kita tidak akan membahas makna sholawat secara kulit atau tekstual yang memicu banyak perdebatan. Akan tetapi kita akan membahas isinya. Jadi pelan pelan saja bacanya.
Nabi adalah pembawa berita. Nabi Muhammad shollallaahu alaihi wasallam adalah rosulullah atau utusan Allah. Muhammadur rosuulullah artinya Muhammad adalah utusan Allah. Arti dari Muhammad adalah terpuji. Berasal dari kata Hamid yang merupakan salah satu nama Allah yang artinya Maha Terpuji.
Pembuka kalam Allah adalah al fatihah, dimulai dari Alhamdulillahirobbil aalamiin, artinya segala puji bagi robb semesta alam. Artinya pembuka kalam Allah tergelar di alam semesta dengan satu ucapan/ kalam/ pena alhamdu atau "terpujilah". Satu kalam ini membentuk arasy singgasana alam semesta dengan segala isi isinya abadi selamanya.
Di agama kristen seringkali di awal awal ceramah selalu menggunakan kata, "terpujilah". Lalu ada kata "diberkatilah dengan pujian tersebut". Kalau bahasa arabnya "Alhamdulillahi robbil aalamiin, Allahumma sholli alaa muhammad". Sehingga keduanya sebenarnya sama secara makna. Cuman khan kalau saya tulis demikian pasti banyak yang protes karena seakan akan hendak menyamakan semua agama. Padahal mau agama apapun bahkan atheis sekalipun semuanya adalah mahluk Allah. Akan tetapi karena kita sepakat membaca dengan hati maka singkirkan dulu protesmu ya?
Kita kembali kepada panutan kita yaitu rosulullah Nabi Muhammad shollallaahu alaihi wasallam. Kalau diindonesiakan "utusan Allah (rosulullah) adalah pembawa berita (nabi) yang bernama "terpuji" (Mumammad). Ketika kata "terpujilah" ini terucap maka blaaarrrrr menjadi alam semesta yang tunduk patuh dengan perintahNya. Kecuali manusia yang bebas mau patuh atau membangkang. Sehingga jadikan Muhammad bin Abdullah sebagai uswah/ panutan kita didalam mempraktekkan bagaimana caranya tunduk kepada perintah Allah. Karena hanya dalam ketundukan saja ada keselamatan.
Sholallaahu alaihi wasallam secara arti harfiah adalah semoga Allah memberikan sholawat dan salam kepadanya. Secara makna kata sholawat miirp dengan makna kata sholat yang artinya menyatu, melebur, terhubung, tekoneksi. Sehingga orang yang sholat hatinya harus terkoneksi dengan Allah, kalau nggak maka bisa dikatakan tidak sedang sholat.
Demikian juga secara makna sama dengan kata amal sholeh, yaitu amalan yang terkoneksi dengan Allah. Kalau amalannya tidka karena Allah maka tidak bisa disebut dengan amal sholeh. Bagaimana caranya beramal sholeh? Caranya tiru seperti apa yang dilakukan oleh Nabi Muhammad shollallaahu alaihi wasallam. Yaitu amalan yang tidak disandarkan kepada nafsu akan tetapi wahyu. Sehingga Nabi Muhammad saat beramal sebenarnya tidak merasa dirinya yang beramal, hal ini dikarenakan semua amal amalnya didasarkan oleh wahyu Allah yang langsung menancap dalam qalbunya.
Dengan melihat penjelasan diatas sehingga makna "shollallaahu alaihi wasallam" secara substansi bukan Allah mendoakan nabi akan tetapi wahyu Allah menjadi energi bagi Nabi untuk melakukan amal perbuatan. Dalam bahasa lain yang jauh lebih dalam "Allah Al Hamid bertajalli dalam satu ucapan "terpujilah" lalu menjadi alam semesta. Kemudian terpujilah menjadi mahluk yang bernama terpuji/ Muhammad. Artinya muhammad itu sebenarnya embrio alam semesta itu sendiri. Kalau dalam Al Quran disebut dengan "nur" sedangkan dalam sains disebut dengan God Particle pembentuk alam semesta.
Sedangkan sosok insan yang bernama Muhammad bin Abdullah adalah contoh realitas sempurna bagaimana Allah bersholawat/ bertajalli/ melebur/ menyatu. Jika anda ingin selamat (islam) maka contohlah bagaimana Nabi Muhammad mempraktekkan makna islam atau ketundukan yang sesungguhnya.
Jika embrio alam semesta dimulai dengan satu kalam/ pena "terpujilah", maka saya dan anda juga bagian dari pena tersebut. Artinya saya dan anda berasal dari nur, God particle atau muhammad yang sama. Sehingga saya dan anda sama sama bagian dari pembawa berita juga dalam skala yang berbeda. Saya dan anda sama sama utusan Allah juga dalam misi yang berbeda. Bedanya jka Nabi Muhammad shollallahu alaihi wasallam adalah nabi dan rosul teakhir sebagai contoh sempurna bagaimana kita semua menghamba kepada Allah, sementara kita masih banyak berhamba kepada nafsu/ diri sendiri.
Oleh karena itu supaya ilham atau cahaya Allah bisa kita rasakan maka sering seringlah bersholawat secara lahiriah pun secara makna. Secara lahiriah kita sampaikan sholawat kepada Muhammad bin Abdullah dengan harapan iman dan akhlaknya menular. Secara ruhaniah kita berdoa/ berharap supaya Allah bersholawat atas kita. Dalam artian kita berdoa supaya Allah lah yang menjadi energi bagi amal perbuatan yang kita lakukan.
Kita berdoa seperti demikian supaya nafsu tidak dominan menyetir. Sebba ketika nafsu sudah menyetir kita maka pasti akan menyesatkan. Kalau sudah menyesatkan ujung ujungnya akan tersesat dialam kegelapan yaitu alamnya iblis dan setan. Oleh karenanya sahabat yang kena sihir harus sering sering bersholawat baik secara lahiriah terlebih secara ruhaniah. Khsusunya sebelum melakukan ruqyah mandiri.
Ada sahabat yang WA, "Ustadz nuwun sewu .Kemarin saya baca tulisan Ustadz tentang jin nasab di FB yg diturunkan dari leluhur. Ijin bertanya. Bagaimana caranya memutuskan perjanjian tersebut? oh nggih kalau kirim alfatihah untuk ustadz apakah saya sebut nama Pendekar langit atau nama lahir pemberian ortu panjenengan?"
Sekali lagi Al Fatihah artinya adalah pembuka. Pembukanya dimulai dengan kalam "alhamdulillahirobbil aalamiin". Alam semesta dibuka dengan ucapan, "terpujilah". Sementara terpujilah yang sudah menjadi mahluk dinamakan dengan Muhammad. Bahasa lainnya "nur". Allahunurssamaawati wal ardh, Allah adalah nur langit dan bumi.
Sehingga saya sering meminta sahabat yang kena gangguan jin nasab untuk sering mendoakan leluhurmu. Kirim mereka bacaan Al Fatihah yang mampu anda pahami secara makna. Supaya dengan kirman doa anda, Allah berkenan untuk bersholawat kepada leluhurmu. Ketika Allah sudah bersholawat maka leluhurmu pasti akan ditunjukkan jalan keluar dari alam kegelapan. Sebab cahaya Allah sudah masuk dalam ruh ruh leluhur yang saat itu berada di alam kegelapan bersama iblis dan setan.
Boleh juga kirim Fatihah ke saya Pendekar Langit. Tapi ketika anda mengirimkan doa kepadaku jangan lihat aku sebagai mahluk yang memiliki kekuatan. Lihatlah saya adalah muhammad (bukan nabbi Muhammad loh ya?) sebagai perpanjangtangan dari Allah. Dalam bahasa lain lihatlah saya dimana Allah sudah bersholawat kepada hambanya yang bernama Pendekar Langit. Jika kesadaran anda sudah duduk disini niscaya doa akan kembali kepadamu. Dalam artian cahaya Allah akan mulai menyala dalam qalbumu. Cahaya yang menerangi kegelapan dan menyilaukan bagi Iblis dan setan.
Ada juga sahabat yang WA, "Td sy pas jumatan juga di masjid sengaja sy deketin badan sy ke "speaker masjid ketika muadzin lagi adzan.. Habis adzan selesai tetap saja rambut ubun2 kepala sama hidung ada yg "mainkan.. Sepertinya jinnya muslim ustadz tapi "mun4fik, adakah ayat pembakarnya?"
Jika anda paham makna adzan bukan sekedar tekstual maka energinya benar benar akan mampu memb4kar jin kelas tinggi sekalipun. Yaitu paham dengan takbirnya, paham dengan persaksian/ syahadat tauhidnya dan juga paham dengan syahadat rosulnya. Persaksian/ syahadat rosul dalam adzan adalah, "ashaduanna muhammadar rosulullah". Paham dan sadar bahwa kamu kamu semua adalah muhammad sebagai utusan/ manifestasi dari cahaya Allah.
Kalau sudah paham maka sholatlah, "hayya'alas sholaah". Sholat itu khan sama dengan sholawat secara makna. Bentuk jamak dari sholat adalah sholawat. Artinya menyatulah, terhubunglah, terkoneksilah dengan Allah bukan dengan nafsumu. Menyadari dan merelakan Allah saja yang mengendalikan semuanya bukan kamu dan hawa nafsumu. Ketika energi kesadaranmu sudah duduk disini maka, "hayya'alal falaah", artinya anda pasti akan meraih kemenangan, keselamatan, kedamaian dll.
Syahadat (dan sholawat) diatas juga anda baca pada saat sholat/ terhubung kepada Allah yaitu pda saat tasyahud awal dan akhir. Maka pada saat anda melakukannya dudukkan hatimu pada maqom makna, maka saya jamin sholatmu jauh lebih khusuk dan lebih membekas dalam hati.
Coba renungkan baik baik makna adzan yang saya jelaskan dalam beberapa paragraf diatas lalu setelah hati anda sudah klik praktekkan. Coba adzan disudut sudut rumahmu, maka niscaya segala yang gelap gelap akan sirna berganti dengan cahaya terang. Artinya iblsi dan setan yang menggelapi rumahmu akan pergi dengan hin4.
Sahabat yang dirahmati Allah
Karena tulisan santapan rohani kali ini tentang makna terdalam dari sholawat maka sering seringlah bersholawat. Tetapi sebelum lisan anda mengucapkan kalimat sholawat pastikan hatimu sudah duduk di maqom sholawat secara makna. Yaitu doa dan harapan agar Allah berkenan memasukkan cahayaNya kedalam hatimu. Dalam bahasa lain lambungkan harapan setinggi tingginya agar Allah lah yang mengendalikan jiwa dan ragamu.
Ucapkan, "Allahumma sholli alaa muhammad" dengan lisanmu. Berbarengan dengan hatimu yang mengucapkan, "Yaa Allah kendalikan aku sepenuhnya". Ketika engkau berharap Allah yang mengendalikanmu maka dirimu harus hilang/ sirna.
Sangat dianjurkan sebelum sahabat melakukan ritual ruqyah mandiri, mandi ruqyah, minum air ruqyah, pakai media ruqyah dll bacalah basmalah, hamdalah dan sholawat terlebih dahulu. Setelah itu lakukan ikhtiar ruqyahmu. Setelah selesai tutup dengan hamdalah dan sholawat. Tetapi sekali lagi dudukkan hatimu pada maqom makna.
Secara singkat misalnya seperti ini, "Bismillah, alhamdulillah, allaahuma shollii alaa muhammad". Sadari saat mengucapkan bismillah bahwa titik awal segala sesuatu adalah Allah. lalu ucapkan alhamdulillah, atau terpujilah Allah dengan kesadaran bahwa alam semesta termasuk dirimu dimulai dengan kalam/ pena ini. Setelah itu ucapkan sholawat dengan harapan Allah akan mengendalikanmu sepenuhnya. Setelah itu baru baca baca ayat ruqyah atau mandi ruqyah.
Ketika hatimu bisa duduk di maqom ini saya jamin seribu persen ruqyahmu jauh lebih powerfull. Apa tanda ruqyahnya powerfull? Tandanya adalah kamu rela meminggirkan hawa nafsumu, termasuk pengetahuanmu, ilmumu, hapalanmu dll. Kamu rela meminggirkan itu semua untuk kemudian mempersilahkan Allah saja yang mengendalikan dan mengurus semuanya tanpa kecuali.
Ketika kamu praktek dengan mendudukkan hati pada maqom pasrah, lalu kesurupan, muntah muntah dan berakhir dengan dada yang plong, pikiran yang tidak semrawut lagi, seperti bangun dari mimpi maka saya jamin anda tidak merasa sudah melakukan semuanya. Mengapa demikian? Karena anda meyakni Allah lah yang melakukan semuanya. Kalau anda masih merasa yang melakukan maka nafsumu belum benar benar dipinggirkan.
Ketika iblis dan setan datang lagi maka anda melakukan hal yang sama sampai disatu titik anda benar benar sembuh dan tidak kumat lagi. Saat itulah anda meyakini yang menyembuhkan bukan peruqyah, ayat ruqyah, pendekar langit dll tetapi nyata nyata Allah. Mengapa demikian? Karena dari awal anda sudah rela dikendalikan oleh Allah. Dalam bahasa lain anda tidak cawe cawe dan mempersilahkan Allah untuk mengurus semuanya. Ketika anda membuka jiwa ragamu untuk Allah itulah makna Allah bersholawat kepadamu.
Dan pada akhirnya ketika anda sudah sembuh maka segala amal ibadah yang anda lakukan pasti amal sholeh. Yaitu amal yang dilakukan murni karena Allah. Dalam bahasa lain anda melakukans segala sesuatu bukan atas dorongan nafsu melainkan atas wahyu/ ilham atau petunjuk Allah. Dalam bahasa lain yang lebih dalam anda tidak merasa melakukan amal sholeh sekecil apapun, sebab yang melakukan adalah Allah. Inilah puncak tauhid yang sebenar benarnya.
Terakhir ada sahabat yang WA, "Iya ustdz, maka saya belajar terus dari grup bimbingan ustdz. Masya Allah, nangis saya baca postingan ustdz di grup (tulisan santapan rohani). Terimakasih ya ustd, sdh menguatkan dan mengingatkan kami"
Pertanyannya mengapa sahabat menangis saat membaca tulisan santapan rohani? Jawabannya dikarenakan tulisan saya sedikit demi sedikit masuk ke dalam hatinya yang sedang gelap. Sehingga yang semula berontak terhadap takdir pelan pelan mulai menerima. Dalam bahasa lainnya tulisan saya menjadi pemicu cahaya Allah masuk ke dalam hatinya. Atau dalam bahasa lain Allah mulai menggantikannya atau bersholawat kepadanya.
Artinya: Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat (terhubung, terkoneksi, melebur) untuk Nabi (pembawa berita/ muhammad/ utusan/ dirimu). Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya. (QS Al Ahzab: 56)
"Allahumma sholli ala (sayyidina) muhammad"
Semoga mencerahkan, share ya?
Wallaahu A'lam
Klinik Pendekar Langit

Tidak ada komentar:
Posting Komentar