Ujian Kena Sihir/ Santet adalah Ujian yang Paling Keren

Kamu kena sihir atau santet? Ketahuilah Ujian Kena Sihir/ Santet adalah Ujian yang Paling Keren. Loj kok bisa? SImak ulasannya.

 

PENTING...! SURGA BAGIMU YANG SAAT INI SEDANG HANCUR 

Alhamdulillah sekarang hati menjadi tenang... Ketika hati mulai cemas amarah muncul... Saya hirup minyak angin ruqyah (klinik pendekar langit) agar hati tenang.. Alhamdulillah plong gitu ustad.. saya ikuti petunjuk dari buku (kitab penghancur sihir).. saya niatkan... Ya Allah berilah kesembuhan dan ketenangan batin sebagaimana Engkau menyembuhkan dan memberikan ketenangan batin kepada PL 

Jawab: Coba sahabat baca WA diatas, setelah menghirup minyak ruqyah PL lalu hati tenang kembali. Padahal sebelumnya muncul amarah dan kecemasan. Kesimpulannya apa? Kesimpulannya cemas dan amarah itu dari setan... Ini premis sederhana tapi wajib sahabat pahami, mengerti dan renungkan baik baik.

Supaya apa? Supaya next time ketika muncul kembali kecemasan dan kemarahan bisa ada rem tambahan. Supaya tidak jebol melulu seperti sebelumnya. Supaya tidak ikut bisikan setan melulu.. Dan camkan bahwa selalu nurut bisikan setan itu sama saja dengan menyembah setan loh? Ati ati...

Bayangkan ayat ini ditujukan kepada kita, saya dan anda...

Artinya: Dan (dikatakan kepada orang-orang kafir): "Berpisahlah kamu (dari orang-orang mukmin) pada hari ini, hai orang-orang yang berbuat jahat. (QS Yasin: 59)

Jadi ceritanya ketika para penduduk surga sudah masuk kedalamnya kemudian ada suara, "Berpisahlah hai orang kafir, kamu nggak boleh begitu". Lalu kita digiring menjauhi surga. Mengapa kita digiring menjauhi surga?

Artinya: Bukankah Aku telah memerintahkan kepadamu hai Bani Adam supaya kamu tidak menyembah syaitan? Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagi kamu", (QS Yasin: 60)

Mengapa kita digiring menjauhi surga? karena dahulu saat di dunia kita selalu manut dan nurut bisikan setan. Ketika setan menyuruh melampiaskan kemarahan kita ngamuk ngamuk. Ketika setan menyuruh balas dendam kitanya berkelahi. Ketika setan membisiki kebencian kita ikut dengan menciptakan perpecahan dan permusuhan. Kita nurut saja bisikan kekecewaan, kesedihan, kemalasan, kesombongan, hasad, dengki, kemunafikan dll. Yang saya sebut barusan disebut setan. Dan itulah musuh kita semua.

Artinya musuh kita ada 2. Yang pertama jin yang memiliki sifat setan. Merekalah yang bermain sihir dan membisikkan bisikan provokasi dan adu domba. Musuh yang kedua adalah setan dalam diri kita sendiri. Yaitu kharakter kharakter setan yang nempel pada hati kita misalnya mudah marah, mudah benci, mudah prasangka buruk, mudah sombong dan sifat setan lainnya.

Artinya: Dan hendaklah kamu menyembah-Ku. Inilah jalan yang lurus. (QS Yasin: 61)

Emang kita disuruh menyembah siapa? Jawabannya "Allah". Caranya dengan menerima ujian/ musibah yang didatangkan kepada kita. Jangan berontak, jangan melawan takdir. Terus belajar menerima, ikhlas dan ridho. Mengapa ikhlas dan ridho? Karena hati kita melihat Allah dibalik ujian tersebut.

Artinya: Sesungguhnya syaitan itu telah menyesatkan sebahagian besar diantaramu, Maka apakah kamu tidak memikirkan?. (QS Yasin: 62)

Bukankah sudah jelas dan nyata ujung dari bisikan setan adalah menyesatkan dan menjerumuskan? Padahal kamu sudah mengalami berkali kali loh? Kok nggak nyadar juga? Misalnya setan membisiki kemarahan, lalu anda cekcok dengan pasangan, habis cekcok nangis nangis, anak jadi sasaran, rumah kayak kapal pecah. Itu saja kamu ulang ulang sampai rumah tanggamu berpisah. Mosok nggak nyadar?

Artinya: Inilah Jahannam yang dahulu kamu diancam (dengannya). (QS Yasin: 63)

Akhirnya saat anda menyembah setan pasti masuk neraka khan? Ketika anda menyembah setan ujungnya penderitaan khan? Ini baru neraka dunia coba kalau neraka akherat? Sudah nggak akan ada obatnya. Atau kalau menyembah terlalu keras bahasanya saya ganti dengan "ngikuti". Bukankah saat anda ngikuti bisikan setan pasti masuk kedalam api (naar)?. Yaitu hatimu yang panas, bergemuruh dan bergejolak. Hampir hampir saja jiwamu nggak kuat menahan gemuruh dalam dada.

Artinya: Masuklah ke dalamnya pada hari ini disebabkan kamu dahulu mengingkarinya (kafir). (QS Yasin: 64)

Mengapa saya dan anda masuk ke dalam api yang sangat panas? Atau mengapa pasca mengikuti bisikan setan dada kita terasa sangat tersiksa? Sebab hati kita gelap atau ketutup dari Allah. Yang dilihat selalu saja mahluk, "ini gara gara kamu". Ketutup bahasa arabnya kafir.

Kalau kata kafir bagimu terlalu keras, saya gantu "hati yang ketutup". Padahal keduanya artinya sama yaitu mata hatinya tidak mampu melihat Allah dibalik ujian. Karena tidak mampu melihat Allah dibalik ujian sehingga masuk ke dalam penderitaan.

Pokoknya selalu saja mahluk yang dilihat. Saat melihat dukunnya bangkit kemarahannya, saat lihat pelaku bergelora dendamnya, saat ingat pengkhiatan teman berkobar kekecewaannya, saat ingat pasangan yang pernah melukai bangkit kesedihannya lalu nangis nangis. Itulah nerakamu karena kita selalu saja melihat mahluk sebagai biang kerok kehancuran hidup kita. Bahasa tegasnya, "karena saya dan anda kafir" dari Allah.

"Kok kafir ustadz, saya sholat kok, ngaji juga, puasa juga". Bagus itu lanjutkan. Itu disebut ritual ibadah sebagai bukti kita orang islam yang beriman. Cuma buktikan dong iman dan islammu secara nyata? Kalau memang saya dan anda beriman (percaya) kepada Allah saat melihat pelaku jangan bangkit kemarahan dan dendammu. Ketika teringat keburukan pasangan, jangan bergelora kekecewaan dan kesedihanmu.

Atau kalau terlalu keras bahasa saya, biarkan aku perhalus. Saat melihat pelaku sihir lalu anda marah ya sudah gpp, namanya juga manusia. Saya juga masih bisa marah kok, hehehe.. Tapi jangan berlarut larut apalagi nyampe bertahun tahun bahkan puluhan tahun mengendal dalam hati. Kalau sudah nyampe ke hati akan jadi neraka buatmu. Oleh karena itu ketika sudah masuk ke hati jangan lihat mahluknya, melainkan lihatlah Allah dibalik mahluk tersebut. Insya Allah dengan cara ini kemarahan anda sedikit demi sedikit bisa diredam.

Dan memang perjuangan melihat Allah dibalik ujian itu luar biasa tantangannya. Melihat dibalik pelaku sihir, jin, pasangan dll ada Allah begitu cetar membahana. Berjuang melawan bisikan setan, karena melihat Allah itu beraaat. Maknanya adalah beriman kepada Allah itu tidak semudah ustadz saat ceramah. Dan anda sekarang sudah membuktikan betapa beratnya perjuangan ini khan?

Beraaaat banget.. Sebab lawannya adalah diri kita sendiri. Tapi saya dan anda wajib jib jib berkomitmen dalam hati sanubari untuk mengalahkan diri kita sendiri. Caranya berdoalah kepada Allah, "Bismillah, atas namaMu ya Allah, kami berkomitmen melawan bisikan setan, mohon kuatkan kami". Tancapkan doa ini dalam sanubarimu dan siap dengan segala tantangannya.

Meskipun dalam prosesnya anda berjibaku sampai berd4rah d4rah tetap hunjamkan doa diatas. Meskipun marah lagi, nangis lagi, dendam lagi, jebol lagi tetap doamu harus kau tancapkan. Sebab memang begitulah proses untuk membuka hati yang tertutup. Atau bahasa lainnya memang begitulah proses membuka hati yang kafir. Prosesnya penuh perjuangan dan dinamika yang mengharu biru.

Huufffft andai saja anda tahu bagaimana perjuanganku selama bertahun tahun. 

Makanya aku ngomong begini kepada kalian semua karena ngalami. Semua sebagai bentuk cintaku kepadamu. Kalian semua harus berjuang sekuat tenaga untuk melawan bisikan setan sampai hatimu benar benar terbuka. Tirai/ tabir/ hijab yang selama ini menutup hatimu akan terbuka lalu engkau akan melihat cahaya yang terang. Apa sebenarnya yang menutup hatiku dan hatimu? Jawabannya "kamu", atau dirimu sendiri.

Kamu yang merasa ada bisa dan kuasa. Kamu yang merasa tidak layak diperlakukan demikian dan demikian. Kamu yang menderita karena selalu melihat mahluk sebagai biang kerok kehancuran. So kalau anda ingin tahu siapa biang kerok yang sebenarnya coba lihat siapa yang berdiri didepan cermin.

Ketika kamu, dirimu, nafsmu, egomu kau rendahkan serendah rendahnya untuk kemudian meninggikan Allah setinggi tingginya maka percayalah akan ada waktu dimana hatimu akan terbuka. Ketika hatimu sudah kebuka kamu akan melihat "Allah" didalamnya. Beribu wajah, beribu nama, beribu rupa diluaran sana, tapi kalau sudah masuk ke dalam hati hanya terlihat satu nama saja yaitu Allah.

Ketika dihatimu hanya ada satu nama yaitu "Allah" maka tiba tiba hilang penderitaan selama ini berganti dengan kebahagiaan.

Ketika dihatimu hanya ada satu nama yaitu Allah, maka dirimu sudah bisa disebut sebagai orang yang beriman. Ketika dihatimu hanya ada nama "Allah" lalu engkau tunduk kepadaNya artinya engkau sudah bisa disebut dengan orang islam (berserah/ tunduk). 

Daaan.. Ketika engkau beriman kepada Allah lalu tunduk (islam) maka akan melahirkan kharakter dan sifat terpuji. SIfat sifat inilah lawan kata dari setan.

Contoh, ketika engkau berpapasan dengan pelaku sihir atau orang yang jahat kepadamu engkau tetap tersenyum tulus, tidak dibuat buat. Ketulusan inilah bagian dari sifat terpuji. Ketika ketulusan ini engkau terapkan terus menerus lama kelamaan banyak orang yang simpati kepadamu. Seiring dengan banyaknya relasi yang membuka peluang rezeki, bisnis, tambah sodara, tambah karunia dan masih banyak lagi. Inilah balasan bagi orang yang beriman kepada Allah di dunia. Dan balasan di akherat jauh lebih besar lagi.

Contoh lain ketika ada orang minta minta anda kasih 10.000. Padahal sebelumnya sering diusir usir. Atau ketika parkir sering kasih tukang parkir 5000. Padahal sebelumnya anda parkirnya dipinggir jalan biar nggak dipalak 2.000 sama tukang parkir. Anda tiba tiba jadi dermawan padahal sebelumnya kikir, pelit bin medit. Ketika anda dermawan maka akan semakin banyak orang yang simpati kepadamu lalu mendoakanmu. Makin banyak doa kebaikan makin banyak kebaikan yang kamu dapatkan. Ini baru di dunia loh?

Artinya hatimu yang sudah kebuka lalu mampu melihat Allah dibalik segala galanya akan memicu munculnya tunas tunas akhlak yang terpuji. Misalnya lebih sabar, lebih ikhlas, menerima, bersyukur, tulus, jujur, empati, merangkul, simpati, penuh kasih, dermawan, rendah hati, bijaksana dan sifat terpuji lainnya.

Atau bahasa lainnya, ketika anda beriman dan berislam secara real dan sudah terbukti dilapangan akan mendorong anda menjadi pribadi yang memiliki kharakter yang baik dan positif. Dan tahukah anda, kharakter terpuji sebagai buah dari iman disebut dengan "taqwa". Dan tiada balasan bagi orang yang bertaqwa kecuali surga (kebahagiaan) dunia dan akherat. Catat paragraf ini ya?

So terakhir saya mau tanya kepadamu. "Mu" yang saya maksud bukan diri/ ego atau hawa nafsumu tapi qalbu dalam dadamu. Karena saya bertanya kepada hatimu, maka untuk sementara tengglmkn dulu egomu ya? Pertanyaanya adalah, "ujian sihir yang menimpamu baik atau buruk?". 

Maka ketahuilah ujian sihir yang menimpamu adalah ujian yang paling keren sepanjang masa. Sebab ujian ini akan menghancurkan kekafiran dalam hatimu lalu memprosesmu menjadi insan yang beriman hanya kepada Allah saja bukan kepada mahluk. Ujian ini akan mengantarkanmu kepada islam. The real islam. Ketika kamu sudah beriman dan berislam maka seiring waktu pohonnya akan berbuah. Dan buah iman disebut dengan TAQWA. 

Dan tahukah anda balasan bagi orang yang bertaqwa? Balasannya adalah surga yang luasnya seluas langit dan bumi.

Artinya: Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa, (QS Ali Imran: 133)

Kesimpulannya ujian sihir akan mengantarkanmu kepada SURGA.

Semoga mencerahkan, share ya?

Syukron

Klinik Pendekar Langit 

Referensi Al Quran untuk artikel ini dan banyak artikel lainnya adalah: https://tafsirweb.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Doa Nabi Yunus untuk Mengobati Luka Batin/ Sakit Jiwa

Orang yang sakit jiwa disebut dengan OODGJ. Mereka terluka batinnya dan sulit sekali sembuh? Bagaimana cara mengobati luka batin? Simak Doa ...