Cara Menciptakan Mukjizat/ Keajaiban dalam Hidup

Apakah anda ingin melihat mukjizat atau keajaiban? Apakah anda ingin menemukan solusi dalam kemustahilan? Kalau mau simak Cara Menciptakan Mukjizat/ Keajaiban dalam Hidup.

 

SANTAPAN ROHANI, INI YANG HARUS DILAKUKAN KETIKA SUDAH BUNTU

Ustadz..sy betul " berada di titik terendah  hidup saya. Omzet warung saya terus menurun.. Hasil penjualan tdk bisa balikin modal...nombok terus. Pikiran sy kacau. Semua saran dr ustadz  sdh sy laksanankan. Mulai dgn mandi ruqyah rutin pagi dan sore pakai racikan PL sampai meruqyah warung dgn percikan air ruqyah PL. Namun seakan semua sia "...Sy jg di fitnah..nama baik sy di hancurkan orang .. Sy pasrah ustadz..ndak tau hrs bagaimana lg..sy betul " buntu.

Jawab: Konsepnya adalah ketika kita mengalami satu masalah maka lakukan ikhtiar. Gunakan akal untuk menemukan solusi dari permasalahanmu. Sehingga mau tidak mau anda harus mempertajam akal. Bagaimana caranya mempertajam akal? Caranya adalah belajar.

Misalnya seseorang yang usahanya sedang lesu maka lakukan ikhtiar untuk membuat usahanya bangkit kembali. Misalnya suntik modal, undang investor, perbaiki pelayanan dll. Jika dengan itu usahanya belum bisa bangkit maka cari cara lain. Belajarlah dari praktisi bisnis yang sudah jadi pakar. Lalu jadikan ia sebagai konsultan bisnis.

Atau seseorang yang kena gangguan jin atau sihir dan ingin sembuh maka lakukan ikhtiar. SIlahkan datang ke peruqyah lalu minta diruqyah dan juga belajar ruqyah darinya. Anda juga perlu membeli buku buku seputar ruqyah sebagai sarana pembelajaran. Artinya untuk sembuh mau tidak mau harus rela berkorban.

Masalahnya adalah banyak diantara sahabat yang malas belajar dan enggan berkorban. Maunya sukses tanpa belajar, maunya sembuh tanpa berkorban. Penginnya yang instan instan saja. Mentalitas seperti inilah yang menjadi sasaran empuk dari oknum untuk memanfaakan kebodohannya. Cukup dengan penawaran, "Berobat dengan saya sekali dengan mahar 5 juta dijamin langsung sembuh". Nah jebakan jebakan seperti inilah yang banyak orang orang yang sedang mengalami masalah kehidupan. 

Apakah pasti sembuh? Ya enggak lah. Itu hanya jebakan saja. yang ada penyakitnya tidak sembuh ditambah hutang makin menumpuk. Jadinya semakin stress dan depresi. Kalau sudah begitu salah siapa coba?

Nah terkait dengan curhatan sahabat diatas yang mengalami jalan buntu solusinya bagaimana? Padahal sudah diruqyah, sudah menggunakan racikan ruqyah PL, sudah belajar ruqyah mandiri dll tapi usaha makin menurun dan terancam bangkrut.

Jawabannya adalah kerahkan semua yang kamu miliki sampai habis bis bis. Kerahkan ilmumu, kecerdasan dan akalmu. Anda harus rela mengorbankan asetmu yang paling berharga dengan harapan bisnismu bisa jalan kembali. Harus dikerahkan semuanya 100 persen. 

Mengapa harus mengambil resiko sedemikian rupa? Karena ini taruhan terakhir. Kalau dengan mengerahkan dan mengorbankan semua yang anda miliki lalu bisnis bisa bangkit maka masalahmu akan tersolusikan. Kalau dengan itu bisnis tetap bangkrut maka kamu bisa m4ti. Dalam bahasa lain tos tosan...

Saya menulis ini karena saat kena sihir dahulu kala pernah mengalami. Pekerjaan dan bisnis saya terancam bangkrut. Lalu saya tos tosan. Berbekal ilmu, kecerdasan dan intuisi bisnis yang selama belasan tahun saya latih, saya mencoba bangkit kembali. Saya merancang 9 strategi bisnis, dan juga merelakan aset terakhir untuk dikorbankan. Tahukah anda apa hasilnya? Hasilnya tetap saja bangkrut.

Apa yang terjadi setelah saya bangkrut total? Yang terjadi kami jadi gembel. Intinya adalah kondisi perekonomian kami sangat memprihatinkan. Dan sudah tidak ada jalan keluar lagi alias buntu. Benar benar buntu sebab aset terakhir sudah dikorbankan. Sudah tidak ada lagi yang bisa diandalkan. Bahkan uang seperak saja tidak ada.

Artinya ketika anda bilang, "sudah mentok ustadz, sudah buntu tidak ada jalan keluar", tapi masih bisa jualan atau HP nya masih ada paketan itu belum buntu. Saya yakin anda belum mengorbankan semua yang anda miliki. Dalam bahasa lain masih ada yang ditahan. Jika demikian korbankan saja semuanya. Siapa tahu ada jalan keluar. Kalaupun tidak ada jalan keluar maka hancur hancuran saja sekalian.

Mengapa saya memberikan saran yang begitu kejam? Tentu saja ada maksud dan tujuannya. Tujuannya supaya anda menyerah. Supaya anda mengakui bahwa sepinter apapun dirimu, secerdas apapun, sepakar apapun toh pada momen tertentu itu semua tiada guna. Sekaya apapun dirimu, sekuasa apapun, sehebat apapun toh pada akhirnya hancur juga. Dengan itulah nafsumu akhirnya bisa dilemaskan lalu menyerah kepada takdir.

Bagaimana jika belum juga menyerah? Maka takdir akan memukulmu lagi sampai benar benar terpojok. Itulah maksud saya yang meminta anda untuk mengorbankan semuanya tanpa kecuali. Supaya cepat sampai dipojokan ring. Ketika anda benar benar terpojok dan tidak ada apapun yang bisa diandalkan lagi pada akhirnya anda menyerah. 

Karna percayalah nafsu itu sangat keras kepala. Nafsu itu tidak akan pernah menyerah. Kecuali sudah tidak ada sandaran satupun maka barulah nafsu mau menyerah. Mau suntik modal hutangnya sudah numpuk, mau utang sodara utang kemarin belum dibayar, mau jual barang semua sudah habis kejual. Mau apapun sudah tidak bisa alias sudah benar benar mentok. Nah pada saat itulah nafsu akan menyerah. Menyerah kepada apa? Kepada takdir.

"Wahai takdir aku menyerah. Kalau mau pukul silahkan pukul aja, kalau mau matiin silahkan dimatiin aja. Aku sudah tidak mau melawan lagi. Aku menyerah". Nah justru disinililah cluenya. Pada saat anda menyerah kepada takdir saat itulah anda sedang belajar islam/ tunduk. Tunduk kepada siapa? Tunduk kepada takdir. Atau bahasa yang lebih pas adalah tunduk kepada DIA yang membawa takdir. Bahasa orang islamnya tunduk kepada Allah.

"Berarti menjadi islam itu sangat berat sekali perjuangannya ya ust?". Yaaa benar sekali. Kalau islam secara syariat itu gampang banget. Islam dalam pandangan manusia itu mudah. Cukup baca 2 kalimah syahadat, lalu sholat sudah menjadi orang islam. Tapi islam secara secara hati itu sangat sulit. Dalam bahasa lain islam menurut Allah itu perjuangannya luar biasa.

Artinya apa? Artinya anda yang kena sihir sehingga nyaris semua sendi kehidupanmu hancur sebenarnya anda sedang diajari apa itu islam. Siapa yang mengajari? Yang mengajarimu islam bukan mahluk, bukan ustadz, bukan kyai, bukan ulama, bukan pendekar langit dan bukan seluruh manusia tetapi Allah. Allah lah gurumu didalam belajar islam. Dalam bahasa lain Allah sendiri yang memilihmu menjadi murid_Nya. Bukankah ini keren?

Kalau cara ruqyah saya bisa mengajarimu. Sebab saya bisa ilmu ruqyah dimana sering saya share di akun FB ini. Atau kalau mau belajar bisnis saya juga bisa mengajarimu, sebab dahulu saya praktisi bisnis. Kalau belajar ilmu agama maka saya, ustadz dan kyai bisa mengajarimu. Sebab mereka memang pakarnya. Tapi kalau belajar ilmu akherat yang mengajarkannya hanyalah Allah.

Ketika kamu tiada henti dipenthungi alias dipukul takdir berkali kali itu pertanda dirimu sedang diajarkan Allah tentang sesuatu. Oleh karena itu hidupkan hatimu lalu siap siap belajar. Ketika hidupmu hancur dengan cara yang tidak masuk akal sehingga benar benar mentok maka mulailah berpaling dari mahluk. Berpalinglah dari saya pendekar langit yang mengajarimu ruqyah, menyarankanmu pakai media ruqyah dll. Mengapa harus berpaling? Karena sebenar benar gurumu bukanlah mahluk melainkan Allah.

Lalu apa yang diinginkan Allah? Yang diinginkan_Nya adalah dirimu menyerah kepada takdir. Serahkan ilmumu, kecerdasanmu, kehebatanmu dll kepada Allah. Serahkan harta bendamu, rumah tanggamu, harga dirimu dll kepada Allah. Bahkan serahkan dirimu sendiri kepada_Nya. 

Caranya bagaimana? Caranya kondisikan hatimu untuk lapang menerima dan melihat kenyataan setragis apapun itu. Yang terajadi terjadilah, yang hancur hancurlah, yang hilang hilanglah. Jangan disesali dan jangan diratapi. Mengapa demikian? Karena pada hakikatnya apapun yang hancur, hilang dan lepas darimu sebenarnya sedang diambil oleh Allah. Mengapa Allah mengambilnya? Karena dahulu kamu pernah mengaku aku apa yang bukan milikmu. Dalam bahasa lain engkau mencuri seledang Allah. 

Atau bahasa lainnhya engkau mencuri lalu memakan buah khuldi/ buah keabadian. Karen kamu memakan buah khuldi makanya diusir dari surga. Tinggal kamu pilih apakah mau jadi Iblis yang memberontak atau jadi malaikat yang tetap tunduk.

Oleh karena itu sekali lagi serahkan kepada Allah apa apa yang sebenarnya memang bukan milkmu. Proses penyerahan diri inilah yang disebut dengan taubat/ taabaa atau kembali. Kembali kepada siapa? Kembali atau dikembalikan kepada Allah yang memiliki langit dan bumi dan diantara keduanya.

Maka ketika sudah nyata hatimu islam/ tunduk kepada Allah terjadilah yang namanya mukjizat atau keajaiban. Sebagaimana nabi Musa alaihis salam yang dikejar pasukan firaun dari belakang lalu kepentok dengan lautan didepan. Secara akal benar benar tidak ada jalan keluar sama sekali. Semua bani Israil saat itu meyakini teh game is over. Dan nabi Musa alaihis salam mengajarkan kepada kita apa itu iman atau yakin kepada Allah, dan apa itu islam atau tunduk hati kepada Allah. Dengan iman dan islam itulah muncul keajaiban. Yaitu laut yang membelah.

Atau sebagaimana kisah nabi Ibrahim alaihis salam yang nyaris mengg0r0k leher anaknya. Secara akal semuanya serba tidak masuk akal, mosok diperintahkan menghabisi anaknya dengan cara yang sangat kejam? Tapi saat itu akal Ibrahim sudah mati, tinggal imannya yang hidup. Dan setelah itu terjadilah mukjizat atau keajaiban. Ternyata Allah hanya ngetes imannya Nabi Ibrahim alaihis salam. Maka ketika sudah nyata iman dalam dadanya mustahil Allah akan menyia nyiakan. 

Atau dalam kasus saya dan anda yang hidupnya hancur hancuran dengan cara yang tidak masuk akal maka anda juga akan mengalami dan merasakan sendiri apa itu mukjizat atau keajaiban. Ketika sudah nyata iman dan islammu dalam dada maka mustahil Allah menghancurkanmu. Misalnya rumahmu kebakaran, sekeluarga m4ti mengenaskan, lalu dirimu ditabrak orang atau semacamnya. Malah sebaliknya. Anda akan menyaksikan sendiri laut membelah sebagaimana kisah nabi Musa alaihis salam.

Realnya adalah ketika semuanya serba nggak mungkin terjadi justru akan terjadi dengan cara cara yang menakjubkan. Sebab Allah itu beyond the imagination. Kecerdasan Allah diluar akal dan jangkauanmu. Yang perlu saya dan anda lakukan hanyalah percaya/ beriman kepada_Nya. 

Sehingga jawaban pertanyaan, "Apa yang harus dilakukan ketika semua benar benar buntu" maka jawabannya menyerahlah. Yang terjadi biarlah terjadi jangan ditahan lagi. Yang menahan apanya? Hatimu. Hatimu jangan menahan apapun yang sudah, sedang dan akan terjadi. Lapangkan hatimu lalu tontonlah keajaiban Tuhan yang akan segera terjadi.

Demikian Cara Menciptakan Mukjizat/ Keajaiban dalam Hidup

Syukron

Santapan Rohani Pendekar Langit

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Cara Menciptakan Mukjizat/ Keajaiban dalam Hidup

Apakah anda ingin melihat mukjizat atau keajaiban? Apakah anda ingin menemukan solusi dalam kemustahilan? Kalau mau simak Cara Menciptakan M...