Saya katakan makar sihir itu besar banget. Mereka dengan makarnya menyuntikkan penyakit hati yang mustahil sembuh. Ini Dia Penyakit Hati yang Membuat Jin Tidak Bisa Dikeluarkan.
TUMBEN UCAPAN JIN INI BENER BANGET
....tadi pagi sya dengarkan vidio rukiyah online (ruqyah pendekar langit) yg baru itu terus ,semua badan sya bereaksi lagi,,mata melotot,mulut ngnga selebar lebarnya tangan menegang kepala bergetar,punggung,pinggang kaki,perut kembung kempis dan yg paling sakit kayak narik2 itu di bokong sya,,dn diwilayah pinggang
....dan tadi pas sya ikuti rukiyah online itu dihati sya ada yg berbicara,,anak ini sudah dipersembahkan jadi tumbal jangan kamu ganggu gugat,, ....silahkan kamu hancurkan kami,walaupun kamu obrak Abrik,kamu siksa kami akan tetap ada tempat,kami akan bisa memakan manusia selama dihati anak ini masih benci pada manusia2 yg menyihirnya,,
didadanya anak ini masih ada kebencian,dia tidak terima dan menyimpan marah,itu juga makanan ku jalan masuk ku,,memang skarg sya sudah lemah skali dibadannya hampir mau habis tidak ada tempat buat ku tapi akan ku goda terus manusia2 itu agar tidak berhenti mengacaukan hidupnya,,aku jin dibawah komando iblis jarang meleset selalu berhasil mengacaukan iman manusia
Jawab: Tumben omongan jin diatas bener banget.. Biasanya mereka pinter banget berdusta, tapi apa yang sahabat diatas tulis bener.
Anyway sebelum lanjut membaca pastikan sahabat yang kena gangguan non medis untuk nonton/ ikutan ruqyah by video yang saya share di tiktok https://www.tiktok.com/@pendekarlangitofficial atau saya share juga di fanpage ini.
Konon katanya sahabat diatas sudah terlanjur dijadikan tumbal sehingga tidak mungkin bisa diputuskan perjanjiannya. Dan jin yang mengerjakan tugas harus mempertahankan tugasnya sampai m4ti. Itulah mengapa konon banyak jin yang rela terbakar (sebagaimana kisah sahabat diatas) demi sebuah tugas suci dari Iblis yaitu menunggu ikatan sihir sampai waktu tertentu.
Dari pengalaman kami pernah kena sihir, ketika korban ruqyah sebenarnya banyak setan yang seakan akan m4ti. Tubuh mereka gosong, kempes seperti ikan asin tapi tidak hancur. Kemudian dukun melalui khodam andalannya memberikan makan/ energi kepada para setan yang sudah menjadi ikan asin. Tiba tiba tubuh mereka gemuk lagi dan kuat lagi.
Dan konon katanya kalau sudah dibuat perjanjian maka mustahil dibatalkan. Oleh karena itu sahabat jangan sampai membuat perjanjian atau kerja sama dengan bangsa jin ya?
Artinya ada seseorang yang sudah menumbalkannya. Apa yang ditumbalkan? Kebanyakan yang ditumbalkan adalah jiwa manusia. Karena jiwa bagi bangsa setan sangatlah berharga. Artinya pelaku sihir sudah membeli kepuasan, kesenangan, kekayaan dll dengan DP tumbal korban. Pelaku sihir tidak menyadari sebenarnya tumbal yang sesungguhnya adalah jiwanya sendiri. Kelak pada waktu yang sudah ditentukan jiwa pelaku sihir akan diambil oleh bangsa jin untuk melunasi pembayaran. Artinya barzakhnya pelaku sihir tumbal sudah fix berada di alam kegelapan.
Disisi lain korban yang dijadikan tumbal disedot energi positifnya setiap hari. Disedot hokinya, keberuntunganya, kebahagiannya, kekayaannya, relasinya, rumah tangganya dll. Semua pindah ke pelaku sihir.
Hari hari dilalui dengan penderitaan berbingkai kemarahan, kesedihan, kekecewaan, dendam dan berbagai bentuk penyakit hati lainnya. Disisi lain pelakunya makin tambah bahagia, puas, senang, kaya, berkarisma, disukai banyak orang dll. Seperti itulah tumbal.
Sahabat yang dirahmati Allah...
Pada kesempatan kali ini saya mau menyampaikan 3 poin penting dari chat sahabat diatas terkait dengan bisikan jin dalam hatinya sbb:
1. Dendam adalah kayu bakar
Jin berkata: "....kami akan bisa memakan manusia selama dihati anak ini masih benci pada manusia2 yg menyihirnya,,"
Benar sekali bahwa kebencian dan dendam adalah jalan masuk paling mulus bagi setan. Makanya mereka akan menciptakan makar sebesar besarnya untuk menciptakan kebencian, permusuhan dan dendam antar anak manusia.
Selama didadanya masih ada kebencian dan dendan, meskipun kepada dukun dan pelakunya maka selama itu pula setan setan akan mudah masuk dan mengendalikan. Sehingga solusi kesembuhan sebenarnya sederhana, "jangan dendam".
Cuman khan nggak segampang itu ferguso. Lisanmu boleh berucap "tidak dendam" ribuan kali, tapi yang berlaku bukan ucapan lisan melainkan rasa dalam hati. Bagaimana nggak sakit hati melihat manusia jahat yang sudah menghancurkan hidupmu dan merampas kebahagiaanmu? Teorinya mudah, prakteknya ruarrrr biasa.
2. Godaan setan yang terkutuk
Jin berkata: "....tapi akan ku goda terus manusia2 itu agar tidak berhenti mengacaukan hidupnya"
Setiap hari kita membaca taawudz memohon perlindungan kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk. Lanjutkan... Cuma masalahnya setannya ada 2. Setan jin dan setan manusia. Salah satu setan yang diri kita sendiri. Ketika kita benci dan dendam dengan seseorang artinya kita sudah menjadi setan. Sehingga membaca taawudz itu selain untuk setan jin juga untuk setan yang ada pada diri sendiri.
Setan itu bukan mahluk tapi sifat yang melekat pada jin dan manusia. Yang bener kita berlindung kepada Allah dari sifat setan, bukan dari jin.
Dalam kasus diatas si jin yang memiliki sifat setan akan selalu menggoda/ memprovokasi antar manusia untuk saling dendam. Korban sakit hati dan dendam kepada pelaku, pelakunya marah dan dendam kepada korban. Dan biasanya cara ini 99 persen berhasil.
3. Makar Jin selalu berhasil
Jin berkata: "....aku jin dibawah komando iblis jarang meleset selalu berhasil mengacaukan iman manusia"
Ini bener kok, bahwa makar iblis jarang meleset dan selalu berhasil mengacaukan iman manusia. Tidak peduli orang awam, alim, kaya, miskin, ustadz, ulama dll pasti ada titik dimana iblis bisa mengacaukan iman. Termasuk saya. Sejujuranya saya juga belum bisa lepas sepenuhnya dari makar iblis.
Makanya jika ada ustadz, peruqyah apalagi paranormal yang mengatakan, "saya tidak bisa diganggu setan" itu gombal. Percayalah kepadaku. Justru ucapan "merasa aman dari gangguan setan" adalah bukti bahwa mereka sedang masuk perangkap setan.
Setiap manusia punya kelemahan. Disisi kelemahan itulah iblis akan masuk lalu menghancurkan. Bisa jadi ada seorang ulama masih bisa bersabar saat diuji dengan harta benda, rumah tangga, anak dll. Tapi biasanya kesabarannya akan jebol saat diuji dengan kehormatan dan kemuliaan. Misalnya saat tidak dihormati lagi sama jamaahnya, sudah tidak di takdzimi lagi sama followernya. Misalnya kasus penistaan pesantren yang akhir ahir ini sedang viral.
Sekuat kuatnya manusia pasti ada sisi kelemahan. Ada yang shock ketika diuji dengan kehancuran ekonomi, pengkhiantan pasangan, kehilangan anak, kehilangan nama baik dll. Disinilah Iblis pinter sekali mencari kelemahan manusia lalu menghancurkannya. Sehingga sang manusia cacat imannya dengan perkataan, "hidupku hancur gara gara...."
Lalu manusia seperti apa yang tidak bisa digoda Iblis? Jawabannya adalah manusia yang mukhlasin. Sebagaiman beberapa kali sudah saya tulis tema ini.
“Iblis berkata: “Ya Tuhanku, oleh sebab Engkau telah memutuskan bahwa aku sesat, pasti aku akan menjadikan mereka memandang baik (perbuatan ma’siat) di muka bumi, dan pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya. kecuali hamba-hamba Engkau yang mukhlasin di antara mereka.” (QS. Al Hijr: 39-40).
Makna mukhlasin itu tidak hanya sekedar ikhlas sebagaimana yang banyak ditulis atau diceramahkan. Mukhlasin itu orang yang ilmu tauhidnya sudah paripurna. Yaitu mereka menyadari kalau dirinya fana/ tiada, yang ada hanya Allah saja, sendirian. Dalam bahasa lain mukhlasin adalah orang yang tidak punya diri alias sudah m4ti dari sejak dahulu kala sebelum diciptakan.
Sehingga ketika hidupnya diberikan musibah besar, dibanting banting, diperes peres dll sudah tidak ada rasanya. Mau dikasih pahala atau tidak, dimasukkan neraka atau surga dll tidak protes. Tidak ada marah, dendam dan sakit hati. Sebab dirinya merasa sudah m4ti. Mosok orang mati bisa marah?
Sementara orang orang mukhlasin adalah segelintir manusia yang dikehendaki Allah saja. Saya, anda, mereka, para ustadz, para kyai, gus, habib, orang kaya, miskin, presiden dll tidak akan pernah mampu menjadi mukhlasin kecuali Allah sendiri yang menghendaki.
"Terus bagaimana dong ustadz, biar saya bisa lepas dari gangguan iblis?"
Selama kita masih merasa punya diri, punya nama, punya harta, punya anak, punya ilmu dll maka selama itu anda tidak akan aman. Meskipun begitu tetaplah berjuang untuk lebih ikhlas dari sebelumnya, meskipun tidak mudah. Tetaplah berjuang untuk mengendalikan amarah, kebencian, permusuhan, kekecewaan, dendam dll sebisa yang anda lakukan.
Mungkin saya dan anda masih bergemuruh ketika ingat kejahatan seseorang. Tetapi paling tidak saya dan anda bisa meredam gemuruh tersebut alias tidak melampiaskannya dengan perbuatan yang merusak. Maka katakanlah, "saya akan berjuang meredam kemarahan karena Allah, semoga dengannya bisa mendapatkan balasan surga". Nah ini disebut juga dengan ikhlas. Tapi ikhlas mukhlisin. Dan ikhlas ini ada pada kebanyakan manusia.
Kurang lebih seperti itu, semoga bermanfaat
Wallaahu A'lam
Klinik Pendekar Langit

Tidak ada komentar:
Posting Komentar