Pendekar Langit Guru Ruhaniah, Allah Guru Tauhid Robbaniyah

Banyak sahabat yang WA ingin menjadikan saya guru. Kalau tentang kehidupan sebenarnya gurnya Allah langsung. Tapi baiklah anda boleh menjadikan saya guru. Pendekar Langit Guru Ruhaniah, Allah Guru Tauhid Robbaniyah.

 

SANTAPAN ROHANI, MAU JADIKAN SAYA GURU?? BACA SAMPAI SELESAI

Ustadz Alhamdulillah paket SDH sampai dan SDH saya terima.Maa Syaa Allah banyak banget ustadz.saya yakin semua ini karena ALLAH SWT lewat ustadz.saya g tau kalo ALLAH engga kirim ustadz untuk membantu saya.saya suami dan anak" ,cucu mantu msh ada atau TDK di dunia ini ustadz.luar biasa ALLAH buat cerita untuk saya dan klrg.Alhamdulillah setelah banyak membaca santapan rohani dan tulisan" ustadz saya mulai bljr pasrah ,tunduk ,patuh kepada ROBB pencipta langit dan bumi beserta isinya ini ustadz.terimakasih banyak ya ustadz selama ini ustadz SDH baik sama saya dan banyak membantu saya.semoga semua kebaikan ustadz d ganti dgn syurga Firdaus ya ustadz😭

Jawab: Saya berharap sahabat yang kena sihir bahkan sampai belasan tahun yang menjadi asbab kehancuran hampir semua sendi kehidupan supaya bisa lebih bersabar. Ketika ada sahabat yang mau berjuang untuk pasrah, tunduk, oatuh kepada takdir Allah itulah kemenangan yang besar. Sebagaimana sahabat diatas yang sering membaca tulisan santapan rohani lalu belajar menerima takdir, maka itulah kemenangannya.

Ada sahabat lain yang WA, "Saya ingin ketemu langsung dg njenengan saya ingin berguru .saya mintaalamat rumah njenengan". WA salah satu sahabat PL diatas mewakili beberapa sahabat lain yang WA dengan maksud yang sama dimana ingin menjadikan saya guru. Dalam beberapa tulisan saya "menolak" sebab guru yang sebenar benarnya bukanlah mahluk melainkan Allah. Allah sedang mengajarimu hakikat kehidupan melalui lapisan demi lapisan takdir yang anda alami.

But its oke. Okelah kalau sahabat mau menjadikan saya sebagai guru. Atau lebih tepatnya mahluk yang mengantarkan anda kepada guru sejati yaitu Allah. Tapi kalau memang anda mau belajar maka jadikanlah saya sebenar benar guru anda. Apapun yang saya minta lakukan maka lakukanlah. Maka sebagai guru saya mengajarkan anda 3 tingkatan yaitu:

1. Tingkatan lahiriah

2. Tingkatan ruhaniah

3. Tingkatan robbaniyah

3 tingkatan atau 3 kelas diatas seperti sekolah SD, SMP, SMA. Artinya harus melaui jenjang yang jelas tidak bisa langsung lombat ke SMA. Harus belajar SD dulu sampai tamat, lau lanjut SMP sampai tamat baru kemudian masuk kelas SMA. Dalam bahasa lain anda harus melalui tingkatan lahiriah dulu, baru naik level ke tingkatan ruhaniah. Setelah itu baru naik lagi ke tingkatan robbaniyah. Kalau tingkatan lahiriah sampai ruhaniah saya bisa mengantarkanmu sampai tamat. Tapi kalau sudah masuk ke tingkatan robbaniyah maka anda sendiri yang menjalani. Sebab ketika sudah sampai ke tingkatan robbaniyah gurunya sudah bukan mahluk lagi melainkan Allah sendiri.

Mari kita bahas satu persatu. Saya ingin mengambil contoh kasus yaitu "Ujian sihir" atau ujian berat lainnya.

1. Tingkatan lahiriah

Apakah ketika anda kena sihir yang menyebabkan rumah tanggamu diujung tanduk, ekonomi morat, marit, harga diri hancur, penyakit menggerogoti dll cukup hanya dengan ikhlas saja? TIDAK. Anda tidak bisa dengan ikhlas saja lalu sembuh, akan tetapi harus ada ikhtiar. Dan sebagai gurumu saya mengajak anda semua yang kena sihir dan gangguan jin wajib jib jib melakukan ikhtiar. Apa ikhtiarnya? Ikhtiarnya anda wajib ruqyah. Apakah diruqyah oleh peruqyah, belajar ruqyah sendiri, pakai media ruqyah PL atau yang lainnya. Intinya anda wajib ikhtiar meraih kesembuhan dengan doa dan membaca ayat ayat Al Quran (Ayat ruqyah).

Lakukanlah dengan gigih dan telaten sampai anda mendapatkan perkembangan yang positif. Paling tidak saat ruqyah anda harus mengalami muntah, baik muntah angin, lendir, d4rah atau muntah makanan. Sebab muntah adalah tanda yang paling jelas dan mudah dilihat sebagai efek jin keluar. Setelah muntah biasanya pikiranmu fresh kembali dan perasaanmu lega atau plong. Mengapa plong? Sekali lagi sebab setannya baru saja keluar bersamaan dengan muntah angin.

Sebagai contoh sahabat diatas dan ribuan sahabat PL lainnya yang menggunakan media ruqyah PL lalu muntah dan merasa plong. Mengapa plong? Sebab setan setannya keluar saat anda mandi ruqyah, atau menghirup minyak kasturi PL misalnya. Tapi camkan bahwa didalam media ruqyah PL ada ayat ayat ruqyah yang saya titipkan ke dalamnya. Ayat ayat ruqyah adalah bagian dari Al Quran atau ayat ayat Allah. Itu Allah yang berfirman atau berkalam atau berkata kata. Oleh karena itu pahamilah bahwa yang mengeluarkan setan secara lahiriah adalah media ruqyah tapi seebnarnya bukan media ruqyah. Lalu apa? Jawabannya adalah ayat ayat Allah. Sampai disini masih bisa mengikuti?

Ada sahabat yang bertanya kurang lebih, "Mengapa saya ruqyah sendiri tidak muntah tapi kalau pakai media ruqyah PL muntah muntah?". Jawabannya karena saya membacakan ayat ruqyah dengan iman. Saya beriman kepada ayat ayat ruqyah yang saya bacakan. Yaitu iman bahwa itu semua kalam Allah bukan kalam saya. Dalam bahasa lain saya tidak merasa sudah membacanya, sebab yang membaca/ berfirman adalah Allah. Sehingga ketika anda muntah saat pakai media ruqyah maka yang melakukannya bukan saya atau media ruqyah PL akan tetapi Allah. 

Oleh karena itu anda harus belajar ruqyah sendiri dengan membaca ayat ayat Allah dengan iman. caranya janganlah anda merasa sudah membacanya lalu merasa bisa mengusir setan. Sebab yang mengusirnya adalah ayat ayat Allah. Dalam bahasa tegasnya yang mengusir setan atau iblis dalam jiwamu adalah Allah bukan kamu. Sebagaimana firman Allah dalam QS Al Hijr ayat 34. "Qolla fakhruj minha fainnaka rojiim". 

Sehingga tingkatan lahiriahnya adalah "anda harus belajar baca ayat ayat ruqyah dengan iman" sampai setan setannya keluar meskipun esok balik lagi. Semakin hatimu beriman kepada Allah semakin banyak setan setan yang bisa diusir. Kalau anda kesulitan mengeluarkan setan yang ilmunya lebih tinggi bisa minta tolong peruqyah untuk mengeluarkannya. Atau anda bisa coba mandi ruqyah dengan racikan PL secara rutin setiap hari. Yang penting anda mulai yakin bahwa setan itu hanya bisa dikeluarkan dengan dibacakan ayat ruqyah.

2. Tingkatan ruhaniah

Bicara iman maka akan bicara ruhaniah atau ruh. Ketika anda yakin ayat ayat ruqyah bisa mengeluarkan setan dari jiwamu maka anda akan naik kelas berikutnya yaitu tingkatan ruhaniah. Jika kelas lahiriah ada dalam akal yang ada di kepala maka kelas ruhaniah ada dalam hati yang ada didada. Disini anda meyakini bahwa ketika Allah berkalam maka setan setan lari berhamburan. 

Tapi mengapa mereka balik lagi? Sebab dalam hatimu muncul lagi sesuatu selain Allah. Ketika sesuatu selain Allah muncul kembali maka setan akan masuk dan bersemayam didalamnya. Misalnya pasca ruqyah anda merasa plong, tapi esoknya kumat lagi kemarahan, dendam, kesedihan dll. Sebagai contoh ketika anda teringat pengkhiantan, atau kenangan buruk masa lalu memicu anda kumat kembali. Mengapa kumat? Sebab mahluk mahluk yang menjadi bagian dari kehancuran hidupmu muncuk lagi dalam hatimu. 

Sehingga soal dan PR dikelas ruhaniah adalah, "bersih bersih hati dari segala mahluk". Artinya saya memberikan PR kepadamu untuk bersih bersih hatimu dari segala mahluk yang membuatmu kumat. Bersihkan hatimu dari wajah pelaku, jin, dukun, pasangan, tetangga, harta benda, jabatan, kehormatan, harga diri, dan semuanya. Misalnya ketika muncul gambar pelaku sihir dalam hatimu segera dibersihkan lalu sisakan satu wajah saja yaitu Allah. Atau ketika muncul gambar pelaku sihir dalam hatimu segera katakan, "Nggak nggak itu bukan pelaku sihir, pelaku sihir itu digerakkan Allah". Atau kalau mau langsung gaspoll katakan, "Nggak nggak... Itu bukan pelaku sihir, itu Allah". 

Apa tanda dirimu bisa mengerjakan soal di kelas ruhaniah? Tandanya hatimu yang semula bergemuruh berisi kemarahan dan dendam berubah jadi lebih lapang. Lapang karena melihat Allah dibalik takdir. Atau, lapang karena melihat Allah dibalik pelaku sihir.  Atau kalau mau gasspoll caranya lapangkan hatimu selapang lapangnya karena "Melihat Allah dengan terang benderang". Melihat dengan ruh loh ya? Bukan dengan akal. Kalau melihat dengan ruh itu lisanmu diam karena tidak mampu lagi menguraikan dengan kata kata. Sebab kalau diuraikan dengan kata kata akan turun kelas lagi ke kelas lahiriah/ akal sehingga jadi kacau maknanya. Mosok pelaku sihir disamakan dengan Allah? Khan kacau jadinya. Cukup dimengerti dalam diam.

Terus saja kerjakan soal dan PR nya yaitu bersih bersih hatimu dari segala mahluk sampai semakin hari semakin bersih. Ketika hatimu semakin bersih maka anda akan paham sepaham pahamnya makna ikhlas dan ridho. Sebagaimana sahabat diatas yang mulai bisa pasrah, tunduk, manut dan patuh kepada Allah. Mau dipenthung, ditonjok, ditusuk, dijedodin atau diapain aja tetap pasrah tunduk dan manut. Toh yang melakukan bukan mahluk akan tetapi Allah.

3. Tingkatan robbaniyah

Nah kalau hatimu sudah lapang selapang lapangnya dengan ujian maka berikutnya saya tak ngacir. Kalau dirimu sudah pasrah, tunduk dan manut meskipun dipenthung sampai bony0k maka berikutnya saya pamit mohon diri. Saya hanya bisa mengantarkanmu sampai disini saja. Dan sampai jumpa disurga.

Mengapa saya ngacir dan pamit? Sebab tingkatan robbaniyah gurunya bukan mahluk melainkan Allah sendiri. Disinilah guru tauhid yang sebenar benarnya yaitu Allah. Dalam bahasa lain ketika hatimu sudah bersih dari mahluk maka Allah akan bersemayam dalam qalbumu. Ketika Allah bersemayam dalam arasy hatimu maka dirimu ikut hancur lebur dan sirna. Lalu DIA akan membuat cerita dan kisah yang bisa anda saksikan sendiri. Itu semua cerita dan kisah Allah bukan kisahku dan kisahmu. 

Misalnya anda akan melihat dukunnya terkapar, sihir hancur, setan setannya terbakar jadi abu. Ketika anda menyaksikan kebatilan hancur apakah saat itu anda merasa hebat? Kalau anda sudah sampai di kelas robbaniyah maka tidak ada sebesar dzarah kesombongan dalam hatimu. Sebab saat itu anda meyakini 100 persen yang melakukannya adalah Allah. Palingan anda menyaksikan sambil tersenyum lalu bertasbih, "subhanallah". Maknanya adalah Maha Suci Allah yang membutuhkan serikat didalam menggelar drama semesta alam.

Atau saat rumah tangga harmonis kembali, rezeki mengalir, relasi datang lagi, dan karunia lain yang datang tiada putusnya lagi lagi anda tersenyum lalu bertasbih. Tidak ada sebesar dzarah hatimu merasa yang menyebabkan rumah tangga harmonis kembali adalah dirimu. Ketika rezeki mengalir dari segala penjuru, hatimu juga tidak meyakini itu semua karena ikhtiarmu. Atau ketika relasi berdatangan, orang orang mencarimu maka yang anda yakini adalah semua didatangkan oleh Allah. 100 persen semua berasal dari Allah, sedangkan dirimu hanya menyaksikan atau bersyahadat, "Ashaduan laailaaha illallaah".

Pertanyaannya adalah, sekarang anda berada dikelas yang mana? Saran saya mulailah dari kelas lahiriah dulu dengan cara belajar ruqyah sampai benar benar khatam dan lulus dengan nilai cumlaude. Setelah itu naik ke kelas ruhaniah dan berjuang bersih bersih hati sampai khatam dan lulus dengan nilai sempurna. Untuk 2 kelas ini saya bisa menemanimu alias menjadi gurumu. Tapi kalau sudah masuk ke kelas robbaniyah saya ngacir aja. Sebab sekali lagi gurunya bukan mahluk melainkan Allah. Maka saksikan sendiri betapa hebatnya Allah membuat cerita dan kisah. Saking hebatnya kamu hanya bisa diam.

Demikian Pendekar Langit Guru Ruhaniah, Allah Guru Tauhid Robbaniyah

Syukron

Santapan Rohani Pendekar Langit

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mau Jadi Kekasih Allah Masuk Surga Tanpa Hisab? Gini Caranya

Menjdi kekasih Allah itu sungguh tidak mudah. Anda harus merasakan penderitaan yang berat dulu. Dan penderitaan itu biasanya berbentuk takdi...