Bagi anda pelaku dosa jangan seneng dulu. Mungkin sekarang anda aman tapi hanya tinggal nunggu waktu saja bakal dibalas dengan kontan. Simak Dosa Masa Lalu Pasti di Balas Kontan Sekarang
SANTAPAN ROHANI, PERBUATANMU DI MASA LALU PASTI AKAN DIBALAS KONTAN
Trimakasih ustadz tulisan di grop barusan. Sy terlalu bodoh.banyak sekali kekurangan. alhamdulilah barusanbaca tulisan ustadz sy mau belajar lg. Ustadz.sy sadar kehancuran sy memang karna sihir.tp akibat kesalahan sy dosa2 sy. Sy kira sy udah membaik dgn ikut tulisan2 ustadz ternyata masih jauh sy dr membaik.
Jawab: Saya mohon maaf jika ada sahabat yang tersinggung dengan tulisan bertema santapan rohani. Tidak ada maksud saya menyinggung siapapun, justru saya berkeinginan supaya dirimu mendapatkan pencerahan demi kebahagiaanmu di dunia dan akherat.
Sahabat kita mengatakan dirinya terlalu bodoh dan banyak kekurangan. Ya benar memang begitulah adanya. Tidak cuma sahabat diatas tetapi juga saya, anda dan semua manusia. Sebab yang Maha Berilmu dan Maha Sempurna hanyalah Allah saja. Kalau ada orang yang mengaku dirinya pintar dan meyakini kepintaran itu karena usahanya maka tinggal nunggu waktu saja.
Jika sahabat kita mau mengakui bahwasanya kehancuran hidupnya akibat dosa dosa dimasa lalu itu adalah pengakuan yang bagus. Dan sudah seharusnya kita muhasabah diri ataupun flashback ke masa lalu untuk menjumput kembali puing puing dosa yang pernah kita lakukan. Jika kita mau jujur ternyata dosa dosa yang kita lakukan dimasa lalu sebegitu banyaknya. Andai manusia lain tahu betapa busuk diri kita tentu mereka enggan untuk berteman.
Ya benar sekali saya dan anda pasti dibalas kontan. Perbuatan dosa dimasa lalu pasti dibayar cash pada saatnya. Sebagai contoh jika dimasa lalu anda pernah mendzalimi orang lain, maka suatu saat nanti anda akan mendapatkan balasan yang serupa. Itu sudah pasti.
Artinya: Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya. Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan sebesar dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya pula. (QS Al Zalzalah: 7-8)
Kapan Allah membalas kebaikan dengan kebaikan, atau membalas kejahatan dengan kejahatan? Jawabannya jangan mikir yang jauuh diakherat sana. Akan tetapi balasannya sekarang dan kontan.
Ini tema yang menarik, tapi sebelum lanjut anda harus paham dulu konsep mentauhidkan Allah. Segala sesuatu berasal dari yang satu, dan dari yang satu muncul segala sesuatu. Artinya pelaku drama alam semesta adalah Tunggal, esa, ahad, tiada dua. Oleh karena itu qalbumu yang ada dalam dada harus meyakini bahwa dibalik segala sesuatu ada Allah. Seperti itulah cara mentauhidkan Allah.
Contoh 1. Di masa lalu anda pernah mencelakakan orang lain dengan cara datang ke dukun. Maka ketika sekarang anda kena sihir dari orang yang berbeda sebenarnya itu balasan dari Allah atas perbuatanmu dimasa lalu. Mungkin ada yang protes, "Khan orangnya beda tadz?". Iya beda, tapi hakikatnya pelakunya Tunggal, yaitu Allah.
Saya kasih contoh lain yang sederhana supaya anda paham. Hari itu anda cuman punya uang 2 lembar 5 ribuan yang rencana buat beli makan siang diwarteg. Pas mau berangkat pas ada pengemis didepan rumahmu. Antara ragu dan bimbang akhirnya anda kasih satu lembar uang 5 ribuan yang membuat sang pengemis senang lalu mendoakan kebaikan buatmu.
Akhirnya anda urung ke warteg buat beli makan siang. Bagaimana tidak? Mana cukup 5 ribu? Akhirnya siang itu anda harus rela menahan perut yang kerocongan lalu berusaha untuk memejamkan mata. Saat hendak tertidur tiba tiba HP mu berdering. Ternyata kawanmu telpon. Dengan agak malas malasan dirimu mengangkat telpon, lalu temanmu nyerocos, "Bro gue dah transfer 500.000 buat uang muka. Sekarang segera meluncur ke basecamp ya? Ada orang yang mau beli semua karya kita dengan harga yang menarik. Buruan ada banyak makanan nih". Anda tentu girang bukan kepalang untuk kemudian langsung meluncur.
Pertanyaannya siapa hakikatnya yang kasih uang kepadamu 500.000? Jawabannya akan membuatmu terkejut, sebab yang kasih uang kepadamu adalah pengemis tadi. Yaitu ketika anda meletakkan logika akal pikir untuk kemudian memilih berempati kepada sesama mahluk. Dengan itulah pengemis tadi membalasmu lewat orang lain.
"Mengapa tadi dikatakan yang ngasih sebenarnya pengemis? Bukannya realnya yang ngasih uang adalah orang lain?".
Karena dalam konsep mentauhidkan Allah, antara pengemis dan orang lain itu hakikatnya tunggal. Dibalik pengemis ada DIA, dan dibalik orang lain yang kasih rezeki besar kepadamu juga ada DIA. Pelakunya tunggal, esa, ahad. Dalam bahasa lain Allah membalas amalmu lewat perantara orang lain. Akan tetapi antara pengemis dan orang lain sekali lagi hakikatnya DIA DIA juga. Pelakunya tunggal.
Sama sebagaimana perbuatan buruk, jahat dan dzolim yang kamu lakukan dimasa lalu pasti akan dibalas pada masanya. Anda akan dibalas oleh orang yang berbeda. Tetapi pada hakikatnya yang membalas itu Tunggal. Ketika kamu berbuat jahat kepada orang lain maka hakikatnya sudah dzolim kepada Allah. Maka camkan bahwa Allah akan membalasmu dengan balasan yang setimpal lewat mahlukNya yang lain. Tetapi sekali lagi hakikatnya pelakunya DIA DIA juga.
Dengan memahami hal ini seharusnya saya dan anda waspada dan hati hati dalam berbuat dan beramal. Sebab sebesar dzarah amalmu pasti akan dibalas pada masanya. Kontan..
Soo beberapa statement berikut ini perlu untuk anda renungkan. Cluenya meskipun secara lahiriah pelakunya banyak namun pada hakikatnya Tunggal.
1. Ketika kamu memberi jangan berharap balas budi dari orang yang anda beri. Yakinlah Allah akan membalas pemberianmu lewat orang lain. Pasti itu.
2. Ketika kamu pelit maka percayalah Allah akan mengambil milikmu lewat perantara orang lain dengan cara yang membuatmu shock. Sebaliknya ketika kamu gemar berbagi percayalah Allah akan membalasnya lewat orang yang berbeda dengan pengembalian berlipat ganda.
3. Ketika kamu membantu orang lain, maka kamu pasti akan dibantu ketika benar benar membutuhkan bantuan. Sebaliknya ketika kamu mengabaikan orang lain, maka suatu saat kamu pasti akan diabaikan.
4. Ketika kamu berbohong kepada suami/ istri maka suatu saat kamu pasti akan dibohongi oleh orang yang berbeda. Atau ketika kamu mengkhianati pasangamu maka suatu saat engkau pasti akan dikhianati.
5. Bahkan ketika kamu membnh hewan tanpa alasan dan tanpa perikemanusiaan maka suatu saat nanti anda akan mendapatkan balasan yang setimpal. Ati ati...
Seharusnya tulisan saya kali ini membuatmu gentar dengan Allah. Sebab dosaku dan dosamu dimasa lalu sebesar gunung. Jika pada saat ini anda belum mendapatkan balasannya maka hanya tinggal nunggu waktu saja. Yaitu momen dimana membuatmu shock dengan musibah yang terjadi tiba tiba. Jika saat ini anda sudah mendapatkan balasannya maka itulah balasan yang setimpal.
"Iya ustadz saya akui dosa saya dimasa lalu begitu banyak. Sungguh aku takut Allah akan marah lalu membalas perbuatan jahatku dimasa lalu. Bagaimana supaya Allah tidak membalasnya atau memaafkan?"
Caranya dengan tobat alias berhenti melakukan dosa. Lalu lakukan amal kebaikan sebanyak banyaknya untuk menebus dosa masa lalu. Anda harus banyak memberi, gemar berbagi, banyak membantu, banyak memberi solusi dll. Anda harus secara tulus karena Allah berbuat baik kepada sesama, kepada hewan, kepada tumbuhan dan semesta alam. Lakukan kebaikan tanpa berharap imbalan, melainkan menebus dosa masa lalu.
Terus lakukan kebaikan tanpa jemu dan tanpa henti. Biarlah Allah yang mengkalkulasi. Ketika amal kebaikanmu sudah cukup untuk menebus dosa masa lalu barulah anda akan mendapatkan imbalan, reward atau pahala amal kebaikan yang anda lakukan. Dan camkan bahwa imbalan yang akan anda dapatkan bisa melalui banyak cara, banyak jalan dan banyak berasal dari orang lain. Meskipun seribu cara seribu jalan hakikatnya pelakunya Tunggal.
Bagi sahabat yang saat ini kena sihir maka cobalah muhasabah diri. Lalu temukan dosa dosa masa lalu yang pernah anda lakukan. Setelah itu akui dan bertaubatlah kepada Allah lalu iringi dengan melakukan banyak amal kebaikan. Jangan malah sibuk nyalahin orang lain, orang dzalim, orang jahat dll. Padahal yang dzalim sebenarnya dirimu sendiri namun tidak sadar. Mengapa tidak sadar juga? Sebab ketutup oleh ego atau hawa nafsumu.
Sibuklah dengan amal kebaikan sehingga dengannya utangmu kepada Allah cepat impas atau lunas. Ketika lunas Insya Allah jalan kesembuhan akan terbuka lebar. Kalau anda marah dan berontak terhadap takdir kapan lunasnya? kalau anda nyalah nyalahin orang lain kapan sembuhnya? Renungkanlah.
Syukron
Klinik Pendekar Langit

Tidak ada komentar:
Posting Komentar