Cara Mengalahkan Jin Kelas Tinggi Bahkan Iblis Sekalipun

Tidak ada satu manusiapun yang bisa mengalahkan iblis. Yang bisa mengalahkan Iblis hanya Allah. Tapi sebenarnya anda bisa kok. bagaimana caranya? Yuk simak Cara Mengalahkan Jin Kelas Tinggi Bahkan Iblis Sekalipun. 


CARA MENGALAHKAN JIN KELAS TINGGI, BAHKAN IBLIS SEKALIPUN

Assalamualaikum,pak ustad ,apa jika jin ditubuh level tinggi akan susah keluar dan harus rukiyyah ekstra apalagi gangguan yang sudah tahunnan ,kadang lelah mental dan fisik ,setiap  hari menyerang terus melawan jin dan baca ayat rukiyyah , harus sampai kapan ini semua ,bisakah saya melewati ujian ini ,sembuh sebentar kumat lagi😭😭

Jawab: Waalaikumsalam. Yang sabar ya? Saya paham rasanya luar biasa. Sungguh melelahkan jiwa dan raga. Saran saya semampunya petiklah buah kesabaran meskipun hanya 1 %. Karena meskipun satu persen itulah yang akan menyelamatkan kita kelak.

Sahabat ketahuilah bahwa resistensi jin itu beda beda. Artinya jin/ setan itu punya kelas kelas tersendiri. Ada ratusan ras jin yang memiliki kekuatan berbeda beda. Ada yang baru dibacakan ayat ruqyah sudah nggak kuat, ada juga yang dibacakan berjam jam baru keluar.

Dari sekian jin ada yang sudah dibacakan berjam jam bahkan berhari hari, bahkan lebih dari itu tapi tetap bertahan dalam tubuh korbannya. Mereka adalah jin kelas tinggi yang berasal dari 9 dinasti iblis. Anggap saja mereka ifrit satu level dibawah iblis.

Mereka tidak akan keluar meskipun anda sudah ruqyah bertahun tahun, puluhan tahun bahkan sampai meninggal dunia. Mengapa demikian? Nah kita sampai di artikel santapan rohani.. Tutup akalmu dan buka hatimu lebar lebar..

Sekali lagi resistensi jin/ setan itu beda beda. Puncaknya adalah Iblis. Tidak ada manusia yang bisa mengalahkan iblis kecuali mereka yang maqomnya sudah mukhlasin. Apa itu mukhlasin? Silahkan browsing saja tulisan dengan tema ini di fanpage ini ya?

Dibawah iblis ada ifrit ifrit yang sakti dikalangan mereka. Sebab setan ini sudah mendapatkan sebagian dari ilmu iblis. Untuk mengalahkan dan mengh4ncurkan mereka sangat sulit sekali. Hanya orang orang tertentu saja yang mampu. Yaitu mereka yang imannya sudah tinggi.

Sementara orang yang imannya sudah tinggi, dibawah maqom mukhlasin jaman sekarang sudah sangat langka. Jangan kau pikir mereka adalah ulama yang terkenal, ustadz berjenggot, kyai bersurban, atau habib yang pakai imamah. Tidak harus mereka yang pakaiannya islami, sebab orang khusus ini bisa siapa saja. Bisa saja pengemis yang biasa minta minta dirumah anda, atau tukang parkir di alfamart, atau petani dipuncak gunung, atau nelayan ditengah laut. Tapi bisa juga peruqyah, ustadz, kyai, habib, gus dll. Intinya bisa siapa saja.

Jika orang ini meruqyahmu niscaya setan kelas tinggi akan hancur dan terb4kar jika tidak segera keluar. 

Mengapa setan kelas tinggi bahkan iblis gentar dengan orang ini? 

Karena orang ini sudah imannya sudah sempurna. Dalam hatinya sudah tidak ada tuhan tuhan lain selain Allah. Dalam hatinya hanya ada nama Allah saja. 

Orang ini seakan akan meruqyahmu, lalu setannya lari terbirit birit. Bagimu orang ini sudah meruqyahmu lalu anda sembuh. Tapi bagi orang ini, ia tidak merasa sudah meruqyahmu.

Memang lisannya membaca ayat ruqyah misalnya, tapi hatinya tidak merasa melakukannya. Khan dihatinya sudah tidak ada siapa siapa lagi kecuali hanya ada Allah. 

Kalau orang ini tidak merasa sudah melakukannya, lalu siapa yang melakukannya? Jawabannya, Allah.

Seakan akan orang ini membaca kalam Allah, hanya seakan akan saja. Karena dalam pandangan orang ini, Allah sedang membaca kalamNya sendiri.

Kalau sudah begitu adakah mahluk yang berani? Tidak ada.. Setan kelas tinggi bahkan iblis sekalipun akan lari terbirit birit. Mana berani mereka melawan Allah?

Tapi....

Tapi untuk sampai maqom ini sangat tidak mudah. Biasanya mereka adalah manusia yang ditakdirkan mendapatkan musibah berat dan bertubi tubi. Hidupnya pernah dibanting banting sampai mentok tidak ada jalan keluar. Sehingga pada satu titik orang ini menyerah kepada Tuhan. Ia relakan diri/ nafsunya diserahkan kepadaNya.

Orang ini rela hidupnya dibanting banting. Ikhlas ketika harus kehilangan semua miliknya. Sabar ketika diberikan musibah silih berganti. Sebab saat itu diri/ nafsunya sudah menyerah, diserahkan kepada Allah.

Sehingga pada satu titik ketika imannya terbukti lalu Allah menjadikannya sebagai kekasih. Bahasa lainnya wali Allah. Sebagaimana petikan bunyi hadits qudsy: 

".....Apabila aku telah mencintainya, Aku menjadi pendengarannya yang ia gunakan untuk mendengar, penglihatannya yang ia gunakan untuk melihat, tangannya yang ia gunakan untuk berbuat, dan kakinya yang ia gunakan untuk berjalan. Jika dia meminta kepadaku, pasti aku beri. Jika dia meminta perlindungan kepada-Ku pasti aku lindungi.’” (HR. Bukhari)

Artinya ketika Allah sudah mencintai seorang hamba maka DIA akan menggantikannya. Mengapa Allah menggantikannya? Sebab diri/ nafsunya sudah diserahkan kepada Allah.

Khabar baiknya anda yang kena musibah sihir punya peluang untuk menjadi kekasih Allah. Caranya adalah ikhlas ketika rumah tanggamu kandas, rela ketika harta bendamu dihancurkan, sabar ketika diberikan berbagai penyakit, menerima/ ridho ketika harga dirimu diinj4k inj4k. Bisa?

Ternyata tidak bisa khan? Sulit khan? Yang ada hari harimu diwarnai dengan kemarahan, kesedihan, kekecewaan, kecemasan dan berbagai pemberontakan lainnya. Untuk ikhlas, rela, sabar, ridho terhadap musibah yang diberikan Allah ternyata sangat sulit sekali. Ternyata untuk menyerahkan diri/ nafsu kita kepada Allah sungguh tidak gampang.

Tapi kalau anda bisa maka andalah orang yang ditakuti oleh jin kelas tinggi bahkan iblis sekalipun. Iblis dan bala tentaranya tidak akan mampu menggoda imanmu. Bagaimana mungkin mereka mampu menggoda dan menyesatkanmu, sedangkan diri/ nafsumu sudah diserahkan kepada Allah. 

Yang diserang iblis apa? Sedangkan orang ini sudah tidak merasa punya harga diri lagi. Mau diinjak injak, dibanting banting, dijedot jedotin nggak akan ngefek. Sebab dirinya merasa sudah m4ti. Orang mati tidak akan bisa diajak bicara, apalagi dibisik bisiki setan. Bahkan orang m4ti tidak akan protes ketika diinj4k inj4k.

Orang ini (anda) merasa dirinya sudah m4ti, yang hidup hanya Allah saja. Sehingga ketika anda membaca salah satu kalam Allah misalnya Al hasyir ayat 21, artinya: "Seandainya Kami turunkan Al-Qur’an ini kepada sebuah gunung, pasti kamu akan melihatnya tunduk terpecah belah karena takut kepada Allah. Perumpamaan-perumpamaan itu Kami buat untuk manusia agar mereka berpikir. (Al Hasyr: 21). Ketika anda membaca ayat ini maka hancur leburlah semua mahluk kegelapan.

Mengapa mereka (jin kelas tinggi) hancur lebur ketika dibacakan ayat ini? Sebab secara dzohir anda memang melihat ada manusia yang membaca kalam Allah, tapi pada hakikatnya DIA sendiri yang sedang membaca kalamNya. Kalau sudah begini berlakulah kun fayakuun.

Sahabat yang dirahmati Allah

Memang untuk sampai di maqom ini sangat tidak mudah sekali. Hanya orang orang pilihan Allah saja yang mampu. Tapi paling tidak marilah saya dan anda mencobanya dari hal hal kecil dulu. Misalnya ikhlas saat sendalnya ilang, sabar saat diberikan sakit perut, pasrah saat pelanggan membatalkan pesanan dan ridho saat hari ini diberikan rezeki yang kurang.

Berusaha dari hal hal kecil dulu. Istilah lainnya kita berjalan menuju Allah, maka Allah akan berlari menuju kita. Sebagaimana bunyi petikan hadits: ....Apabila ia mendekat kepada-Ku sejengkal, maka Aku akan mendekat kepadanya sehasta. Apabila ia mendekat kepada-Ku sehasta, maka Aku akan mendekat kepadanya sedepa. Apabila ia datang kepada-Ku dengan berjalan, maka Aku akan datang kepadanya dengan berlari.... (Hadits Shahih Bukhari)

Terus saja latihan dari hal hal yang kecil, lama kelaman ketika Allah sudah semakin dekat, maka musibah berat pun bisa anda terima dengan hati ikhlas dan bahagia. Maka pada saat itulah jarak antaramu dengan Allah sangat dekat, sampai tidak berjarak.

Ketika sudah tak berjarak itulah anda menjadi kekasih Allah. Sebagaimana bunyi hadits qudsy yang sudah saya tulis diatas, "....Jika dia meminta kepadaku, pasti aku beri. Jika dia meminta perlindungan kepada-Ku pasti aku lindungi.’” (HR. Bukhari). Sehingga ketika saat itu anda berdoa (meruqyah) maka ruqyahmu pasti sangat manjur. Tidak akan meleset meskipun satu inchi.

Bisa? Bisa atau belum bisa saya ucapkan selamat berjuang..

Semoga mencerahkan, share ya?

Syukron

Klinik Pendekar Langit


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apakah Karma itu Ada? Ada Khan Anda Sedang Ngalami

Apakah karma itu ada? banyak yang bilang dalam islam nggak ada karma. Ini jawaban ngamur. Mengapa demikian? Khan anda sedang ngalami. Simak ...