Cara Membersihkan Hati/ Jiwa Dari Penyakit, Penting Nih

Biang kerok dari masalah hidupmu adalah penyakit hati. Penyebab dirimu sulit sembuh dan sulit sukses adalah sakit dalam hatimu. Oleh karena itu sembuhkan ya? Simak Cara Membersihkan Hati/ Jiwa Dari Penyakit, Penting Nih.

 
Klinik Pendekar Langit

SANTAPAN ROHANI, SIAPA BIANG KEROK HIDUPMU YANG MENDERITA LAHIR BATIN?

Saya g mampu menahan emosi pak ustdz..td siang bunyi ledakan d ruangan d plafon. Sdh masuk ke saya pak..d pantik dkt aj lgsg nyamber2. Sbnrnya saya sdh tau ap yg hrs saya lakukan.grey rock jgn kepancing..tp sihir ini sdh sampai d mulut makanya saya g terkontrol

Jawab: Sahabat diatas sebenarnya sudah paham tanda tanda setan hendak menyuntikkan pengaruh sihirnya. Yaitu adanya bunyi ledakan diatap atau diplafon. Ledakan itu penanda ada yang masuk ke rumah bukan tanda sihir gagal. Saya katakan demikian karena banyak yang menganggap suara ledakan diatap tanda sihir gagal. Apalagi yang ngomong adalah peruqyah papan atas. Sehingga dengan itu banyak yang percaya.

Suara ledakan itu disebabkan gesekan udara akibat perpindahan energi. Bisa energi keluar atau masuk. Tapi dalam kasus sihir kebanyakan karena ada yang masuk atau ada kiriman baru. Seperti banaspati yang datang ke rumah korban lalu meledak diatapnya. Setelah itu tidak berapa lama korbannya sakit parah misalnya. Artinya bunyi ledakan adalah tanda sihirnya masuk. Salah satu efeknya adalah memicu dada bergemuruh lalu emosi dan melampiaskannya.

Sampai disini kita paham bahwa jin bisa menyuntikkan rasa. Sedangkan rasa itu ada di perasaan atau jiwa. Maka waspadalah dengan rasa rasa yang diambang batas atas atau dibawah. Misalnya rasa marah, sedih, kecewa, malas, putus asa diatas normal.  Atau makan, minum dan syahwat diatas normal juga harus waspada. Sebaliknya anda juga harus waspada dengan rasa hambar, hampa, nggak ada rasa, nggak punya syahwat, nggak nafsu makan berhari hari, dll. 

Artinya sebagai manusia biasa pasti bisa marah, kecewa, sedih dll. Saya juga sama. Tapi kalau diatas normal apalagi susah turunnya maka harus waspada. Sebab itu suntikan setan. Oleh karena itu solusinya ruqyah sampai muntah angin sehingga rasa yang berlebihan itu bisa turun dan normal kembali.

Setiap manusia punya rasa. bahasa lainnya jiwa. Bahasa arabnya nafs aau nafsu. Karena rasa itu didada sering disebut hati. Sehingga orang yang marah dan kecewa disebut dengan sakit hati. Sebenarnya bukan hati tetapi jiwa. Jiwalah yang membungkus hati. Karena membungkus hati makanya membuat pandangan mata hatinya tertutup. Artinya semua manusia pada awalnya hatinya pasti ketutup atau kebungkus oleh jiwa/ nafsu. Jiwa yang tertutup inilah yang memicu manusia marah, sedih, kecewa, putus asa dll.

Dalam beberapa tulisan santapan rohani saya sering mengajak sahabat untuk membuka tirai/ penutup jiwa supaya dengannya hati bisa kebuka. Ketika hatinya kebuka itulah moment dimana anda mampu melihat Tuhan dibalik segalanya. Sebenarnya bukan dibuka atau dibuang penutup hatinya, tapi lepas pasnya dibersihkan. Jiwa/ nafsu yang ketutup sebagaimana cermin yang kotor dan harus dibersihkan. Ketika bersih itulah pandangan mata hati bisa menembus keluar. Sebab kacanya sudah bersih.

Balik lagi ke pembahasan nafsu atau jiwa atau rasa. Nafsu itu punya energi penggerak yang disebut dengan hawa. Makanya disebut dengan hawa nafsu. Sehingga kesimpulannya rasa, jiwa atau nafsu itulah entitas yang bertanggung jawab kepada kondisi kehidupan kita sekarang. Apakah hidup kita bahagia atau menderita semua karena nafsu. Dalam bahasa lain disebut dengan ego. Ego itu siapa? Yaa dirimu sendiri itulah ego. Sehingga yang menentukan hidupmu bahagia adalah "dirimu sendiri".

Oleh karena itu mulai sekarang belajarlah untuk melongok ke dalam. Yaitu ke alam rasa. Belajarlah untuk tidak menyalahkan sesuatu diluar diri anda tapi salahkan dirimu sendiri. Jika hidupmu menderita maka salahkan dirimu sendiri. Jika hidupmu kacau, rumit, kekurangan dll maka longoklah dirimu sendiri. Sebab hidupmu yang sekarang ini sebagai akibat dari keputusan keputusan yang sudah anda ambil di waktu sebelumnya. Sementara segala keputusanmu didorong oleh medan energi yang disebut dengan hawa. Dan hawa itu muncul dari jiwa atau nafsumu sendiri.

Misalnya saat anda marah dengan pasangan lalu mengucapkan kata kata kasar yang dibalas dengan perkataan serupa. Anda cekcok setiap hari dengan pasangan lalu mendorong kalian untuk pisah atau bercerai. Pertanyannya siapa biang kerok perceraianmu? Tentu penyebabnya adalah egomu sendiri. Yaitu rasa marah yang mendorongmu untuk berpisah dengan pasangan meninggalkan anak anak yang terlantarkan.

"Tapi khan saya kena sihir tadz?". Ya sihir bisa menjadi pemicu adanya perceraian. Jadi sihir itu adalah cara dukun untuk mengirimkan energi/ hawa dalam jiwamu. Yang dikirim adalah energi negatif yang nempel pada cermin jiwamu yang membungkus hati. Energi negatif ini disebut dengan setan. Setan itulah yang membuat makar lalu membuat api kemarahanmu semakin berkobar kobar. Artinya ketika anda kehasut dengan makar setan lalu melampiaskan kemarahan ini sama artinya anda sudah terjebak masuk ke dalam api. Dalam bahasa lainnya setan mengajakmu masuk ke dalam api neraka dan anda "mau mau saja".

Paragraf diatas memang terdengar cukup menyakitkan buatku dan buatmu. Anda pasti mengingkari dan menyangkal sudah ikut ajakan iblis untuk menemaninya dalam neraka khan? Karena yang anda bayangkan adalah iblis dan setan sosok menyeramkan yang menggandeng tanganmu lalu mendorongmu masuk ke dalam kubang neraka. Anda tentu menyangkalnya sebab selama ini rajin sholat, rajin ngaji dan memegang sunnah. Tapi khan kenyataannya anda bercerai misalnya, karena pernah melampiaskan kemarahan pada pasangan. Keputusan anda didasarkan kepada kemarahan yang memuncak dalam jiwa lalu mengucap kata cerai. Kalau demikian siapa yang salah? Jawabannya sebenarnya sangat jelas, yang salah adalah ego, nafsu, jiwa atau dirimu.

"Tapi khan suami/ istri yang salah tadz. Ia sudah mengkhianatiku". Ya apapun itu yang jelas diirmu mengikuti kemarahan. Apakah karena sihir atau karena yang lain intinya keputusanmu bercerai karena dorongan perasaan. Saya ingin anda mengakui saja dulu, supaya ke depan bisa belajar dari pengalaman. Supaya tidak terjadi untuk yang kedua kali.

Poin yang ingin saya sampaikan adalah sihir atau setan sifatnya mengotori cermin dalam jiwamu. Artinya sebelum kena sihir jiwamu sudah kotor atau tidak bersih bersih amat. Sebab jika jiwamu bersih maka setan tidak akan mampu mendekat apalagi nempel. Sebab akan kebakar. Mengapa pasti kebakar? Hal ini dikarenakan cermin jiwa yang sudah bersih akan memantulkan cahaya dalam hati. Itulah yang disebut dengan cahaya Allah. Cahaya ini akan menembus cermin jiwamu lalu menyinari akal. Akal yang disinari oleh cahaya hati pasti akan memutuskan segala sesuatu berdasarkan petunjuk dalam hati. Dalam bahasa lain akal yang disinari cahaya hati akan memutuskan segala sesuatu berdasarkan petunjuk Allah. Inilah yang dalam bahasa kenabian disebut dengan wahyu. Sementara bagi kita kita disebut dengan ilham. Wahyu dan ilham sebenarnya sama saja.

Sedangkan jiwa yang penuh debu akan membuat cahaya hati terhalang. Bukan petunjuk Allah yang nggak ada tapi jiwamu sendiri yang menutupinya. Ketika cahaya Allah dalam hati tidak mampu menembus jiwamu yang penuh debu inlah yang disebut dengan hati yang gelap. Atau lebih pasnya jiwanya gelap. Hati yang gelap bahasa arabnya dzulumat, orangnya disebut dzolim. Hati yang gelap karena ketutup oleh jiwa yang berdebu disebut dengan hati yang ketutup. Hati yang ketutup bahasa arabnya kafaro. Orangnya disebut dengan...????

Karena jiwamnya gelap maka akalnya juga gelap. Hal inilah yang mendorongmu memutuskan segala sesuatu berdasarkan petunjuk hawa nafsu. Ketika anda melihat pasangan yang menyebalkan maka jiwamu akan melihat gambar mahluk menyebalkan sehingga memicu munculnya energi/ hawa berupa kemarahan. Kemarahan inilah energi yang mendorongmu untuk cekcok dan bertengkar yang berujung kepada ucapan cerai.

Lalu dimana posisi setan yang bermain sihir? Setan itu berkeliaran di akalmu yang gelap. Setan juga bersemayam dalam cermin jiwamu yang kotor. Ketika setan bersemayam dalam jiwa maka akan membuatmu marah marah tanpa sebab. Sedangkan setan yang berkeliaran di akalmu akan berbisik bisik, menjebak, menipu dan memperdaya. Misalnya berbisik, "Tuh khan apa aku bilang, pasanganmu itu memang orang yang berhati buruk. Ya Allah kok ada orang begitu ya? Semoga Allah mengampuninya. Tapi orang seburuk itu tidak pantas hidup bersamamu. Kamu itu orang beriman yang taat. Sehingga tidak ada pilihan lain kecuali ceraikan saja". Nah ini bisikan setan di otakmu. Dan setan memang paling pandai bawa bawa nama Tuhan yang membuatmu terpedaya. 

Ketika kamu percaya kepada bisikan setan maka akan memicu kemarahanmu berkobar kobar. Lalu energi kemarahanmu akan mendorong untuk mengikuti ucapan setan dan mengucapkan kata cerai.

Sehingga solusinya anda harus ruqyah sehingga setan setannya pergi. Ketika setannya pergi maka kemarahan anda akan berkurang signifikan. Tapi selama cermin jiwamu masih kotor para setan pasti akan kembali lagi. Sehingga PR besar berikutnya adalah bersih bersih cermin dalam jiwamu. Bahasa kerennya disebut dengan tazkiyatun nafs. 

Bagaimana caranya membersihkan atau ngelap cermin jiwa yang kotor dan berdebu? Sebelum menjawabnya ada pertanyaan lain yaitu, "apa debu itu?". Debu itu adalah segala sesuatu selain Allah. Disebut dengan mahluk. Mahluk itu tidak sebatas manusia, jin, pasangan, dukun dll tapi apapun selain Allah. Ini penjelasan secara global yang mudah menuliskanya tapi saya yakin anda sulit memahaminya. Buktinya meskipun saya jelaskan demkian tetap saja anda marah, kecewa dan sedih khan?

Lalu apa jawabannya? Bagaimana cara ngelap cermin jiwa yang berdebu? Nah inilah yang saya sulit merangkai kata yang pas. Ntar coba saya cari bahasa yang bisa dipahami supaya anda semangat bersih bersih hati dari sifat sifat yang negatif. Intinya adalah ketika anda melihat pelaku sihir lalu hatimu meyakini itu pelaku sihir artinya ada yang salah dengan cermnin jiwamu. Ketika anda melihat kucing lalu akalmu meyakini itu kucing berarti ada yang salah dengan cermin jiwamu. Cluenya jika anda melihat mahluk adalah mahluk berarti pandangan anda belum tembus. Dalam bahasa lain cermin jiwamu memantulkan apa yang nampak lalu meyakini apa adanya. Dirimu hanya mampu melihat yang dzohir dan belum mampu melihat yang batin. Dan yang batin hanya bisa anda lihat saat cermin jiwamu bersih lalu tembus ke dalam hati.

Dah itu dululah. Nanti saya coba cari bahasa lain yang mudah dipahami tentang cara membersihkan cermin jiwa yang berdebu. Makanya sering dibaca tulisan santapan rohani ya? Insya Allah pelan pelan saya dan anda akan paham.

Demikian Cara Membersihkan Hati/ Jiwa Dari Penyakit, Penting Nih

Syukron

Pendekar Langit

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Cara Membersihkan Hati/ Jiwa Dari Penyakit, Penting Nih

Biang kerok dari masalah hidupmu adalah penyakit hati. Penyebab dirimu sulit sembuh dan sulit sukses adalah sakit dalam hatimu. Oleh karena ...