Begini Cara Berdoa Pasti Terkabul di Jamin

Banyak yang salah paham tentang konsep doa sehingga tak kunjung terkabul. Bagaimana supaya terkabul? SImak Begini Cara Berdoa Pasti Terkabul di Jamin.

 

SANTAPAN ROHANI, BEGINI CARA DOA PASTI TERKABUL

...ustad🙏, Maaf sy pernah dengar ceramah, Katanya segala sesuatu yg kamu inginkan mintalah pada Allah,dan segala sesuatu permasaalahan hidupmu,curhat dn berkeluluh kesahlah pada Allah, Jangan pada sesama manusia.... Jadi yg sy mau tanyakan, Apakah kalau Qt berkeluh kesah kepada Allah dn meminta sesuatu kepada Allah di setiap Qt suda sholat itu juga bisa di bilang mendekatkan diri pada ALLAH...

Bukan bermaksud kecewa atau menolak atas takdir yg kita jalani,tapi meminta apa yg Qt inginkan meskipun Allah lebih tau apa yg lebih baik untuk Qt, Curhat tentang permasalahan Qt,meskipun Qt tau itu suratan takdir yg Allah berikan

Jawab: Meminta kepada Allah istilah lainnya berdoa. Bahasa arabnya du'a yang artinya menyeru atau memohon. Pertanyannya bolehkah berdoa atau curhat (berkeluh kesah) kepada Allah bukan kepada sesama manusia? Jawabannya bukan hanya boleh tapi harus. 

Oleh karena itu berdoalah kepada Allah sebab Allah maha mengabulkan doa hamba hambaNya. Artinya yang merealisasikan hajat anda adalah Allah bukan manusia atau mahluk. Maha mengambulkan artinya tidak ada sebesar dzarah selain Allah yang bisa menjadi jalan terkabulnya doa kita semua.

Sehingga ketika anda selesai berdoa maka serahkan semua prosesnya kepada Allah. Kita cukup menyaksikan saja bagaimana Allah mengambulkan doa doamu. Karena menyaksikan maka anda harus peka hatinya. Yaitu melatih hatimu supaya tidak melihat segala sesuatu melainkan hanya Allah saja yang berperan.

Yang membuat doa doa kita lama terkabul disebabkan hatimu nggak peka. Karena nggak peka maka lebih sering membelot kepada mahluk. Mengapa membelot? Sebab nggak sabaran. Maunya doa langsung dikabulkan. Karena nggak kunjung dikabulkan lalu meminta tolong mahluk. Misalnya karena terdesak harus bayar cicilan tapi nggak ada uang lalu pinjem rentenir. 

Terus bagaimana dong?

Sekali lagi peka menyaksikan perbuatan Allah didalam mengambulkan doa doamu. Contoh kasus karena dalam keadaan kena sihir lalu kesulitan makan kemudian berdoa, "Ya Allah beri kami makan enak esok hari". Maka setelah doa terucap anda harus peka. Caranya dengan menyaksikan perbuatan Allah dalam hatimu. Jangan sampai hatimu melihat ada perbuatan mahluk.

Misalnya saat tahajud anda berdoa minta makan kepada Allah, lalu esok hari ngojek. Saat ngojek hatimu harus nyambung ke Allah saja jangan ke yang lain. Katakanlah sampai sore hari anda ngojek cuma dapat 20.000 alias nggak cukup buat makan enak sekeluarga. Nggak apa apa, tetap saksikan saja perbuatan Allah. jangan sampai sebelum sampai rumah anda minjem kawan ngojol. Kalau begitu hatimu membelot namanya.

Jika qalbumu tetap memelihara keyakinan kepada Allah maka yakinlah anda pasti makan enak hari ini. Misalnya anda tetap pulang dengan membawa uang 20.000 yang dibelikan beras sama telor. Sampai rumah anda terkejut karena sudah ada ayam ingkung satu ekor yang dihantarkan oleh kerabat misalnya. Atau ada tak terhingga cara lainnya sehingga hari itu anda pasti makan enak.

Camkan bahwa kerabat yang datang ke rumahmu mengantarkan ayam ingkung bukan atas keinginan sendiri tapi digerakkan oleh Allah. Dalam bahasa yang lebih dalam itulah Allah yang menyatakan diri lewat kerabat mu.

Diatas hanya contoh yang sederhana dimana menggambarkan bahwa Allah pasti mengambulkan doa hambaNya asalkan hatinya lempeng kepadaNya. Yang penting sekarang anda harus mempraktekkannya sampai yakin. Kalau belum yakin praktekkan lagi, sampai berulang ulang. Karena endingnya sama yaitu Allah akan mengabulkan doa doa kita semua.

Pada titik itulah yang dimaksud dengan "kedekatan dengan Allah" sebagaimana pertanyaan sahabat diatas. Artinya dekat dengan Allah itu bukan hanya dengan ritual ibadah yang dilakukan semalam suntuk sampai nangis nangis, melainkan hatinya yang merasa dekat. Hatinya percaya kepada Allah dengan kepercayaan yang sempurna. Setelah nyata kebesaran Allah dalam hidupmu lalu kamu menangis haru, itu baru bener. 

Kalau anda berdoa kepada Allah melalui ritual semalam suntuk lalu memaksa maksa Allah supaya segera mengabulkan itu bukan kedekatan namanya. Justru sebaliknya, kedekatan itu ketika berdoa lalu memasrahkan segala prosesnya hanya kepada Allah. Dititik ini biasanya anda harus membuang logika akal pikir sementara waktu. Sebab seringkali proses terkabulnya doa bertabrakan dengan logika.

Misalnya anda berdoa supaya diberikan rezeki yang cukup untuk melunasi hutang, eh malah tabungan yang sudah dikumpulkan habis. Udah gitu anaknya sakit yang memaksanya harus periksa dan beli obat. Bagaimana bisa melunasi hutang kalau begini? Ini khan bertabrakan dengan logika akal pikir. Justru disinilah diuji kepasrahanmu kepada Allah. Apakah dengan itu engkau masih percaya matematika Allah atau tidak. karena matematika Allah tidak seperti matematika manusia.

Tapi jika anda mau meletakkan logika akal pikir maka dijamin doamu akan terkabul. Ini bukan jaminan saya tapi jaminan Allah yang berfirman bahwa orang DIA akan mengabulkan doa dari orang yang percaya/ beriman kepadaNya. Imannya kepada Allah bukan kepada itung itunganmu.

Termasuk doa meminta kesembuhan, caranya sama. Yaitu "falyu'minuu bii" atau berimanlah kepadaNya. Yang seringkali menghalangi kesembuhanmu adalah kamu lebih percaya kepada logika akal pikir. itung itungan matematikamu terlalu njlimet. Misalnya Karena konon katanya dukunnya sakti lalu anda mulai ragu dengan kesembuhan. Karna sihirnya sudah belasan tahun lalu anda meyakini sulit sembuh. Kalau demikian maka imanmu sudah cacat. 

Artinya: Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran. (QS Al Baqarah: 186)

Menurut ayat diatas doa pasti dikabulkan ketika kita memenuhi perintah Allah. Mungkin anda menganggap dengan cara sholat, ngaji, menjalankan sunnah dll. Okelah nggak salah, tapi maknanya lebih dalam dari itu. Yang dimaksud adalah ketika Allah memberikan sebuah kejadian maka respon kejadian itu dengan sebaik baiknya. Misalnya selepas doa lalu rumah anda datang pengemis, maka penuhilah Allah. Caranya kasih uang dan makanan kepada pengemis itu. Jangan malah memelihara kekikiran dengan cara mengusir pengemis itu.

Penuhilah Allah lalu jangan itung itungan matematika. Akan tetapi falyu'minuu bii atau percayalah/ berimanlah bahwa itu semua bagian dari rangkaian doa doa yang terkabul. Percaya ketika kamu bisa membuat pengemis itu senang maka itu adalah rangkaian dari doamu yang sedang dikabulkan.

Terkait dengan doa kesembuhan coba lebih peka lagi. Ada kejadian apa saja yang anda alami? Misalnya ada kejadian ketemu kyai, peruqyah atau ketemu akun klinik pendekar langit. Atau mungkin ketemu anak yatim, ketemu tukang parkir, ditelpon orang tua, ketemu pelaku sihir dan masih banyak lagi. Maka ketahuilah semua kejadian diatas sebenarnya adalah rangkaian dari proses kesembuhanmu. Anda harus merespon dengan sebaik baiknya dengan cara beriman kepada Allah dan membuang logika akal pikir.

Begitu kira kira

Wallaahu A'lam

Klinik Pendekar Langit

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Cara Berjumpa dengan Allah Saat Masih di Dunia

Bisakah berjumpa dengan Allah saat masih di dunia? Bisa lah. Yang mengatakan belum bisa karena belum pernah berjumpa. Simak Cara Berjumpa de...