Jika kamu terindikasi gangguan jin nasab maka wajib baca tulisan ini ya? SImak Penting Untuk yang Gangguan Jin Nasab, Doakan Leluhurmu Setiap Hari.
SANTAPAN ROHANI, MULAI BESOK DOAKAN KELUARGA DAN LELUHURMU YANG SUDAH MENINGGAL YA?
Bapak tadi pas buka kitab bapak itu yg sya buka duluan yg ditengah2 ttg senjata pemusnah massal kalo GK salah tulisannya tadi,trus yg tentang kirimkan Fatihah buat sambung Ruhani itu dn ttg mendoakan bapak pendekar langit itu terus tiba2 langsung setengah badan sya mulai perut smpai kaki paha panas seperti terbakar, (Sahabat 1)
Assalamualaikum ustadz...Alhamdulillah setiap hbs sholat 5 waktu sy kirim Fatihah buat mantan suami dgn niat apabila ada gangguan2 yg ada dlm tubuhnya xxx di hilangkan dan di berikan kesadaran..dan sy mengalami kepala liyer dan perut rasanya mual mau muntah itu knp ya ustadz? (Sahabat 2)
Setelah baca ini in Syaa Allah yakin Allah Maha menyembuhkan nggak jadi pak ustad.. nggak usah alat alat rukiah Allah sendiri yang akan menyembuh kan aku pak ustad atau lainnya hanya membantu aja … mohon doanya aja (Sahabat 3)
Jawab: Saya menyarankan sahabat harus sering mampir ke fanpage ini lalu membaca tulisan tulisan saya supaya dapat pencerahan. Dan supay semakin lama semakin paham dengan apa yang saya tulis.
Mengapa demikian? Sebab dari sekian sahabat yang membaca hanya satu dua artikel banyak yang salah memahaminya. Misalnya setelah membaca tulisan saya tentang "Allah yang menyembuhkan" lalu hanya minta doa saja dan tidak perlu diruqyah, ruqyah mandiri atau media ruqyah. Gagal paham berarti.
Perhatikan ini.. Allah Asy Syafii artinya DIA Yang Maha Menyembuhkan. Ini keyakinan dalam hatimu yang harus dihunjamkan dalam dalam. Dalam hati loh ya? Yang ada dalam dadamu. Sekali lagi keyakinan ini ada di dimensi hati.
Kalau sudah masuk ke wilayah dimensi lahiriah/ dunia maka nggak ada Allah disitu. Sampai kiamat juga tidak akan ada. Yang ada bambang, wati, dukun, jin, seblak, klepon, kopi, batu, kutu, tai ayam, dan sejuta nama lainnya. Termasuk ada nama peruqyah, media ruqyah, minyak kasturi, kitab penghancur sihir, dan seribu wajah lainnya.
Jadi 2 alam ini jangan disatukan. Kalau disatukan jadi bentrok dan nggak nyambung. Inilah penyebab banyak perdebatan disana sini tentang agama salah satunya hendak menyatukan antara alam dunia dengan alam akherat. Atau antara alam qalbu dengan alam dzohir. Nggak akan ketemu sampai kiamat.
Jika anda meyakini, biar Allah yang menyembuhkan lalu anda duduk, diem, leha leha, dll maka sampai kiamat juga nggak akan sembuh. Sebab alam dunia adalah alam ikhtiar. Alam dunia dibungkus dalam ruang dan waktu untuk menciptakan proses sebab akibat. Paham nggak sampai disini? Kalau belum juga paham berarti setiap hari sahabat harus nongkrongin fanpage ini ya?
"Saya hanya doa saja ust, nggak perlu ruqyah?"
Ya nggak gitu juga kali. Artinya anda belum benar benar paham apa itu doa. Definisi doa ada bertingkat tingkat, salah satu maknanya adalah menyeru atau memanggil atau mengajak. Puncak dari doa adalah menyeru/ meminta pertolongan kepada Allah. Dan puncak doa ini masuknya di alam qalbu/ keyakinan.
Dan sahabat juga harus paham bahwa ruqyah juga bagian dari doa. Sehingga anda ruqyah mandiri, diruqyah, pakai media ruqyah dll itu doa juga. Anda baca fatihah, baca Al Baqarah, baca Al Jin dll termasuk doa juga. Termasuk anda datang ke dokter, ke ustadz, ke teman, ke klinik dan ke tempat lain juga bagian dari doa.
Tapi untuk kali ini saya mau fokus membahas doa adalah menyeru jiwa supaya kembali kepada Allah. Jiwa itu apa? Kalau anda belum paham apa itu jiwa sebaiknya baca lagi artikel santapan rohani lainnya yang membahas tentang jiwa. Karena kalau nggak paham nanti bisa jadi salah paham.
Ketika seseorang sakit hati (dendam) lalu datang ke dukun untuk mencelakakan orang lain maka itulah realitas jiwa. Sakit hati atau dendam itulah jiwamu, nafsumu, dirimu. Kecewa, sedih, gembira, senang, cemas, takut dll itulah gambaran kondisi jiwa.
Jiwa itu ada yang gelap ada juga yang bersinar. Jiwa yang gelap karena lentera qalbunya gelap. Bahasa lainnya cahaya ruh tidak mampu menyalakan qalbu disebabkan jiwamu penuh kegelapan. Jiwa yang bersinar disebabkan lentera qalbu menyala terang dan memancar menerangi jiwa. Kalau diibaratkan matahari yang bersinar adalah qalbu, maka jiwa adalah bulan yang memantulkan cahaya matahari. Sementara bumi adalah raga/ jasad.
Dimana posisi mantra sihir dan setan?
Kemarin tema ini sudah saya tulis. Saya share ulang bahwa posisi setan ada dalam lapisan jiwa, lapisan akal pikiran, lapisan panca indera. Untuk kali ini saya mau fokus pisisi setan yang nongkrong di jiwamu. Karena memang langit tertinggi dimana setan menggoda manusia ada di dimensi ini.
Bayangkan jiwa adalah badan halus yang mirip dengan badan kasar. Ada kepala, badan tangan dan kaki. Maka sihir yang dijalankan oleh setan hendak mengajak wajah jiwamu untuk menghadap kepada arah yang berlawanan dengan kiblat qalbu. Yaitu arah dunia. Makanya duniamu dihancurkan dan jiwamu dipaksa untuk melihat kehancuran itu sehingga meronta ronta.
Bagaimana cara membuat jiwa lebih tenang dari sebelumnya? Atau membuat jiwa tersadar?
Caranya dengan dikirimkan doa. Artinya sasaran doa adalah badan halus atau jiwamu yang sedang menghadapkan wajahnya kepada dunia. Bayangkan anda memanggil sahabatmu yang sedang menghadap berlawanan. Maka ketika dipanggil sahabatmu akan menoleh. Dan sahabatmu kaget bukan kepalang ternyata yang memanggil adalah teman lama yang sudah bertahun tahun tidak ketemu, lalu menyambut dengan bahagia.
Kirim doa itu konsepnya sama. Yaitu memanggil jiwamu supaya menghadapkan wajahnya ke arah qalbu. Bahasa lainnya panggilan qalbu. Sedangkan panggilan qalbu berasal dari ruh. Sementara ruh adalah entitas yang sangat mengenal Tuhan. Artinya mendoakan seseorang sebenarnya memanggil jiwa supaya menoleh atau madep menghadap kepada Tuhan.
Karena mendoakan seseorang artinya memanggil jiwa supaya menghadap kepada Tuhan sehingga WAJIB berasal dari hati yang sudah mengenal Tuhan. Bahasa lainnya supaya jiwamu terang maka harus disinari oleh cahaya yang berasal dari hati. Kalau dengan bahasa lisan maka anda bisa mendoakan orang lain dengan bahsa indonesia, bahasa jawa, sunda atau bahasa yang anda pahami. Yang pasti niatnya bismillah.
Atau anda bisa menggunakan bahasa Al Quran sebagai kalam Allah yang bercahaya terang benderang. Sehingga mendoakan orang lain bisa pakai fatihah, kulhu, falaq, ayat kursi, ayat ayat ruqyah dan lain sebagainya.
Apa yang terjadi ketika anda mendoakan seseorang yang kena sihir atau sedang diganggu jin? Tentu saja para setan dengan seribu cara akan menghalangi doamu masuk ke jiwamu. Sihir akan memaksamu untuk terus melihat ke arah panggilan dunia. Ketika kepala jiwamu hendak menoleh kepada panggilan hati (doa) maka setan setan akan berusaha keras untuk menghalanginya. Misalnya dengan mengatakan, "Udaaah jangan didengerin. Ngadep saja terus ke dunia, jangan menoleh kemana mana".
Disatu sisi relung jiwamu ingin menoleh kepada panggilan hati, disisi lain setan setan menghalangi. Sehingga terjadilah gesekan energi. Ketika anda diruqyah, pakai media ruqyah, mandi air ruqyah, hirup minyak kasturi ruqyah itu semua bentuk lain dari panggilan hati ke jiwamu yang sedang menghadap ke arah kegelapan.
Ketika anda diruqyah atau pakai media ruqyah lalu kesurupan, pusing, ingin ngamuk dll itulah bentuk lain dari gesekan energi. Itulah wajah wajah setan yang menyatu dengan wajah jiwamu yang sedang berjuang keras untuk tetap berada ditempatnya. Jika anda terus menerus mendoakan diri sendiri dengan baca ayat ruqyah, pakai media ruqyah, mandi ruqyah dll maka satu persatu jiwa setan yang menyatu dengan jiwamu tidak kuat lalu melepaskan cengkeramannya.
Semakin banyak cengkeraman sihir dan setan yang lepas maka semakin sadarlah anda. Semakin menjadi diri sendiri, Dan semakin mudah untuk menoleh kepada panggilan hati. Ketika wajahmu benar benar menghadap ke kiblat hati maka hancur leburlah belenggu iblis yang selama ini mengikat jiwamu.
Oleh karena itu berulang kali saya menyarankanmu untuk mendoakan dirimu sendiri dan orang lain. Misalnya mendoakan suamimu yang pergi dari rumah karena guna guna pel4kor. Anda harus rutin kirim doa. Kongkritnya bisa kirim Al Fatihah misalnya. Ketika anda niatkan kirim fatihah ke suami yang pergi dari rumah itu sama artinya anda meruqyah suamimu jarak jauh. Dan bagi jiwa tidak mengenal jarak, mau jauh sampai luar pulau, luar negeri bahkan sampai alam barzakhpun akan sampai.
Ketika setiap hari anda kirim Al Fatihah atau bacaan Al Quran, atau mandi ruqyah atau pakai media ruqyah dll bisa jadi nun jauh disana suamimu sedang kesurupan. Lalu satu persatu ikatan setan yang membelenggu jiwa suamimu akan lepas seiring dengan pelan pelan sadar. Pelan pelan ingat kembali dengan anak dan istri yang ditinggalkan.
Relate dengan pertanyaan sahabat diatas mengapa saat kirim Al Fatihah kesuami yang menceraikannya karena sihir diirnya ikut reaksi. Dirinya lier, pusing dan mau muntah, mengapa demikian? Artinya dalam jiwa istri ada sihir dan dijiwa suaminya juga ada sihir. Ada kabel yang terhubung antara 2 jiwa. Dan nun jauh disana saya yakin suaminya juga lieur. Kirim saja doanya terus menerus setiap hari tanpa jeda, semoga ikatan ikatan sihirnya bisa lepas sehingga suami sadar kembali lalu rujuk lagi. Aamiin
Mengapa ada sahabat yang kirim doa Al Fatihah ke pendekar langit tubuhnya seakan terbakar?
Tema ini saya bahas di KPS di sub bab jejak ruhani. Intinya adalah mendoakan orang lain maka anda akan mendapatkan doa yang sama. Sehingga ketika anda mendoakan saya itu sama saja dengan mendoakan dirimu sendiri.
Dalam sebuah hadits disebutkan, “Tidak ada seorang muslim pun yang mendoakan kebaikan bagi saudaranya (sesama muslim) tanpa sepengetahuannya, melainkan malaikat akan berkata, ‘Dan bagimu juga kebaikan yang sama.’” (HR. Muslim)
Terkait dengan jejak ruhaniah maka jejak jiwa saya adalah jiwa yang pernah dibelenggu oleh sihir dan bisa melepaskan ikatannya sehingga diberikan kesembuhan. Ketika anda kirim paket Al Fatihah ke saya maka akan sampai ke jiwa saya. Kemudian paket itu saya kembalikan plus energi jejak ruhaniahnya ke jiwa anda. Makanya saya dapat cukup banyak testimoni setelah kirim doa Al Fatihah ke pendekar langit lalu muntah muntah.
Sahabat.. Apa yang saya jelaskan diatas adalah sebuah penjelasan tentang kronologi doa yang memang harus dijelaskan dengan bahasa supaya anda paham. Karena dijelaskan dengan sebuah bahasa maka akan melibatkan banyak proses dengan istilah istilah dengan harapan bisa membuatmu paham. Tapi semua itu ketika sudah masuk ranah iman dalam qalbu maka yang melakukan semua adalah Allah.
Sehingga statement, "saya tidak butuh ruqyah, saya butuh Allah saja", itu bahasa qalbu. Bahasa qalbu itu diem, ngerti dan paham. Alias tidak perlu dibahas dan diceritakan. Tetapi kalau sudah masuk ke wilayah ikhtiar maka harus diceritakan dan dijalani proses sebab akibatnya. Kalau sudah masuk wilayah lisan tidak boleh ada kata kata yang terucap, "hanya Allah dihatiku", dimana dengannya tidak melakukan ikhtiar. Jika ada yang meyakini demikian artinya dia belum paham mana dimensi iman mana dimensi ikhtiar.
Entahlah saya tidak tahu apakah anda paham atau tidak dengan tulisan ini. Intinya doakanlah orang lain khsuusnya orang orang yang anda cintai. Anda bisa membaca Al Quran dengan niat bacaan tersebut sampai kepada orang yang anda cintai.
Wabil khusus doa yang anda kirimkan kepada orang yang anda cintai dan sekarang ini sudah berada di alam barzakh. Kirimkan doa kepada mereka setiap hari meskipun hanya sekedar kirim Fatihah. Karena doa dari orang yang masih hidup di dunia adalah satu satunya harapan untuk keluar dari alam kegelapan. Apalagi anda yang terindikasi gangguan leluhur atau jin nasab maka wajib jib sering kirim doa kepada leluhurmu ya?
Jangan hanya ruqyah dirimu untuk mengusir jin nasab, tapi ruqyah juga leluhurmu dengan cara kirim doa dan bacaan Al Quran.
Sebab doa itu cahaya. Artinya anda mengirimkan obor kepada jiwa jiwa orang yang sudah meninggal, dimana dengan itu bisa dijadikan obor untuk mengusir mahluk kegelapan disatu sisi, dan untuk mencari jalan keluar disisi lain. Jika leluhurmu sudah berada di alam yang terang maka doamu semakin menambah terang jiwanya.
So mulai besok jangan lupa kirim doa kepada orang tua atau leluhurmu yang sudah meninggal ya?
Syukron
Klinik Pendekar Langit

Tidak ada komentar:
Posting Komentar