Mau hidup yang tenang aman damai bahagia dan sejahtera? Kalau mau wajib baca artikel ini. Simak Amalkan Dzikir Ini Saya Jamin Hidupmu akan Menakjubkan.
SANTAPAN ROHANI, PRAKTEKKAN DZIKIR INI, SAYA JAMIN HIDUPMU PASTI MENAKJUBKAN
Biasanya jm 12 mlm sy gelisah kesakitan, tpi tdi mlm gak,tidur nyenyak. Iya sekarang saya sudah bisa aktvitas lagi, pinggang gak sakit trs biasanya kaki kalau jln gak bisa harus pakai tongkat sekarang Alhamdulillah. Saya gak bisa membalas kebaikan ustadz , hanya Alloh SWT yg memblsn nya
Jawab: Saya hanya ngobrol singkat by WA dengan sahabat diatas yang sebelumnya jalan harus pakai tongkat. Ybs kerasukan by WA dan nantang nantang saya. Entah mengapa tidak berapa lama jin yang merasuki mengatakan dirinya merasakan hawa yang aneh. Hawa itu berubah jadi panas yang membakar, lalu blaarrr.. Offline
Esoknya ybs WA sebagaimana tulisan diatas. Katanya demikian dan demikian.
Emang apa yang saya lakukan kok bisa sedemikian adanya?
Saya tidak melakukan apa apa. Hanya menjawab tantangannya dengan bismillah. Saya hanya memposisikan bahasa qalbu yang terucap pada lisan. Bahasa Qalbu itu bahasa iman. Yaitu iman kepada Allah.
Artinya ketika saya menulis, hati memposisikan diri kalau bukan saya yang nulis. Bahasa lainnya saya hanya digerakkan saja untuk menulis. Siapa sangka bisa sedemikian dahsyat. Pertanyaannya siapa yang dahsyat (sakti)? Apakah pendekar langit?
Jawabannya bukan. Pada saat itu pendekar langit bukan apa apa dan bukan siapa siapa. Yang dahsyat adalah Allah yang menggerakkan saya untuk menulis. Sehingga ucapan terimakasih itu diberikan hanya kepada Allah saja. Saya jamin ucapan terimakasih (hamdalahmu) jauh lebih berkesan dan membekas.
Nah saya mengajak sahabat semua untuk belajar yang seperti ini nih. Yaitu mengimani bahwa semua adalah perbuatan Allah. Dengan begitu anda pasti mengalami kehidupan yang dahsyat. Pertanyaannya siapa yang dahsyat? Jawabannya sekali lagi bukan anda tetapi Allah.
Cuma untuk sampai di maqom ini sangat tidak mudah sekali. Anda bisa berpura pura mengatakan, "Yang dahsyat hanya Allah", tapi sangat bisa jadi hati anda bohong alias dusta. Kalau memang anda tidak bohong maka seharusnya saat dihina anda biasa saja, saat dipuji anda juga biasa saja. Sebab meyakini bahwa semua adalah perbuatan Allah.
Artinya untuk sampai di maqom ini mau tidak mau nafsu anda harus minggir dulu. Syukur syukur nafsumu sudah m4ti. Ketika nafsumu dipinggirkan maka cahaya Allah akan datang. Ketika nafsumu m4ti niscaya Allah akan menggantikan.
Dan untuk mampu minimal meminggirkan atau menundukkan nafsu prosesnya beeuuuuhhhh... Apalagi sampai mematikan nafsu, saya yakin hanya satu dua manusia yang mampu. Paling tidak sedikiiit saja mampu meminggirkan nafsu maka saya yakin hidupmu akan lebih menakjubkan. Siapa yang menakjubkan? Bukan kamu tetapi Allah.
Mengapa meminggirkan nafsu prosesnya sangat berat?
Sebab ini kaitannya dengan merendahkan diri. Bahasa kerennya rendah hati tinggikan setinggi tingginya, ego diri rendahkan serendah rendahnya. Dengan begitu saya jamin hidupmu akan sukses dan bahagia dunia akherat.
Namun untuk memiliki jiwa yang rendah hati teorinya bisa berbusa busa tapi prakteknya luar biasa sulitnya. Tambah sulit sebab Iblis dan pasukannya yang dari sononya memiliki kharakter tinggi hati (tidak mau rendah hati) akan menyuntikkan r4cunnya kepada anda. Apalagi bagi anda yang berprinsip, "harga diri harga m4ti", atau bahasa lainnya "kebenaran (versinya sendiri) adalah harga mati", waaah nggak bakalan bisa. Adakah manusia yang mau kehilangan harga diri? Nggak ada satupun, kecuali dipaksa oleh takdir. Contohnya orang yang kena sihir dipaksa untuk merendahkan diri. Mengapa demikian? Sebab korban sihir biasanya akan mengalami fitnah yang membuat harga dirinya hancur.
Padahal syarat mutlak untuk bisa menyaksikan perbuatan Tuhan yang amazing mau tidak mau harga dirimu harus direndahkan. Rendahkan dirimu dan tinggikan DIA Yang Maha Tinggi. Jika diri/ nafsumu m4ti maka yang tersisa hanyalah DIA Yang Maha Tinggi.
Oleh karena itu saya mengajak untuk belajar praktek dari hal hal yang kecil kecil dulu. Misalnya saat bangun tidur belajarlah meyakini Allah yang membangunkan lalu ucapkan hamdalah. Lalu mandi dan sholat subuh dimasjid yakini Allah yang menggerakkan. Setelah itu sarapan, yakini Allah yang mendatangkan rezeki. Lalu saat bekerja bisa dapat keuntungan yang lebih besar, yakini Allah yang memberi rezeki.
Pulang kerja macet dijalan, lalu ada yang nyerempet kendaraanmu. Reflek anda marah, tapi segera sadar bahwa Allah sedang melatih kesabaranmu. Yakini bahwa kejadian itu memang disetting sedmeikian rupa oleh Allah. Dengan itu anda tersenyum kepada yang nyerempet motormu dan mempersilahkan untuk melanjutkan perjalanan.
Saat sampai rumah melihat anak anakmu ngacak ngacak meja kerjamu yang nyaris membuatmu marah. Setelah sadar bahwa semua perbuatan Allah, anda tidak jadi marah lalu membereskan ruangan kerja. Setelah itu baru menasehati anak anakmu dengan kasih sayang.
Lakukan hal diatas untuk setiap hal sekecil apapun. Jika anda terbiasa ingat Allah atau berdzikir kepada Allah seperti ini lama lama terbiasa dengan hal yang lebih besar. Maka saya sangat meyakini anda akan banyak mengalami kejadian kejadian amazing yang membuatmu terpesona. Anda kan menemukan solusi dan jalan keluar masalah yang paling rumit. Dan atau mendapatkan rezeki yang tidak disangka sangka (Lihat Ath Thalaq: 2-3). Pertanyaannya siapa yang melakukannya? Lagi lagi Allah.
Inilah makna taqwa sebagai pintu gerbang surga. Yaitu kharakter yang lahir sebagai buah dari iman kepada Allah. Meyakini bahwa hanya Allah yang berperan dibalik segala galanya.
Nah bagi korban sihir sebenarnya saat ini adalah golden momen untuk memojokkan nafsu ke pinggir ring tinju. Saat ini saat terbaik untuk menjungk4lkan nafsumu sampai menyerah kalah. Bisakah? Mudahkah? Nyatanya nggak mudah khan? Orang yang kena sihir dimana nafsunya sudah dipukul berkali kali sampai b0nyok saja enggan menyerah, apalagi orang normal?
Menyerah kepada siapa? Jawabannya menyerah kepada Tuhan. Nafsunya (akunya) diserahkan kepada diri Tuhan.
Artinya memang benar bahwa hawa nafsu itu amat sangat keras kepala. Meskipun sudah dijungk4lkan berkali kali asbab sihir tetap saja nggak mau menyerah. Tetap saja berontak nggak mau diem. Tetap saja sampai bertahn tahun bahkan puluhan tahun mengatakan, "ini gara gara pelaku dzolim...". Atau "jangan salahkan aku begini, salahkan orang lain yang membuatku jadi begini". Selalu saja orang lain yang dikambing hitamkan. Sulit sekali mengakui bahwa semua perbuatan Tuhan sebagai bagian dari ujian lalu dengannya belajar menerima.
Meskipun sangat sulit sekali menjinakkan nafsu saya tetap mengajak diri sendiri dan anda semua untuk latihan setiap saat setiap waktu. Yaitu latihan percaya dengan Allah. Trust Allah in everything. Nanti ketika hidupmu sedikit demi sedikit mengalami perubahan yang lebih baik niscaya imannya juga sedikit demi sedikit akan naik.
Ada satu pertanyaan sahabat yang sangat menarik sbb, "Jika kita pandang semua Allah,apakah kita harus memandang KLO kita Allah ustad 🤗?"
Jawaban detailnya mungkin next di artikel santapan rohani berikutnya. jangan sampai absen ya? Ntar kalau sampai absen bisa gagal paham.
Tapi secara singkat saya jawab bahwa pertanyaan ini pasti muncul dari nafsu yang masih merasa ada, merasa bisa dan kuasa. Masih ada dualitas bahkan sejuta litas antara mahluk dengan Tuhan. Saya katakan sejutalitas karena anda meyakini seribu nama seirbu rupa adalah sesuatu selain Allah. Maqomnya masih merasa diri/ nafsu kita ada dan diri Tuhan juga ada.
Ketika anda terus belajar dzikir/ ingat Allah sebagaimana yang saya jelaskan dari awal lalu anda merasakan sendiri perubahah kehidupan maka pertanyaan diatas sedikit demi sedikit akan tergerus lalu luntur. Sampai disatu titik anda bisa menjungk4lkan nafsumu sendiri lalu masuk ke dalam zona Tuhan (surga) maka pertanyaan itu hilang. Mengapa hilang? Sebab saat itu nafsu yang terus mempertanyakan tentang Tuhan sudah terk4par. Udah nggak bisa ngomong.
Artinya ketika diri/ nafsumu sudah direndahkan serendah rendahnya maka yang anda lihat hanyalah Tuhan dibalik segala galanya. Sampai pada satu titik nafsumu sudah diserahkan kepada Tuhan maka tidak ada yang lain, yang ada hanya Tuhan sendirian.
Sehingga ketika ada yang bertanya sebagaimana sahabat diatas, dirimu hanya bisa diam. Diam tapi paham. Paham yang tidak bisa dijelaskan. Sebab ketika dijelaskan akan menjadi salah paham.
Demikian semoga mencerahkan.
Syukron
Klinik Pendekar Langit

Tidak ada komentar:
Posting Komentar