Cara Masuk Surga Tanpa Hisab, Kamu Salah Satunya

Masuk surga tanpa hisab tentu dambaan setiap mukmin. Tapi bisakah? Sedangkan jumlah yang masuk surga tanpa hisab hanya 70.000 orang. Makanya baca Cara Masuk Surga Tanpa Hisab, Kamu Salah Satunya

 

MASUK SURGA TANPA HISAB HANYA HAYALAN?

....Ini bisikan setan apa bukan sih tad.jadi ceritanya dulu saya sering doa minta di kumpulan dalam surga firdaus Tampa hisab.tapi semenjak baca artikel ustad yang di situ ustad bilang pasti suatu saat anda akan di hancurkan baik disegi ekonomi,keluarga kesehatan yang Sehancur2nya sampe berdarh2.dari stu saya stop doa seperti itu karna takut, yang ada dalam bayangan saya pasti seperti yang ustadz alami.apalagi ada kata berdarah2 di stu saya semangkin takut

Jawab: Hehehe serem ya? Tapi tetaplah berdoa supaya masuk surga tanpa hisab. Jangan takut karena ketakutan itu bisikan setan.

Meskipun memang ketika kita berdoa minta kesabaran maka akan dikirim orang orang tengil yang menguji kesabaranmu. Ketika engkau berdoa minta kaya maka bisnismu akan hancur lalu engkau jadi gembel. Supaya dengannya engkau bangkit kembali dengan membawa nama Allah dihati. Memang seakan akan kontradiksi tetapi begitulah kenyataannya.

Apalagi berdoan minta masuk surga tanpa hisab tentu jalannya sangaaat berliku. Doamu pasti terkabul dengan cara Allah bukan dengan cara dan anggapanmu. Anda pasti akan digoncangkan dengan goncangan yang amat dahsyat.

Tahu nggak sahabat kalau doa saya dahulu seperti ini. "Ya Allah masukkan kami dan keluarga kami ke dalam surga tanpa hisab". Saya doa seperti tersebut cukup lama. Mungkin beberapa tahun.

Untuk memantaskan doa saya hampir selalu sholat jamaah di masjid. Lalu dirumah selalu ngaji setiap malam. Kadang target satu juz plus beberapa surat misalnya yasin, waqiah, Al Mulk dan Ar Rahman. Ditambah banyak sedekah, dhuha setiap hari kadang sampai 12 rakaat, tahajud lumayan sering.

Dengan menggeber ibadah secara ritual saya pikir cukup untuk masuk surga tanpa hisab. Ternyata sama sekali belum cukup. Apalagi terkadang muncul perasaan paling suci. Misalnya saat jelang sholat subuh dan jalan ke masjid hati membatin, "ternyata di komplek ini hanya aku yang subuhan dimasjid, yang lain kemana aja? Kayaknya pada belum dapat hidayah. Allaahu yahdik, hidayah itu milik Allah".

Bagus sekali memaksimalkan ibadah secara ritual. Tetapi itu sama sekali belum cukup untuk masuk surga tanpa hisab. Apalagi anda merasa bangga karena sudah membawa bekal yang sangat banyak lalu merasa ahli surga. Ini hanya anggapanmu saja.

Percayalah nanti di akherat anda akan dihisab, ditimbang dan dipertanggungjawabkan segala amalanmu. Ibadah anda akan ditimbang, tapi kakimu (nikmat kaki) saat menuju masjid juga akan ditimbang. Anda memang ngaji setiap hari dan nanti akan ditimbang amalan ngajimu dengan nikmat mata yang engkau gunakan untuk melihat tulisan.

Engkau merasa sudah mengumpulkan ibadah sebesar gunung dan menyangka itu amalanmu sendiri. Sementara mata yang engkau pakai untuk ngaji adalah titipan Allah. Keduanya akan ditimbang tuh. Besar mana pahala ibadahmu apa nikmat kedua matamu. Kalau lebih berat amal ibadahmu anggap saja engkau masuk surga tanpa hisab. Tetapi kalau ternyata lebih berat nikmat mata titipan Allah, maka nanti dulu... Jangan buru buru ke surga.

Belum lagi hisab yang lain.... 

Mungkin saya dan anda makin pesimis ketika membaca hadits bahwa orang yang masuk surga tanpa hisab jumlahnya hanya 70.000 saja. Sementara di hadits lain dikatakan bahwa orang yang masuk surga tanpa hisab adalah mereka yang tidak minta diruqyah, tidak meramal nasib dan tidak di kay (pengobatan dengan besi panas/ totok) serta hanya kepada Allah mereka bertawakal.

Sedangkan saya dan anda yang kena gangguan jin dan sihir pasti pernah ruqyah (meruqyah atau diruqyah) bahkan secara tidak langsung juga minta diramalkan nasibnya. Artinya kalau membaca hadits tentang 70.000 orang yang masuk surga tanpa hisab secara lahiriah saja, maka korban sihir sudah pasti tersingkir. Impian masuk surga tanpa hisab hanya hayalan semata mata.

Benarkah demikian? Benarkah saya dan anda sudah tereliminasi masuk surga tanpa hisab?

Jawabannya saya tidak tahu. Yang jelas dahulu saya sering berdoa seperti demikian yaitu minta kepada Allah supaya masuk surga tanpa hisab. Dan saat itu sebelum kena sihir saya tidak pernah minta ruqyah, tidak meramal nasib, tidak tathoyyur dll. Lalu apa yang terjadi setelah itu? Yang terjadi hidup saya hancur lebur karena sihir yang memaksa saya untuk ruqyah, minta diramal dan melakukan taththoyyur.

Saat kena sihi rumah tangga saya hancur. Demikian juga ekonomi, bisnis, relasi, teman, kerabat, kesehatan, nama baik, reputasi dan nyaris semuanya hancur lebur. Apakah ada kaitannya antara doa saya supaya masuk surga tanpa hisab dengan musibah yang datang bertubi tubi? Kalau saya melihatnya "Iya". Ada kaitan erat. 

Setelah beberapa tahun muhasabah diri akhirnya saya menyimpulkan bahwa kehancuran yang saya alami adalah pesan supaya saya menghancurkan ego. Jangan merasa aku yang ibadah, aku yang ngaji, aku yang sedekah, aku yang kaya dll. Tetapi Allah meminjam tangaku untuk membagikan rahmatNya kepada sesama.

Saya ingat betul ketika sedang menyendiri. Hari itu terpaksa kami ngemis ke kerabat, minta uang untuk makan anak anak dan keluarga kami. Ketika menyendiri saya teringat bahwa sebelum kena sihir, saya gemar sekali berbagi/ sedekah kepada orang yang membutuhkan. Saya membantu teman tanpa itung itungan. Tapi mengapa hari itu jadi terbalik balik? Semua teman yang dahulu saya bantu menjauh pergi, pada akhirnya kami hutang ke kerabat. Dahulu gemar sedekah lalu berubah menjadi berharap sedekah orang lain. Dulu suka berbagi kepada pengemis lalu berubah menjadi kami yang jadi pengemis.

Judulnya "jadi gembel". Tapi tidak hanya jadi gembel saja sebab semuanya serba kebalik balik. Misalnya dahulu menjadi tokoh masyarakat lalu berubah menjadi sampah masyarakat. Dan saya yakin ini tdak kebetulan, pasti ada pesan dibalik ujian yang harus saya baca.

Dan setelah berulang kali saya baca tetap saja jawabannya sama yaitu "jangan ngaku ngaku kamu yang melakukan", ini sama saja menuhankan diri sendiri. Ketika kamu menuhankan diri sendiri artinya hatimu buta dari melihat Tuhan yang sebenarnya. Buta atau ketutup bahasa arabnya kafir. Ketika saya kafir maka hidupmu pasti dibalik dan akan masuk neraka. Dan pada akhirnya saya benar benar masuk neraka yang sangat pedih. Yaitu hari hari penuh dengan kesedihan, kemarahan, kekecewaan, ketakutan dll.

Akhirnya kejawab bahwa saya bukanlah satu diantara 70.000 orang yang masuk surga tanpa hisab. Ternyata ibadah yang selama ini saya geber tidak mampu menyelamatkan dari adzab yang pedih. Yaitu adzab karena sihir.

"Apakah doa saya supaya masuk surga tanpa hisab tidak dikabulkan Allah?"

Belum tentu.. Khan masih neraka dunia. Justru dengan asbab saya masuk neraka dunia mengajarkan kami supaya tidak mengandalkan amal ibadah sebagai bekal akherat nanti. Atau dalam bahasa lain jangan merasa saya yang ibadah sehingga masuk surga. Atau dalam bahasa lainnya jangan membawa mahluk (ibadah, pahala, surga, neraka dll) tetapi bawalah Allah. Inilah makna tawakal yang tertinggi.

Untuk keluar dari neraka caranya adalah memohon pertolongan Allah dengan cara kembali kepada Allah. Atau geser paradigma dari melihat mahluk menjadi melihat Allah dibalik segala galanya. Ketika anda sudah mampu melihat Allah dibalik ujian maka otomatis hati akan menjadi tenang. Ketika hati tenang maka hilanglah neraka dalam bentuk kemarahan, ketakutan, kekecewaan dll.

Saya dan anda hancur karena apa? Kalau anda melihat secara lahiriah lalu dibawa ke ranah batiniah semua karena sihir maka pasti anda akan masuk neraka. Saat ingat dukunnya marah, ingat pelaku sihir dendam, ingat pasangan kecewa. Inilah pandangan hati yang buta dari melihat Allah.

Akan tetapi lihatlah secara lahiriah saya dan anda memang kena sihir, tetapi saat melihat dengan mata hati semua karena Allah. Yang datang bukan sihir tetapi Allah. Kayaknya ada dukun, pelaku, pasangan, tetangga dll yang ikut andil menghancurkanmu, padahal sebenarnya mereka nggak ada. Mereka semua memang didatangkan ke dalam hidupmu untuk mengujimu. Menguji pandangan mata hatimu.

Ketika saya dan anda berhasil menemukan Allah yang bersembunyi didalam terang pasti hatimu merasa tenang. Anda baru sadar lalu mengatakan, "Ooo ternyata semua ini hanya sandiwara". Ketika itulah anda pasti akan TAWAKAL. Apapun yang terjadi kedepannya anda pasti akan tawakal dan membiarkan skenario Tuhan.

Trust in Allah.  Skenario Tuhan dimana mana sama, yaitu bagi orang yang tawakal pasti happy ending. Ujungnya pasti surga dengan segala bentuk manifestasinya.

Dan sekali lagi saya membaca inilah jawaban doa selama ini yang memohon supaya masuk surga tanpa hisab. Hadits tentang orang yang masuk surga tanpa hisab adalah mereka yang tidak meminta ruqyah, tidak meramal dll bagi saya subtstansinya adalah tawakal.

Secara lahiriah bagi korban sihir tetap ruqyah tapi secara pandnagan mata hati meyakini bahwa sihir itu bagian dari ujian Allah. Artinya jangan sampai hatimu meyakini karna sihir, dukun dna jin hidupmu hancur, tetapi imani bahwa semua karena Allah yang sedang mendidik kita semua. Termasuk jangan meyakini karena ruqyah saya sembuh, tetapi imani bahwa kesembuhan itu dari Allah.

Ketika kita sudah di maqom ini Insya Allah diakherat nanti tidak akan dihisab. Mau dihisab apanya? Wong kita meyakini semua dari Allah. Kita menerima apapun skenario Allah. Kita tidak meyakini sihir, dukun, jin dll punya kekuatan selain Allah. 

Sekali lagi yang mau dihisab apanya? Wong kita tidak merasa berbuat amal ibadah, ngaji, sedekah dll sebab meyakini yang berbuat Allah. Kita tidak merasa kaya dan mulia sebab yang kaya dan mulia adalah Allah.

Inilah maksud tulisan saya tentang pulang ke kampung halaman yaitu ketiadaan. Diri kita tiada yang ada hanya Allah. Laailaaha ilallaah. Barang siapa mengucapkan laailaaha illallaah di akhir hayatnya maka dakholal jannah, masuk surga.

Demikian semoga mencerahkan

Wallaahu A'lam

Klinik Pendekar Langit


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kisah Ruqyah Dukunnya Game Over Setelah Korban Lakukan Ini

Mau mengalahkan dukun? Coba praktekkan tulisan ini ya? Kisah Ruqyah Dukunnya Game Over Setelah Korban Lakukan Ini. Simak baik baik.