Keyakinan itu fundamental. Keyakinan akan jadi kenyataan. Oleh karena itu jangan yakini yang negatif ya? Simak Apa yang Kamu Yakini dalam Hati Itulah yang Akan Terjadi.
APA YANG KAMU YAKINI DALAM HATI ITULAH YANG AKAN TERJADI
maa sya allah ...pak ustadz... jazakallah khair ...ya robb ... pantesan kalau sy rutin do'akan semua org tua, nenek, kakek, saudara saudara , dst sy koq ya jd seger...rumah yg tadinya sumpek jd lega , tdk suram ooo spt itu strategi hadapi gangguan jin nashab ...sama halnya meruqyah ... "energi" yg ada sangat berpengaruh .....maa sya allah ..jazakallah khair ataa ilmunya pak ustadz...
Jawab: Lagi lagi saya meminta sahabat semua untuk mendoakan keluargamu atau leluhurmu yang sudah meninggal. Atau doakan sahabatmu yang sudah meninggal. Percayalah hanya itu yang almarhum/ mah nanti nantikan.
Doanya gimana? Bisa sebut namanya kemudian baca, "Allahummaghfirlahuu warhamhu wa'afihi wa'fuanhu". Kalau laki laki pakai hu, kalau perempuan pakai ha, kalau mendoakan banyak pakai hum. Atau bisa kirim bacaan Al Quran misalnya baca fatihah, yasin bahkan bisa kirim ayat ayat ruqyah gpp.
Percayalah nyampe.. Kalau ada yang bilang kirim fatihah nggak nyampe ya sudah itu pendapat mereka nggak usah ribut. Tapi bagi saya yakin kin kin nyampe. Asalkan ada iman didadamu dan didada mereka meskipun sebesar dzaroh.
Segera kirim doa ya? Awas kalau enggak...
Nah kita sampai pada pembahasan santapan rohani... Sebuah tulisan yang akan membuat anda kec4nduan, asalkan bacanya pakai hati. Disisi lain bisa membuat anda ker4cunan jika anda membacanya masih membawa ilmu dan hapalanmu. Oleh karena itu terlepas ilmu anda setinggi langit supaya tidak keracunan letakkan dulu kecerdasan akalmu ya?
Saya menulis artikel ini nyambi, sebab dini hari ini masih meracik dan menumbuk herbal ruqyah klinik pendekar langit pesanan sahabat. Yaitu racikan yang terdiri dari daun bidara kelor jarak sirih pakis dan daun talas hitam untuk mandi dan ruqyah rumah 13 hari tanpa jeda. Saya sambi nulis sebab kalau malam hari tangan ini gatel ingin berbagi sesuatu.
Antara meracik herbal ruqyah tumbuk dengan kirim doa kepada leluhurmu yang sudah meninggal sebenarnya prinsip kerjanya sama. Yaitu transfer doa...
Sebelum lanjut pastikan sahabat sudah baca dulu tulisan saya yang berjudul, "di akherat nanti hatimu ambil alih kepalamu" Artinya di akherat nanti yang berlaku adalah pandangan iman (keyakinan). Dan apa yang kamu yakini dalam hati pasti terjadi tidak bisa tidak. Sudah dibaca tulisannya belum? Kalau sudah jangan lupa share ya?
Bayangkan si fulan memiliki hati yang bercahaya. Dan hati adalah lentera atau sumber cahaya. Lalu si fulan membaca doa atau ayat Al Quran yang diniatkan dikirim pada seseorang. Maka pada hakikatnya si fulan sedang membawa obor yang disulut dari hatinya untuk dikirimkan kepada si fulan. Obor atau cahaya apa yang dibawa? Yang dibawa adalah cahaya iman. Dan ingat iman/ keyakinan benar benar akan mewujud/ menjadi nyata.
Lalu cahaya ini (yang bermuatan doa) dibawa ke ruhaniahnya keluarga yang sudah meninggal. Tujuannya adalah hati/ qalbu sebagai tempatnya iman. Dalam perjalanannya obor atau cahaya ini akan melewati alam jiwa. Yaitu jiwa leluhurmu yang sudah meninggal. Jika jiwa leluhurmu berada dalam alam kegelapan maka cahaya ini akan meneranginya.
Misalnya karena leluhurmu saat di dunia banyak dosa, sehingga terdampar di alam kegelapan menjadi santapan mahluk mahluk yang mengerikan. Maka saat cahaya ini lewat mahluk mahluk itu akan menyingkir. Sebab kalau tidak menyingkir akan kebakar cahaya yang anda bawa. Artinya leluhurmua akan merasakan aman dan nyaman meskipun sejenak.
Obor yang anda kirimkan akan melewati jiwa leluhur untuk kemudian terus melesat sampai relung hati. Jika hati leluhurmu masih ada iman meskipun sebesar dzarah maka obor yang kamu bawa akan menyalakan lentera hatinya. Yang semula redup akan lebih terang dari sebelumnya. Terangnya hati inilah yang membuat mahluk mahluk kegelapan menyingkir sehingga leluhurmu bisa berjalan menuju tingkatan langit yang lebih tinggi.
Namun jika hati leluhurmu gelap alias kafir atau musyrik maka kirimanmu akan mental. Artinya jika leluhurmu tidak ada iman meskipun sebesar dzarah maka kirimanmu akan ditolak. Namun meskipun kirimanmu mental leluhurmu tetap sempat mengalami kebebasan dari belenggu mahluk alam kegelapan meskipun sejenak. Yaitu saat obor yang kamu bawa melewati alam jiwanya. Ketika kirimanmu mental maka leluhurmu akan berada dalam alam kegelapan kembali. Meskipun demikian lumayanlah, sebab leluhurmu sempat terbebas dari belenggu mahluk kegelapan meskipun tidak lama.
Dari mana saya tahu tentang gambaran diatas? Sebab saya pernah seakan akan mikraj ke alam hati. Kurang lebih kondisinya demikian.
Poin yang ingin saya sampaikan adalah tentang "Iman" atau keyakinan. Keyakinan itu ada dalam hati. Dan keyakinan dalam hatimu pasti terjadi tdak bisa tidak. Tapi ingat, keyakinan adalah sesuatu yang paling jujur tidak bisa pura pura. Boleh boleh saja lisanmu mengatakan ikhlas ribuan kali, tetapi bisa saja hatimu belum ikhlas.
Kalau kamu meyakini nggak akan sembuh, maka kamu tidak akan sembuh. Misalnya saat kamu mengatakan, "kayaknya sihir ini sudah menyatu deh, kayaknya aku sulit sembuh", maka itulah yang akan terjadi. Yaitu anda kesulitan untuk sembuh.
Atau ketika lisanmu mengatakan, "aku ingin sukses, tapi kayaknya sulit deh", maka itulah yang akan terjadi. Yaitu kamu tidak akan bisa sukses. Mengapa demkian? Sebab kamu ragu bisa sukses. Hatimu ragu, maka keraguan itulah yang akan membentuk realitas.
So bagaimana caranya supaya hidup kita tenang, aman, nyaman, damai dan bahagia? Bagaimana supaya bisa sembuh dari penyakit kronis? Bagaimana supaya sembuh dari luka batin? Bagaimana supaya bisa sukses? bagaimana supaya bisa mengalahkan sihir? Bagaimana supaya power ruqyahnya bisa dahysat?
Jawabannya "Allah". Letakkan nama Allah yang memiliki 99 nama nama terbaik (asmaul husna) dalam hatimu. Letakkan Yang Maha Penyembuh, Yang Maha Kaya, Yang Maha Kuasa, Yang Maha Penyayang, Yang Maha Mengalahkan dll dalam qalbumu. Buang semua mahluk dalam hatimu semuanya lalu gantilah dengan nama Allah saja.
Buang nama dukun, pelaku, jin, pasangan, tetangga nyinyir, duit, ayat ruqyah, pendekar langit, ustadz, kyai dan semuanya. Buang semua mahluk, benda, materi dan segala galanya. Bahkan buang dirimu sendiri dalam hatimu sisakan hanya nama Allah yang mengisi relung hatimu.
Ketika secara lahiriah melihat dukun yang terkenal paling sakti, maka ketika masuk dalam hatimu ada apa? Ada Allah Yang Maha Perkasa. Ketika engkau kena sihir yang paling berat sampai hidupmu hancur lebur, ketika masuk ke hati yang ada siapa? Yang ada hanya Allah Yang Maha Penyembuh. Ketika hidupmu sulit, kekurangan, selalu gagal maka ketika masuk ke hati yang ada siapa? Yang ada adalah Allah Yang Maha Kaya.
Jika iman/ keyakinan dalam hatimu seperti demikian maka anda pasti sembuh tidak bisa tidak, tidak pakai kata Insya Allah. Artinya anda akan diberikan jalan kesembuhan sampai benar benar sembuh sempurna. Mengapa demikian? karena dalam hatimu ada Yang Maha Penyembuh, tidak ada yang lain.
Cuman khan masalahnya dalam hati saya dan anda banyak sekali tuhan tuhan lain selain Allah. Meskipun setiap hari lisan anda berdoa, tapi khan hatimu ragu. Meskipun setiap hari lisan anda mengatakan "Allah", tapi khan hatimu penuh dengan mahluk. Anda selalu ragu dengan kesembuhan karena melihat dukunnya sakti. Anda selalu ragu dengan kesuksesan karena cuman tamatan SD. Ketika hatimu ragu akan Allah maka realitas itulah yang akan terjadi.
Oleh karena itu teruslah belajar dan berjuang menyalakan lentera hatimu dengan cahaya Allah. Meskipun percayalah prosesnya mengharu biru. Biasanya harus dibanting banting dulu sampai mentok tidak ada jalan keluar barulah jiwamu tunduk. Ketika jiwamu tunduk, saat itulah lentera hati mulai menyala terang.
Ayuk belajar tentang keimanan ini saat di dunia. Yaitu tidak memberikan ruang sedikitpun kepada sesuatu selain Allah dalam hati masing masing. Sebab keimanan inilah yang akan kita bawa nanti diakherat. Realitas keimanan yang kamu bawa ke akherat akan menjadi nyata senyata nyatanya saat itu juga tidak pakai proses lagi seperti di dunia.
Misalnya saat diakherat kamu ingin minum madu maka langsung muncul madu persis didepanmu. Mengapa madunya langsung muncul? Sebab hatimu meyakini tanpa ragu kalau Allah Maha Pemberi Rezeki, sebagaimana engkau yakin saat di dunia. Bahkan engkau akan mendapatkan apapun yang kamu inginkan saat itu juga tidak pake jeda.
Mengapa demikian? Sekali lagi dikarenakan dalam hatimu hanya ada Allah tidak ada yang lain. Bahkan dalam hatimu tidak ada dirimu sendiri. Yang ada hanya Allah saja sendirian, ahad. Disitulah berlaku kalam, kun fayakuun..
Demikian celotehan yang mungkin membuatmu pusing kepala. Meskipun pusing semoga tidak ker4cunan ya? Sering sering saja mampir di fanpage ini, lama kelamaan engkau akan diberikan pemahaman.
Siapa yang memahamkan? Apakah saya pendekar langit? Jawabannya bukan. Yang kasih pemahaman/ hidayah adalah Allah. Sebab pendekar langit sebenarnya nggak ada.
Syukron
Pendekar Langit

Tidak ada komentar:
Posting Komentar