Banyak yang menyangka ada khodam baik dan khodam malaikat. Makanya konten cek khodam dan transfer khodam laris manis. padahal nggak ada khodam baik. Gimana ceritanya? Simak penjelasan Apakah Ada Khodam Baik & Khodam Malaikat?
SANTAPAN ROHANI, APAKAH ADA KHODAM BAIK DAN KHODAM MALAIKAT?
....pak ustd sayaa mauu nanyaa gimnaa kaloo kitaa yaa memiliki khodam energi positif tapi niatnyaa cuma ngoleksi gitu batu akik suka batu akik tapi dalemnyaa adaa khodamnyah tapi positif engga negatif enetginyaa gimnaa apakah bakal ngeganggu kita tapi ga dibadan didalem cincin saat dipake kerasa lebih tenang percaya diri kalo ga dipake biasa aja tapi sareat doang hakekanyaa samaa allah gimanaa mohonn penjelasannyaa maaff mengganggu waktu istirahatnyaa 🙏 (Sahabat 1)
Jika kemudian belum taubat dan meyakini bahwa ilmu yg di miliki nya datangnya dari Allah itu bgmna ustad ..karena berkeyakinan yg penting tdk menyembahnya .. (Sahabat 2)
Jawab: Kalau hanya koleksi akik atau keris gak ada masalah. Saya dahulu juga pernah koleksi batu akik kok. Yang penting jangan koleksi khodam. Kalau setelah pakai cincin akiknya lalu kamu percaya diri nggak ada masalah. Mungkin akiknya buagus dan mahal. Yang penting bukan PD karena dalam cincinnya ada khodam yang hendak melindungimu. Karena ketika kamu memakai cincin yang ada khodamnya llau dengan itu anda merasa aman dan tenang maka seakan akan anda sudah menyembahnya. Mungkin awal awal khodam dalam cincin akikmu mengajak perbuatan baik, tapi lama kelamaan anda akan keseret. Bagaimana ceritanya? Makanya dibaca sampai habis ya?
Sahabat yang dirahmati Allah..
Dalam kalimat yang mudah dipahami kalau menyembah Allah maka akan masuk surga, kalau menyembah Iblis maka masuk neraka. Kata "menyembah" ini banyak tafsirannya. Dan banyak dari kita menganggap bahwa menyembah itu nunduk nunduk seperti seorang parjurit sedang menghadap raja. Artinya menurut anggapan sebagian orang asalkan tidak nyembah nyembah ke kerisnya, akiknya, jimatnya, khodamnya dll maka tidak mengapa. Mereka mengatakan demikian karena meyakini definisi menyembah adalah nunduk nunduk sambil menyatukan kedua tangan.
Menyembah bahasa arabnya abada ya'budu. Lalu turunanya ada kata 'ibadah, sedangkan orangnya disebut abid atau hamba. Artinya kalau kita mau ibadah atau menyembah Allah maka jadilah hamba jangan jadi Tuhan. Kalau memang menyembah raja maka jadilah budaknya. Dalam artian suka suka raja saja, sebab kita hanya budak. Sebagai budak kita hanya bisa nurut saja tanpa mampu melakukan perlawanan. Sebab kalau melawan maka sang raja akan marah lalu menghukum.
paragraf diatas hanya analogi untuk memahamkan anda. Karena memang memahamkan seseorang tentang iman itu nggak mudah. Sebab iman ada dihati, sementara memahamkan iman mau tidak mau harus dijelaskan dengan akal. Terkadang menjelaskan iman itu nggak masuk akal, itulah sebabnya banyak sahabat yang mengangkal.
Tapi mudah mudahan dengan analogi raja dan budak bisa sedikit memahamkan anda tentang makna menyembah atau menghamba. Kalau kita hanya sekedar budak maka harus nurut nggak boleh memberontak. Dalam bahasa lain karena kita hanya hamba maka harus ikut nurut dan manut apa kata Tuhan yang sedang menggelar takdir. Semakin nurut semakin sempurna anda menjadi hamba. Dan jika ada pemberontakan sekecil apapun dalam hatimu, maka anda belum sempurna menjadi hamba. Apalagi sampai berontak dan melawan keputusan raja (baca Tuhan) maka anda disebut dengan pemberontak. Sementara para pemberontak pasti akan dihancurkan oleh raja (baca Tuhan).
Artinya semakin seseorang itu rajin ibadahnya, giat sholatnya, tekun ngajinya dll seharusnya hatinya semakin nurut. Sebab makna ibadah adalah menyembah dan makna menyembah adalah nurut. Sehingga semakin seseorang itu giat ibadahnya seharusnya hatinya makin lapang menerima ujian, lapang menerima perbedaan. Tapi khan banyak fakta dilapangan semakin giat ibadah, semakin pinter ngajinya semakin arogan hatinya. Karena merasa paling benar sehingga membuat hatinya semakin kaku dan keras. Ini ironi. Sungguh sungguh menjadi ironi yang terjadi di lapangan.
Termasuk ironi ketika ada fakta dilapangan dimana orang yang punya khodam atau ilmu gaib itu tidak apa apa selama kita tidak menyembahnya. Karena sekali lagi definisi menyembah adalah ketika kita nunduk nunduk sambil menyatukan kedua tangan. Padahal makna menyembah adalah menjadi hamba atau budak yang disembah. Menjadi hamba itu ketika kita menuruti apapun keinginan dan kehendak yang disembah.
Karena kita sedang membahas khodam atau ilmu gaib maka objek menyembah itu ada di akal dan hatimu. Jika kamu menuruti keinginan khodam yang berbisik di kepalamu maka itulah kata lain dari menyembah. Jika kamu mengikuti/ menuruti rasa hasil bisikan jin khodam yang ada dalam dadamu maka itulah makna mneyembah. Apalagi kamu melakukan amal perbuatan yang dipicu oleh bisikan jin khodam maka itu sudah benar benar menyembahnya.
Contoh kongkret ketika anda pakai akik anda lebih tenang dan percaya diri. Artinya ada bisikan dalam pikiranmu, "pakailah akik ini maka kamu akan aku lindungi". Lalu ketika anda pakai akiknya kemudian merasa lebih tenang artinya anda sudah menuruti bisikan dalam pikiran. Dalam bahasa lain anda sedang menyembah jin khodam. Karena anda memeberontak terhadap Allah dengan menyembah mahluk maka akan masuk neraka. kapan itu terjadi? Yaitu pada saat akikmu hilang kemudian ditengah jalan anda dibegal. Nah pada saat itu siapa yang anda sebut? Allah bukan akik.
Ketika anda menyebut Allah Allah saat dibegal lalu Allah menolongmu apakah setelah itu akan membuang akiknya? Dalam banyak kasus enggak. Malahan selepas itu anda cari cari dimana akiknya hilang. Ketika nemu akiknya betapa bahagianya hatimu. Ketika anda sedang dibegal tiba tiba engkau beriman kepada Allah dengan menyebut nyebut nama_Nya. Namun ketika engkau diselamatkan_Nya lalu memberontak kembali. Khan ironi.
Atau ketika anda dibegal dan tidak ada jalan keluar lalu anda menyebut Allah Allah dan ternyata tidak ditolong maka itulah nerakamu. Sudah tasnya diambil, mobilnya diambil plus tanganmu kena clur1t sehingga cacat permanen. Itulah balasan dari pemberontakanmu terhadap Allah, dengan harapan kamu mau sadar. Setelah sadar mau taubat atau kembali.
"Apakah ada khodam baik?". Banyak yang meyakini ada khodam yang baik dan melindungi. Makanya jasa cek khodam atau trasnfer khodam laris manis. Kalau keyakinan anda seperti itu yaa silahkan saja, tidak ada yang melarang. Misalnya sebagian orang yang meyakini ada khodam jin baik dan ada khodam malaikat lalu dengannya merasa nyaman. Sekali lagi silahkan saja. Yang penting adna siap dengan konsekwensinya.
"Kalau menurut ustadz adakah khodam baik?". Ada yaitu malaikat. Tapi malaikat tidak akan pernah menjadi khodammu, sebab malaikat adalah khodam/ pembantunya Allah dan hanya nurut kepada perintah Allah bukan perintahmu. Ketika malaikat membantumu maka itu atas perintah Allah. Artinya malaikat tidak bisa ditangkep lalu dimasukkan ke dalam akik untuk kemudian dusuruh suruh olehmu. Itu mah prasangkamu saja. Mosok menjadikan malaikat pesuruh Allah berbentuk macan? Karena jika ada malaikat tunduk kepadamu artinya kamu Tuhannya dong?
Kapan malaikat akan membantumu? yaitu pada saat dirimu t3l4nj4ng alias nggak punya apa apa dan tidak bisa apa apa. Anda merasa bukan siapa siapa karena yang siapa siapa itu hanya Allah. Apalagi merasa sakti, ampuh, hebat, kebal dll. Kalau yang seperti ini mah kelakuan khodam jin. Ketika anda merasa tidak bisa apa apa sebab meyakini Yang Hebat, Yang Sakti, Yang Kuasa itu hanya Allah maka malaikat akan membantumu. Dan ketika malaikat membantumu itu juga atas perintah Allah, bukan perintahmu.
"Tapi itu hanya syareat saja Ust, yang penting saya tidak menyembahnya. dan mereka tidak mengganggu kok malah menyuruh bebuat baik". Jawabanya itu khan katamu. Ketika kamu menggunakanna misalnya pakai akik lalu merasa tenang dan aman maka itu sudah kategori menyembah jin. Alias ikut manut nurut apa kata jin yang berbisik dalam pikiran dan perasaanmu. Suatu saat dirimu akan sadar ketika akiknya hilang disisi lain dirimu mau dibegal.
Memang bisikan jin khodam apalagi dari siluman harimau awal awal terdengar sangat religius. Dan sahabat yang kena sihir pasti paham jebakan jin model beginian. Awal awal dibisiki bahwa kamu orang yang benar, tidak apa apa membalas dengan menyantet balik karena anda sedang didzolimi dll. Jika anda melaksanakan bisikan itu jadilah hidupmu makin hancur. Atau dalam sihir perceraian dimana ada bisikan, "Pasanganmu orang yang buruk dan tidak taat kepada Allah. Tidak ada masalah menceraikannya, malah dapat pahala. Ntar Allah akan menggantinya dengan jodoh yang lebih baik". Jika anda melaksanakan bisikan itu maka hidupmu akan semakin hancur.
Bagaimana cara membedakan bisikan jin, khodam atau bisikan malaikat? Cara membedakannya sangat mudah yaitu lihat endingnya. Kalau endingnya adalah merasa benar lalu menciptakan kebencian, permusuhan, adu domba, perpisahan atau perceraian maka itu bisikan setan. Endingnya biasanya bercerai berai. Sedangkan bisikan malaikat adalah menyatukan apapun yang tercerai berai.
Sekali lagi terkait dengan bisikan khodam maka memang awal awal mereka akan membisiki sesuatu yang baik baik. Misalnya menyuruhmu sholat, sedekah, baca quran dll. Tapi saya yakin dalam lubuk hatimu merasa dirimu lebih suci dan lebih sholeh dari orang lain. Dan setelah itu hatimu menjadi kaku dan keras. Karena kamu merasa lebih sholeh dari orang lain lama kelamaan bisikan lainnya akan anda ikuti. Sampai berzin4 pun diikuti sebab bisikan khodamnya terasa sangat halus. "Gpp berzin4, kamu tetap akan diampuni Allah. Sebab amal ibadahmu sudah sebesar gunung. Malah kamu dapat pahala karena orang yang kamu zin4hi adalah anak yatim. Nanti kamu bisa membawa anak yatim itu ke surga". Dan jika anda mengikuti bisikannya terus menerus lama kelamaan seperti kisahnya kyai Barshisha. Seperti apa kisah kyai Barshisha? Silahkan googling saja ya?
Inti cerita kyai Barshisha adalah diakhir hidupnya ia menyembah setan lalu masuk neraka. Padahal sebelumnya Brashisha orang yang sangat alim dan muridnya menyebar dimana mana. Hampir semua muridnya sakti sakti. Singkat cerita barshisha dijatuhi hukuman m4ti karena melakukan perzin4han dan pembunuhan. Dan diakhir ajalnya barshisha mengikuti nasehat setan supaya menyembahnya supaya selamat dari hukuman m4ti. Karena selama ini barshisha nurut, ngikut apa kata jin (khodam) akhirnya barshisha menyembahnya dengan harapan diselamatkan. Termyata janji jin, setan, iblis dan khodamnya diingkari. Akhirnya barshisha meninggal dalam keadaan syirik atau menduakan Allah. Sahabat mau seperti barshisha?
"Tapi itu khan hanya syareat, hakikatnya semua dari Allah". Untuk memahami akan hal ini baiknya sahabat harus sering baca tulisan santapan rohani ya? Sebab memang segala sesuatu hakikatnya dari Allah. Tidak ada sebesar dzarah sesuatu selain Allah. Kalau anda meyakini ada sebesar dzarah diluar pengetahuan Allah maka syirik namanya. Sebab sudah menduakan Allah dengan sesuatu. Bagus dan benar sekali kalau anda meyakini semuanya hakikatnya dari Allah. Termasuk ketika anda lupa pasang akik kemudian kena begal dan membuatmu cacat seumur hidup itu hakikatnya juga dari Allah.
Sahabat bayangkan ketika ajalmu semakin dekat yang membuatmu ketakutan. Mengapa ketakutan? Karena saat itu anda baru sadar bahwa selama ini sudah mengikuti ajakan jin khodam untuk melakukan perbuatan dosa. Anda teringat saat mencuri, mencelakakan orang lain, kirim pelet, berzin4, membnh dll. Dan semua itu anda lakukan bersama dengan akik yang anda pakai. Ketika izroil datang lalu menarik nyawamu sakitnya tak terperikan. Mengapa sakaratul mautnya lama dan rasanya sangat menyakitkan? Sebab anda melawan tarikan Izroil karena takut m4ti membawa dosa.
Ketika itu datanglah Iblis bersama khodam khodam jin yang selama ini membantumu. Mereka berubah menjadi wali lalu berkata, "Pakailah akikmu nak, supaya kami bisa menyelamatkan nyawamu. Seetlah itu cukup katakan, terpujilah wahai wali sang penyelamatku". Setelah anda pakai akiknya lalu memuja muji Iblis berawajah wali, tiba tiba Iblis pergi meninggalkanmu membawa tawa kepuasan. Setelah itu sadarlah dirimu sesadar sadarnya kalau sudah menduakan Allah dan ingin bertaubat. Tapi sayang nyawa sudah dikerongkongan.
Syukron
Pendekar Langit

Tidak ada komentar:
Posting Komentar