Hari raya kurban adalah syariat dimana umat islam diperintahkan untuk berkurban bagi yang mampu. Tapi ada loh Sudah Berkurban Meskipun Tidak Membeli Kambing & Sapi. bagaimana ceritanya? SImak Sudah Berkurban Meskipun Tidak Membeli Kambing & Sapi.
SANTAPAN ROHANI, KURBANMU SUDAH SEMPURNA MESKIPUN TIDAK MAMPU MEMBELI KAMBING
....dan ada aja masalah kami jd bertengkar masalah kecil. Selama 6 bulan ini kami Harmonis lagi tpnsaya blom bs lupa dan saya kadang saya suka ngamuk. ...Begitu Pak Ustad gmn caranya agar hti saya lebih tenang lagi..
Jawab: Tentu saja saya akan selalu minta maaf jika tulisan santapan rohani membuat sebagian sahabat marah. Sebab memang sebagian isinya ngemplang isi kepalamu dan n0nj0k hawa nasfumu. Misalnya ketika saya menulis, "tidak peduli sebelumnya anda rajin sholat, suka ngaji, sering hadir di kajian dll jika daya dorong perbuatanmu karena kebencian, kemarahan dan dendam itu sama saja dengan mengikuti/ menyembah setan"
Tidak peduli pakaian anda sangat syarie, pakai jilbab lebar, atau gamis panjang, atau pakai surban, tasbih dll. Atau dilingkungan anda biasa dipanggil ustadz sunnah, ustadzah, kyai, habib, gus atau apapun jika amalmu dominan di dorong oleh kebencian, permusuhan dll tetap saja namanya mengikuti/ menyembah setan.
Kira kira anda marah tidak dengan statement diatas? Kalau marah silahkan dan itu wajar. Sebab saya dulu juga marah dengan kenyataan. Yaitu kenyaataan kalau iman saya itu boong. Kalau anda tidak marah dengan statement diatas syukurlah kalau begitu. Berarti nafsumu sudah mulai tunduk.
"Ustadz khan saya tidak bisa mengendalikan marah sebab dadanya bergemuruh sangat kencang". Iya saya sangat paham, jebol lagi dan jebol lagi. Sama saya dulu saat kena sihir juga demikian. Bahkan ratusan kali jebol lagi kumat kembali. Semua disebabkan setan setan yang menghasut dan mengadu domba. Setan setan nempel dalam jiwamu sehingga marah tanpa bisa dikendalikan.
Artinya anda pasti akan marah. Sehingga ketika anda bertanya, ustadz bagaimana supaya saya tidak marah maka jawabannya nggak bisa. dada anda pasti gemuruh berisi kemarahan, kecemburuan, prasangka, kesedihan dll. Kalau dirimu ingin marahnya reda dan hilang segera ruqyah sampai muntah.
Cuman masalahnya esok hari ketika setan masuk lagi anda akan mengikuti kembali bisikan dan hasutannya. Anda lebih percaya/ beriman kepada setan dengan cara melampiaskan kebencian dan kemarahanmu. Pagi pagi hadir di kajian yang membahas tentang iman kepada Allah, pulang ke rumah marah marah lalu cekcok dengan pasangan. Imannya berubah haluan kepada setan setan.
Simak baik baik firman Allah berikut ini:
Artinya: Dan apabila mereka berjumpa dengan orang yang beriman, mereka berkata, "Kami telah beriman." Tetapi apabila mereka kembali kepada setan-setan (para pemimpin) mereka, mereka berkata, "Sesungguhnya kami bersama kamu, kami hanya berolok-olok." (QS Al Baqarah: 14)
Firman Allah diatas bukan tentang ucapan lisan tapi perbuatan. Ngakunya beriman kepada Allah, dibuktikan dengan ikut kajian, sholat, baca Quran dll. Tapi disaat yang lain seringkali marah terhadap Allah yang datang bersama takdir lalu lebih percaya kepada bisikan setan dengan cara melampiaskan kemarahan, dendam, kekecewaan, kesedihan dll. Ego atau nafsunya begitu dominan menajdi daya dorong amal dan perbuatan.
Pertanyannya untuk beriman kepada Allah sulit apa mudah? Ternyata tidak mudah khan? Sebab untuk beriman kepada Allah mau tidak mau saya dan anda harus menurunkan ego. Dalam bahasa lain g0r0k nafsumu sampai m0d14rrr. Atau s3mb3lih nafsumu sampai m4ti.
Mayoritas atu hampir seluruh manusia enggan untuk menurunkan ego, sebab jika egonya diturunkan maka harga dirinya juga akan turun. Makanya kemudian Allah sendiri yang mengg0r0k nafsumu dengan cara diberikan ujian yang ugal ugalan. Sakit nggak ketika nafsu hewanimu dis3mb3lih? Suaaakiiiit sekali seperti sakaratul maut.
Hari ini ada sahabat yang WA dimana maksudnya baik. Tapi jika egoku dominan kata katanya bisa menjebakku untuk menyembah patung. Sahabat kita WA, "Aku dulu pernah dikasih tau orang yg bisa nolong ngobatin kamu ustadz yg hati baik ikhlas tulus ridho nolong kamu GK minta mahar atau uang itu seikhlasnya ...itu seikhlasnya kamu aj. ...nsyaallah petunjuk itu BPK orang nya yg punya sifat rendah hati welas asihnya ikhlas ridho tulus nolong ngobatin karena Allah. Terimakasih banyak ya pak ustadz Alhamdulillah aku bisa bertemu BPK..."
Kalau nafsu/ egoku masih dominan tentu diriku terbang tinggi ketika dipuji setinggi langit. Makanya buru buru saya istighfar. Karena ketahuilah dalam pandangan hati yang welas asih dan tulus menolong itu bukan mahluk yang bernama pendekar langit. Dalam pandangan qalbu pendekar langit itu hanya patung atau berhala yang tidak mampu melakukan apapun. Oleh karena itu janganlah engkau meletakkan berhala yang bernama peruqyah, ustadz, kyai atau pendekar langit dalam hatimu.
Dalam bahasa lain janganlah kamu menyembah berhala/ patung berupa mahluk yang bernama peruqyah atau pendekar langit atau siapapun. Akan tetapi sembahlah Allah. Caranya yakini dalam qalbumu bahwa yang menggerakkan pendekar langit, peruqyah, ustadz dll adalah Allah. Kalau tidak ada Allah maka mahluk itu hanya seperti patung atau bahkan lebih rendah dari itu. Mahluk itu layaknya bangk4i atau kotoran yang tidak bisa melakukan apapun.
Ketika anda melihat peruqyah yang ikhlas membantu, maka lihatlah yang ikhlas membantu tanpa pamrih itu Allah. Allah sudah bersemayam diatas arasy langit qalbu sang peruqyah sehingga hatinya ikhlas. Ketika anda melihat pendekar langit adalah sosok yang welas asih maka jangan sampai penglihatanmu masuk ke hati. Sebab yang welas asih atau kasih sayang atau rohman rohim itu Allah. Dalam bahasa lain Allah yang welas asih menyatakan dirinya dalam diri mahluk/ patung/ berhala yang bernama pendekar langit. Paham nggak paragraf ini.
Poin dari tulisan santapan rohani kali ini adalah G0r0k ego atau nafsumu sebagai bukti keimananmu kepada Allah. Setelah itu lib4s gambaran mahluk yang bisa melakukan ini dan itu. hancurkan patung dan berhala yang berjejeran dalam hatimu lalu sisakan satu nama satu wajah Allah saja.
Artinya: Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu nikmat yang banyak. Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu; dan berkorbanlah. Sesungguhnya orang-orang yang membenci kamu dialah yang terputus. (QS Al Kautsar: 1-3)
Surat diatas banyak digunakan oleh para ustadz dan penceramah ketika membahas tentang hari raya qurban. Maknanya adalah Allah sudah memberimu banyak sekali karunia. Yang memberi dan mendatangkan segala sesuatu itu Allah bukan patung yang bernama mahluk. Oleh karena itu dirikan sholat karena Allah dan berkurbanlah. Maknanya adalah ketika engkau diberikan nikmat segeralah sholat karena Allah. Maksudnya sholatlah atau sambungkan hatimu kepada Allah bukan kepada mahluk yang seolah olah mampu memberimu karunia.
Setelah itu berkorbanlah atau turunkan nafsumu serendah rendahnya. G0r0k nafsumu yang mengajak untuk beriman kepada patung dan berhala dalam bentuk peruqyah, pendekar langit, ustadz, kyai dan segala mahluk.
Sahabat yang dirahmati Allah. Mungkin di hari raya kurban ada sebagian sahabat yang kena sihir masih mampu untuk berkurban. Tapi masih banyak sahabat lainnya yang kena sihir dan tidak mampu untuk membeli hewan qurban. Jangankan membeli hewan kurban buat makan saja susah.
Bagi sahabat yang tahun ini belum mampu berkurban karena kesulitan ekonomi jangan bersedih ya? Kurban itu syariat yang dibebankan untuk mereka yang mampu. Akan tetapi bukan d4rah dan daging kurban yang sampai kepada Allah tetapi ketaqwaanmu. Makssudnya adalah dibalik syariat ada pesan yang dalam tentang makna berkurban. Pesannya adalah s3mb3lih nafsu hewanimu. Dalam bahasa lain g0r0k egomu sampai m4ti. Ketika saya dan anda mampu untuk meny3mb3lih nafsu masing masing maka itulah pintu ketaqwaan.
Korban sihir yang hidupnya hancur memang tahun ini belum mampu membeli hewan kurban untuk disemb3lih. Akan tetapi hakikatnya saat ini dirimulah yang sedang dis3mb3lih oleh Allah melalui musibah yang ugal ugalan. Nafsu hewanimu sedang dis3mb3lih oleh takdir. Ego dalam bentuk kemarahan, dendam, kekecewaan, kesedihan, kekhawatiran, putus asa dll adalah gambaran sakaratul maut ketika egomu dis3mb3lih. Sadarkah anda?
Oleh karena itu terimalah setiap urat dari nafsu hewanimu di1ris sampai putus. Sakit pasti sakit, tapi jika anda berontak akan jauuuh lebih sakit dan nggak m4ti m4ti juga. Ketika engkau menerima rasa sakit ketika egomu dis3mb3lih niscaya akan cepat m4tinya. Kalau nafsu hewanimu sudah m4ti maka maknanya ketaqwaanmu sudah sampai kepada Allah. Dalam bahasa lain engkau sudah sempurna berkurban dibandingkan dengan mereka yang merasa dirinya sudah membeli kambing untuk berkurban.
Ketika egomu sudah m4ti maka nampaklah Allah dengan sangat jelas dan nyata senyata nyatanya. Nyatalah senyata nyatanya kalau Allah sendiri yang menghancurkanmu lewat ujian sihir, lalu Allah jua yang menyembuhkanmu. Dalam bahasa lain nyatalah siapa yang membantumu, meruqyahmu lalu menyembuhkanmu jiwa raga lahir dan batin. DIAlah Allah yang welas asih dan rohman rohim.
Syukron

Tidak ada komentar:
Posting Komentar