Meskipun Sudah Berjuang untuk Ikhlas Tapi Tidak Bisa Tetap Masuk Surga

 Anda tetap masuk surga meskipun belum mampu ikhlas menjalani ujian. Yang penting anda sudah berusaha dan berjuang untuk ikhlas karena Allah. Meskipun Sudah Berjuang untuk Ikhlas Tapi Tidak Bisa Tetap Masuk Surga. Simak penjelasanya


SANTAPAN ROHANI, SAHABAT YANG KENA SIHIR DAN BERJUANG UNTUK IKHLAS TAPI NGGAK BISA TETAP MASUK SURGA

Maa Syaa Allah....ustadz saya bacanyanya sampai nangis.doakan saya ustadz.aku ingin sprt ustadz aku ingin d peluk sama ALLAH ustadz😭 Aku lellaaahh ustadz😭 (Sahabat 1)

 "Setelah terkena sihir ini ustadz hidup hancur berantakan...... ekonomi hancur...apalagi gunjingan manusia..... pengen secepatnya m4ti saja ustadz....berusaha memahami takdir sekarang ustadz...".  (Sahabat 2)

Jawab: Saya menulis lagi santapan rohani dengan tema yang sama yaitu belajar melihat Allah dibalik ujian. Jika sebelumnya saya mengajak untuk lapang terjadap ujian maka kali ini saya ingin menyampaikan, "tidak usah berjuang untuk melapangkan hatimu". Sebab dalam banyak kasus semakin dipaksakan untuk lapang semakin tidak lapang. Artinya jangan dipaksa kalau belum bisa. 

Mengapa jangan dipaksa? Sebab memang kita semua tidak akan bisa benar benar lapang. Yang membisakan hanya Allah. Kalau Allah tidak membisakan maka tidak akan bisa lapang meskipun anda berjuang sekuat tenaga untuk lapang.

Lalu bagaimana? Nggak gimana gimana. Yang penting dihatimu ada keinginan untuk lapang hatinya. Meskipun pada kenyataannya sulit sekali untuk lapang. Yang penting dalam relung qalbumu ada harapan bahwa Allah akan berkenan untuk memberikan petunjuknya sehingga dadamu bisa lapang dan ikhlas menerima ujian.

Jika sekarang ini saya dan anda masih sesak dadanya saat teringat rumah tangga yang diujung tanduk, ekonomi yang morat marit, penyakit menggerogoti, harga diri yang terinjak injak dll ya nggak apa apa. Dijalani saja. Hati kita sesak dan sempit karena masih belum mampu melihat Allah dengan terang benderang. Artinya masih ada bagian dari hati kita yang ketutup. Bahasa arabnya ketutup adalah kafaro.

Yang nggak apa apa kafaro, namanya juga proses. Sekali lagi yang penting ada harapan dalam hatimu bahwa kamu ingin ikhlas, ingin ridho dan menerima ujian karena Allah tapi nggak bisa. Anda belum mampu untuk benar benar lapang hatinya. Ngaku saja dulu... Dan pengakuan bahwa kita adalah manusia yang lemah adalah sesuatu yang sangat bagus dan patut diapresiasi.

Ketika dalam hatimu ada harapan agar Allah memberi petunjuk supaya bisa ikhlas meskipun belum bisa itu artinya anda sudah berjalan menuju Allah. Dan Allah tidak akan menyia nyiakan niat tulus hamba_Nya yang ingin kembali kepada_Nya. Dalam bahasa lain Allah Yang Maha luas karunianya akan memberikan apresiasi kepadamu. Apresiasinya apa? Yaitu alam yang lebih terang. Bahasa lainnya Allah akan menarikmu atau menjemputmu lalu memasukkannmu ke dalam surga. Dan surga yang saya maksud adalah alam terang sebagai tempat peristirahatan yang abadi. 

Ini seperti seorang balita yang mencoba berdiri lalu berjalan menuju ayahnya diseberang sana lalu terjatuh. Mencoba berdiri lagi lalu berjalan selangkah dan jatuh lagi, begitu seterusnya. Ketika bel sudah berbunyi tapi sang balita belum sampai kepada ayahnya, maka sang ayah akan menjemput lalu menggendongnya pulang.

Maknanya adalah, didunia ini anda sudah berjuang keras untuk ikhlas terhadap ujian tapi nggak bisa. Berkali kali berjuang tapi tetap nggak bisa juga. Maka Allah akan mengapresiasi perjuanganmu lalu menjemputmu pulang dan memberikan kepdamu alam yang lebih terang. Inilah makna dari hadits dimana orang yang meninggal karena sihir akan masuk surga. Tapi syaratnya ada harapan sekecil apapun dalam hatinya untuk bisa ikhlas.

Tapi memang surganya tidak lebih tinggi dari mereka yang diberikan petunjuk oleh Allah sehingga bisa lapang hatinya. Jika surga ada 100 tingkatan maka masuk surga tingkat 1 itu sudah bagus banget kok. Konon surga terendah adalah 10 kali lipat kebahagiaan di dunia. Bukankah anda mendapatkan alam peristirahatan yang 10 kali lebih indah, lebih nyaman, lebih sejahtera dll itu sudah sangat bagus?

Bayangkan ketika anda dapat istri atau pangeran 10, punya pembantu 10, rumah 10 kali lipat, mobil 10, kekayaan 10 kali lipat, kebun 10 kali lebih luas, dan 10 kali lipat lainnya. Ini sudah luar biasa khan?

Ketika anda melihat ke bawah dan menyaksikan betapa menderitanya orang orang yang masuk neraka maka dapat surga tingkat 1 saja sudah sangat disyukuri. Untung nggak masuk neraka khan? Meskipun ketika melihat ke atas dan menyaksikan surga tingkatan yang lebih tinggi anda cemburu. Dapat surga tingkat 1 saja sudah luar biasa indah, apalagi tingkat 2. Apalagi tingkat 100 tentu tak terbayangkan kebahagiannya. Ingin rasanya naik ke surga tingkat 2, 3 dan seterusnya tapi tidak bisa. Mengapa tidak bisa? Sebab kafaro alias ketutup oleh tembok yang sangat tebal. Sebagaimana dahulu saat kena sihir anda kafaro atau belum mampu melihat Allah dengan terang dibalik ujian.

Dalam bahasa lain dahulu saat kena sihir anda sudah berusaha untuk sabar dan ikhlas karena Allah. Artinya ada iman didadamu meskipun sebesar dzarah. Meskipun iman itu belum mampu membuatmu benar benar sabar dan ikhlas tapi sudah dikatakan orang yang beriman. Sehingga disatu sisi pada saat itu anda sangat bersyukur dahulu kala saat di dunia diberikan musibah sihir. Karena dengan musibah inilah yang mengantarkanmu ke dalam surga. Disisi lain anda sangat menyesal mengapa dahulu tidak berjuang dengan lebih serius untuk melihat Allah dibalik ujian? Seandainya bisa lebih sabaaar sedikiiit saja tentu akan mendapatkan tingkatan surga yang lebih tinggi.

Makanya kalau diberikan kesempatan meskipun sedetik saja maka penduduk surga ingin kembali ke dunia. Sebagaimana dijelaskan dalam QS Al Munafikun ayat 10 dimana orang yang sudah meninggal ingin rasanya dikembalikan ke dunia sebentar saja. Untuk apa?, "....Faasoddaqo waakum minas shoolihiin" (Lihat Al Munafikun ayat 10). Kalau dalam banyak tafsir kata faasoddaqo ditafsirkan supaya bisa bersedekah dan menjadi orang sholeh. Tapi dalam tulisan ini faasoodaqo dari kata siddiq yang artinya membenarkan. Yaitu hatinya membenarkan bahwa musibah yang dialami saat di dunia itu berasal dari Allah. Waakum minas shoolihin maknanya supaya saya dan anda sholih atau nyambung hatinya kepada Allah.

Oleh karena itu bagi sahabat yang kena sihir maka lambungkan harapanmu kepada Allah agar supaya diberikan hati yang lembut sehingga dengannya bisa ikhlas dan ridho. Meskipun pada kenyataannya sangaaat sulit untuk lapang hatinya lalu ikhlas dan ridho. Yang penting berusaha meredam kemarahan, dendam dan kekecewaan jangan malah melampiaskannya. Yang penting berjuang meredamnya meskipun pada akhirnya jebol lagi dan jebol lagi.

Sehingga ketika ada sahabat yang sudah berusaha untuk ikhlas namun nggak bisa kecuali hanya lelaaaah tingkat dewa dan ingin m4ti saja maka sebenarnya tidak bisa disalahkan. Meskipun tidak juga bisa dibenarkan. Sebab jika anda benar benar m4ti maka hanya akan dapat surga tingkat 1 misalnya. Dapat surga tingkat 1 sudah sangat bagus, tapi kalau bisa naik ke tingkat 2 mengapa tidak? Dan untuk bisa naik ke surga tingkat 2 mau tidak mau anda harus menambah level kesabaran dan keikhlasan.

"Bagaimana caranya ust, aku sudah berusaha tapi nggak bisa?". Caranya dijalani saja ujiannya dengan keyakinan yang bisa ikhlas hanya Allah saja. Sering sering saja katakan, "Yaa Allah aku tidak bisa ikhlas, nggak bisa ridho, tidak bisa lapang sebab kami hanya mahluk yang lemah. Yang Maha Sabar dan Maha Luas hanyalah Engkau seorang. Biarlah Yang Sabar dan Yang Luas hanya milik_MU, sedang aku mah apa atuuh?".

Sehingga ketika anda sering membaca kalimat doa diatas lalu hatimu bisa lebih sabar dan lapang maka kamu tidak akan mengaku aku yang sabar dan lapang adalah dirimu. Anda tidak mengaku aku karena perjuanganmulah akhirnya bisa sabar dan lapang. Sebab Sabar dan Luas itu adalah milik_Nya seorang. Dalam bahasa lain ketika dirimu bisa ikhlas dan ridho pada hakikatnya itu semua hanya titipan diri_Nya. 

Begitu kira kira

Demikian penjelasan Meskipun Sudah Berjuang untuk Ikhlas Tapi Tidak Bisa Tetap Masuk Surga

Syukron

Santapan Rohani Pendekar Langit

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Cara Menetralisir Pusaka yang Ada Isian Jin/ Khodam

Apakah anda ingin membuang khodam yang ada di pusaka? Kalau begitu praktekkan cara ini ya? Berikut ini Cara Menetralisir Pusaka yang Ada Isi...