Begini Cara Bertemu & Bertatap Wajah dengan Tuhan Saat di Dunia

Apakah Tuhan atau Allah bisa dilihat? Maka mayoritas manusia mengatakan tidak bisa. Padahal hakikatnya bisa karena Allah itu Yang Maha Nyata. Yuk simak Begini Cara Bertemu & Bertatap Wajah dengan Tuhan Saat di Dunia.

 

SANTAPAN ROHANI, LAKUKAN 5 LANGKAH INI NISCAYA KAMU BERTEMU TUHAN

...terus berdoa minta petunjuk kepada Allah, krna saya yakin Allah memberi semua ni bukan tanpa tujuan, ...saya diam say hanya mengadu ke Allah, saya kembalikan semua ini ke Allah, sambil terus memohon ampun atas segala dosa dosa saya, ...g lama Nemu postingan ustad ni lewat di beranda sya, ...semakin yakin saya bahwa ustad adl dikirim oleh Allah untuk saya konsultasi, perlahan saya mulai praktikan apa apa yg pian posting, 

Jawab: Ketika anda berdoa kepada Allah pertanyannya siapa Allah? Dimana Allah? Apakah Allah dekat, jauh, dimana mana, dihati apa di atas arasy?. Allah sedang ngapain sekarang? Apakah ketika anda berdoa kepada Allah, lalu Allah menatapmu dari atas langit apa dari mana? Apakah Allah itu Tuhannya orang islam saja, orang arab saja,  apa seluruh manusia? 

Kalau pertanyaan ini saya berikan kepada anda, apalagi anda adalah seorang ustadz, kyai atau ahli kitab maka langsung fasih lisanmu memberikan seribu dalil. Yang satu mengatakan Allah itu dekat, yang lain mengatakan Allah itu bersemayam diatas arasy, lainnya mengatakan Allah dilangit. Secara dalil benar, tapi kebanyakan pemahamanmu yang keliru. Kalau dipertemukan terjadilah debat sampai keluar ototnya dan tiada akhirnya.

Saya malah lebih suka mendengar debat ketuhanan antara Einstein dengan fisikawan lainnya. Sebab debatnya jauh lebih sains dibandingkan debat ketuhanan antar madzab atau aliran. Albert Einstein menemukan Tuhan setelah berpuluh puluh tahun menghabiskan waktunya untuk mempelajari fisika. Dia mengatakan bahwa Tuhan tidak sedang bermain dadu. Einstein merujuk pada "Tuhan Spinoza"—Tuhan yang terwujud dalam harmoni hukum alam yang teratur, bukan Tuhan personal yang ikut campur dalam nasib manusia.

Artinya Einstein tidak setuju dengan keyakinan tokoh agama tentang Tuhan personal. Yaitu Tuhan yang bisa marah, cemburu, sayang, memaafkan, mengadzab dan lain sebagainya. Akan tetapi lebih kepada Tuhan yang mengatur hukum alam dengan sangat detail dan sempurna. Apakah menurut anda Tuhan Einstein bukanlah Allah? Menurutmu mungkin bukan, tapi menurut saya justru Tuhan Einstein lebih valid. Karena Einstein mengalami dan melihat sendiri setelah berpuluh puluh tahun bergelut di dunia fisika bagaimana sempurnanya Tuhan mengatur alam semesta dalam sains yang sempurna.

Makanya kemudian Einstein mengatakan bahwa "agama adalah candu masyarakat". Sebab mungkin saja ia melihat pemeluk agama kebanyakan termakan doktrin lalu mematikan akalnya. Dalam bahasa lain mungkin Einstein melihat bahwa banyak pemeluk agama yang terbawa khayalannya tentang Tuhan.

Disisi lain Nikola Tesla seorang ilmuwan penemu listrik mengatakan, Jika kau ingin menemukan rahasia di balik semesta, berpikirlah dalam terminologi energi, frekuensi, dan getaran". Ia memandang dirinya sebagai "penerima" pengetahuan dari inti semesta. Konon sebelum meninggal Tesla mengatakan. "Kita (manusia) sedang diawasi (oleh sesuatu)". Artinya Nikola Tesla lebih meyakini bahwa Tuhan itu lebih personal.

Sama sama manusia paling cerdas pada jamannya meyakini Tuhan dengan berbeda. Siapa yang benar? Jawabannya semua benar menurut pengalamannya masing masing. Pertanyannya adalah, seberapa lama saya dan anda meneliti (tadabbur) diri dan alam semesta lalu mengalami pertemuan dengan Tuhan? Atau malah sibuk berdebat dan meyakini Tuhan menurut versinyalah yang benar?

Kalau dari penelitian tentang fisika artinya Einstein meyakini bahwa Tuhan menciptakan alam semesta dengan harmoni dan keteraturan yang luar biasa. Artinya sama saja dengan jawaban pertanyaan, "Siapa yang menciptakan alam semesta?". Maka anda akan menjawabnya Allah. Bedanya Einstein menjawab Tuhan Sang Pencipta melalui fisika sementara saya dan anda menjawabnya melalui baca kitab.

Disisi lain Einstein meyakini Tuhan ada didalam keteraturan itu. Artinya Tuhan itu jauh disatu sisi, tapi disisi lain sangat dekat. Dikatakan Tuhan itu jauh sebab DIA berada diluar alam semesta. Dikatakan Tuhan itu dekat sebab Tuhan berada di dalam harmoni dan keteraturan hukum alam itu sendiri. 

Apakah Tuhan itu personal? Kalau menurut Einstein yang disampaikan dengan bahasa fisika tentu tidak ada Tuhan personal. Tapi menurut tokoh agama tentu sangat personal. Sebagaimana juga yang mungkin diyakini Tesla. Artinya kalau dalam bahasa fisika Tuhan itu adalah harmoni dalam keseimbangan alam (tidak personal), tapi kalau disampaikan dalam bahasa filsafat Tuhan itu sangat personal. Sebenarnya maksudnya sama saja hanya beda istilah.

Dari pada anda puyeng kita langsung saja membahas tentang pengalaman bertemu Tuhan. Dari pengalaman mengenal Tuhan perjalanan anda sudah sampai mana? Kalau dari tingkatan maka saya mau membaginya menjadi 3 maqom. Dari dari 3 maqom ini semua benar tergantung dari pengalamannya masing masing, yaitu:

1. Tuhan itu jauuh

2. Tuhan itu dekat/ personal

3. Tuhan itu tak berjarak

1. Tuhan itu jauuh

Ketika anda mengatakan bahwa Allah menciptakan alam semesta berarti meyakini bahwa Tuhan itu jauh. Jauhnya melampaui alam semesta yang sudah diciptakan. Artinya ada Tuhan yang berada jauuh diatas langit, ada juga alam semesta ciptaan_Nya. Lalu saat ini Tuhan sedang ngapain? Yaa nggak tahu. Mungkin sedang duduk di kursi kebersaranNya sebagaimana keyakinan anda sambil mengawasi perbuatanmu.

2. Tuhan itu dekat/ personal

Maqom kedua ketika pengalamanmu mengatakan bahwa Tuhan itu sangat dekat/ personal. Saya mengatakan "pengalaman" loh ya?. Artinya pengalaman seseorang yang mengantarkan kepada keyakinan bahwa Tuhan itu dekat. DIA selalu beserta kamu dimanapun kamu berada. DIA bisa marah lalu menghukummu, bisa juga sayang lalu memberikanmu hadiah.

3. Tuhan itu tak berjarak

Maqom berikutnya ketika pengalamanmu membuahkan kesadaran bahwa Tuhan itu ternyata lebih dekat dari apa yang pernah kita bayangkan. Bahkan saking dekatnya sampai sampai tidak berjarak. Keyakinan ini muncul dalam hati ketika kamu menyadari bahwa dirimu dan alam semesta ini sebenarnya tiada. Dalam bahasa lainnya tiada tuhan selain Tuhan itu sendiri. Dalam bahasa lain yang lebih dalam dirimu dan alam semesta adalah kenyataan dari diri_Nya.

Mirip dengan statement kelompok atheis yang mengatakan bahwa alam semesta tidak diciptakan tapi ada dengan sendirinya. Tapi kata sendirinya ini kita ubah menjadi sendiri_Nya, N nya huruf besar. Artinya Tuhan itu tak berjarak ketika anda dengan pengalamanmu meyakini bahwa dirimu dan alam semesta ada dengan sendiri_Nya. Ada dengan sendiri_Nya artinya DIA sendirian, ahad, tunggal, satu satunya tiada duanya.

Pusing ya? Dari pada kepalamu tambah puyeng dan atau anda mulai marah marah dengan saya karena ulasannya terkesan ngamur, mari kita belajar secara real bagaimana mengenal dan bertemu Tuhan by pengalaman. Karena real pengalaman mau tidak mau anda harus praktekkan. Janganlah anda membantahku sebelum mempraktekkan ya? Kalau ternyata sudah praktek lalu buktinya tidak sesuai tulisan ini, silahkan lempar saya dengan kotoran tidak apa apa.

Sahabat benar benar ingin bertemu dan bertatap wajah dengan Allah? Serius nggak nih? Kalau serius bagaimana caranya? Ada 5 langkah yang harus anda perjuangkan untuk dipraktekkan.

1. Letakkan logika akal pikirmu

2. Turunkan egomu

3. Hidupkan hatimu

4. Peka/ buka mata batinmu

5. Akui lalu saksikan

Untuk ke 5 langkah diatas kita kaitkan dengan kasus anda yang sedang kena musibah yang ugal ugalan atau sedang menerima ujian dalam bentuk gangguan jin dan sihir ya? Simak penjelasannya.

1. Letakkan logika akal pikirmu

Karena musibah yang anda alami benar benar ugal ugalan diluar nalar maka coba berjuang untuk meletakkan nalarmu. Terimalah ujian itu meskipun menurutmu tidak masuk akal. Sungguh tidak masuk akal teman dekatmu yang dahulu sering dibantu malah kirim santet. Sungguh tidak masuk akal ketika pasangan yang kamu percaya malah berselingkuh menduakan cinta. Saat bisnismu hancur lebur dalam waktu instan juga tidak masuk logika. Oleh karena itu coba mulai sekarang belajar untuk meletakkan logika akal pikirmu lalu terimalah kenyataan yang sangat menyakitkan itu.

Artinya akalmu jangan liar kemana mana. Jangan mencari pembenaran dan hujjah akal untuk membalas perbuatan pelaku. Jangan mencari cari dalil pembenaran untuk menceraikan pasanganmu. Jangan lagi suntik modal dan ganti strategi untuk menyelamatkan bisnismu. Sekali lagi hancurkan akalmu dan terima kenyataan, meskipun pahit.

2. Turunkan egomu

Langkah ke 2 bagi para pencari Tuhan adalah turunkan egomu. Inilah langkah yang paling sulit sebab lawannya adalah dirimu sendiri. Menjadi lebih sulit sebab ketika menurunkan ego seakan akan harga dirimu menjadi rendah. Semakin diturunkan egomu maka harga dirimu akan nampak semakin rendah. Secara lahiriah memang harga dirimu seakan akan rendah, tapi sebenarnya saat dirimu menurunkan ego maka secara bersamaan sedang meninggikan DIA yang datang bersama takdir. DIA inilah yang sering kita sebut dengan nama Allah.

Contoh kongkret. Ketika melihat pelaku sihir sedang ngerumpi dengan tetangga lalu muncul fitnah cobalah untuk tidak klarifikasi. Meskipun posisi anda benar cobalah untuk tidak membela diri, tidak curhat dan tidak cerita ke siapapun. Tahan nafsumu tahan egomu untuk cerita. Yakini bahwa Allah maha tahu. Bisa?

Contoh 2. Ketika melihat pasanganmu sedang asyik WA nan cobalah untuk menurunkan ego. Meskipun dadamu gemuruh berisi prasangka, jangan jangan pasanganmu chat dengan mantan. atau apapun cobalah tahan diri untuk cari tahu, tabayyun atau konfrontasi. Meskipun posisimu benar sebab pernah pengalaman dikhianati cobalah tahan diri seakan akan tidak terjadi apapun yang membuatmu kecewa. Bisa? Hmmmm.....

Diatas hanya 2 contoh saja. tapi bagi korban sihir ada ratusan contoh dalam bentuk pengalaman yang bisa anda terapkan. Yaitu berjuang untuk menurunkan egomu jangan dilampiaskan. Misalnya ketika anak rewel, ketika gaji kepotong, ketika difitnah, ketika uang hilang, ketika berpapasan dengan pelaku, ketika tetangga nyinyir dan masih banyak lagi cobalah turunkan egomu dan bersabarlah. Bisa tidak nih? Kalau serius mau bertemu Tuhan saya yakin anda mau untuk berjuang.

3. Hidupkan hatimu

Langkah berikutnya ketika anda sudah meletakkan logika akal pikir lalu berjuang menurunkan ego adalah belajar menghidupkan hati. Hidupkan hatimu supaya kedua langkah diatas bisa anda lakukan dengan sebaik baiknya. Dalam bahasa lain anda rela melakukannya karena melihat Allah dibalik ujianmu. Nggak apa apa dirimu difitnah dan tidak hendak tabayyun karena Allah maha tahu yang sebenar benarnya. Artinya ketika anda menurunkan ego tujuannya untuk meninggikan Allah yang datang bersama realitas ujian.

4. Peka/ buka mata batinmu

Kemudian lanjut kepada langkah yang penting yaitu pekalah. Buka lebar lebar mata batinmu atau mata hatimu atau mata ruhaniahmu. Bukan mata batin untuk tembus alam gaib loh ya? Tapi membuka mata batin untuk melihat apa apa yang tidak terlihat oleh mata dzohirmu. Artinya ketika anda mau meletakkan logika akal pikir dan juga menurunkan ego sebenarnya sedang menutup mata lahiriah lalu membuka mata ruhaniah. 

Mata ruhaniah digunakan untuk melihat ada apa dibalik cerita di alam lahiriah. Dalam bahasa lain mata ruhaniah digunakan untuk melihat hikmah dibalik kejadian. Artinya pada saat anda sudah mampu menurunkan ego maka pada saat bersamaan wajah wajah mahluk mulai pudar. Yang terlihat dalam wajah ruhaniahmu adalah DIA yang sedang membuat cerita.

Contoh 1. Ketika kena sihir sehingga banting setir jadi tukang ojek lalu anda menjalaninya dengan sabar. Hari itu anda ngojek dari pagi sampai malam belum dapat rezeki yang cukup untuk keluarga, dan anda tetap sabar. Anda mau menurunkan egomu karena Allah. Saat pulang ke rumah anda nemu tas dijalan lalu mengembalikan kepada pemiliknya. Siapa sangka pemiliknya kasih kamu uang 1 juta. Maka pada saat itu anda harus belajar peka. Rezeki itu dari Allah bukan dari pemilik tas. 

Contoh 2. Saat kena sihir perceraian anda curiga pasangan WA nan dengan orang ketiga lalu anda menurunkan ego dengan cara tidak berprasangka dan tidak konfrontasi. Biarlah, Allah maha tahu. Setelah itu pasangan malah cerita sendiri dimana barusan WA nan dengan pendekar langit. Dadamu yang tadinya bergemuruh akhirnya plong, lalu malamnya kalian hub. Dan rasanya sungguh luar biasa hub malam itu. Maka hatimu harus peka bahwa itu semua hadiah dari Allah atas kesabaranmu. Ketika anda paham cara ruqyah dari pendekar langit lalu menajdi jalan kesembuhanmu itu semua juga dari Allah bukan dari pendekar langit.

Diatas hanya 2 contoh saja, sebab ketika anda sudah praktek meletakkan logika akal pikir dan menurunkan ego pasti akan banyak sekali kejadian demi kejadian yang menakjubkan. Dalam artian ketika egomu diturunkan maka Allah akan mendatangkan sesuatu untukmu sebagai hadiah keimanan. Dalam bahasa lain ketika anda tidak melakukan sesuatu, maka Allah yang akan melakukan sesuatu untukmu. 

Semakin anda pasrah maka semakin nyata perbuatan Tuhan kepada dirimu. Sampai suatu saat dirimu meyakini dengan keyakinan yang menghunjam dada bahwa yang mendatangkan segala sesuatu adalah Allah. Dalam bahasa lain ternyata yang mengatur dan  mengurus hidupmu ternyata bukan kamu melainkan Allah.

5. Akui lalu saksikan

Seiring waktu dan proses semakin peka mata batin/ ruhaniahmu. Sehingga sampai pada satu titik dimana anda sadar kalau ternyata yang menghancurkanmu juga Allah. Ketika kesadaran ini sudah bersemayam dalam dadamu maka detik itu juga dirimu pasti sembuh. Seiirng dengan rumah tangga yang harmonis kembali, rezeki mengalir lagi, nama baik pulih kembali dan lain sebagainya.

Dan itu semua terjadi ketika by proses (bisa setahun dua tahun) logika akal pikirmu diletakkan dan egomu diturunkan serendah rendahnya. Semakin rendah egomu semakin tinggi dan mulia nama Allah dalam dadamu. Dalam artian semakin rendah egomu semakin nyatalah perbuatan Tuhan dalam takdirmu. Sampai pada satu titik dimana anda bersaksi bahwa yang tuhan itu bukan egomu tapi DIA. Inilah yang disebut dengan syahadat/ penyaksian dalam artian yang sebenar benarnya.

Sahabat yang dirahmati Allah. Itulah 5 langkah yang harus anda praktekkan jika ingin berkenalan dan bertemu dengan Allah. Relate dengan tulisan awal bahwa mengenal Allah itu maqomnya bertingkat tingkat. Sebelum kena sihir anda meyakini Allah itu jauh diatas langit sana. Bahkan lebih jauh dari itu. Anda meyakini Allah menciptakan alam semesta lalu ditinggal pergi. Ketika kena sihir anda meyakini Allah itu tidak ada. Buktinya hatimu nggak ada tenang tenangnya. Hatimu penuh dengan kemarahan, kesedihan dan kekecewaan. 

Tapi lama kelamaan (jika anda mempraktekkan 5 langkah diatas) anda menyadari bukan Allah yang tidak ada tapi nafsumu yang sangat dominan sehingga Allah tidak tampak oleh qalbumu. Semakin engkau menurunkan ego semakin nyatalah perbuatan Allah dalam kehidupanmu. Semakin engkau meninggikan Allah semakin bahagia hatimu dan semakin nikmat surga yang didatangkan untukmu. Disinilah maqom dimana engkau mengenal Tuhan itu sangat dekat seakan akan benar benar personal. Saking personalnya anda menganggap Tuhan itu layaknya sang kekasih. Engkau menganggap hidup ini hanya antara kamu dengan Tuhan.

Sampai ketika egomu turun sampai titik nol barulah anda menyadari bahwa sebenarnya dirimu, dukun, jin, pelaku dan segala alam semesta sebenarnya tidak ada. Secara pandangan dzohir memang seakan akan ada, tapi dalam pandangan ruhaniahmu tidak ada. Ternyata yang bercerita, berbuat dan melakukan semuanya adalah Allah. Disinilah maqom dimana antara dirimu dan Tuhan ternyata dekatnya tak berjarak. karena sudah tidak berjarak maka engkau sudah lebur didalam_Nya. Dirimu tiada, yang ada hanya Tuhan sendirian, ahad, tunggal, satu satunya tiada duanya.

Syukron

Klinik Pendekar Langit

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Begini Cara Bertemu & Bertatap Wajah dengan Tuhan Saat di Dunia

Apakah Tuhan atau Allah bisa dilihat? Maka mayoritas manusia mengatakan tidak bisa. Padahal hakikatnya bisa karena Allah itu Yang Maha Nyata...