Syarat masuk surga apa? Syaratnya adalah amal perbuatanmu dilakukan karena Allah bukan karena mahluk. Memaafkan Karena Allah Maka Engkau Langsung Masuk Surga. Yuk kita praktekkan.
SANTAPAN ROHANI, MAAFKAN KARENA ALLAH, MAKA ENGKAU AKAN MASUK SURGA
Pak ustad hikmah kena sihir … saya berusaha jadi pemaaf…. Memaafkan pelaku sihir yg ingin membuat aku mati… buta… lumpuh…akhirnya kalau ada orang yg berbuat salah di lain waktu jadi berpikirnya yang dosanya segitu gede aja di maafkan … ini dosa kecil kenapa nggak di maaf kan….he he jadi akhirnya tidak menjadinpemarah tapi jadinya pemaaf … horee jadi nya bebas dari emosi uy….
Jawab: Ingat bahwa amalan yang diterima Allah hanyalah amal sholeh. Amal sholeh adalah amalan yang nyambung ke Allah bukan ke mahluk. Kalau amalannya nyambung ke Allah pasti diawali dari hati yang lapang menerima takdir.
Maka celakalah orang yang sholat. Yakni mereka yang hanya mendirikan sholat secara ritual tapi tidak tembus sampai ke qalbu. Atau celakalah orang yang sholat atau nyambung hatinya ke mahluk. Kalau amalan yang nyambung hatinya ke mahluk disebut riya'. Itulah sahuun atau lalai. Lahiriahnya kelihatan agamis tapi hatinya lalai. Fawailul lil musholliin, celakalah orang yang sholat. Yaitu mereka yang lalai dalam sholatnya. Sebab sholatnya itu nyambungnya tidak ke Allah. Makanya, "alladziinahum yuroouun" yaitu mereka yang riya'. (Lihat QS Al Maun)
Dan orang yang sholat dengan sebenar benar sholat pasti sholeh. Atau amalannya pasti amal sholih. Yaitu amal yang hatinya nyambung ke Allah. Karena alamannya nyambung ke Allah pasti bermula dari hati yang lapang. Amalan dengan hati yang lapang itulah taqwa. Karena hatinya lapang pasti bisa memaafkan manusia dengan tulus. Tulus karena Allah. Tulus karena hatinya nyambung (shollu) ke Allah.
Sekali lagi amalan orang yang hatinya nyambung ke Allah pasti berasal dari orang yang taqwa. Taqwa itu orang yang hatinya lapang karena Allah. Apa balasan bagi mereka yang hatinya lapang? Balasannya adalah surga. Simak firman Allah sbb
Artinya: Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa, (QS Ali Imran: 133)
Siapa orang yang bertaqwa? Baca lanjutannya
Artinya: (yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan. (QS Ali Imran: 134)
Tanda orang yang bertaqwa salah satunya mampu meredam kemarahan dan dendam lalu memaafkan kesalahan orang lain. Apakah hatimu sudah bisa lapang lalu memaafkan orang lain? Meskipun orang itu dzolim dan kejam sebelumnya?. Kalau anda mampu memaafkan karena Allah, maka anda adalah orang bertaqwa yang dijamin surga. Tapi kalau hatimu belum lapang alias masih sempit dan sulit memaafkan artinya amsih harus belajar lagi untuk menjadi orang yang bertaqwa.
Dan balasan bagi orang yang hatinya lapang sehingga mampu memaafkan kesalahan orang lain adalah surga.
Artinya: Mereka itu balasannya ialah ampunan dari Tuhan mereka dan surga yang di dalamnya mengalir sungai-sungai, sedang mereka kekal di dalamnya; dan itulah sebaik-baik pahala orang-orang yang beramal. (QS Ali Imran: 136)
Pertanyaannya apakah surganya nanti di akherat? Kalau yang anda maksud adalah surga setelah m4ti lalu ketemu alam yang indah dan bidadari mungkin iya. Tapi mengapa berharap sesuatu yang belum ada? Mengapa berharap sesuatu yang belum dialami? Mengapa anda tidak mengalami sendiri apa surga itu sekarang? Mau mengalami dan merasakan surganya sekarang apa tidak? Kalau mau lihat hatimu apakah masih sempit atau sudah lapang. Seperti apakah memaafkan dalam hati yang lapang?
Saya kasih contoh real. bagi sahabat yang kena sihir pasti pernah ngalami difitnah khan? Atau dimaki maki sama teman tetangga kerabat dll. Contoh kongkret saya dahulu dimaki maki dan diteriaki orang lain anggap saja tetangga. Anggap saja ya? Lalu dilain waktu ada tetangga lain yang hajatan. Pasca hajatan sampah kemana mana termasuk dirumah orang yang dahulu maki maki. Ketika menyapu dan membersihkan sampai saya ingat, "Ini dulu orangnya pernah memaki maki dan fitnah saya, ogah saya nyapu halamannya. Kalau perlu saya tambah sampahnya sekalian". Sepersekian detik saya istighfar lalu menyapu halaman tetangga yang dahulu pernah teriak dan maki maki. Semua dilakukan karena Allah bukan karena mahluk.
Nah contoh diatas adalah melakukan amalan karena Allah. Atau hati lapang lalu memaafkan kenangan buruk masa lalu. Jika anda melakukan hal yang mirip maka saya jamin anda akan didatangkan surga oleh Allah. Surganya sekarang nggak nunggu nanti. Yang petning anda peka hatinya. Hatinya peka bahwa apa yang akan anda dapatkan seetlah itu berasal dari Allah. Hatimu harus sholat atau nyambung ke Allah.
Maka perhatikanlah sehari dua hari setelah anda melakukan amal yang nyambung ke Allah. Pasti akan datang sesuaitu yang mengejutkan anda dan membuatmu bahagia. Misalnya urusanmu lancar dengan cara yang menakjubkan atau bisnismu untung besar, atau dapat rezeki nomplok, atau dapat jodoh yang ganteng/ cantik dan lain sebagainya. Seketika anda takjub lalu hatimu bahagia. Bahagianya nyambung ke Allah bukan ke rezeki, bisnis, jodoh dll. Kebahagiaan ketika hatimu nyambung kepada Allah itulah surga di akherat. Sedangkan rezeki jodoh dll adalah manifestasi surga yang mewujud di alam duniamu.
Dan surga yang akan anda alami kekal selama lamanya. Syaratnya adalah hatimu selalu nyambung kepada Allah bukan kepada mahluk. Sebagaimana kemarin saya menulis dialam mimpi anda akan mimpi indah, di dunia akan mengalami dunia yang indah dan diakherat/ pindah alam akan mendapatkan alam yang indah. Mau? Kalau mau praktekkan.
Caranya ketika anda teringat segala sesuatu yang menyakitkan maka segeralah ingat Allah. Allah hadir dibalik sesuatu yang menyakitkanmu. Misalnya saat teringat penghinaan orang lain, teringat kejahatan pelaku sihir, teringat pengkhianatan teman atau pasangan maka segera hati ingat Allah, lalu lapangkan hatimu dan maafkan takdir. Hatimu ingatlah Allah jangan ingat pelaku, pasangan, orang dzolim dll.
"Ust kalau ingat pelaku mudah sebab kelihatan, tapi kalau ingat Allah yang diingat apanya?"
Ingat wajah pelaku pakai akal, ingat Allah bukan pakai akal pikiran. Ingat wajah pelaku dengan akal lalu memicu hatimu marah dan dendam maka marah dan dendam itu ada dihati. Nah ketika hatimu marah dan dendam itulah yang saya maksud ingat. Yaitu ingat dengan menggunakan hatimu. Ketika anda marah dan dendam artinya hatimu ingat kepada mahluk. Ingat bahasa lainnya adalah iman. Artinya ketika kamu marah dan dendam imanmu itu kepada mahluk dalam bentuk pelaku, pasangan, tetangga dll.
Sehingga ingat Allah yang saya maksud adalah "iman". Iman itu hati yang yakin akan sesuatu. Keyakinan yang berada dalam bawah sadar. Bwah sadar artinya keyakinan yang diluar akal pikiran dan imajinasimu. Sehingga ingat Allah itu tentang keyakinan kepada wujud dibalik segala sesuatu. Ingat atau iman yang tidak bisa dibayangkan, tidak bisa digambarkan dan tidak bisa diimajinasikan dengan akal.
Artinya yang wujud sebenar benar wujud sebenarnya adalah DIA dibalik segala sesuatu. Dan segala sesuatu itulah manifestasi dari wujud_Nya. Kalau bahasa syariatnya segala sesuatu yang wujud adalah ciptaan Allah. Sehingga ingat Allah dalam hati dengan cara iman bahwa dibalik segala sesuatu yang wujud ada DIA yang mewujudkan. Dalam bahasa lain segala sesuatu yang wujud sebenarnya DIA DIA juga. Sebab tidak ada yang lain selain DIA sendirian atau ahad.
Ketika hal ini benar benar bisa anda pahami dengan hati maka mulailah muncul kesadaran bahwa hakikatnya yang mengujimu, yang memberikan musibah sihir, yang menghancurkanmu adalah DIA DIA juga. Dalam bahasa lain yang memiliki daya kekuatan untuk mengujimu adalah DIA bukan dukun, sihir, jin dan mahluk lainnya. "Lalu mengapa DIA atau Allah mengujimu?". Tujuannya supaya engkau mengenali DIA. Supaya engkau mengenal DIA dibalik segala wujud. Setelah anda paham hal ini niscaya hatimu pelan pelan menjadi lapang lalu memaafkan takdir.
"Apa yang terjadi ketika saya dan anda bisa mengenal WUJUD dibalik segala sesuatu?. Atau bahasa lain apa yang terjadi ketika hatimu mampu mengenal Allah?"
Kullu syain haalikun ila wajhahu, segala sesuatu dalam bentuk mahluk akan hancur musnah binasa keculai wajah_Nya. Yaitu wajah DIA dibalik segala sesuatu. Artinya ketika hatimu mampu mengenal_Nya dibalik segala sesuatu maka segala sesuatu itu akan hancur binasa. Dalam bahasa lain ketika anda mampu mengenal Allah dibalik ujian sihir maka disatu sisi sihirnya akan terasa biasa saja, disisi lain mahluk yang membawa sihir akan hancur binasa.
Contoh, ketika anda melihat ular dalam mimpi lalu setelah bangun tidur hatimu meyakini, "Ooh dibalik ular itu ada Allah", maka ularnya akan hancur dan Allah nya akan kekal. Atau ketika anda memaafkan penghinaan yang pernah dialami karena Allah maka segala mahluk yang terlibat dalam penghinaan itu akan hancur bianasa. Atau ketika anda mampu melihat dibalik seretnya rezeki yang didapatkan hari ini ada Allah, maka dinding penghalang rezeki itu akan hancur.
Ketika segala sesuatu selain Allah dalam hatimu sudah hancur satu persatu maka surga akan didatangkan. Siapa yang mendatangkan? Yang emndatangkan adalah DIA dibalik surga. Misalnya urusanmu jadi lancar, sihir hancur, jodoh datang, relasi kembali, rumah tangga harmonis dan masih banyak lagi. Tapi hatimu jangan fokus kepada surganya sebab itu semua adalah mahluk yang akan hancur pada masanya. Hatimu harus tetap tengg3lam dalam DIA dibalik segala sesuatu yang wujud. Niscaya dengan itu surgamu akan kekal selama lamanya.
Tulisan santapan rohani kali ini akan saya tutup dengan satu kalimat yang perlu anda hunjamkan dalam dada yaitu, "Kebersamaan dengan mahluk (Surga, bidadari, harta benda, pasangan, jabatan dll) adalah sementara, tapi kebersamaan dengan Allah adalah kekal selama lamanya".
Demikian Memaafkan Karena Allah Maka Engkau Langsung Masuk Surga
Syukron
Pendekar Langit

Tidak ada komentar:
Posting Komentar