kadang nggak tahu apa apa tahunya malah dijadikan tumbal pesugihan. Kalau sudah kena repot jadinya. Bagaimana cara menghancurkan sihir tumbal? Yuk dibaca Cara Ruqyah Lepas Terbebas dari Tumbal Pesugihan.
CARA LEPAS DARI TUMBAL PESUGIHAN
Mau tanya, apakah penanganan korban sihir dan korban tumbal pesugihan ada bedanya? Krn setelah ditelusur dg ruqyah mimpi dll ditarik kesimpulan dg hati2 bahwa (kerabat) sy melakukan pesugihan dg tumbal sy dan anak pertama sy.... Jin ular pesugihan ini mengincar sy. Akhir2 ini setiap pejamkan mata ada wujud ular siap mematok sy
Jawab: Bagaimana cara penanganan korban tumbal?
Sebelum menjawabnya kita harus memahami dulu bagaimana mekanisme tumbal, misalnya tumbal pesugihan. Alkisah sudah puluhan tahun si fulan hidupnya miskin. Segala hinaan, cacian, fitnahan dll mendorongnya untuk melakukan ritual pesugihan. Si fulan nekad melakukan pesugihan karena capek hidup miskin meskipun tumbalnya adalah saudaranya sendiri.
Ditemani mbah dukun sifulan datang ke hutan yang angker. Setelah sampai digerbang/ gapura tua mbah dukun mempersilahkan si fulan masuk sendiri ke sebuah gubug tua. Dan tahukah anda sebenarnya yang berjalan dan masuk ke dalam gubug tua adalah sukma fulan. Bahasa lainnya yang masuk ke dalam gubug adalah jiwanya/ ruhnya/ arwahnya atau badan halusnya. Yakni jiwa yang dipenuhi dengan keinginan hawa nafsu keduaniaan. Sedangkan jasadnya masih bersila didepan mbah dukun diluar gapura.
Singkat cerita si fulan mengadakan perjanjian pesugihan dengan ratu jin. Yakni seorang perempuan cantik jelita yang wujud sebenarnya adalah ular. Sebagai bagian dari perekat perjanjian si fulan berhubungan dengan ratu jin tersebut. Sementara disepakati setiap tahun harus menyediakan tumbal nyawa dari saudara saudara dan kerabatnya.
Setiap kali hendak menyerahkan tumbal si fulan harus berhubungan 1intim dengan ratu ular. Setelah itu si fulan akan menyebut nama korban tumbal berikutnya. Selang beberapa hari kemudian satu persatu kerabatnya meninggal dengan cara yang tidak wajar. Ada yang mati karena tabrakan, jatuh di kamar mandi, tngglm dll. Namun tidak semua korban tumbalnya meninggal, karena ada satu orang yang kena kembang kasur alias lumpuh dan tidak bisa melakukan apapun kecuali hanya rebahan dikasur selama bertahun tahun.
Setelah tumbal didapatkan maka si fulan akan mendapatkan barang yang sudah dibeli yaitu berupa uang, kekayaan, jabatan dan kehormatan.
Pertanyaan 1. Mengapa yang datang kepada ratu jin wajib sukmanya, bukan jasadnya? Tentu saja dikarenakan perjanjian dilakukan di alam jin maka pelaku harus melepas pakaian jasadnya.
Pertanyaan 2. Mengapa untuk kaya harus pakai tumbal nyawa segala?. Karena di alam jin tidak ada jual beli dengan uang yang ada adalah jual beli denga jiwa. Bagi alam jin (setan) jiwa manusia adalah sesuatu yang sangat berharga.
Pertanyaan 3. Mengapa untuk mengambil jiwa manusia harus pakai perjanjian dulu? Kalau tidak ada perjanjian disebut nyolong. Di alam jin sangat memegang teguh sebuah perjanjian, nggak seperti di alam manusia yang gampang khianat. Sekali sudah dibuat perjanjian maka akan sangat sulit keluar/ lepas dari perjanjian tersebut.
Pertanyaan 4. Mengapa tumbalnya harus orang terdekat yang ada hubungan darah? Sebab dalam hubungan darah ada hak milik satu sama lain. Artinya yang menjadi tumbal adalah seseorang yang menjadi miliknya bukan milik orang lain. Artinya orang yang dijadikan tumbal harus ada sebagian jiwanya yang disandarkan kepada pelaku. Misalnya orang tua menumbalkan anaknya, orang tuanya, kerabat, karyawan atau sahabat terdekatnya.
Jika kita berbicara tentang sandaran maka jangan sampai hati kita bersandar kepada mahluk. Misalnya seorang karyawan jangan sampai terlalu bersandar kepada pekerjaan dan bosnya. Sebab ketika bosnya marah lalu keluar kata kutukan bisa menjadi ain yang mematikan. Disisi lain anda yang terlalu lengket pada bos bisa dijadikan korban tumbal.
Pertanyaan 5. Jika sudah terlanjur menjadi korban tumbal pesugihan dan belum meninggal dunia bagaimana caranya lepas dari perjanjian yang dibuat oleh pelaku?
Sebelum saya menjawabnya sahabat harus paham dulu bahwa ketika jiwa anda sudah dipersembahkan kepada setan maka mereka akan mengambil apapun dalam diri anda yang bisa diambil. Mereka akan mencabut hoki anda, pekerjaan anda, kebahagiaan anda, uang anda, kesehatan anda dll. Sampai di satu titik para setan akan menarik jiwamu keluar dari raga (jika mampu).
Ketika setan tidak mampu mengambil jiwamu paling tidak setan akan mengambil yang lain seperti kemarahanmu, kesedihanmu, rasa sakitmu dan energi negatif lainnya.
Mengapa setan tidak mampu mengambil seluruh jiwamu lalu dibawa ke alam jin? Sebab dalam relung hatimu masih ada iman atau keyakinan kepada Allah. Masih ada sisa sisa sandaran kepada Allah yang menghalangi mereka untuk mencabutnya. Artinya yang bisa menghalangi mereka para jin untuk mencabut jiwamu adalah dirimu sendiri. Yakni cahaya iman dalam dadamu.
Atau bisa juga ada orang lain yang membantu mendoakanmu (meruqyahmu) sekaligus memotivasimu untuk bertahan dalam ujian yang bertubi tubi. Misalnya doa orang tua kepada anaknya yang terindikasi korban tumbal pesugihan. Nah akhirnya kita sampai kepada sosok/ orang yang bisa membantumu lepas dari belenggu setan.
Jika bicara siapa orang yang paling tepat membantumu lepas dari belenggu setan atau lepas dari perjanjian tumbal pesugihan?.
1. Orang terdekat yang masih ada hubungan darah (masih memiliki kepemilikan atau hak dan kewajiban satu sama lain) misalnya pasangan, orang tua kepada anak atau sebaliknya. Kemudian lanjut saudara dan kerabat lainnya.
2. Teman atau tetangga yang paling dekat denganmu yang mendoakanmu. Misalnya anda punya sahabat dekat yang selama ini selalu bersama dalam suka dan duka.
3. Guru spiritualmu yang selama ini engkau percaya tulus mengajak kepada kebaikan dan hari akherat.
4. Peruqyah.
5. Orang yang terbiasa keluar masuk alam jin
Nah bagaimana caranya mereka bisa membantu anda? Bagaimana mekanismenya? Apa yang harus dilakukan?
Insya Allah bersambung part 2
Share ya?
Wallaahu A'lam
Pendekar Langit

Tidak ada komentar:
Posting Komentar