Seringkali ujianmu benar benar besar seperti badai. Sungguh musibah yang tidak masuk akal. Bagaimana Cara Keluar dari Musibah Yang Tidak Masuk Akal? Simak tulisan ini ya?
SANTAPAN ROHANI, CARA KELUAR DARI MUSIBAH YANG TIDAK MASUK AKAL
ya sudah jika pal ust bisa memberikan pertolongan kepada sy mohon buatkan untuk sy seleluarga, ini tengah malem bangun dada sakit seperti di tusuk blum lagi suami yg penyakitnya jadi nambah kakinya blum sembuh sakitnya sekarang jempol kakinya cantengan lambungnya sakit, di tambah sudah tidak bisa memberi nafkah batin, hp rusak motor rusak kena sial trus anak2 pada sakit hutang banyak bahkan untuk makan saja sy harus berhutang dulu pak 😠(Sahabat 1)
Sy sulit jodoh, sy menjanda udh 4 THN msk 5 , rezeki sy tertutup, malas ibadah, sering ngantuk, tgn kiri dan sampai kaki sering dingin dan lemah Krn kebas, sering buang air kecil padahal cek up di RS semua normal, perut sering terasa panas, vertigo sering kambuh, emosian dan sering putus asa (Sahabat 2)
pikiran suka terganggu dan ngebleng ustadz.. sya dan istri juga sering cekcok.. sya sma istri saat ini msh ikut org tua blum punya rumh sndiri.. mklum ustadz kmi org biasa org sederhana bukn org berada.. msh dibilang msh serba kkurangan dalm hal ekonomi dlsb.. Sya sngt mmbutuhkan pertolongan anda.. sya blum ada uang untuk mhar infaknya.. mudah2han anda bsa mmbantu sya.. (Sahabat 3)
dan baru kali ini ada tragedi berd4rah. Saya minta maaf pak, saya merepotkan bapak, tapi kondisi saya genting sekali, tadi maaf ya pak, ibu saya mukanya berubah jadi besar dan mengerikan, seperti gendurowo pak saya takut saya disiksa habis-habisan hampir dibnh, bahkan kursi patah ada pakunya, pakunya sudah hampir mau n4nc3p ke kepala saya pak, malahan sudah tapi saya tahan sekuat tenaga, maaf pak saya t3nd4ng dada ibu saya sampai tersungkur. (Sahabat 4)
Jawab: Diatas hanya secuil kisah kisah pilu mengharu biru karena sihir. Hanya sedikit yang saya share, sebab kalau semua saya bagikan nggak akan ada habisnya. Hal ini dikarenakan setiap hari banyak sahabat yang sharing dan curhat tentang kepiluan hidupnya. Pilu sepilu pilunya.
Dari banyak kejadian diluar nalar pasti ada kejadian yang sangat horor dan mencekam. Misalnya seorang ayah yang beringas membawa p1s4u hendak membnh keluarganya. Atau seorang anak yang sudah menyiapkan tali gantungan untuk bnh dr dikamarnya. Atau terjadinya perk3lahian sampai berdrh drh. Semua kejadian horor yang beraneka ragam diiringi dengan teriakan histeris, tertawa terbahak bahak dan juga lolongan ket4kutan yang luar biasa.
Saya juga ngalami bagaimana tangan ini ditarik untuk mengambil s4j4m dan dorongan membnh begitu besar. Atau istri yang mengiris nadinya sendiri. Atau saat saya nyaris membnh orang dan sudah berdrh drh. Suara teriakan dan histeria semakin menambah suasana menajdi sangat mencekam.
Dan ini terjadi karena Iblis yang bermain sihir. Sementara saya harus katakan dengan berat hati bahwa sebagian besar korban tidak menyadarinya. Sementara yang sadar ternyata awam tentang agama sehingga salah pengobatan yang menyebabkan masalah hidupnya semakin rumit. Disisi lain para ustadz dan kyai jarang yang benar benar memiliki pengetahuan mendalam tentang makar iblis ini kecuali hanya tekstual belaka.
Pada akhirnya setelah bertahun tahun ikhtiar ke sana kemari para korban hanya bisa putus asa. Mau mengadu kemana lagi? Semua sudah buntu. Lalu hanya bisa menangisi nasibnya yang pilu sepilu pilunya.. Benar benar tr4gis.
Lalu bagaimana solusinya?
Sebelum membahas solusi sahabat harus pahami bahwa dirimu sedang berperang melawan iblis. Iblis loh ya? Dulunya hafidz quran, hapal hadits, tahu dalil, bendahara surga, panglima malaikat dan seabreg gelar kebesaran lainnya. Kamu pikir bisa mengalahkannya dengan ilmumu? Meskipun ilmu dan hapalanmu seluas samudera percayalah tidak akan mampu mengalahkan mantan panglima malaikat ini.
Satu satunya cara mengalahkan makar iblis adalah rendah hati. Inilah satu ilmu pamungkas yang tidak bisa iblis kuasai dari dulu sekarang dan sampai kiamat. Padahal kalau mau semua dosa dosa iblis akan diampuni dengan satu syarat saja, yaitu rendah hati. Cukup taat perintah Allah untuk sujud (ngalah) kepada adam. Maka Iblis akan menjawab, "Dulu saat Adam masih hidup aku enggan untuk ngalah, mosok sekarang saat Adam sudah jadi tanah saya disuruh sujud?. Nehiii"
Apa yang dimaksud rendah hati? Yaitu merendahkan akalmu, ilmumu, hapalanmu, pengetahuanmu, kesaktianmu, alimmu dan dirimu sendiri. Akal dan kehebatanmu itulah yang membuat nafsumu tinggi hati bahkan merasa menjadi Tuhan yang bisa melakukan ini dan itu. Ilmumu yang sundul langit membuatmu angkuh, lalu merasa paling suci, paling benar sendiri dan paling ahli surga.
Bahkan dahulu seluruh malaikat sampai protes kepada Allah tentang apa yang sudah dan akan dilakukanNya. Para malaikat yang ilmunya sampai arasy merasa heran dengan perbuatan Allah, "kok begini dan begitu? bukankah ini nggak bener?". Begitu kira kira kalau bahasa kita kita. Kalau dalam kasus anda begini, "kok aku kena sihir, kok aku sudah ibadah malah kena musibah, kok pelaku baik baik saja, kok dukunnya menang, wah nggak bener nih?". Lalu Allah menjawab, "AKU tuh lebih tahu dari pada kalian kalian semua", gitu kalau bahasa kita kita.
Pada akhirnya seluruh malaikat serentak menundukkan diri alias sujud kepada Allah atas apapun perbuatanNya kecuali Iblis. Iblis yang ilmunya menyamai Jibril nggak mau sujud. Iblis nggak percaya dengan rencana Allah lalu membuat rencana sendiri. Iblis meyakini keputusannya adalah benar sebab pengetahuannya mengatakan demikian. Sudah jelas 1+1 sama dengan dua, mustahil jadi 3, begitu kira kira hujjahnya Iblis. Dan virus logika inilah yang hendak disuntikkan kepada anak cucu Adam supaya dengannya memberontak terhadap takdir. Ketika anda dengan ilmu dan pengetahuanmu lalu memberontak terhadap takdir sama saja dengan membangkang kepada Allah. Alias sama saja dengan tidak mau sujud kepada perintah Allah.
"Saya itu orang baik tidak seharusnya hidupku hancur seperti ini. Saya itu sudah berusaha setia, tidak seharusnya dikhianati dengan begitu kej4m. Saya itu sudah banyak membantunya, mengapa dia menusuk dari belakang?".
Diatas hanyalah secuil protesnya mahluk kepada kholiq. Sebagaimana malaikat dulu pernah protes. Sebab malaikat melihat sebuah kejadian yang sungguh sungguh tidak masuk akal. Pada akhirnya malaikat memutuskan untuk rendah hati merendahkan akalnya lalu tunduk kepada cerita Tuhan. Kecuali Iblis yang akan terus membangkang sampai kiamat.
Saya tahu bagaimana hancurnya hatimu, patah dan kecewa jiwamu. Saya tahu kejadiannya sungguh tak masuk akal. Seperti memelihara anak macan, saat sudah besar menerkam tuannya. Si macan nggak ingat siapa yang dahulu memberi makan dan membesarkan. Tega teganya menerkam lalu membnh orang yang sudah menyelamatkan hidupnya. Bukankah cerita ini sungguh tidak masuk akal?
Saya tahu dan sangat paham karena mengalami. Bagaimana kesetiaaan berbuah pengkhianatan. Orang yang dulu saya bantu menusuk dari belakang. Relasi dan teman bisnis yang saya angkat dari kemiskinan pergi meninggalkanku dalam kesendirian. Masyarakat yang dahulu mengelu elukan tiba tiba menyisihkanku seperti s4mpah. Bertahun tahun saya mencoba menerima tapi tak bisa. Karena semua sungguh tidak masuk akal.
Tidak seharusnya saya mendapatkan balasan seperti ini. Seharusnya saya dihormati, dipuji, dimuliakan, dielu elukan. Sebab mereka semua pernah saya angkat derajadnya. Mengapa begini balasannya? Takdir ini salah sasaran, tidak seharusnya takdir yang sangat berat ini menimpaku. Aku khan orang suci, orang cerdas, orang berilmu, orang dermawan dll? "Tuhan salah memilihkan takdir", beginilah bunyi protesku.
Bukankah ini sama dengan kisah penciptaan manusia? Yaitu saat malaikat dan azazil protes kepada Tuhan karena ceritanya tidak masuk akal. Dan sekarang anda juga protes khan? Karena menganggap cerita Tuhan ini berbanding terbalik dengan bayangan pikiranmu.
Tinggal sekarang pilihanmu adalah, sujud atau berontak. Kalau engkau mau bersama malaikat maka letakkan akalmu lalu sujudlah. Terimalah cerita Tuhan, karna DIA mengatakan, "Aku lebih tahu dari pada kalian semua". Atau engkau tetap mempertahankan logika dan akal pikirmu lalu berontak kepada Tuhan. "Aaah enggak, bagaimanapun juga aku tak layak dibeginiin, karena aku orang baik".
Dan map atau jalan ceritanya jelas. Sebab sudah dijelaskan dalam Al Quran dimana pada akhirnya malaikat mengerti mengapa Allah menggelar takdir yang tidak masuk akal dengan sebuah ucapan, "Subhanaka laa ilma lana illa ma allamtana". Sementara Iblis yang berontak terhadap takdir yang masuk akal mendapatkan kutukan sampai kiamat. Allah berfirman dalam Al Hijr ayat 34, "keluarlah kamu (iblis) sesungguhnya kamu terkutuk"
Oleh karena itu jika engkau ingin melihat hikmah atau alasan mengapa Allah memberikan ujian yang tidak masuk akal, maka rendah hatilah. Atau rendahkan logika dan akal pikirmu. Dalam bahasa lain terimalah, ikhlas dan ridholah kepada cerita Tuhan yang menurutmu tidak masuk akal. Hanya dengan itu niscaya engkau akan melihat hikmahnya dimasa depan.
Terimalah kenyataan engkau dikhianati, meskipun selama ini engkau sudah mempertahankan kesetiaan. Terimalah kenyataan engkau dijauhi, meskipun selama ini engkau sudah banyak memberikan manfaat untuk sesama. Terimalah kenyataan sekarang ini engkau meminta minta sedekah, padahal dahulu engkaulah yang paling pertama untuk masalah sedekah jor joran. Letakkan logika dan akal pikirmu lalu menyerahlah kepada cerita dan ilmu Allah. Bisa?
Mengapa harus menerima musibah yang tidak masuk akal?
Supaya hikmahnya kebuka. Supaya engkau paham alasan mengapa Allah memberikan musibah itu kepadamu. Pada akhirnya tujuannya supaya engkau masuk surga. Manifestasinya dalam bentuk kebahagiaan, kenikmatan, karunia, keselamatan, kesejahteraan dll dunia akherat. Dan endingnya adalah supaya engkau bertemu dengan Allah yang akan memberikanmu cinta yang tak pernah sirna abadi selamanya.
Caranya sekali lagi letakkan logika akal pikirmu. Letakkan hawa nafsumu yang selama ini memberontak. Bentuk realnya adalah lepaskan apa yang hilang, biarkan yang pergi. Ikhlaskan yang hancur dan biarkan apa yang patah.
Proses ini membutuhkan waktu yang lumayan lama. Artinya untuk beriman dan percaya skenario Allah itu bukan sekedar baca kitab lalu disebut beriman. Beriman kepada Allah harus dibuktikan melalui proses dan pengalaman hidup. Yaitu seberapa mampu anda menekan keinginan hawa nafsu dan membiarkan takdir apa adanya tanpa menyalahkan. Tanpa menilai salah dan benar.
Qalbumu cukup menyaksikan (syahadah) bahwa tidak ada tuhan selain Allah. Ketika hatimu sudah bersyahadah maka selesai, saatnya pulang. Pulang ke surga, yaitu tempat dimana sudah tidak ada lagi ujian keimanan. Yang ada hanyalah rahmat dari Yang Maha Penyayang.
Semoga mencerahkan, share ya?
Syukron
Klinik Pendekar Langit

Tidak ada komentar:
Posting Komentar