Ternyata Kita Sering Menyembah Mahluk Tapi Tidak Sadar

Sembahlah Allah jangan sembah mahluk. Kita sering mengatakan demikian tapi hatinya sering berdusta. Lo kok bisa? SImak penjelasan Ternyata Kita Sering Menyembah Mahluk Tapi Tidak Sadar.

 

SANTAPAN ROHANI, BENARKAH PENDEKAR LANGIT LEBIH SAKTI?

Tenggorokan nyut nyutan , kayak nya sarang nya tenggorokan leher di kiri, bener pak nano nano , oleng badan beda sama racikan saya. ....Oleng nya badan beda daripada pas pake racikan saya. Racikan PL Masya Allah oleng nya ga karuan. Diatas langit masih ada langit ya pak .

Jawab: Diatas adalah testimoni sahabat Indonesia yang tinggal di Texas Amerika. Beliau pernah minta kirim media ruqyah namun ditolak dibandara. Akhirnya setelah mencari cara produk ruqyah PL bisa sampai ke Texas dengan cara nitip ke orang yang berangkat ke Amerika.

Ceritanya beliau kena gangguan jin sejak dari Indonesia. Lalu disana diperparah karena sering berinteraksi dengan orang China yang punya ilmu. Kita tahu semua bahwa China adalah negara sangat maju disatu sisi tapi ilmu supranatural mereka juga maju. 

Beliau juga sering mempraktekkan cara membuat media ruqyah yang saya share di FB dan web. Namun setelah menggunakan media ruqyah PL katanya beda jauh powernya. Sampai sampai beliau memuji muji saya katanya "diatas langit masih ada langit".

Nah disantapan rohani kali ini saya mau membahas tentang hal ini. Disatu sisi saya seneng dengan pujian sahabat dari Texas, tapi senengnya bukan buat tubuh yang bernama pendekar langit, bukan juga untuk media ruqyah PL. Senengnya saya persembahkan kepada DIA yang ada dibalik pendekar langit. 

Memang secara dzohir atau mata kepala media ruqyah PL saya yang meracik dengan bahan bahan khusus dan membacakan ayat ayat ruqyah ke dalamnya. Maka ketika anda melihat secara lahiriah (dzohir) akan nampak wajah pendekar langit. Lalu dengan itu anda memuji dan berterimakasih kepada saya.

Secara akal memang begitu, dan tidak ada yang salah. Yang bikin media ruqyah PL adalah saya pendekar langit bukan hantu. Kalau mau tahu seperti apa wajahnya lihat saja gambar terlampir. Itulah mahluk yang bernama pendekar langit. 

Tapi kalau kita memandang secara ruhaniah atau pandangan mata hati wallaahi itu bukan saya yang melakukannya. Sebesar dzarahpun saya tidak bisa melakukan apa apa. Yang melakukan semuanya adalah DIA yang menciptakan pendekar langit. Bahasa lainnya yang melakukan adalah DIA dibalik pendekar langit.

Oleh karena itu hatimu jangan berterimakasih lalu memuji muji kepada jasad (bangkai) yang bernama pendekar langit. Jangan menganggap media dan bacaan ruqyah pendekar langit powerfull. Hatimu jangan meyakini pendekar langit sakti dan memiliki kekuatan. Itu sama sekali nggak bener bahkan sesat. Secara akal memang nampak pendekar langit tapi secara pandangan keimanan itu semua karena Allah.

Jika hati anda meyakini pendekar langit pinter, hebat, bacaan ruqyahnya powerfull dll itu sama saja dengan menuhankan mahluk. Saya katakan "HATI" loh ya? Hatimu jangan meyakini mahluk yang bernama pendekar langit memiliki kekuatan selain Allah. Sebab dalam bahasa ruhaniah itu menduakan Allah atau syirik namanya.

Kalau secara lahiriah ingin konsultasi, pesan media ruqyah, kasih infak, mengucapkan terimakasih, bahkan memuji itu tidak apa apa. Tapi hanya sebatas akal sebagai bagian dari interaksi antar sesama mahluk. Tapi kalau sudah masuk ranah hati nggak boleh ada mahluk yang memiliki kekuatan selain Allah. 

Artinya dalam pandangan keimanan hati semuanya adalah perbuatan Allah. Yang baca ayat ruqyah, yang mengusir setan, yang menghancurkan sihir dll adalah Allah. Sehingga ketika ada sahabat yang WA mengatakan pelakunya sakit, dukunnya t3was, penyakitnya sembuh dll saya biasa saja. Wong saya nggak melakukan apa apa. Semua yang melakukan adalah Allah.

Ini seperti ketika anda kerja lalu gajian. Secara pandangan akal menggajimu adala bos atau perusahaan. Tapi secara pandangan keimanan hati yang memberi rezeki adalah Allah. Ketika rumah tangga harmonis, dapat jodoh, dapat keturunan, punya jabatan dll dalam pandangan keimanan hati semua karena Allah. Tidak ada andil mahluk meskipun sebesar dzarah.

Bagaimana memahami hal ini? Gini....

Ini terkait dengan maqom keimanan. Jadi meskipun saya menjelaskan panjang lebar sampai berjilid jilid tidak berarti hatimu pasti beriman. Dalam bahasa lain meskipun saya menjelaskan panjang kali lebar bahwa yang melakukan adalah Allah bukan pendekar langit hal ini tidak menjamin hatimu percaya. Sebab rasa percaya itu tentang keadaan hati yang paling jujur.

Sehingga ketika saya menjelaskannya ini masih sebatas ilmu akal. Meskipun saya menjelaskan dengan mengutip banyak ayat Al Quran dan membawa seribu dalil tetap ini masih sebatas keilmuwan dalam akal. Belum meresap dalam hati menjadi keimanan. Bagaimana caranya supaya meresap dalam hati? Caranya diresapi dan juga dialami. 

Misalnya anda membaca ayat suci bahwa sedekah akan memperlancar rezeki. Meskipun anda hapal semua ayat dan hadits tentang sedekah lalu berceramah disana sini itu masih sebatas ilmu dan pengetahuan akal. Belum menjadi "IMAN". Supaya menjadi iman maka anda harus meresapi lalu mengamalkan sehingga mengalami kebenaran Al Quran.

Dalam artian anda harus sedekah dan terus sedekah sampai membuktikan sendiri bahwa sedekah tidak membuat harta berkurang malah bertambah. Dan proses pembuktian ini tidak sekali dua kali tapi anda harus mencoba ratusan kali sampai pelan pelan IMAN itu benar benar meresap dalam hati. Sebab membuktikan kebenaran Al Quran itu memang butuh proses yang tidak sebentar. Bahkan satu ayat saja bisa butuh puluhan tahun bagi kita untuk benar benar paham lalu yakin atau beriman.

Saya butuh waktu 40 tahun untuk meyakini 1 ayat Al Quran yang menerangkan tentang hikmah dibalik ujian. Dan saya harus berjibaku, jatuh bangun bahkan sampai berdarah darah untuk dipahamkan hal tersebut. Bahkan dahulu sebelum kena sihir saya menyangka apa yang saya pahami adalah kebenaran, ternyata bukan sama sekali. Dalam bahasa lain banyak sekali paradigma yang saya yakini kebenaran ternyata sesat.

Sekali lagi saya katakan bahwa untuk merasakan IMAN itu benar benar butuh proses. Dalam hal ini hatimu beriman bahwa sebenarnya saya pendekar langit tidak melakukan apapun. Yang meracik media ruqyah, yang meruqyah, yang mengusir setan, yang menghancurkan sihir, yang menyembuhkan dll bukan saya tapi Allah. Oleh karena itu jangan sembah saya akan tetapi sembahlah Allah.

Siapa Allah? Allah adalah nama diri_Nya, dan Tuhan adalah gelar_Nya. Allah itu yang menciptakan trilyunan atom dalam tubuh saya sehingga membentuk sebuah wajah yang bernama pendekar langit. Allah yang menguasai jiwa raga saya dan anda sepenuhnya. 

Allah yang menggerakkan trilyunan atom di tubuh saya lalu menguasainya, memeliharanya dan mengembangkannya. Allah hadir dalam pergerakan satu butir atom dalam tubuh saya. Dalam bahasa lain Allah hadir dalam setiap gerakan saya dan anda semuanya. Bahkan Allah hadir dalam satu helaan nafas atau satu kedipan mata.

Oleh karena itu sembahlah DIA dan jangan sembah bentuk bentuk yang DIA ciptakan. Pahami bahwa DIA selalu ada dan hadir dalam setiap bentuk tak terkecuali. 

Sahabat yang dirahmati Allah. Meskipun mungkin belum meresap dalam hati paling tidak tulisan santapan rohani ini bisa menambah pengetahuan akalmu. Saya berharap anda membaca semua tulisan santapan rohani meskipun anda belum benar benar paham. Baca saja dulu, Insya Allah suatu saat satu kalimat yang saya tulis akan meresap dalam hati menjadi IMAN.

Meskipun saat anda membacanya membuatmu tersinggung, marah, nggak masuk akal, ilmu sesat, ilmu syirik atau apapun nggak ada masalah buatku. Karena memang yang saya tulis dalam banyak kasus bertabrakan dengan pengetahuan dan pemahamanmu saat ini. Anda boleh benci kepadaku, tapi tetap harus kepo tulisan santapan rohani ya?

Misalnya saya menulis kena sihir yang membuat hidupmu hancur harus bersyukur. Ini khan bertabrakan dengan akal. Atau saya menulis meski rajin sholat, ngaji, menjalankan sunnah tidak jaminan masuk surga. Tentu tulisan ini membuatmu marah. Atau saya menulis surga, neraka, alam barzakh dll sudah ada sekarang. tentu anda akan menyangkalnya. Nggak masalah anda menyangkal dan menuduh saya macam macam, yang penting jaga kekepoanmu pada tulisan santapan rohani. Sip?

Sebagai penutup saya hanya ingin menegaskan paragraf sebelumnya bahwa dalam pandangan keimanan hati yang mengusir setan, yang menghancurkan sihir, yang menyembuhkan dll itu bukan saya pendekar langit atau media ruqyah PL tapi Allah. Sahabat jangan sekali kali berkeyakinan bahwa saya memiliki kekuatan dan daya upaya sendiri. Semua daya kekuatan itu milik Allah.

Oleh karena itu jangan sembah saya, media ruqyah PL, peruqyah, kyai, ustadz, ulama, wali, syeikh, kitab, nabi, rosul dan segala mahluk akan tetapi sembahlah Allah. Caranya bagaimana? Caranya ketika mata dzohir yang ada dikepala melihat saya maka itulah pendekar langit. Akan tetapi bersamaan ketika masuk ke hati maka lihatlah itu Allah. Ketika menerima paket media ruqyah PL maka lihat dengan mata dzohir yang ada dikepala itu racikan dari mahluk pendekar langit. Akan tetapi ketika melihat dengan pandangan mata hati itu dari Allah.

Jika anda terus berusaha meresapkan pemahaman ini dalam hati Insya Allah power ruqyahnya akan sangat dahsyat. Sehingga ketika saat ruqyah kamu muntah muntah lalu merasa plong maka hati meyakini yang mengusir setan adalah Allah. Suatu saat ketika anda diberikan kesembuhan maka kesembuhan itu dari Allah. Dalam pandangan mata hati tidak ada andil mahluk sama sekali. Karena dalam pandangan keimanan hati semua perbuatan Allah.

Demikian Ternyata Kita Sering Menyembah Mahluk Tapi Tidak Sadar

Syukron

Santapan Rohani Pendekar Langit

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kecanduan Pinjol & Judol Bisa Disebabkan Sihir Loh?

Orang kecanduan judol dan pinjol karena hawa nafsu. Tapi bisa juga disebabkan oleh setan dan sihir loh? Kok bisa? Simak penjelasan Kecanduan...