Dalam setiap ujian pasti mengandung pesan. Oleh karena itu anda wajib bisa membaca pesannya sehingga hikmah bisa didapatkan. Berikut ini Cara Membaca Pesan Allah di Balik Ujian Musibah Sihir.
SANTAPAN ROHANI, BAGAIMANA CARA MEMBACA PESAN ALLAH DALAM UJIAN SIHIR
pak ustadz, mohon bimbinganya , gimana caranya untuk membaca diri dan menbaca pesan alloh dalam ujian sihir ini step by stepnya sampai bisa separti pak ustadz saat ini,karna membaca diri itu juga bukan hal mudah ,karna kebanyakan orang sering merasa dirinya itu sudah baik pak ustadz. 🙏🏻
Jawab: Bagaimana cara membaca diri dan membaca pesan Allah dalam ujian sihir ini? Caranya sebenarnya sudah saya tulis dalam tulisan santapan rohani sebelumnya. Yaitu bacalah dengan menyebut nama Allah.
Sebagaimana wahyu yang diturunkan kepada Nabi Muhammad shollallaahu alaihi wasallam di gua Hira' pada umur 40 tahun. Saat itu nabi shollallaahu alaihi wasallam menyepi di gua hira' dan melihat malaikat jibril yang memeluknya dengan sangat erat. Bahasa lainnya menghimpit nabi dengan erat lalu menyuruh beliau untuk membaca, "Iqra'" atau bacalah dan nabi menjawab, "aku nggak bisa baca". Malaikat menghimpit kembali Nabi sampai 3 kali dan jawaban nabi sama, yaitu, "aku nggak bisa baca". Lalu malaikat Jibril mengatakan, "Iqra' bismirobbikalladzii kholaq".
Selengkapnya wahyu pertama kenabian ada dalam surat Al Alaq ayat 1-5. Artinya: "Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan! Dia menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah! Tuhanmulah Yang Mahamulia, yang mengajar (manusia) dengan perantaraan kalam. Dia mengajarkan manusia apa yang tidak diketahuinya.". (QS Al Alaq: 1-5)
Dari penjelasan diatas artinya cara membaca pesan Allah dibalik ujian adalah, "bacalah dengan menyebut nama Allah". Yang disebut Allah bukan selain Allah atau mahluk. Yang menyebut Allah apanya? Hatimu. Hatimu harus menyebut Allah maka anda akan mampu membaca pesan Allah dibalik ujian.
Yang sering terjadi selama ini anda menyebut selain Allah sehingga nggak mampu membaca. Yang anda sebut dan kenali selama ini adalah sihir, dukun, setan, orang dzalim dan mahluk mahluk lainnya. Lalu kapan Allah disebut? Jangan sebut mahluk dalam hatimu tapi sebutlah Allah. Kalau secara lahiriah memang ada sihir, dukun, orang dzalim dll tapi janganlah mahluk mahluk diatas kau sebut dalam hati. Ketika masuk ke hati lihat, sebut dan kenali Allah nya.
Dan membaca takdir itu tidak seperti membaca komik. Membaca takdir itu by waktu. Misalnya hari ini ada kiriman sihir, esok cekcok dengan pasangan, lusa jualan sepi dan seterusnya maka baca dibalik itu semua ada Allah. Maka sebutlah nama_Nya jangan sebut mahluk. Baca jalan ceritanya by waktu dengan selalu menyebut nama Allah. Allah lah yang bercerita maka baca dan saksikanlah cerita_Nya. Terus dibaca sehingga Allah akan mengajarimu sesuatu yang tidak engkau ketahui. Inilah yang dimaksud dengan, "mengajarkan manusia dengan kalam".
Saya ada sekelumit kisah nih. Singkat cerita ketika umur saya 33 saya memiliki mimpi umur 40 tahun sudah free financial. Lalu saya berjuang keras sehingga umur 39 sudah 99 persen mimpi terwujud. Hanya butuh 1 persen lagi sehingga free financial bisa saya raih. Tahukah sahabat pas umur saya 40 tahun bangunan tinggi yang saya perjuangkan bertahun tahun runtuh dengan tanah. Hidupku dihancurkan dengan sihir sehancur hancurnya.
Saya dihimpit dengan 3 himpitan yang sangat kencang. Himpitan pertama rumah tangga diujung tanduk, himpitan kedua bisnis saya hancur dan himpitan ke 3 harga diri terinjak injak. Sebenarnya pada himpitan pertama, saya sudah disuruh membaca, "bacalah". Tapi karena dalam kondisi sesak sempit dadanya sehingga saya tidak bisa membaca. Saya nggak mengerti, nggak paham, nggak tahu mengapa diriku diberikan ujian sebesar ini.
Sampai pada akhirnya saya bisa membaca. Yaitu pada saat hatiku berjuang sekuat tenaga untuk membacanya dengan menyebut nama Allah. Dan perjuangan menyebut nama Allah itu sangat sakit dan butuh waktu beberapa tahun sampai benar benar paham. Mengapa rasanya sangat sakit? Karena nama Allah masih begitu pudar dalam qalbuku tertutup oleh debu debu mahluk. Ketika dalam hatiku masih ada nama sihir, iblis, setan, orang dzalim dll maka selama itu hatiku masih terasa sangat sakit.
Artinya indikasi anda sudah mulai bisa membaca pesan Allah dibalik ujian adalah kelapangan dalam dada. Selama hatimu masih sesak karena dihimpit ujian (dipeluk malaikat jibril) maka selama itu anda tidak akan bisa membaca. Selama dihatimu masih ada dendam, kemarahan, kekecewaan, kesedihan, ketakutan, kecemasan dll itu sama saja dengan dirimu belum bisa baca.
Oleh karena itu bacalah dengan menyebut nama Allah dalam hati. Jangan sebut sihir, iblis, orang dzalim, pasangan dll dalam hatimu tapi sebutlah Allah. Atau bahasa lainnya lihat dan kenali Allah yang sedang menggelar takdirmu. Ketika engkau berjuang melihat Allah dibalik takdirmu maka DIA akan mengajarkanmu sesuatu. Yaitu mengajarkan apa apa yang tidak kamu ketahui sebelumnya. Apa itu? Tauhid. Yaitu dibalik takdirmu hanya ada satu wajah tidak ada wajah lain yaitu wajah Allah saja.
Dan proses ini beda beda untuk setiap orang. Ada yang paham pesan dibalik ujian dalam waktu singkat, ada yang bertahun tahun bahkan puluhan tahu baru paham bahkan ada yang nggak paham paham juga. Semua terserah Allah. Ada yang paham hikmah dibalik ujian untuk dirinya sendiri dan keluarga ada juga yang dipahamkan untuk kemudian diperintahkan oleh Allah untuk menyebarkannya kepada manusia lain. Inilah yang dimaksud dengan risalah tauhid. Yaitu risalah yang dibawa oleh seluruh nabi dan rosul.
Saya adalah salah satu hamba Allah yang diperintahkan untuk menyebarkannya. Makanya hadir akun klinik pendekar langit ini. Jadi ceritanya dalam kisah nabi Muhammad shollallaahu alaihi wasallam selama beberapa tahun malaikat Jibril tidak datang lagi. Akhirnya malaikat Jibril datang kembali lalu menurunkan surat Al Mudatsir.
Artinya: Wahai orang yang berselimut (Nabi Muhammad), bangunlah, lalu berilah peringatan.Tuhanmu, agungkanlah. Pakaianmu, bersihkanlah. Segala (perbuatan) yang keji, tinggalkanlah. Janganlah memberi (dengan maksud) memperoleh (balasan) yang lebih banyak. Karena Tuhanmu, bersabarlah (QS Al Mudatsir: 1-7)
Tahukah sahabat bahwa dahulu sebelum kena sihir relasi saya cukup luas di seluruh Indonesia. Saya pernah punya komunitas bisnis dengan anggota sekitar 23.000 orang. Lalu setelah sembuh dari sihir saya berjanji kepada diri sendiri untuk tidak mau keluar dan berkomunitas lagi. Pada akhirnya takdir berkata lain dan menyuruh saya keluar. Keluar pertama di media sosial dan keluar kedua di lingkungan. Dimedia sosial saya dikenal dengan nama Pendekar Langit dan di lingkungan saya mulai dikenal dengan nama Coach Adhin.
Jadi ceritanya pada suatu ketika ada seorang imam masjid dan dewan syuro meminta saya memberikan pelatihan skill digital dan bisnis online kepada pemuda pemudi dilingkungan kami. Siapa sangka berawal dari situ saya jadi sering sowan ke sesepuh, tokoh masyarakat dan tokoh agama. Kejadian ini siapa yang mensetting? Allah. Termasuk next saya mungkin saja keluar dengan mendirikan klinik ruqyah pendekar langit. Naga naganya ke arah situ. Meskipun apapun yang terjadi saya santai saja, wong semua sudah diurus oleh Allah kok. Saya hanya menjalani saja.
Dari sekelumit kisah diatas saya meyakini bahwa perkataan Allah, "Hai orang yang berselimut, bangun dan beri peringatan" seakan akan benar benar menamparku. Sebab memang pasca kena sihir lalu diberikan kesembuhan saya berjanji kepada diri sendiri untuk berselimut. Dalam artian secara lahiriah saya enggan untuk keluar rumah lalu bersosialisasi membangun komunitas seperti dahulu. Dan secara ruhaniah saya juga enggan untuk menyampaikan apa apa yang saya pahami.
Makanya sekitar 2 tahun saya membuat akun Klinik Pendekar Langit tidak menyinggung pembahasan tentang santapan rohani dan hanya fokus menulis tentang ruqyah ruqyah dan ruqyah. Saya menahan diri menyampaikan tema santapan rohani karena pembahasannya tidak biasa dan jarang anda dengarkan diceramah. kalau saya sampaikan terang terangan maka anda akan menuduh saya sesat. Dan memang awal awal beberapa netizen menuduh saya sesat meskipun saya menyampaikannya pelaan pelaan sekali.
Tapi bersamaan dengan takdir yang memaksa saya untuk keluar rumah bertemu dengan banyak tokoh masyarakat seiring dengan keterbukaan saya menyampaikan risalah tauhid ini apa adanya. Seperti apakah risalah tauhid apa adanya? Yaitu menyampaikan kepada anda semua bahwa selain Allah itu tidak akan pernah ada untuk selama lamanya. Saya, anda, mereka, manusia, iblis, malaikat, tumbuhan, hewan, bumi, planet, galaksi, cahaya, ruang hampa, black hole dan segala sesuatu hakikatnya nggak ada. Dalam bahasa lain apapun yang anda lihat dengar dan rasakan adalah kenyataan dari keberadaan Yang Tunggal.
Lalu yang ada siapa? Allah. Hanya DIA yang ada dan berhak ada secara mutlak. DIA ada ahad, esa. DIA ada sendirian tanpa teman.
Syukron
Santapan Rohani Pendekar Langit

Tidak ada komentar:
Posting Komentar