Apakah menghancurkan sihri harus dengan peruqyah yang beriman? Siapakah peruqyah yang paling sakti? Simak artikel Ini Dia Peruqyah Sakti Yang Bisa Hancurkan Sihir & Kalahkan Iblis.
SANTAPAN ROHANI, SIAPAKAH PERUQYAH YANG BERIMAN?
Pak ustadz, apa iya kesembuhan dari pasien sihir itu, tergantung dari keimanan dari para perukiah saat mengeluarkan jin dalam tubuh nya
Jawab: Lebih kepada iman dalam dadamu.. Peruqyah hanya membantu, selebihnya dirimu harus mempertahankan jiwamu supaya para setan tidak mampu mengendalikan.
Nah kita sampai kepada pembahasan santapan rohani. Pinggirkan dulu akal dan keilmuwanmu lalu buka hatimu lebar lebar supaya dapat pencerahan.
Apa itu iman. Iman bahasa arab, bahasa indonesianya yakin atau percaya.
Sekarang saya tanya, mengapa ada ribuan sahabat yang pesan minyak ruqyah klinik pendekar langit? Jawabannya karena mereka yakin dan percaya kepada saya. Apakah hanya sekedar percaya tanpa mengikuti tulisanku? Tentu tidak. Untuk menciptakan kepercayaan butuh kenal, butuh bukti, butuh trust.
Masalahnya sekarang banyak orang mengajakmu untuk percaya kepada sesuatu yang bahkan kamu belum pernah melihat, apalagi mengenalnya dengan baik. Bagi saya ini konyol. "Udah percaya aja, karena percaya itu tidak butuh bukti". Bagi saya statemen ini adalah pembodohan. Kita semua setuju untuk menciptakan "trust" butuh kenal, bukti dan track record yang jelas. Mana bisa ujug ujug percaya, ini namanya membeli kucing dalam karung.
Dan anda tidak sadar kalau selama ini menjadi korban doktrin yang mengakar sangat dalam. Kita kadung meyakini beriman/ percaya itu adalah meyakini sesuatu yang nggak kelihatan. Saya dulu juga begitu. Paradigma saya berubah total pasca kena sihir. Bahwa beriman itu butuh bukti yang sangat jelas.
Beriman kepada alam kubur, barzakh, alam jin, alam malaikat, takdir, surga dan neraka seharus memerlukan bukti. Seharusnya loh ya? Bukan asal percaya saja. Termasuk beriman kepada Allah wajib ada bukti yang bisa diterima oleh qalbu atau hati masing masing.
Oleh karena itu cari bukti sebanyak banyaknya bahwa apa yang anda imani adalah benar. Bukti real bukan sekedar tekstual semata. Real anda lihat, anda alami dan rasakan. Ketika itulah muncul iman yang jujur sejujur jujurnya.
Terkait dengan pertanyaan sahabat, "Apa iya kesembuhan dari pasien sihir itu, tergantung dari keimanan dari para perukiah saat mengeluarkan jin dalam tubuhnya?". Maka saya tanya balik, yang dimaksud iman seperti apa nih? Apakah yang dimaksud adalah orang yang pinter ngaji, pinter ilmu agama, biasa ceramah dll? Dan saya menduga anda mengarahnya ke situ khan?
Tidak salah tapi menurut saya kurang lengkap. Biar saya lengkapi ya? Orang yang mampu mengeluarkan jin dalam tubuh orang lain harus memiliki keyakinan tinggi tentang dunia sihir. Mereka harus sudah pernah melihat alam jin, melihat jelmaan setan, tahu cara setan menyerang, tahu kelemahan, tahu medan perang dll. Mereka juga harus pernah kena sihir, pernah merasakan penderitaannya, pernah hancur karenanya lalu bisa bangkit.
Siapakah orangnya?
Jawabannya gamblang. Yaitu dia yang berdiri di depan cermin. Artinya yang bisa mengeluarkan setan dalam tubuh seseorang ya anda sendiri. Mosok nggak sadar?
Mungkin saat ini anda sedang dalam fase melihat jelmaan setan, tahu cara setan menyerang, tahu dampak besar serangan setan, merasakan sendiri efek kehancuran dll. Tingkat iman anda mungkin masih disini. Belum sampai kepada menemukan cara menghancurkan makar dan tipu daya mereka. Oleh karena itu teruslah belajar hingga iman anda sampai kepada "cara mengalahkan mereka". Dimana belajarnya? Anda bisa belajar di fanpage ini atau ditempat lainnya.
Ketika iman anda sudah sampai pada fase bisa menghancurkan sihir, maka anda bisa jadi peruqyah tuh. Anda bisa meruqyah orang lain sekaligus mengedukasi para korban sihir lainnya.
Sahabat yang dirahmati Allah..
Kalau kita bicara sihir maka akan membahas tentang dunia jin/ setan/ iblis. Kalau membahas dunia setan maka mau tidak mau tidak akan lepas dari iman kepada Allah. Pertanyannya, apakah saya dan anda sudah bener bener beriman/ trust/ percaya kepada Allah?. Kalau anda benar benar beriman kepada Allah maka proses kesembuhan akan menjadi lebih mudah. Endingnya pasti sembuh.
Dimanakah letak iman kepada Allah? Letaknya ada dalam qalbu. Artinya diqalbumu hanya ada Allah saja tidak ada yang lain. Diqalbumu tidak ada wajah dukun, wajah setan, wajah pelaku sihir, wajah pasangan dan wajah wajah lainnya. Hanya ada wajah Allah saja yang memiliki nama nama yang baik/ asmaul husna.
Dihatimu hanya ada As Syafii atau Yang Maha Menyembuhkan. Dihatimu harus ada Ar Rozzaq, Al Qahhar, Al Mudzillu, Al Khabir, Al Hafidhu, Al Hasibu, Al Mujibu, Al Mu'idhu, Al Hayyu, Al Bathinu, Al Mani'u dan 99 asma Allah lainnya.
Kalau di qalbumu ada wajah dukun maka Al Qowiyyu (Yang Maha Kuat) itu jatuh ke dukunnya. Ketika anda beriman bahwa dukunnya kuat maka kuatlah dia. Kalau hatimu beriman "gara gara sihir hidupmu hancur" maka akan semakin hancur hidupmu. Sebaliknya jika dihatimu ada iman kepada Allah Asy Syafii atau Maha Penyembuh maka kamu akan sembuh.
Oleh karena itu jika kamu ingin mengenal Allah maka buang semua wajah mahluk dalam dadamu. Isi dengan nama Allah saja. Dengan itu niscaya Allah akan mengenalkan satu atau beberapa nama diriNya. Dan anda benar benar akan mengenal namaNya dengan sangat yakin tidak ada keraguan. Asalkan itu tadi, anda wajib membuang semua mahluk tak terkecuali dalam qalbumu, dan sisakan nama Allah saja.
Oke kita mulai ya? Untuk paragraf selanjutnya anda wajib membuka hatimu lebar lebar.
Ketika Allah sudah mengenalkan satu nama diriNya dalam qalbumu maka seiring waktu engkau akan dikenalkan dengan namaNya yang lain. Ketika engkau sudah kenal dengan beberapa nama diriNya maka otomatis engkau akan beriman dengan semua nama namaNya yang Agung dalam asmaul husna.
Kapan kita belajar mengenal namaNya? Sekarang saat anda kena sihir. Jika anda mengikuti tulisan saya, maka seharusnya anda mulai mengangguk anggukkan kepala.
Anda tidak sadar bahwa selama kena sihir DIA sedang mengenalkan kepadamu beberapa nama diriNya. DIA akan mengenalkan nama diriNya jika hatimu sudah bersih dari tuhan tuhan selain diriNya. Ketika qalbumu sudah kosong dari mahluk maka DIA akan muncul dalam beberapa nama. Misalnya Ad Dlaru atau Yang Maha Memberikan Penderitaan.
Pertanyaannya siapakah yang membuat hidupmu menderita? Kalau anda menjawab dukun atau pelaku sihir artinya dihatimu masih ada mahluk. Coba dikosongkan dan sisakan nama Ad Dlaru. Ketika dihatimu ada Allah Ad Dlaru maka siapakah yang memberikan penderitaan? Jawabannya jelas, Allah sendiri.
Mengapa hatimu beriman kalau ternyata selama ini yang memberikanmu penderitaan/ ujian adalah Allah? Sebab hatimu sudah kosong dari mahluk. Dihatimu hanya ada nama Allah saja. Nah sekarang anda sudah kenal dengan satu nama diriNya khan? Sekarang setelah tahu yang membuatmu menderita karena ujian adalah Allah, maka otomatis jiwamu akan belajar bersabar dengannya. Mengapa sabar? Karena yakin bahwa dibalik penderitaan/ ujian tersimpan hikmah.
Hingga pada akhirnya jiwamu benar benar sabar terhadap ujian. Pertanyaannya siapa yang sabar? Kalau dirimu menjawab yang sabar adalah kamu maka keliru. Yang sabar adalah Allah, karna dia adalah As Shobuur atau Yang Maha Sabar. Dirimu hanya kecipratan As Shobuur makanya bisa sabar. Nah sekarang anda sudah kenal 2 nama diriNya.
Ketika anda bersabar dengan ujian maka seiring waktu anda akan sembuh. Mengapa anda pasti sembuh? Sebab dihatimu ada As Syafii atau Yang Maha Menyembuhkan. Nah anda dikenalkan dengan nama diriNya yang lain yaitu Asy Syafii.
Cukup kenal 3 nama Allah dengan pengenalan yang dekat dan sangat erat maka anda akan beriman kepada nama nama lainnya. Ini otomatis. Mengapa anda kenal dekat dan erat? Karena anda mengalami sendiri ketika hatimu dikosongkan dari mahluk. Ketika itulah iman dalam dadamu begitu mengakar dalam qalbu dan menghunjam sampai ke jiwamu. Inilah iman yang sebenar benarnya, bukan iman karena doktrin atau paksaan.
Ketika imanmu sudah seperti ini maka qalbumu benar benar menyilaukan bagi mahluk kegelapan. Satu ayat ruqyah saja yang engkau baca (atau dibacakan pada pasien) akan mampu memporak porandakan istana iblis dalam tubuhmu. Mengapa demikian? Sebab engkau membaca lisan yang berasal dari qalbu. Artinya bacaanmu berasal dari qalbu yang kosong dari mahluk bahkan dirimu sendiri.
Artinya yang membaca ayat ayat ruqyah sebenarnya siapa? Jawabannya yang membaca kalam Allah adalah Allah sendiri. Ketika engkau membaca, "Qoola fakhruj fainnaka rojiim" yang artinya "Keluarlah dari surga, karena sesungguhnya kamu terkutuk, (Al Hijr: 34) adalah Allah sendiri. Mengapa demikian? Khan dihatimu sudah tidak ada mahluk yang ada hanya Allah.
Jika demikian apakah iblis dan mahluk kegelapan lainnya berani berlama lama dalam tubuh dan jiwamu? Tentu saja tidak, mereka pasti lari terbirit birit karena takut. Bukan takut kepada bacaanmu tapi takut kepada perintah Allah yang cahayanya ada dalam qalbumu.
Cumaaaa.. Cuma untuk mengosongkan hati dari selain Allah swuuuulitnya minta ampun. Perjuangannya sangat luar biasa karena harus berhadapan dengan diri sendiri yaitu nafsu. Meskipun sudah dibilang seribu kali kalau kamu kena sihir itu sudah kehendak Allah tetap saja nafsu menolak. Dihatimu ada wajah pelaku sihir yang begitu mengakar kuat. Hatimu meyakini hidupmu hancur gara gara pelaku yang menusuk dari belakang.
Meskipun sudah dikasih tahu semua adalah ujian Allah tetap saja kalau teringat pelaku sihir bangkit dendamnya, ingat pasangan yang berkhianat bangkit kekecewaannya, ingat hidupmu yang berantakan bangkit kesedihannya. Selalu saja begitu selama bertahun tahun bahkan puluhan tahun. Mengapa selalu saja bangkit kemarahan dendam dan kekecwaan? Sekali lagi karena dihatimu ada mahluk yang diyakini memiliki kekuatan selain Allah. Kalau sudah demikian maka akan sulit sekali anda sembuh.
"Ust apakah bisa sembuh jika diruqyah oleh orang yang imannya kepada Allah sudah sempurna?"
Ya tentu saja. Jika orang yang hatinya sudah bersih dari mahluk lalu berkenan meruqyah anda maka anda akan sembuh. Sebab iblis, setan dan sihir tidak mungkin berani berlama lama dalam tubuhmu. Kalau nekad mereka akan hancur.
Masalahnya adalah mereka akan kembali lagi ketika cahaya dalam hatimu mulai meredup. Sebab cahaya dalam hatimu adalah cahaya suntikan dari luar yaitu dari peruqyah misalnya. Ketika cahaya dalam hatimu mulai meredup maka para setan akan mulai merayapi jiwamu kembali dengan membisikkan keraguan demi keraguan. Hingga pada akhirnya cahaya hatimu padam seiring dengan kumat lagi.
Oleh karena itu ketika anda merasakan kesembuhan segeralah bersih bersih hati. Sapu kotoran kotoran hati yang bernama mahluk dalam qalbumu. Ketika setan membisiki jiwamu kalau hidupmu hancur gara gara pelaku sihir segera sapu, buang dan bersihkan. Yakini hidupmu hancur karena Allah yang sedang mengujimu. Ketika hatimu belajar meyakini yang membuat hidupmu hancur adalah Allah maka kemarahan dalam jiwamu sedikit demi sedikit bisa diredam.
Kembali ke pertanyaan, Pak ustadz, apa iya kesembuhan dari pasien sihir itu, tergantung dari keimanan dari para perukiah saat mengeluarkan jin dalam tubuh nya?". Jawabannya "Ya". Meskipun mungkin tidak sembuh permanen. Makanya ketika anda merasa plong segera belajar meruqyah hatimu sendiri dari wajah wajah mahluk.
Atau bisa jadi sihirnya hancur karena buhulnya bisa dihancurkan. Lalu anda benar benar sembuh permanen. Cuman ketika dilain waktu anda diberikan ujian yang berbeda bisa menjadi jalan sihir masuk kembali. Atau anggap saja sihir tidak kembali, lalu anda diberikan ujian yang berbeda maka kemungkinan besar kamu tidak akan lulus. Mengapa demikian? Karena dihatimu ada banyak tuhan tuhan lain selain Allah.
Sehingga point dari ujian sebenarnya adalah jalan untuk membersihkan hatimu. Oleh karena itu mumpung saat ini anda sedang diberikan musibah/ ujian yang besar maka belajarlah untuk bersih bersih hati. Bersihkan hatimu dari segala mahluk yang diyakini memiliki kekuatan selain Allah. Ketika hatimu sudah bersih (kosong) maka cahaya Allah akan datang menyinari. Cahaya Allah inilah yang akan menyinari jiwamu sehingga lapang, tenang, bahagia, damai dan sejahtera. Inilah manifestasi surga yang bisa anda alami di dunia ini, sebelum anda merasakan surga abadi diakherat kelak.
Pertanyaan terakhir dari saya adalah, siapakah peruqyah yang beriman dimana dengannya bisa menghancurkan sihir? Jawabannya adalah "anda sendiri"
Demikian semoga mencerahkan, share ya?
Wallaahu A'lam
Klinik Pendekar Langit

Tidak ada komentar:
Posting Komentar