Musibahmu Tanda Kandidat Calon Kekasih Allah

Secara lahiriah musibahmu membuatmu menderita lahir dan batin. Tapi secara ruhaniah Musibahmu Tanda Kandidat Calon Kekasih Allah. Kok bisa? Simak penjelasanya ya?

 

SANTAPAN ROHANI, SATU LAGI KEKASIH ALLAH AKAN SEGERA LAHIR

stlh saya menangis pas kmren baca albaqarah saya bnr3 berbicara merasa rendah di hadapan Allah hanya Allah yang besar dan kuat mereka jin dukun dan para makhluk yg zolim ini kecil sekali , Alhamdulillah benar2 masyaallah bgitu dekatnya Allah dg kita saat kita sudah benar2 pasrah  kepadaNYa stad. Sungguh ujian ini bnr benar luar biasa  bertahun2 namun stlh ketemu ustad pendekar langit banyak pembelajaran dan makna yang saya dapat dr ustad yg membuat saya menerima semua yg sudah Allah takdirkan ini

Jawab: Setiap manusia memiliki iman kepada Tuhan atau kepada Allah dalam level yang berbeda beda. Katakanlah level iman dari level 1 sampai level 100 sebagai puncak keimanan. Jika kita sudah berada di level 1 itu sudah bagus kok. Insya Allah nanti dengan sendirinya akan merangkak naik ke level 2 dan seterusnya.

Ada sahabat yang masih meyakini mahluk memiliki kekuatan selain Allah. Misalnya meyakini dalam hati sihir, dukun, setan, manusia, dll memiliki daya upaya sehingga bisa memberikan manfaat dan mudharat kepada sesama. Artinya si fulan membesarkan mahluk dan mengkerdilkan Tuhan. Yaa gpp namanya juga proses pembelajaran. 

Ada juga seperti sahabat diatas mengatakan dukun, pelaku dan orang dzalim itu kecil sekali, sedangkan yang besar dan kuat adalah Allah. Ini juga sudah bagus sekali. Terus saja belajar sampai meyakini mahluk itu sebenarnya tidak punya daya kekuatan meskipun sebesar dzarah. Sebab laa haula wala quwwata illa bilah. Daya kekuatan itu hanya milik Allah semata mata.

Ini disebut dengan belajar iman kepada Allah. Apa itu iman? Bahasa indonesianya yakin dan percaya. Artinya iman adalah ketika hatimu lebih yakin kepada Allah dibanding dengan yang lainnya. Dan letak keimanan itu ada dalam dada, bukan dikepala. Kalau dikepala namanya hapalan. Sehingga orang yang hapal semua dalil tentang keimanan belum bisa dikatakan sebagai orang yang beriman.

Bagaimana cara belajar iman?

Caranya dengan menurunkan egomu sedikit demi sedikit. Ketika kamu mau menurunkan ego yang disandarkan kepada logika akal pikir untuk kemudian yakin dan percaya kepada Allah artinya anda sedang belajar iman. 

Anggap saja ego manusia ada 100 tingakatan, maka ketika egomu turun menjadi 99 otomatis iman naik 1 tingkat. Seiring dengan pahala, reward atau balasan keimanan akan anda alami dan rasakan sebesar 1. Ketika anda mengalami dan merasakan sendiri balasan keimanan anda kemudian ketika diuji egomu diturunkan 10 tingkat maka balasannya juga 10. Bahkan menurut hadits Nabi shollallaahu alaihi wasallam dan atau dalam Al Quran surat Al An'am ayat 160 dikatakan bawa 1 kebaikan dilipatgandakan 10 kali lipat, maka anda akan mendapatkan kebaikan 10 x 10 = 100

Ketika anda mengalami dan merasakan sendiri balasan kebaikan dilipatgandakan akan menambah semangatmu untuk lebih yakin dan percaya kepada Allah dibandingkan dengan mahluk dan segala sesuatu. Anda harus mengalami dulu balasannya sehingga keyakinanmu nambah. Artinya balasan kebaikan yaa sekarang jangan nunggu nanti kalau sudah dikubur.

Contoh kasus sederhana. Ketika pulang jamaah sendalmu ilang. Awal awal pengin emosi, tapi buru buru istigfar karena meyakini sendal ilang hakikatnya ujian dari Allah. Ketika anda istigfar itulah yang disebut dengan menurunkan ego. Seiring waktu anda dapat ganti sendal yang jauh lebih baik dengan cara yang tidak diduga. Awal awal anda menganggap kebetulan saja, tapi kalau dipikir pikir kok bisa ya? Akhirnya anda meyakini/ beriman ketika kamu ikhlas kehilangan sendal maka Allah akan ganti dengan yang lebih baik. 

Diwaktu yang lain dirumahmu ada peminta minta. Tentu saja anda nggak mau kasih, mana tanggal tua duit tinggal segitunya. Sepersekian detik anda sadar kalau peminta minta itu didatangkan oleh Allah untuk menguji keimananmu. Apakah kamu pelit apa dermawan. Setelah ingat lalu uang yang anda punya dibagi 2 dengan peminta minta. Nah inilah yang saya maksud dengan menrurunkan ego untuk kemudian meninggikan Allah. Ajaibnya esok hari anda dapat rezeki tak terduga diluar nalar sebesar 10 kali lipat dari apa yang sudah anda berikan kepada peminta minta. Inilah yang saya maksud dengan pahala, reward atau balasan atas keimananmu. Reward ini tentu saja semakin mempertebal keyakinanmu kepada Allah.

Dan pahala atas keimananmu pasti pasti dan pasti akan anda alami dan rasakan. Real. Asalkan anda peka dan seharusnya peka. Sebab semakin anda menurunkan ego lalu meninggikan Allah otomatis mata batinmu akan lebih peka dari sebelumnya. Kalau anda belum peka terhadap balasan Allah, atau tidak merasa imanmu dibalas artinya kamu belum benar benar menurunkan ego karena Allah. Mungkin ada unsur riya'nya.

Terus saja belajar menurunkan egomu untuk kemudian meninggikan Allah. Sampai suatu saat nanti diirmu akan diberikan ujian yang besar. Ujian yang besar ini sebenarnya adalah lompatan supaya egomu bisa turun dititik yang jauh lebih rendah. Sebab ketika egomu sudah mampu turun dititik terendah otomatis Allah akan membalasnya dengan balasan yang besar. Sehingga dengannya menjadi asbab imanmu bisa sempurna.

Contoh kasus ketika anda kena sihir yang sangat menghancurkan, apakah dengannya bisa membuat egomu turun dititik terendah? Nyatanya belum bisa khan? Egomu selalu condong menyalahkan orang lain. Nafsumu selalu saja melihat mahluk dengan stetement, "hidupku hancur gara gara sihir". karena iman kita menghadap mahluk/ sihir pada akhirnya hikmahnya nggak kebuka. Yang ada hanya kemarahan, kekecewaan dan kesedihan menemani hari hari.

Apakah salah kalau kita dendam kepada pelaku yang sudah menghancurkan hidup anda? Salah atau tidak salah itu urusan nanti, sebab wajar anda marah dan dendam. Wong saya juga bertahun tahun berteman dengan kemarahan dan dendam kok. namanya juga manusia biasa. Marah atau tidak marah yang penting anda paham bahwa sihir adalah salah satu bentuk ujian dari Allah.

Tujuannya apa Allah memberikan ujian seberat ini? Tujuannya sama sebagaimana kamu kehilangan sendal atau kedatangan pengemis dirumahmu. Tujuannya supaya saya dan anda berjuang untuk menurunkan ego serendah rendahnya lalu meninggikan Allah setinggi tingginya. karena hanya dengan itulah hikmah akan terbuka plus reward rewardnya.

Oleh karena itu berjuanglah untuk meredam kemarahanmu pelan demi pelan. Sampai pada satu titik qalbumu mampu menerima ujian yang sangat berat ini. pada saat qalbumu mampu untuk menerima ujian ini, seiring dengan satu persatu hikmah yang mulai kebuka plus reward rewardnya. Hingga tak terasa waktu terus berlalu dimana engkau bisa sembuh dari sihir, rumah tangga harmonis, rezeki mengalir lancar dan nama baik pulih kembali.

Dan saya meyakini bagi anda yang diuji dengan musibah sihir yang menghancurkan hampir semua sendi kehidupan, tujuannya supaya egomu turun sampai pada titik 0 (nol). Yaitu pada saat dirimu sudah  tidak merasa memiliki apapun, karena apapun adalah milik Tuhan. Bahkan anda sudah tidak merasa memiliki ego lagi alias harga dirimu sudah tiada. 

Mengapa demikian? Sebab rumah tanggamu yang nyaris kandas mengajarkan bahwa cinta itu bukan untuk manusia tetapi untuk Allah. Ketika ekonomimu hancur mengajarkan bahwa semua harta benda adalah milik Allah. Atau ketika harga dirimu hancur karena fitnah kejam, mengajarkan bahwa manusia hakikatnya memang tidak punya harga diri. Yang punya diri hanya Allah saja. Ketika kamu ikhlas kehilangan segala sesuatu itulah makna dari ego/ nafsumu sudah berada di titik nol.

Ketika egomu sudah di titik nol itulah yang disebut dengan kekasih/ wali Allah. Atau hamba yang dicintai oleh Allah. Apa yang terjadi ketika seseorang sudah menjadi kekasih Allah? baca petikan hadits qudsy dibawah ini:

"....Jika Aku mencintainya, maka Aku menjadi pendengarannya yang dia mendengar dengannya, penglihatannya yang dia melihat dengannya, tangannya yang dia memukul dengannya, dan kakinya yang dia berjalan dengannya. Jika dia meminta kepada-Ku, niscaya Aku memberinya, dan jika dia meminta perlindungan kepada-Ku, niscaya Aku melindunginya.'" (Hadits Qudsy)

Saya dan anda harus ati ati kalau berhadapan dengan kekasih Allah karena doanya sangat mustajab. Dalam kata lain dukun, jin, pelaku dzolim dll patut ketakutan ketika anda mulai bisa menerima ujian yang ugal ugalan ini. Karena dalam hadits tersebut dikatakan sbb, "'Barangsiapa memusuhi wali-Ku, maka Aku menyatakan perang kepadanya...."

Artinya sahabat yang kena sihir dimana menajdi sebab kehancuran semua sendi kehidupan sebenarnya calon atau kandidat kekasih Allah. Syaratnya turunkan egomu sampai titik nol. Indikasinya adalah anda tidak marah meskipun rumah tangga kandas, tidak sedih meskipun bisnis bangkrut, tidak kecewa meski jadi samp4h masyarakat. Anda mau melakukannya semata mata karena melihat Allah dibalik ujianmu. Ketika anda mampu melakukannya maka pada saat itulah anda sudah mentauhidkan Allah dengan sebenar benarnya.

Bisakah? Sepertinya saya dan anda masih butuh waktu untuk mampu melakukannya. Oleh karena itu jalani saja ujianmu sampai waktu itu datang. Waktu yang sudah ditunggu tunggu dengan harap dan cemas oleh Malaikat dan segenap penduduk langit. Yaitu khabar yang menggoncangkan langit Arasy pada saat lahirnya satu lagi kekasih Allah dimuka bumi. Ketika ia lahir maka dengan serta merta seluruh malaikat (kecuali Iblis) akan bersujud kepadanya (Adam) atas perintah Allah.

Dan bisa jadi orang itu adalah "Anda".

Syukron

Klinik Pendekar Langit


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Doa Nabi Yunus untuk Mengobati Luka Batin/ Sakit Jiwa

Orang yang sakit jiwa disebut dengan OODGJ. Mereka terluka batinnya dan sulit sekali sembuh? Bagaimana cara mengobati luka batin? Simak Doa ...