Mustahil Orang yang Dapat Musibah Berat di Dunia akan Mati Sia Sia

Dalams sebuah film biasanya pemeran utama akan dapat banyak sekali ujian demi ujian. Sampai akhirnya menjadi superhero. Simak Mustahil Orang yang Dapat Musibah Berat di Dunia akan Mati Sia Sia.

 

SANTAPAN ROHANI, KETIKA KAMU SUDAH MENGENAL SANG SUTRADARA MAKA GAME IS OVER, SELESAI PERMAINAN

tolong bantuan ustadz sdh hampir putus asa tadz, Dn skrg hidup ku sdh hancur, rmh tangga ku pun hancur usaha demi usaha pun tdk mendatang kan keuntungan malahan meninggal kan hutang piutang, skrg diri ku bagaikan sampah masyarakat yg tiada berartih, krj jadi malas hanya tidur tiduran di rmh dn gk tauh lh pikiran hampir buntuh

Jawab: Yang sabar ya? Saya hanya bisa mendoakan bagi sahabat yang sedang diuji dengan musibah yang berat semoga senantiasa diberikan kesabaran. Semoga dengan kesabaran ini Allah akan memberikan jalan keluar. Aamiin

Sahabat pernah nonton film mandarin Tio Buki Pedang Pembnh Naga tidak? Singkat cerita Tio Buki kecil sudah ditinggal mati oleh ayah ibunya. Kedua orang tuanya diberlakukan dengan hin4 sehingga memutuskan untuk mengakhiri hidupnya didepan mata anaknya yang masih kecil. Api dendam membaca dalam dada Tio Buki dan menghitung satu demi satu pendekar yang sudah membnh kedua orang tuanya.

Namun Tio Buki tak berdaya, sebab dirinya kena pukulan beracun sejak kecil didadanya sehingga tidak diperkenankan belajar silat sama teman temannya. Nyaris dirinya hanya bisa nonton teman temannya belajar kungfu seraya menahan air mata yang tumpah. Teman temannya hanya bisa tertawa meledek kelemahan Tio Buki.

Waktu terus berlalu singkat cerita Tio Buki sedang main main ditepi tebing tiba tiba terpeleset jatuh ke jurang yang sangat dalam. Konon tidak ada satupun orang yang selamat ketika sudah jatuh ke jurang tersebut. Akhirnya Tio Buki terk4par jatuh didalam jurang bersimbah d4rah. Tio Buki megap megap sebentar lalu m4ti meninggalkan kepedihan sedari kecil...

Apakah ceritanya akan seperti itu?

Saya yakin semua penonton tidak akan percaya jika Tio Buki m4ti begitu saja. Hanya sutradara kony0l yang menyusun cerita seperti demikian. Sutradara yang handal pasti mempermainkan perasaan penonton dulu sebelum pemeran utama menjadi super hero. 

Dan memang cerita yang sebenarnya, justru saat Tio Buki jatuh ke dalam jurang menjadi sebab penyakitnya sembuh dan menjadi pendekar nomor 1. Saat didasar jurang ia bertemu dengan sosok yang menjadi sebab dirinya bisa menguasai jurus Matahari. Setelah menjadi pendekar nomor satu, keinginan balas dendamnya diredam dan lebih memilih membela perguruan kakeknya yang sedang diserang. Akhir dari cerita ini adalah Tio Buki yang dari kecil merasakan kehilangan dan penderitaan yang besar akhirnya menjadi superhero.

Diatas adalah cerita film yang disusun oleh sutradara. Sutradaranya adalah manusia. Cerita skenario buatan manusia saja sudah sedemikian seru, apalagi sutradaranya Allah? Sudah pasti jauuuh lebih seru. Sebab Allah adalah sebaik baik pembuat makar (cerita).

Coba renungkan baik baik... Mosok manusia yang dihancurkan oleh sihir akan m4ti sia sia? Mosok orang yang rumah tangganya kandas, ekonominya hancur, sosialnya rusak, badannya sakit parah kemudian akan selesai begitu saja? Mosok orang yang mengalami penderitaan lahir batin selama bertahun tahun hidupnya akan berakhir dengan tr4gis? Mosok sebaik baik sutradara akan membuat cerita seperti itu? 

I dont think so... Saya yakin tidak. Saya meyakini anda akan menjadi super hero..

Coba ingat kisah Nabi Ibrahim alaihis salam yang dibakar hdp hdp. Apakah nasibnya akan berakhir begitu saja? Nyatanya khan tidak. Atau cerita Nabi Islmail seorang anak yang baik, lalu setelah beranjak remaja dan dismblh kemudian akan m4ti begitu saja? Nyatanya khan nggak. Mosok nabi Yakub alaihis salam diberikan penyakit mematikan selama belasan tahun, lalu akan m4ti begitu saja? Khan nggak. Mosok nabi Yusuf alaihis salam yang dibulli sejak kecil lalu dimasukkan ke dalam sumur hidupnya akan berakhir? Khan tidak. 

Mosok kamu yang tidak tahu apa apa lalu disantet orang yang menyebabkan hidupmu menderita bertahun tahun akan berakhir dengan sia sia? Seharusnya khan enggak. Harusnya loh ya? Bahkan seharusnya ending cerita anda menjadi super hero.

Dan sekarang pada akhirnya anda ngerti khan? Kalau menilai cerita orang, cerita film, cerita nabi dan rosul dll mah gampang. Ending ceritanya bisa diprediksi. Cuma yang ngalami itu loh, rasanya cetar membahana. Tapi kalau nggak cetar khan ceritanya jadi nggak seru. ya nggak?

Ngomongin orang, menilai keburukan dll mah gampang. Menasehati, mendalil, nyalahin orang dll juga gampang. Yang nggak gampang yang njalani. Misalnya menilai pekerjaan kotor dari p3l4cr mah gampang. "Wah cantik cantik kok gitu, nggak takut dosa apa? Neraka kamu". Ngomong kayak gini mah gampang. Kamu tahu nggak latar belakang dan alasan mengapa mereka menju4l diri? Belum tentu juga dirimu kuat loh denga ujiannya dimasa lalu.

Sangat bisa jadi orang yang kau cela karena keburukannya suatu saat nanti akan menjadi super hero. Orang yang dianggap samp4h masyarakat bisa jadi suatu saat akan menyelamatkanmu. Orang kaya yang hidupnya hancur lalu dituduh banyak dosa, bisa jadi suatu saat akan membimbingmu. Orang yang rumah tangganya kandas, dan dituduh pel4kor suatu saat akan menyadarkanmu.

Dan saya lebih meyakini yang seperti itu. Yaitu orang yang hidupnya hancur karena musibah suatu saat akan kamu jadikan guru atau panutan. Mengapa demikian? Karena orang yang diberikan musibah besar pada hakikatnya mereka dicintai Allah.

Oleh karena itu bagi sahabat yang saat ini sedang diberikan ujian yang sangat berat mohon bersabar ya? Khan ceritanya masih terus berjalan alias belum berakhir. Hidupmu belum berakhir sebelum Allah mengambil jiwamu. Mau ancur ancuran, mau gempa bumi, mau banjir bandang dll khan kamu masih hdiup. Artinya ceritanya terus berlanjut sesuai dengan skenario Sang Sutradara.

Oleh karena itu biarkan DIA bercerita melalui dirimu. Keluar dari dirimu sendiri lalu tonton kisahnya sambil makan popcorn. Artinya jangan protes dengan cerita Sang Sutradara apalagi hendak membuat cerita sendiri. "Pokoknya pelaku dzalim akan kena adzab, aku harus b4las dendam". Ini namanya hendak membuat cerita sendiri.

Artinya biarkan dirimu ancur ancuran, biarkan dirimu kehilangan, biarkan harga dirimu diin4k inj4k. Berjuanglah sekuat tenaga untuk menerima alias tidak membuat cerita sendiri. Sekali lagi berjuanglah sekuat tenaga untuk menerima ceritamu yang sedang dititik nadzir. Terima saja dulu meskipun dadamu bergejolak. Biarkan DIA bercerita.

Kalau hatimu sudah menerima maka ceritanya akan berlanjut sesuai naskah dari Sang Sutradara. Kalau engkau terus saja berontak maka cerita akan berlanjut sesuai dengan keinginan nafsumu. Kalau cerita diserahkan kepada nafsu pasti dijamin berakhir dengan penderitaan. Ini sudah jaminan mutu.

Artinya ketika kamu terpelanting jatuh ke jur4ng yang sangat dalam terima saja. Jangan protes, "kok aku jatuh sih, harusnya khan nggak jatuh, wah sutradaranya nggak bener nih". Kalau demikian anda tidak akan pernah mendapatkan hikmahnya. Akan tetapi ketika qalbu anda menerima dijatuhkan bisa jadi didasar lembah menemukan kitab kungfu paling langka yang membuatmu menjadi pendekar nomor satu.

Oleh karena itu katakan dengan qalbumu, "Yaa Allah saya menerima takdir ini meskipun sangat berat", maka ceritanya akan lanjut sesuai naskah dari langit. Misalnya orang orang yang akan menjadi jalan kesembuhan didatangkan. Atau tentara tentara Allah yang akan membantumu melawan penyihir sudah dipersiapkan. Hingga pada akhirnya kamu bisa mengalahkan penyihirnya.

Setelah itu rumah tangga yang sudah hancur disatukan kembali. Atau didatangkan pengganti yang lebih baik lagi. Kemudian rezeki yang hancur diganti dengan jalan rezeki yang lebih mudah. Atau nama baik yang sudah hancur dipulihkan lagi. Hingga pada akhirnya anda hidup bahagia.

Endingnya apa? Endingnya bukan hidupmu berakhir dengan bahagia tapi engkau paham bahwa yang membuat cerita bukan kamu. Engkau yakin seyakin yakinnya bahwa yang mendatangkan semuanya bukan kamu. Karena pada saat hancur dulu yang anda lakukan hanya "menerima", itu saja. Lalu datang satu persatu jalan kesembuhan dan kebahagiaan.

Sehingga pada akhirnya engkau paham bahwa ada Yang Membuat cerita. Engkau jadi kenal dengan Sang Sutradara. Engkau jadi yakin bahwa DIA lah sebaik baik pembuat cerita kehidupan. Bahasa lainnya engkau jadi kenal dengan Allah. Bukan sekedar kenal secara tekstual tapi benar benar kenal sampai mak nyess dalam hati. Hati yang mak nyess itulah iman. Masuk ke hatimu nggak tulisan ini?

Sehingga setlah anda yakin bahwa Allah sebaik baik pembuat cerita maka sejak saat itulah engkau hanya bisa bersandar kepadaNya saja. Mau digimanain terserah Sang Sutradara saja. Sebab anda yakin sekali (berdasarkan pengalaman) bahwa DIA lah sebaik baik pembuat cerita. Imanmu sudah sangat kuat mengakar dalam sanubari.

Cuman masalahnya kalau saya dan anda sudah benar benar mengenal Sang Sutradara maka ceritamu sudah selesai. Benar benar mengenal loh ya? Bukan hanya ucapan lisanmu yang seringkali berdusta. 

Kalau sudah mengenal Sang Sutradara maka kamu disuruh pulang. Sudah tidak ada drama/ sinetron lagi. Sudah tidak ada penderitaan lagi. Mengapa demikian? Khan Yang Membuat Cerita dimana selama ini bersembunyi dibalik naskah sudah ketahuan. Disinilah maqom, "innalillaahi wainna ilaihi rojiuun".

Sehingga tugas kita adalah mengenal DIA dibalik skenario alam semesta. Untuk bisa mengenal DIA mau tidak mau nafsumu harus kerangkeng syukur syukur bisa ditgglmkn. Sebab kalau tidak dikerangkeng maka nafsu akan membuat ceritanya sendiri sesuka dirinya. Pertanyannya Bisakah memenjar4kan nafsu supaya ceritanya bisa sesuai naskah dari langit.

Jawabannya bisa tapi swuuuuliiiiit sekali... Beuuuh luar biasa perjuangan mengendalikan hawa nafsu yang maunya berlarian ke sana kemari. Menjadi sangat sulit karena yang harus dikalahkan bukan orang lain, tapi dirimu sendiri.

Meskipun sangat sulit paling tidak tulisan ini bisa menyadarkan hatimu yang selama ini berontak dalam satu ucapan, "Ooh begitu, betul juga ya? Masuk ke hati". Dengan pemahaman yang engkau dapatkan mudah mudahan mulai detik ini bisa membuatmu lebih gigih untuk memerangi nafsumu sendiri. Hingga pada akhirnya ketika nafsumu bisa engkau kalahkan maka engkau pasti akan menngenal Sang Sutradara dengan pengenalan yang menghujam dada.

Ketika nafsumu bisa engkau kalahkan, pasti kamu akan mengenal Allah dengan pengenalan yang sebenar benarnya.

Demkian semoga mencerahkan, share ya?

Wallaahu A'lam

Klinik Pendekar Langit

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Dahsyatnya Sholawat Bisa Hancurkan Sihir Bahkan Iblis

Sholawat itu dahsyat banget untuk hancurkan setan. Asalkan anda paham makna sholawat. SImak Dahsyatnya Sholawat Bisa Hancurkan Sihir Bahkan ...