Tipu daya wanita vs tipu daya setan mana yang lebih kuat? Banyak yang mengatakan tipu daya wanita itu lebih besar. Tapi bagi saya sebaliknya. Kok bisa? Makanya simak artikel Tipu Daya Setan VS Wanita, Mana yang Lebih Kuat?.
TIPU DAYA SETAN VS WANITA
Saya sedikit paham makar mereka, ketika mereka berbuat makar, merasuki tatangga, saudara, kerabat. Saya paham yg marah bukan tatangga, bukan kerabat, bukan orang tua melainkan mereka yg berusaha mengadu domba.. Walau dada saya sakit, amarah membuncah, tetep saya berusaha tahan agar tidak meledak2
Jawab: Ya betul, seperti itulah makar setan untk menciptakan perpecahan. Mereka membisiki tetangga sodara dan kerabat anda. Dan celakanya saya belum menemukan orang yang ngerti kalau saat itu sedang dibisiki.
Satu contoh kisah saya sebelum diusir orang tua. Saya sebelumnya bermimpi rumah orang tua dikampung halaman banjir. Lalu bermimpi ada keramaian dan hajatan dirumah orang tua. Setelah itu saat pulkam orang tua memarahi, membentak dan mengusir kami.
Karena saat itu saya belum begitu paham, keajadian itu benar benar membuat kami sangat terpukul. Sedihnya nggak kira kira...
Bayangkan orang tua kandung saya dan juga kakak saya saja terprovokasi bisikan setan. Orang orang yang sangat dekat, satu darah, tapi bisa dihasud lalu hubungan kekerabatan jadi tercerai berai.
Apalagi mereka yang tidak ada hubungan darah tentu sangat gampang diprovokasi. Nyatanya saat kami kena sihir tidak tetangga, jamaah masjid atau ustadz di lingkungan kamipun ikut terprovokasi dan ikut menyudutkan kami.
Artinya tipu daya setan itu memang sangat besar. Dan dampaknya lebih besar lagi... Nyatanya seperti itu. Meskipun ada ayat yang mengatakan tipu daya setan itu lemah.
“Sesungguhnya tipu daya (godaan) setan itu lemah” (QS. An-Nisa’: 76).
Mungkin tipu daya setan lemah bagi yang sudah paham makar mereka. Meskipun saya yang sedikit banyak paham makar setan tetap saja sering lupa. Atau bisa jadi lemah bagi Allah tapi bagi manusia luar biasa.
Lalu banyak yang menyandingkan dengan ayat yang mengatakan tipu daya wanita itu lebih berbahaya (lebih besar) dari pada tipu daya setan.
“Sesungguhnya tipu daya (godaan) kalian wahai para wanita begitu besar” (QS. Yusuf: 28).
Menurut saya kedua ayat tersebut tidak bisa dibenturkan sebagaimana sebagian orang membanding bandingkan. Bahkan beberapa penceramah menggunakan 2 ayat diatas untuk mengingatkan jamaahnya supaya lebih waspada dengan tipu daya wanita dibanding tipu daya setan. Padahal kalau bagi saya keduanya tidak related dan tidak bisa dibandingan.
Bagi yang suka mengutip kedua ayat tersebut ketika ceramah seakan akan ada kecenderungan merendahkan martabat perempuan dibanding laki laki. Padahal laki laki dan wanita sama sama mahluk Allah yang memiliki kelebihan dan kekurangannya masing masing.
Bahkan menurut saya tipu daya setan itu adalah sesuatu yang harus dijadikan prioritas untuk diwaspadai. Sebab Iblis (setan) adalah tokoh antagonis yang pasti menyeret manusia baik laki laki atau wanita ke dalam neraka.
Dan dari pengalaman saya saat kena sihir justru tipu daya setan sudah memperdaya kebanyakan bahkan nyaris semua manusia. Tidak ada yang aman dari makar mereka. Entah saya, anda, laki laki, perempuan, orang awam, ustadz, ulama, kyai atau habib sekalipun. Tdak ada satu manusiapun yang tidak digoda oleh setan.
Bahkan ada hadits yang saya lupa sumbernya. Intinya menceritakan bahwa ada seorang sahabat yang ingin melihat bagaimana setan menggoda manusia. Ketika diperlihatkan sahabat tadi kaget bukan kepalang. Karena satu manusia diperebutkan oleh puluhan bahkan ratusan setan, seperti ajg memperebutkan daging.
Saya juga prnah nonton youtube orang yang pernah mati suri lalu diperlihatkan begitu banyaknya jin setan berjejalan dibumi. Ia melihat satu manusia dikerumuni oleh puluhan jin. Tidak ada satu manusiapun yang tidak dikelilingi oleh jin setan.
Terkait dengan pertanyaan sahabat diatas bagaimana seharusnya kita menyikapi adu domba setan yang bermain sihi?
Jika anda tidak paham cara jin mengadu domba saya yakin nggak akan bisa mengendalikan diri. Pasti ikut irama setan lalu terprovokasi dan terjadilah perpecahan.
Jika anda mulai paham cara sihir mengadu domba tetap saja sulit mengendalikan diri. Sulit sekali untuk tetap tenang, kalem, santai dll. Sulit untuk tidak membalas perlakuan menyakitkan dari orang lain. Apalagi yang mereka tuduhkan tidak benar sama sekali. Fitnah lebih kejam daripada pembnhan.
Tetapi paling tidak ada sedikit tambahan rem untuk mampu mengendalikan diri. Berusahalah untuk tidak terpancing. Karna sihir pasti akan selalu memancing kemarahan anda. Ada ada saja cara setan memancing kemarahan baik lewat pelaku yang tengil, anak yang rewel, suami yang acuh, kerabat yang menyudutkan dll.
Apalagi kalau membahas pelaku sihir pasti tengilnya minta ampun. Ia pasti akan selalu mancing mancing kemarahan anda. Pelaku akan berusaha membuat dunia serba terbalik balik. Oleh karena itu pahami tujuannya yaitu supaya anda terpancing. Ketika anda marah maka setannya masuk wuuussshhh...
Bisakah? Bisa lah.. Tapi swuuuliiiittt. Meskipun sulit harus terus berusaha. Insya Allah pada saatnya kita bisa tetap kalem meskipun dipancing dengan berbagai cara.
Begitu kira kira
Wallaahu A'lam
Klinik Pendekar Langit

Tidak ada komentar:
Posting Komentar