Inilah Definisi Merdeka yang Sebenar Benarnya

 Merdeka...!! Menurut anda apa itu merdeka? Apakah lunas hutang, hidup kaya, sembuh dari penyakit berat, bisnisnya lancar atau apa? Silahkan apapun itu benar adanya. Tapi saya mau share apa itu merdeka. Simak Inilah Definisi Merdeka yang Sebenar Benarnya.


SANTAPAN ROHANI, INILAH KEMERDEKAAN YANG SESUNGGUHNYA

Ini awal merdeka dari sihir rasanya. Ternyata santet itu orang ngirim kan jin ketubuh kita kemudian jin jin itu mengendalikan kita.

Jawab: Apa makna merdeka menurutmu? Tentu saja masing masing punya definisinya sendiri dan itu tidak salah. Silahkan memaknai merdeka menurut pandangan masing masing. Untuk kali ini ijinkan saya mewarnai khasanah makna tentang kemerdekaan sejati.

Kalau bagi orang miskin maka meraih kekayaan adalah kemerdekaan. Bagi rakyat jelata maka menjadi pejabat adalah kemerdekaan. Bagi yang hutangnya menggunung maka lunas hutang adalah kemerdekaan. Dan bagi anda yang kena sihir maka kesembuhan adalah kemerdekaan. Betul sekali, itulah makna kemerdekaan menurut sebagian orang.

Tapi ada satu lagi makna kemerdekaan yang sesungguhnya. Yaitu pada saat kita tidak merdeka dan menjadi budak selamanya itulah kemerdekaan yang sebenar benarnya. Menjadi budak siapa? Menjadi budak alias hamba Allah. Dalam bahasa lain kita tidak punya pilihan apa apa, tidak bisa melakukan apa apa, hanya nurut manut apa kata Allah, itulah merdeka. Kemerdekaan yang sejati, hakiki dan abadi selama lamanya.

Bagaimana caranya menjadi budak atau hamba Allah? Caranya kita harus merasa miskin, lemah, hina dan banyak dosa. Dengan segala kelemahan dan kehinaan kita selanjutnya serahkan kekuatan dan kekuasaan hanya kepada_Nya. Dengan itulah Allah akan menjadi raja yang melindungi, menjaga, memelihara dan mencukupi semua kebutuhan kita dunia akherat. 

Kalau saya dan anda merasa hebat, merasa berilmu, merasa kuat, merasa kaya dan semacamnya lalu sebenarnya Tuhannya siapa? Yang berkuasa siapa? Yang menjadi raja siapa? Kamu apa Allah? Maka jika saya dan anda merasa serba bisa sudah pasti akan ditinggalkan Allah. Karena ditinggalkan Allah otomatis akan masuk neraka penderitaan. Sebab saya dan anda mustahil bisa mengurus hidupmu sendiri. Jangankan mengurus kehidupan wong menjaga rambut supaya tidak memutih saja tidak bisa.

Sehingga semakin saya dan anda merasa lemah hina dan papa itu semakin bagus. Semakin kita membudak atau menghamba kepada Allah maka Allah akan semakin senang dan semakin memberikan kepada kita sebagian dari kerajaann_Nya. Semakin sang hamba menyerahkan kehidupannya kepada Sang Raja maka Sang Raja akan semakin mencintai hamba_Nya. 

Dan membudak atau menghamba kepada Sang Raja bukan tentang ucapan lisan namun tentang keadaan hati. Artinya menghamba kepada Allah parameternya adalah kondisi hati. Yaitu hati yang menerima apapun dan berapapun pemberian Sang Raja. Ia tidak protes meskipun pemberian_Nya baru sedikit. Sebab protespun tiada gunanya. Meskipun anda protes tetap saja saya dan anda tidak bisa menciptakan satu butir beras untuk mengenyangkan perut kita yang kelaparan. Malah semakin kita protes semakin berkurang jatah kita yang membuatmu merasa sedih sebab selalu kelaparan.

Artinya kelaparan yang kita alami misalnya dalam bentuk penderitaan, kesulitan hidup, masalah yang rumit dan halangan kehidupan lainnya disebabkan kita menjadi pemberontak. Dalam bahasa lain kesulitan hidup yang kita alami disebabkan karena tidak benar benar menghamba kepada Allah. Kita lebih suka menghamba kepada iblis dan hawa nafsu kita sendiri. Dikarenakan kita membelot dan memberontak bersama iblis makanya diserang dan ditumpas oleh tentara tentara_Nya. 

Oleh karena itu belajar dan berjuanglah untuk benar benar membudak atau menghamba kepada Allah sebagai Sang Raja Diraja alam semesta. Alam semesta ini mutlak milik_Nya oleh karena itu jangan sekali kali merampok. Jangan sekali kali mengaku aku atau mengklaim apa yang bukan milikmu. Semuanya milik Allah meskipun hanya sebesar dzarah. Dirimu, rumah tanggamu, anak dan pasanganmu, rumahmu, bajumu, mobilmu, harta bendamu, bisnismu dan semuanya milik Allah. jangan sampai hatimu mengklaim menjadi milikmu karena nanti akan dirampas kembali dengan sangat k3jam.

Apakah dengan merasa hina, miskin, papa, lemah dll artinya tidak boleh kaya, tidak boleh punya jabatan, tidak boleh berkuasa dll? Tentu boleh boleh saja. Secara lahiriah anda boleh memiliki dunia sebesar apapun itu. Akan tetapi jangan sampai hatimu condong kepadanya. Kalau hatimu condong kepada dunia artinya dirimu menjadi budak dunia bukan budak Allah. Ketika dirimu menjadi budak dunia, maka dunia itu fana dan ada saatnya hancur. Ketika duniamu hancur maka selesailah sudah. Sebab saat duniamu hancur otomatis hatimu akan ikut hancur.

Memiliki dunia boleh boleh saja asalkan hatimu condong kepada Allah. Dunia boleh engkau genggam tapi biarlah hatimu Allah yang genggam. Dunia boleh kau miliki asalkan hatimu hanya Allah yang boleh memiliki. Sehingga mau duniamu hancur hancuran tetap biasa saja sebab itu hanya dunia yang fana. Sementara kebersamaan dengan Allah itu abadi.

So jika anda ingin merasakan kemerdekaan yang sesungguhnya maka bersamai Allah jangan bersamai dunia. Tengg3lamlah dalam kebesaran Allah janagn t3nggelam dalam fatamorgana dunia. Ketika hatimu membersamai Allah maka jangan membersamai nafsu. Atau ketika dirimu t3nggelam dalam kebesaran Allah maka t3nggelamkan juga nafsu/ egomu. Secara kongkrit apapun yang terjadi, apakah ada badai atau pelangi, apakah ada musibah atau karunia tetapkan hatimu bersama Allah. Jangan sampai ketika ada musibah anda marah, lalu ketika ada karunia anda gembira. Itu menduakan Allah namanya. Kalau engkau memilih Allah sebagai Rajamu maka ketika ada musibah bisa sabar, dan saat diberikan karunia akan bersyukur.

Ketika diberikan musibah bisa sabar, dan ketika diberikan nikmat bersyukur maka anda lulus ujian menjadi budak atau hamba Allah. Sedangkan stempel kelulusan pasti bisa anda rasakan sendiri dalam hati. Ketika saya dan anda lulus ujian keimanan itulah kemerdekaan yang sesungguhnya. Sebab setelah lulus tidak akan ada lagi penderitaan untuk selama lamanya. Dalam artian setelah lulus menjadi budak atau hamba Allah maka yang akan anda alami dan rasakan hanyalah kelapangan, kedamaian, keselamatan, kesejahteraan dan kebahagiaan abadi. Apakah ada kemerdekaan yang lebih baik dar ini???

Demikian Inilah Definisi Merdeka yang Sebenar Benarnya

Syukron

Santapan Rohani Pendekar Langit

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Inilah Definisi Merdeka yang Sebenar Benarnya

 Merdeka...!! Menurut anda apa itu merdeka? Apakah lunas hutang, hidup kaya, sembuh dari penyakit berat, bisnisnya lancar atau apa? Silahkan...