Mengapa Pakai Jimat Rajah Sabuk Cincin Tasbih Berkhodam Haram?

Banyak orang yang pakai rajah jimat sabuk berkhodam dll. Tujuannya untuk perlindungan, kewibawaan biar disukai dll. Saran saya nggak usah begituan. Simak Mengapa Pakai Jimat Rajah Sabuk Cincin Tasbih Berkhodam Haram?.

 

PAKAI JIMAT, RAJAH, TASBIH, SABUK BERKHODAM? BACA INI SUPAYA PAHAM

tadz saya sudah diisi dengan amalan dan  saya beli jimat dengan aktivasi pake garam pagar perlindungan, berapa sarana tasbih dan cincin dari dukun berkedok uztadz dan saya tau itu dari jin/khodam saya sudah ditipu. Bagaimana itu tadz

Jawab: Buanyak sekali umat yang terpedaya dengan sarana sarana perlindungan seperti diatas. Saya dulu juga kok. Bahkan menganggap apa yang dilakukan adalah bagian dari agama. Misalnya pakai rajah, tasbih berkhodam, cincin sulaiman dll. Apalagi mereka yang belajar dzikir asmaul husna untuk kesaktian dan tenaga dalam PASTI menganggap apa yang dipelajarinya adalah kebenaran.

Yah gpp namanya juga nggak tahu. Sedang dalam proses pencarian jati diri. Yang penting terus belajar gunakan akal sehatmu lama kelamaan akan paham.

Apa yang dirasakan setelah pakai rajah, sabuk, tasbih dll?

Yang pertama nggak ada efek apa apa. Sebab anda ditipu oleh oknum yang ingin mencari keuntungan sebesar besarnya. Yang kedua memang berefek. Efeknya anda jadi cepat emosi, syahwat tinggi, penginnya berantem, malas ibadah dll. Mengapa demikian? Sebab kemasukan jin atau setan.

"Wong saya dzikir asmaul husna, atau pakai tasbih berkhodam mosok kerasukan setan?". Jawabannya emang kerasaukan apa? Khodam apa malaikat? Emang ada malaikat atau khodam muslim yang memicu cepat marah, suka ngintip orang mandi, penginnya berantem dan atau malas ibadah? Yang menyebabkan demikian hanyalah iblis dan setan. Makanya gunakan akal sehatmu.

Oleh karena itu ketika anda membaca tulisan ini stop...! Stop pakai yang gitu gituan, nggak ada manfaat malah banyak mudharatnya.

Stop pakai jimat, tasbih, cincin, sabuk, rajah dll dengan niat biar sakti, kebal, berwibawa, disukai dll. Stop belajar di majelis dzikir yang tujuannya biar sakti, tembus alam gaib, dapat karomah dll. Stop belajar tenaga dalam dengan pernafasan asmaul husna. Stop belajar apapun yang berbaju dzikir, mujahadah, makrifat dll jika tujuannya biar memiliki kesaktian. 

Itu semua sangat rentan sekali dirasuki setan. Mengapa demikian? Karena hanya setan yang ngganduli hawa nafsu manusia. Yaitu hawa nafsu ingin hebat, ingin kaya, ingin kebal, ingin disukai lawan jenis dll. Meskipun lisanmu menyebut kalimat thoyyibah tapi hatimu nggak bisa bohong kalau ingin dunia. Disinilah setan masuk.

Kalau mau dzikir, baca asmaul husna, baca tahlil, belajar makrifat, baca kalimat thoyyibah lainnya hanya karena Allah itu buagus. Mau seribu kali atau sejuta kali lebih bagus. Cuma khan mana ada yang seperti itu? Kebanyakan ada modus keduniaan.

Sehingga PR nya adalah dzikron katsiiron atau dzikir yang banyak dimulai dari imanmu kepada Allah dulu. Yakini bahwa segala galanya adalah Allah yang berperan. Lihat bayimu nenen ibunya yang anda lihat Allah sedang memberikan kasih sayang. Lihat uangnya hilang yang dilihat Allah sedang mengambil sebagian milikmu. Lihat dirimu sedang sedekah yang dilihat adalah Allah sedang berbagi rezeki. Lihat dirimu dihina orang lain yang dilihat Allah sedang melatih kesabaran. Semua Allah tdak ada yang lain.

Nah kalau anda sudah membiasakan dzikir/ ingat Allah seperti ini silahkan saja dzikir lisan yang lain apapun itu. Sebab bingkai dzikir sudah anda punya yaitu yang dilihat hanyalah Allah bukan mahluk. 

Kalau maqom anda sudah disini silahkan dzikir apapun sampai tembus alam gaib juga gpp. Karena ketika tembus alam gaib yuang anda lihat bukan kamunya yang sakti tetapi Allah sedang memperjalankanmu. Ketika dengannya rezekimu lancar yang anda lihat bukan karena mujahadahmu melainkan Allah sedang melapangkan rezeki.

Tapi kalau maqom mu belum disitu lebih baik jangan... Dan saya menduga maqom kamu belum disini. Sebab dihina marah marah, habis sedekah bangga, bisnisnya melejit merasa dirinya yang hebat. Atau saat didzalimi dendam, saat kena sihir berontak, saat dikhianati ingin bnh diri. Artinya mata hatimu dominan melihat mahluk bukan Allah. 

Kalau maqommu masih disini otomatis kamu menganggap rajahnya sakti, minyak ruqyahnya hebat, pendekar langit josss, amalannya ampuh, doanya manjur dll yang berujung kepada keyakinan kalau kamu itu hebat. Maksud hati dzikir ingat Allah, apa daya malah syirik. Sebab menduakan Allah dengan benda dan mahluk. Kalau sudah begitu endingnya adalah kebinasaan. Sebab Allah tidak akan mau ditandingi dengan mahluk.

Sekali lagi saran saya nggak usah pakai jimat, rajah, sabuk dan benda benda yang diyakini punya kesaktian ya? Kalau mau sakti, kaya, mulia dll sering sering saja baca artikel santapan rohani. Sampai dirimu paham bahwa yang sakti kaya dan mulia sebenarnya hanya Allah saja.

Share

Wallaahu A'lam

Klinik Pendekar Langit

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Cara Menyembuhkan Penyakit yang Kronis

Hampir semua penyakit jasad berawal dari pikiran, ini penelitian sains. Penyakit dari pikiran memicu penyakit kronis. Bagaimana Cara Menyemb...