Memang benar korban sihri akan dituduh halu dan lemah iman. Sudah nasibmu.. Maksud hati dimotivasi malah jadi down. SImak artikel Mengapa Korban Sihir Sering di Tuduh Halu dan Lemah Iman?.
YANG INGKAR & NGGAK PERCAYA ADALAH MEREKA YANG NGGAK NGALAMI
Kalo gak nglamin gak akan percaya tad ...Percaya gak percaya ya ...awal nya warung soto saya laris manis omset jutaan per hari selang 3 bulan langsung turun drastis kadang cuma 1 atau 2 yang beli ..eh ternyata p pas ketemu para pelanggan di jalan banyak yang bilang ..Mas pulang kampung lama amat saya ke warung gak pernah buka ..padahal warung saya tiap hari buka ..dan yang bilang warung saya tutup lebih dari 10 orang lebih kali...disini saya sadar ternyata krmanapun kami pergi sihir masih mengikuti
Jawab: "Kalau nggak ngalami nggak akan percaya", ini kata kata yang sangat benar adanya. Ngalami apa? Ngalami apa saja dalam hal ini sihir atau santet.
Misalnya dalam santet penghancur usaha akan membuat warung buka tapi orang ngeliatnya tutup, karyawannya kesurupan, dalam warung ada ular dll yang menyebabkan omsetnya turun tajam.
Ada mekanismenya mengapa sihir bisa membuat usaha menjadi sepi lalu gulung tikar. Misalnya dengan cara membuat warung kusam, serem, bau, tak terlihat, pemilik dibuat sakit, malas, cekcok, pelanggan dibikin nggak betah, msakan dibikin basi, ada belatung dan masih banyak lagi.
Kali ini saya ingin tekankan bahwa orang yang nggak ngalami nggak akan paham dan nggak akan percaya. Mereka selalu pakai logika dan prasangka. Misalnya "warung sepi karena pelayanan buruk, menunya kemahalan jangan dikaitkan dengan sihir". "Mereka hanya halu dan lebay saja, dikit dikit kesurupan". Dan statement lainnya.
Siapakah mereka yang cenderung tidak percaya lalu menyepelekan? Yaitu mereka yang nggak ngalami baik pasangan, kerabat, teman, tetangga, ustadz kampungmu, kyai di desamu, bahkan peruqyah sekalipun tidak benar benar percaya. Mereka cenderung menyalahkan pasien/ korban. Sekaan akan korban adalah manusia paling buruk di muka bumi ini.
Saya pribadi sudah kenyang dengan hal seperti ini. Apalagi akun saya bertema seputar gangguan sihir. Ketika saya share sihir bisa menyebabkan gatal lalu banyak netizen yang tidak percaya lalu mengatakan, "gatal itu karena jamur bukan karena sihir, jangan dikait kaitkan".
Oleh karena itu bagi sahabat yang kena sihir lalu ada beberapa pihak yang tidak percaya lalu nyinyir biarkan saja mereka. Jangan sampai membuat hatimu down. Mereka belum ngalami sehingga asal ngomong aja. Memang logis omongan mereka tapi membahas sihir bukan membahas logika akal. Tapi ada juga logika sihir.
Apa saja yang biasanya mereka katakan?
1. Kamu halu dan terlalu lebay
2. Kamu terlalu terbawa perasaan
3. Kamu lemah iman dan lemah mental
4. Itu biasa jangan dikait kaitkan dengan sihir
5. Itu medis, ke dokter jangan ruqyah melulu
6. Kamu terpengaruh sinetron
7. Hari gini mana ada santet?
8. Santet itu hanya mengena orang yang nggak punya iman
9. Kamu nggak sembuh3 juga? Padahal cukup baca taawudz
10. Mungkin kamu ikut aliran sesat
11. Jangan mengada ada sesuatu yang nggak ada
12. Bosan aku dengerin kamu sihir sihir melulu
13. Mungkin kamu melakukan amalan menyimpang
14. Kamu kebanyakan bid'ah sih, amalan syirik
15. Banyak dzikir nanti sembuh, kalau nggak sembuh ada yang salah di kamu
Dan lain lain silahkan ditambahkan di komentar ya?
Termasuk saat saya menulis tentang tema santapan rohani "ikhlas, tauhid, islam, iman" dll sebagian tidak akan percaya dengan apa yang saya tulis. Karna memang sebagian tulisan saya membongkar tentang paradigma yang keliru terkait agama bagi sebagian manusia. Lalu ada yang menyudutkan saya dengan mengatakan sesat, syirik, mengada ada dan lain sebagainya.
Misalnya tulisan saya tentang pertanyaan "man robbuka" sudah ditanyakan sejak kita baligh, surga dan neraka sudah bisa kita rasakan di dunia ini, tulisan tentang melihat Allah dll. Pasti sebagian sahabat akan kontra dan tidak sepakat.
Mengapa mereka tidak percaya lalu cenderung menyudutkan dan menyalahkan? Sekali lagi karena mereka nggak ngalami.
Artinya wajar saja sebab nggak ngalami. Jangan diambil hati. Suatu saat mereka akan ngerti ketika ngalami. Bahwa sihir tidak sesederhana yang mereka yakini sebelumnya.
Ngalami dulu baru komentar. Harusnya khan gitu.
Bagi korban sihir tetap semangat ya?
Syukron
Klinik Pendekar Langit

Tidak ada komentar:
Posting Komentar