Sampai Kapan Sembuh dan Hidup Normal Kembali?

Sahabat yang sedang duji misalnya ujian sihir yang sangat menghancurkan pasti akan bertanya tanya, sampai kapan? Sampai kapan saya seperti ini? Kapan sembuhnya? AKu sudah lelah?. Nah yuk diresapi tulisan Sampai Kapan Sembuh dan Hidup Normal Kembali?

 

SAMPAI KAPAN USTADZ?

Ustadz stiap saya mandi rukyah badan banyak yg gerak2 di sertai rasa nyeri dikit tapi habis itu tidur lagi sperti biasa mimpi keramaian klw GK itu mimpi makan pernah juga mimpi org2 bnyak pada terjatuh. Sampai kapan y begini mas ustadz

Jawab: Ketika ruqyah atau mandi ruqyah, atau diruqyah biasanya sembuh tapi esok atau lusa mimpi keramaian dan mimpi makan. Artinya ketika anda ruqyah mereka terdesak. Lalu mimpi makan artinya jinnya dikasih sesajen sehingga pulih lagi.

Kalau mimpi hajatan dan keramaian artinya para jin disuplay energi sehingga pulih lalu melakukan rapat untuk mempersiapkan serangan berikutnya. Esoknya biasanya kumat lagi, kadang lebih parah dari sebelumnya.

Dan selaluuuuu saja begitu. Ruqyah > sembuh > mimpi makan > mimpi keramaian >kumat lagi. Sampai lelah karena bertahun tahun begitu. Seakan akan mereka nggak ada kalahnya nggak ada kapoknya.

"Sampai kapan y begini mas ustadz?".

Ada 2 jawaban dari sudut pandang yang berbeda. Kalau jawaban dari sisi lahiriah/ dzohir maka sampai anda bisa mengalahkan mereka. Sampai buhulnya hancur, jinnya kebakar, dukunya KO dll. 

Artinya menang atau kalah itu ada ditanganmu. Bukan ditangan saya, tangan peruqyah bahkan bukan ditangan Tuhan. Ini kalau dari sisi lahiriah yang memandang bahwa segala sesuatu terjadi karena sebab akibat.

Bahkan Allah tidak ikut campur, apakah anda kalah, menang, hancur, jaya dll itu ada ditanganmu bukan ditangan Allah. Kalau ditangan Allah mana Allahnya? Khan kalau dari sisi pandangan lahiriah nggak ada. Yang ada adalah anda ruqyah, mandi ruqyah, dibantu saya, dibantu peruqyah, pakai media ruqyah PL dll. Sama sekali Allah tidak ada andil.

Kalau anda menang maka anda yang berusaha keras, kalau anda kalah itu salahmu dan jangan sekali kali salahkan Allah. Artinya jawaban "sampai kapan?" adalah sampai kamu menang. Jawaban ada pada dirimu sendiri.

"Sampai kapan y begini mas ustadz?".

Kalau dari pandangan mata hati maka sihir itu bukan urusan kalah menang. Bukan urusan sembuh atau belum sembuh. Karena urusannya adalah seberapa peka hatimu terhadap ujian dari Allah. Seberapa kamu bisa menerima ujian dari Allah. Atau yang sering saya tulis seberapa mampu engkau melihat Allah dibalik segala sesuatu.

Artinya sihir yang sangat melelahkan bertujuan supaya engkau mengenal sesuatu dibalik sesuatu. Supaya engkau mengenal Allah yang datang dibalik mahluk.

Selama engkau belum mampu mengenal lalu melihat Allah dibalik segala sesuatu maka selama itu ujian belum akan berakhir. Dalam kata lain selama engkau belum melihat Allah dibalik ujian selama itu engkau tidak akan sembuh.

Selama yang engkau lihat adalah mahluk yaitu dukun, jin, sihir, pelaku, pasangan, anak, tetangga, teman, kerabat, peruqyah, minyak ruqyah, KPS, pendekar langit selama itu engkau tidak akan benar benar sembuh. Ketika engkau melihat mahluk datang membawa keburukan maka engkau akan marah, benci, dengki, kecewa, takut dll. Engkau akan ngamuk, nangis, stress, gil4 dan lain lain.

Ketika engkau melihat minyak ruqyah PL misalnya, lalu keluhanmu reda maka engkau akan gembira. Tetapi ketika kumat lagi engkau akan sedih lalu kecewa kepada minyak ruqyah pendekar langit lalu mulai menyalahkan saya. "Aku nggak nyangka ternyata pendekar langit begitu, aku pikir dia orang baik ternyata hanya modus". Karena yang dilihat saya sebagai mahluk semakin lama semakin kecewa, marah, stress dan depresi. Akhirnya karena kecewa dengan saya lalu memblokir nomor saya, menceritakan keburukan saya kepada orang lain.

Sehingga jawaban "sampai kapan?" maka kalau dilihat dari pandangan mata hati jawabannya ketika engkau ikhlas dan ridho menerima ujian dari Allah. Lagi lagi jawabannya ada pada dirimu sendiri. Kesembuhan ada pada dirimu sendiri.

Lalu mengapa ada 2 jawaban sekaligus?

Jawaban secara lahiriah supaya engkau terus belajar, terus ikhtiar, terus ruqyah sampai sembuh. Supaya engkau terus berusaha tidak malas malasan. Jawaban secara batiniah supaya segala hasil dari ikhtiarmu engkau sandarkan kepada Allah saja. Tidak disandarkan kepada mahluk, ruqyah, media ruqyah dll.

Lalu saran ustadz gimana? Terima dulu atau ikhtiar dulu

Saran saya terima dulu ujiannya. Belajar melihat Allah dibalik ujian dulu supaya dengannya hatimu sedikit tenang. Jangan lihat dukunnya, jinnya, pelakunya, pasangannya, anaknya, minyak ruqyah PL, peruqyah dll tapi lihatlah dibalik mereka semua ada Allah. Dengan ini Insya Allah hatimu mulai bisa dikendalikan.

Setelah agak tenang lalu mulailah belajar, ikhtiar, ruqman, pakai media ruqyah PL dll. Ikhtiar yang ringan ringan dulu seiring dengan melihat pandangan mata hatimu bahwa engkau juga digerakkan oleh Allah untuk ikhtiar ruqman. Latih cara pandang ini setiap saat setiap waktu. Smpai kapan? Yang jelas belajar cara pandang tauhid ini sampai akhir hayat. Tapi saya yakin untuk solusi masalah sihir tidak akan sampai akhir hayat.

Ketika anda terus melatih cara pandang ini maka percayalah anda akan dipertemukan dengan jalan kesembuhan yang sebenarnya. Jalan kesembuhan dari Allah langsung. Anda akan ditunjukkan caranya, tugas anda hanya melakukan saja. Misalnya saat buka buka facebook nemu tulisan ini. Maka bacalah sebab anda digerakkan untuk membaca tulisan ini.

Lalu saat aktifitas tidak sengaja anda ketemu peruqyah. Artinya ini pesan supaya anda diruqyah oleh yang bersangkutan. Atau anda mimpi melihat wajah ganteng seperti artis korea, dan ada suara, datangi orang ganteng ini namanya pendekar langit. Ini mimpi petunjuk, esok hari anda harus WA yang bersangkutan.

Intinya jalan kesembuhan akan ditunjukkan. Seakan akan anda tidak melakukan apapun, karena semua sudah disediakan. Seolah olah anda hanya nonton kisahmu sendiri. Kisah skenario dari Allah.

Sekali lagi sampai kapan saya seperti ini?

Sebenarnya dan sejujurnya saya tidak tahu. Bahkan orang yang meyakinkan anda pasti sembuh sebenarnya mereka juga tidak tahu. Kalau jawaban dari sisi kemahlukan boleh boleh saja seseorang mengatakan anda akan sembuh tahun ini. Atau anda pasti sembuh kalau saya yang meruqyah. 

Atau dalam tulisan saya diatas secara lahiriah kesembuhan ada ditanganmu. Secara batiniah kesembuhan itu tercapai ketika engkau mampu melihat Allah dibalik segala galanya. Artinya kesembuhan itu tidak jauh, yaitu dirimu sendiri.

Tetapi kalau kita bingkai kesemuanya atau keseluruhannya ada dalam kendali Allah. Tetap saja bingkainya adalah cerita Tuhan. Artinya hanya Allah yang tahu ceritanya. Anda tidak tahu, saya tidak tahu, peruqyah tidak tahu dan semua manusia jin malaikat tidak tahu karena yang tahu hanya Sang Sutradara. Kita hanya menyaksikan dramaNya saja.

Kurang lebih seperti itu. harus dipahami ya?

Syukron

Klinik Pendekar langit


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Maafkan Orang Lain Karena Allah Kamu Pasti Dapat Surga

Mau dapat surga? Bentuknya solusi dari permasalah hidup, rumah tangga harmonis, rezeki lancar dll. Mau? kalau mau Maafkan Orang Lain Karena ...