Bisakah berjumpa dengan Allah saat masih di dunia? Bisa lah. Yang mengatakan belum bisa karena belum pernah berjumpa. Simak Cara Berjumpa dengan Allah Saat Masih di Dunia.
SANTAPAN ROHANI, BACA SAMPAI SELESAI UNTUK ANDA YANG INGIN BERJUMPA DENGAN ALLAH
Syukron yaa ustadz.. Nafsu amarah yang panas membara di dada saya, berkurang drastis. Maa syaa Allah. Terima kasih yaa Robb. Syukron ustadz.. In syaa Allah esok saya akan hadiri acara syukurannya karena ALLAH.. Aamiin
Jawab: Saya tidak akan jemu mengajak anda melakukan segala sesuatu tanpa kecuali hanya karena Allah bukan karena mahluk. Saya dan anda harus sama sama mau belajar mempraktekkannya. Karena hanya dengan seperti inilah kunci kebahagiaan dunia dan akherat.
Bagaimana caranya melakukan segala sesuatu karena Allah?
Caranya tauhidkan Allah secara nyata dan real dalam amal perbuatan. Mentauhidkan Allah itu adalah mengesakan Allah dan tidak menserikatkan dengan apapun jua. Tidak boleh menduakan Allah, mentigakan atau menseribukakan sebagaimana yang sering kita lakukan tapi nggak sadar. Berpuluh puluh tahun kita semua nggak nyadar nyadar juga kalau selama ini sudah menyekutukan Allah. Menyangka Allah punya sekutu atau teman atau serikat. Padahal Allah itu esa, tunggal tiada duanya.
Karena Allah itu esa, tunggal dan tiada duanya artinya tidak ada segala sesuatu kecuali Allah. Atau segala sesuatu itu hakikatnya nggak ada, yang ada hanya Allah saja. karena Allah itu ahad, maka pada hakikatnya manusia, jin, malaikat dan alam semesta sebenarnya tidak ada. Mosok definisi sederhana ini tidak mampu anda pahami juga meskipun sudah belajar kesana kemari?
Allah itu kholiq atau Yang Menciptakan, artinya Allah itu bukan mahluk. Jadi jangan sampai anda membayangkan, mengimajinasikan dan memikirkan wujud dzat Allah karena akal pikiran dan perasaan tidak akan pernah mampu selama lamanya. Ketika anda membayangkan wujud dzat Allah maka yang anda bayangkan adalah mahluk ciptaan pikiranmu sendiri.
Agar supaya bisa dikenal dan dilihat maka Allah menyatakan diri melalui alam semesta dan segala isinya. Allah menciptakan pasanganmu, anakmu, tetanggamu, dukun, jin, setan, iblis dan lain sebagainya supaya kita bisa melihat perbuatanNya. Akan tetapi pasangan, anak dan lain lain pada hakikatnya tidak ada, sebab yang ada hanya Allah yang sedang bercerita. Allah yang sedang menyatakan diri melalui berbagai ciptaan.
Oleh karena itu kenalilah Allah supaya hidupmu bahagia. Supaya hidupmu nggak ruwet, rumit, kemrungsung dan semacamnya. Barang siapa kenal Allah maka jaminan hidupnya aman nyaman damai bahagia dan sejahtera sekarang dan selama lamanya. Inilah manifestasi surga yang dijanjikan.
Bagaimana caranya mengenal Allah?
Relate dengan kasus sahabat diatas dimana pada awalnya pengin marah dan ngamuk ngamuk kepada anak dan mantunya karena satu dan lain hal. Marahnya cepat memuncak karena memang ada sihir juga. Saking marahnya sahabat diatas berencana nggak mau datang disukuran cucunya sendiri. Lalu saya nasehati supaya datang karena Allah, bukan karena anak, mantu dan cucunya. pada akhirnya kemarahannya reda signifikan dan berencana akan datang.
Artinya apa yang membuatnya marah dan sesak dadanya? Yang membuatnya marah karena qalbunya melihat mahluk. Karena hatinya ketutup nafsu sehingga melihat anak mantunya yang memicu amarahnya timbul. Hatinya panas karena ketutup dari Allah. Dalam bahasa lain sahabat diatas merasakan panasnya neraka karena hatinya tercover/ terkafir dari Allah. Disini semoga anda semakin paham bahwa kekafiran itu tempatnya pasti pasti dan pasti neraka. Kafir yang saya maksudkan bukan orang non muslim, melainkan orang yang hatinya gelap ketutup dari melihat dan mengenal Allah dibalik segalanya.
Ketika sahabat diatas jadi datang ke syukuran anak mantunya maka inilah yang disebut dengan amal sholeh. Amal sholeh adalah amal yang dilakukan karena Allah bukan karna mahluk. Dan amal inilah yang pasti diterima dan mendapatkan pahala. Pahala itu reward yang pasti akan dialaminya saat itu juga. Artinya nggak usah nunggu reward surga diakherat sono, akan tetapi reward dari amal sholeh pasti akan dialami dan dirasakan didunia.
Paling tidak ada kebahagiaan dalam hati ketika dirimu melakukan segala sesuatu hanya karena Allah bukan karna mahluk. Kebahagiaan lainnya misalnya sahabat diatas bahagia ketika melihat cucunya yang lucu. Bahagia ketika melihat anak dan mantunya yang saat itu kelihatan menyejukkan mata. Dan segala sesuatu yang dilihat dan dirasakan saat itu seakan akan adalah surga. Ketika hatinya bahagia maka kerjaannya lancar, hokinya datang, relasinya nambah dll.
Saya kasih tahu detailnya supaya sahabat paham.. Tapi saya mohon tutup dulu logika akal pikir dan bukalah hatimu lebar lebar ya? Kalau anda nggak menutup logika akal pikir pasti ker4cunan lalu membantahku dan menuduhku macem macem. Tapi kalau anda mau membuka hatimu maka saya jamin ini adalah jalan bagi kebahagiaanmu yang sesungguhnya.
Anda ingin ketemu Allah khan? Kalau memang ingin ketemu Allah maka Esakan DIA dalam qalbumu. Ingat dalam qalbu ya? Nggak perlu diucapkan dengan lisanmu. Sekali lagi nggak usah diucapkan dengan mulutmu. Karena ketika diucapkan dengan lisan akan menjadi mahluk.
Relate dengan chat WA sahabat diatas ketika datang ke syukuran mantunya karena Allah, maka hatinya pasti bahagia. Caranya ketika datang dan melihat anak mantunya yang sebelumnya membuat marah maka segera Esakan Allah. Mata lahiriahmu melihat mahluk dalam bentuk anak mantunya, tapi qalbunya melihat Allah. Yang sedang melaksanakan syukuran sebenarnya Allah loh mosok ngga kenal? Dibalik anak mantu ada Allah yang menggerakkan mosok nggak peka? Tapi sekali lagi jangan diucapkan dengan lisan, cukup klik dalam hatimu bahwa Allah itu esa, tunggal tiada duanya.
Artinya ketika sahabat diatas memarahi anak mantunya maka sama saja memarahi Allah. Sebab Allah sudah menyatakan diriNya melalui berbagai penciptaan dalam hal ini menciptakan anak mantunya dan juga cucunya. Maka ketika melihat cucunya yang lucu panggillah dengan lisanmu nama anak bayi tersebut. Misalnya, "Masya Allah cucuku fulan bin fulan lucu bangeet". Tapi kenali dengan qalbumu, "Yaa Robb". Dengan itu saya jamin anda pasti bahagia.
Sahabat yang dirahmati Allah
Selama ini kita terlanjur meyakini ada mahluk ada Allah. Jadinya ada 2. Padahal mahluk tidak akan bisa berdiri sendiri kalau tidak diciptakan. Misalnya dirimu sendiri, coba bercermin, apakah ada sebesar dzarah ciptaanmu? Mau kamu cari sampai ke ujung dunia maka tidak ada sebesar dzarah dirimu sendiri yang kamu ciptakan. Artinya apa? Artinya dirimu, diriku dan segalanya sebenarnya adalah kenyataan dari Yang Menciptakan. Sebenarnya ini sangat sederhana tapi tidak juga kamu sadari sebab egomu telah menutupi kebenaran ini selama berpuluh tahun.
Oleh karena itu coba tutup dulu logika akal pikirmu lalu buka hatimu. Coba singkirkan dulu ego dan nafsumu lalu buka lebar lebar qalbumu. Lalu akui bahwa sebenarnya dirimu dan alam semesta ini nggak bakalan ada kalau tidak diciptakan oleh Yang menciptakan. Artinya alam semesta ini sebenarnya adalah kenyataan dari wujud DIA sendiri.
Dengan itu niscaya kamu akan menemukan jalan kembali kepadaNya. Bahasa arabnya taabaa atau taubat. Ketika engkau kembali kepadaNya dengan cara tidak menduakan dengan apapun jua, maka inilah jalan kebahagiaan. Apa yang sebelumnya ruwet dan rumit tiba tiba terurai dengan sangat mudah. Seiring dengan hidupmu yang juga berubah menjadi lebih baik, lebih makmur, lebih nyaman dan lebih membahagiakan.
Artinya yang membuat hidupmu menderita adalah dirimu sendiri. Mosok nggak nyadar? Yang membuat jalan rezekimu tersendat, hubungan rumah tangga jadi retak, hubungan sosial terganggu dll seebnarnya dirimu/ egomu sendiri. Sebab egomu telah menutupi pandangan mata hatimu. Ego atau nafsumu meyakini bahwa mahluk memiliki daya kekuatan selain Allah. Oleh karena dirimu menduakan Allah maka hidupmu pasti menderita.
Oleh karena itu tngglmkan dirimu dalam diri Allah. Mengalir saja seperti kotoran disungai. Sebab memang diri kita hakikatnya tidak memiliki daya upaya dan kekuatan meskipun sebesar dzarah. bahkan hakikatnya kita semua sebenarnya nggak ada. Yang ada hanya Allah saja, ahad, satu satunya.
Biarkan Allah bercerita melaui dirimu sendiri. Ketika cerita dirimu kena musibah besar yaitu sihir yaa biarkan saja. Ketika rumah tanggamu kandas, bisnismu hancur, nama baik hancur dll biarkan saja. Toh itu cerita Allah. Jangan sampai dirimu merecoki cerita Tuhan dengan statement qalbu, "ini gara gara dukun". Bukan gara gara dukun, tapi inilah cerita Allah yang didesain sedemikian rupa supaya engkau mengenalNya dengan pengenalan yang sebenar benarnya.
Ketika nafsumu menyerah dan tidak berontak lalu membiarkan Tuhan bercerita maka dijamin hdiupmu akan berubah. Hidup berubah bisa saja bermakna kamu akan dapat gantinya, bisnismu akan melesat, kamu akan dihargai lagi dll. Ini bukan jaminan saya sebab Allah sudah mengatakan dalam Al Quran dibanyak sekali ayat ayatNya. Yaitu barang siapa mengatakan dalam hatinya Tuhanhnya Allah lalu berteguh hati maka pasti akan mengalami dan merasakan surga. Barang siapa iman dalam hatinya hanya kepada Allah bukan kepada mahluk pasti masuk surga.
Ketika didunia kenal Allah pasti hidup bahagia. Ketika di dunia kenal Allah maka diakherat pasti kenal Allah juga. Dan pasti akan masuk surga. Ini sebuah kepastian yang paling pasti, karena ini semua adalah firman diriNya sendiri dalam kitab suci. Artinya saya dan anda berjuang untuk yang pasti pasti saja, jangan yang ada keraguan.
Artinya: ...Barangsiapa mengharap perjumpaan dengan Tuhannya, maka hendaklah ia mengerjakan amal yang saleh dan janganlah ia mempersekutukan seorangpun dalam beribadat kepada Tuhannya". (Al Kahfi: 110)
Btw sekali teman teman ingin berjumpa dengan Allah khan? Kalau mau maka kerjakan amal sholeh sebagaimana petunjuk ayat diatas. Amal sholeh itu seperti kisah sahabat diatas yang pada akhirnya meredam kemarahannya lalu mau datang ke syukuran anak mantunya karena Allah bukan karena mahluk. Artinya amal sholeh adalah amal yang dilakukan karena qalbunya melihat Allah dibalik segala sesuatu. Atau amal yang dilakukan murni karena Allah.
Lalu sesuai ayat diatas kalau ingin berjumpa dengan Allah maka ketika melakukan amal perbuatan jangan sampai mempersekutukanNya dengan apapun jua. Jangan menduakan Allah dengan mahluk. Jangan meyakini mahluk memiliki kekuatan meskipun sebesar dzarah. Dalam prakteknya misalnya sahabat diatas melihat mata lucu cucunya yang berkedip maka jangan meyakini itu yang melakukan adalah mahluk alias cucunya. Itu Allah yang melakukan atau yang menggerakkan. Maka saya jamin hatinya pasti kagum dan terpesona.
Mengapa terpesona? karena barusan berjumpa dengan Allah melalui kedipan mata cucunya. Sedetik perjumpaan dengan Allah itulah yang akan mengantarkanmu kepada kebahagiaan demi kebahagiaan lainnya. Sampai sampai disatu titik anda lupa kalau dahulu pernah diuji dengan ujian yang sangat besar.
Semoga mencerahkan, share ya?
Wallaahu A'lam
Klinik Pendekar Langit

Tidak ada komentar:
Posting Komentar