Rutin Dzikir Asmaul Husna Bisa Bikin Sakti? Baca Biar Paham

Banyak orang rutin baca asmaul husna ribuan kali setiap hari biar sakti. Bolehkah niatnya demikian? Simak artikel Rutin Dzikir Asmaul Husna Bisa Bikin Sakti? Baca Biar Paham.

 

SANTAPAN ROHANI, DZIKIR YA JABBAR 1000 KALI SEHARI BISA BIKIN SAKTI?? BACA SAMPAI SELESAI BIAR TIDAK GAGAL PAHAM

Ga dr siapa siapa,, waktu itu aku liat cara mengembalikan sihir (dengan membaca Yaa Jabbar).. saya coba,,, dan saya liat seseorang dalam solat saya.. lalu saya niat kan baca itu tapi ga buat orang itu cuma di peruntukkan pelaku sihir yang saya sendiri juga ga tau persis orangnya. ...tapi kalo saya lagi niat baca (Yaa Jabbar) bisa sampe 1000x bacanya. saya denger kabar orang yg saya liat di solat saya ini sakit parah selama sebulan dan istrinya juga sakit.. itu pun saya ga cari tau kabarnya. Tp ga sengaja denger.

Jawab: Bolehkan dzikir banyak banyak, misalnya dzikir Yaa Jabbar? Jawabannya tentu boleh dan bagus sekali. Siapa yang bilang nggak boleh?

Dzikir mengingat Allah dengan asmaul husna banyak banyak boleh dan bagus. Baik dzikir jahri atau diucapkan dengan suara keras dilisan, sirri atau pelan pelan atau khofi dzikir yang dibatin. Semua boleh dan bagus, silahkan dilanjutkan.

Asalkan dzikirmu mengingat Allah yang punya nama lain Al Jabbar atau Yang Maha Gagah Perkasa. Atau makna lain Yang Maha Perkasa, Memiliki Kekuasaan mutlak. Dari kata jabbar yang artinya tinggi, atau kekuasannya tinggi. 

Pertanyaannya adalah, kamu sudah kenal yang punya nama Al Jabbar belum? 

Kalau belum nanti endingnya bisa repot. Hanya karena anda nonton youtube apa tiktok tentang fadhilah membaca Yaa Jabbar 1.000 kali maka akan begini dan begitu. Misalnya baca Yaa Jabbar 1.000 kali maka orang lain akan tunduk kepadamu atau pelaku sihir akan kena adzab. atau dukun akan hancur. Artinya anda menjadi korban media sosial.

Jika anda belum mengenal Allah yang memiliki asmaul husna Al Jabbar, maka ketika anda manggil manggil Yaa Jabbar yang datang jin yang bernama Jabbar. Karena setiap hari dipanggil panggil akhirnya Mas Jabbar dari bangsa jin terusik pertapaannya lalu mengikuti energi panggilan tersebut dan sampailah ke rumahmu.

Lalu jin tersebut melihat isi pikiran dan jiwamu dan menemukan ternyata nafsu anda menghendaki pelaku sihirnya kena adzab. Maka mas jabbar akan mendatangi pekaku sihirnya dan mengepruk kep4lanya. Ketika anda mendengar pelakunya sakit, anda jingkrak jingkrak dan meyakini dzikirnya ampuh.

Dan kebanyakan orang memiliki paradigma seperti itu. Makanya padepokan tenaga dalam asmaul husna rame pemeluknya. Sebab konon viral kalau padepokan ini banyak menelurkan orang orang sakti. Karena anda ingin sakti akhirnya ikutan.

"Emang siapa pemilik nama Al Jabbar ust?". Sekali lagi Al Jabbar artinya yang maha perkasa, maha memaksa, tiada lawan dan tanpa tanding. Kurang lebih seperti itu maknanya. DIA Al Jabbar adalah Yang membuat hidupmu hancur kena sihir. Yang membuat rumah tanggamu diujung tanduk, ekonomi morat marit, digerogoti penyakit dll adalah DIA Yang Maha perkasa tiada tanding tiada banding.

Maka seharusnya ketika anda dzikir Yaa Jabbar nuansannya adalah pengakuan diri, "Iya ya benar juga Allah Al Jabbar tiada lawan. Buktinya saya kena sihir tiada yang bisa menyembuhkan". Harusnya nuansa hatimu seperti itu, yaitu pengakuan kalau DIA memang Al Jabbar dan kita (mahluk) adalah lemah. 

Ketika jiwamu memberikan pengakuan seperti itu, kalau bahasa kita kitanya Al Jabbar akan seneng. Kalau bahasa kitanya begini, "Ya benar AKUlah Al Jabbar, Tiada lawan, tiada banding tiada tanding. Bagus akhirnya kamu mengakuinya". Artinya yang paling utama adalah akui dulu kalau Allah adalah Al Jabbar sementara anda sebaliknya yaitu mahluk yang lemah. 

Ketika anda dzikir Yaa Jabbar mau 10 kali, 1000 kali sehari atau lebih dan anda paham siapa pemilik nama Al Jabbar maka bisa jadi (bisa jadi loh ya?) sihir yang menimpamu akan hancur lebur seiring dengan hancurnya dukun, jin dan pelaku dzolim. Cuman ketika anda mendengar komplotan sihir mengalami kekalahan dan kehancuran yang anda lihat bukan dirimu yang sakti, tapi DIA pemilik nama Al Jabbar tersebutlah Yang Sakti Gagah Perkasa, tiada lawan tiada tanding. Ini baru bener.

Cuman venomena yang sering terjadi di masyarakat khan dzikir Yaa Jabbar 1000 kali setiap hari supaya pengamalnya sakti. Niat dan tujuannya bukan Allah, tetapi "elu". Yaitu supaya elu bisa sakti dan memiliki kelebihan. Kalau dirimu protes karena menyangka dzikirnya karena Allah, ya sudah biarkan Allah saja yang sakti. Saya dan anda nggak usah sakti saktian. Nanti malah menyaingi pemilik nama Al Jabbar.

Ketika niatmu bukan memuji pemilik Al Jabbar maka yang datang bukan tentara Allah melainkan jin yang bernama mas Jabbar. Jin inilah yang akan membantumu memuaskan hawa nafsu yaitu ingin sakti lalu dengan kesaktiannya ingin menaklukkan orang lain. Khan ini kencederungan nafsumu khan?

Apalagi saat hari ke sekian dzikir Yaa Jabbar tiba tiba tanganmu gerak gerak sendiri, lama kelamaan makin cepat seperti memainkan jurus jurus. Setelah sekian menit tanganmu membentuk pola pola aneh lalu telunnuknya menyentuh lubang pusarmu. Tiba tiba seperti adan energi setruman yang masuk dari pusar lalu menuju tulang belakang dan meliuk liuk seperti ular, naik ke atas sampai ke kepalamu. 

Anda seneng bukan main merasakan sensasi tersebut. Disangkanya itu karomah dari Allah. Apalagi setelah itu anda mimpi bermain main dengan ular atau macan yang jinak. Padahal mereka (yang nampak dalam mimpi) adalah jin (baca: setan). Seperti itulah caranya mas Jabbar dari bangsa jin masuk dalam tubuhmu, lalu menetap dikepalamu. Itulah sebabnya setelah itu anda seperti memiliki 2 kepribadian. Dan memang anda memiliki 2 kepribadian, yang satu dirimu sendiri yang satunya jin yang bernama mas Jabbar.

Lalu tiba tiba setelah itu anda memiliki kesaktian misalnya bisa raga sukma, bisa memukul jarak jauh, tiba tiba bisa jurus macan, jurus ular dan masih banyak lagi. 

Dalam jangka waktu tertentu anda memang merasa senang karena memiliki karomah. Tapi percayalah anda akan stress seiring dengan tanda tanya yang selalu menggelayut dalam benak anda, "sebenarnya apa yang terjadi pada diriku?". Anda stress sebab ketika mau kerja, tapi pribadi yang satunya maunya tidur. Anda ingin tidur, tapi pribadi yang satunya ingin keluar malam malam. Anda ingin ke sawah, tahu tahu sudah duduk duduk di kuburan.

Disisi lain anda jadi mudah emosi, penginnya brantem, Kalau berantem sambil merapal Ya Jabbar tiba tiba anda sekuat macan. Selesai berantem saat mau tidur kepala anda seperti mau pecah. Selalu ada bisikan untuk dzikir Ya Jabbar 1000 kali malam ini. Padahal saat itu anda sudah sangat lelah.

Siapa yang berbisik untuk menzikirkan yaa jabbar, atau mengajak jalan ditengah malam, atau mendorongmu ngintip tetangga yang mandi? Jelas itu semua ajakan dari mas jabbar dari bangsa jin yang sudah menyatu dalam jiwamu.

Kesimpulannya adalah banyak orang yang mengajarkan dzikir asmaul husna padahal sejatinya mengajarkan sihir, tapi mereka semua tidak sadar. Mengapa demikian? Sebab dzikir yaa asmaul husna yang mereka praktekkan tidak berasal dari hati yang sudah mengenal nama nama Allah. Yang mereka cari adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan pemenuhan nafsu, misalnya ingin kebal, pengasihan, biar kaya, penglarisan bahkan biar bisa membnh tanpa menyentuh. Kalau sudah urusan nafsu maka Iblislah yang akan mengabulkannya.

Artinya sihir itu tidak hanya berasal dari dukun yang berbaju hitam pakai ikat kepala dan mengajarkan mantra mantra kutukan. Tapi bisa juga diajarkan oleh orang bergamis ala syeikh yang memiliki padepokan asmaul husna. Keduanya sama sama membaca mantra ribuan kali setiap hari, bedanya mantra yang anda baca adalah asmaul husna (misalnya). Tapi keduanya memiliki persamaan yaitu sama sama dibantu jin (baca: iblis).

Tapiii....

Tapi kalau anda sudah mengenal siapa pemilik asmaul husna tentu lain cerita. Dan dzikir yang anda baca mau 10 kali 1000 kali bahkan lebih itu tidak apa apa, bahkan disukai Allah. Kalau dzikir anda niatnya lillahi ta'ala maka tidak ada istilah dzikir over dosis. Bahkan lebih banyak lebih bagus. Cuma sekali lagi niatnya bukan cari kesaktian akan tetapi memuji DIA Yang Maha Perkasa.

Ketika anda kena sihir atau kena musibah berat maka sebutlah namaNya, misalnya Yaa Jabbar, Yaa Qowiyy, Yaa Mutakabbir. Tapi nuansa hatimu adalah pengakuan bahwa DIA memang maha memaksa, dalam hal ini memaksamu menelan kepahitan karena sihir. Nanti setelah dirimu sembuh dari sihir bisa menyebut nama Yaa Syafii. Sebutlah sebanyak banyaknya sebagai pengakuan jujur kalau Allah lah Yang Maha Menyembuhkan.

Daaaan ada 99 nama nama Allah yang tertulis dan sudah kita kenal. Tapi diluar itu nama namaNya tiada batas. Ketika anda sering dzikir Yaa Jabbar pada saat kena sihir maka Allah akan memperkenalkan nama namanNya yang lain  misalnya As Syafii. Ketika hatimu memberikan pengakuan kalau yang menyembukanmu adalah Allah, maka akan dikenalkan lagi nama namaNya yang lain misalnya Al Ghoniyyu atau Yang Maha Kaya.

Sehingga pada saat hidupmu kaya maka anda akan mengakui bahwa sejatinya yang memberikan kekayaan adalah Al Ghoniyyu. Dengannya anda akan berterimakasih dan sering menyebut namaNya diatas. Sehingga bukan dengan dzikir Al Ghoniyyu seribu kali sehari maka anda akan kaya, akan tetapi akuilah dalam qalbumu bahwa kekayaan itu bukan dari dirimu tapi dari Al Ghoniyyu.

Sebagai penutup coba intip niatmu ketika dzikir. Apakah benar benar lillaahi ta'ala atau ada niat selain Allah? Apakah dzikirnya memuji Allah dengan asmaul husna atau punya tujuan biar dirimu sakti? Apakah dzikirmu memuji Yang Maha Kaya, atau dzikir ketika miskin dengan tujuan supaya kaya?

Oleh karena itu supaya pengakuan qalbumu benar benar jujur lillaahi ta'ala, maka pujilah DIA Yang selama ini sudah anda saksikan sendiri. Jangan menyebut/ dzikir nama nama yang belum anda saksikan. Sebagai contoh sekarang ini hidup anda miskin, maka jangan dzikir Yang Maha Kaya. Karena kencenderungan nafsumu pasti dari hidup miskin lalu ingin kaya. Lebih baik disaat kekurangan anda berdzikir Yaa Sobuur yang artinya Yang Maha Sabar.

Atau saat kena sihir, maka pujilah DIA dengan nama yang lebih meresap dalam hati. Misalnya dzikir Yang Maha Mengadzab (Yaa Jabbar atau Yaa Matiin atau yang lainnya). Khan dirimu sedang kena adzab, jika dzikir Yang Maha Mengadzab niscaya lebih mengena di hati. Yaitu hati yang mengakui bahwa Allah bisa mengampuni siapa saja yang dikehendaki dan bisa saja mengadzabnya. Dan kebebulan anda adalah orang yang dikehendaki Allah untuk mencicipi secuil adzab.

Ketika hatimu mengakui bahwa yang memberikan musibah (adzab) adalah Allah maka harapannya Allah akan merubah musibahmu menjadi nikmat dan karunia. Ketika anda sudah dilimpahi karunia artinya DIA sedang mengenalkan nama namaNya yang lain, misalnya Al Wahhab. Maka berdzikirlah sebut nama Yaa Wahhab.

Begitu seterusnya sampai anda dikenalkan dengan nama nama yang lain. Dan semua nama nama asmaul husna bermuara pada satu dzat. Semua sifat sifat diatas bermuara pada satu dzat yang tidak bisa dijangkau dengan akal pikiran dan atau apapun. DIA lah yang menamakan diriNya sendiri dengan nama Allah.

Semoga mencerahkan, share ya?

Wallaahu A'lam

Klinik Pendekar Langit

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Maafkan Pasangan dan Pelaku Dzalim Meski Tidak Masuk Akal

cara sembuh dari luka batin adalah berdamai dengan takdir maafkan orang lain. bagaimana bisa Maafkan Pasangan dan Pelaku Dzalim Meski Tidak ...