Bagaimana Cara Membuka 7 Pintu Langit Hingga Sidrotul Muntaha? Caranya dengan menggunakan kunci. Dan kuncinya ada dalam bentuk ujian/ musibah. Jika anda lulus ujiannya maka pintu langit akan terbuka. Simak penjelasannya.
SANTAPAN ROHANI, MUSIBAH & KEHILANGAN ADALAH PASWORD MEMBUKA PINTU LANGIT
Hari ini FB saya TDK bisa di buka pak ustadz gak tau knp Ketika suami Saya meninggal,,, keluarga menjauhi saya pak, saudara menjauhi saya pak ustadz,,, Rasanya saya berharap suami saya hidup kembali pak ustadz 🙏😭 Tolong saya pak ustadz 😭Jalan satunya suami saya hidup kembali pak ustadz 🙏🙏😭Saya berharap ada kuasa dari Alloh pak. Kata orang , kalau saya gak iklas,, suami saya bisa hidup kembali pak😭
Jawab: Saya ikut berbela sungkawa semoga suaminya husnul khatimah dan yang ditinggalkan diberikan kesabaran. Adapun yang sudah meninggal mustahil hidup lagi, jangan dengarkan kata orang yang nggak ngerti. Yang penting sekarang belajar menerima kehilangan dan bersabar dengannya karena itu semua bagian dari ujian Allah.
Artinya: Kami pasti akan mengujimu dengan sedikit ketakutan dan kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang sabar, (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan “Innā lillāhi wa innā ilaihi rāji‘ūn” (sesungguhnya kami adalah milik Allah dan sesungguhnya hanya kepada-Nya kami akan kembali). Mereka itulah yang memperoleh sholawat dan rahmat dari Tuhannya dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk. (QS Al Baqarah: 155-157)
Oleh karena itu bagi siapa saja yang ingin kembali kepada Allah saat kena musibah ucapkanlah innalillahi wainna ilaihi rojiuun. Artinya sesungguhnya kami milik Allah dan sesungguhnya kami akan kembali kepada_Nya. Mereka itulah yang mendapatkan sholawat dan rahmat Tuhan dan merekalah yang dapat petunjuk. Yaitu petunjuk untuk kembali pulang.
Yang mengucapkan kalimat kalimat diatas adalah hatimu. Yaitu hati yang sadar bahwa kita semua milik Allah dan akan kembali kepada_Nya. Sedangkan ucapan lisan adalah kenyataan sebagai bentuk ekspresi dari kesadaran dalam hati.
Dan manusia yang mampu mengucapkan kalimat tarji' (innalillahi dst) diatas tidak sembarang orang pun tidak sembarang lisan. Orang yang mampu mengucapkan kalimat diatas adalah mereka yang maqom hatinya sudah di ahad. Dalam bahasa lain mereka yang hatinya sudah benar benar mentauhidkan Allah.
Mengapa tidak sembarang orang bisa mengucapkan kalimat tarji' diatas? Sebab orang yang mampu mengucapkannya adalah mereka yang sudah melintasi langit demi langit dari langit 1, 2, 3 sampai langit ke 7. Yang saya maksud disini adalah langit ruhaniah yang berada dalam qalbu.
Kalau kita analogikan nama nama hari maka orang yang sudah sampai di hari ahad (minggu) harus sudah pernah melewati hari senin, selasa, rabu, kamis, jumat dan sabtu. Dan sabtu analoginya adalah langit ke 7. Sementara diatas langit ke 7 itulah ahad. Disebut dengan alam puncak atau sidrotul muntaha. Dan dipuncak kesadaran (sidrotul muntaha) inilah terdapat ruh. Karena hanya ruh yang mengenal Yang Ahad.
Artinya orang yang sudah bertauhid atau sudah mentauhidkan Allah itu tidak sembarangan. Bukan karena pernah ngaji kita tauhid selemari lalu merasa dirinya sudah bertauhid. Bukan karena tidak menyembah patung, tidak datang ke dukun, giat menjalankan sunnah lalu disebut sudah bertauhid. Tidak sesederhana itu.
Karena maqom tauhid adalah tentang keyakinan dan kesadaran dalam hati. Yaitu hati yang menyadari dan memahami kalimat tauhid laailahaillallah dengan sebenar benarnya.
Mengapa orang yang bertauhid bukan manusia sembarangan? Sebab untuk sampai ke maqom ahad harus melewati 7 langit terlebih dahulu. Dan dalam 7 langit itu ada paswordnya masing masing. Sedangkan paswordnya dalam bentuk ujian/ musibah yang besar. Salah satu paswordnya dialami oleh sahabat diatas yaitu kehilangan suami yang sangat dicintai.
Bagaimana cara sahabat diatas mendapatkan kunci langit? Caranya hatinya mampu bersabar dengan musibah tersebut. Artinya salah satu kunci pembuka langit adalah kesabaran. Dan ini baru 1 kunci loh? Sementara untuk sampai ke maqom ahad anda masih butuh 6 kunci lainnya. Dan setiap kunci punya pasword dalam bentuk ujian yang berbeda beda.
Jangankan mendapatkan 7 kunci pembuka langit, wong dapat 1 kunci saja perjuangannya sudah luar biasa. Bertahun tahun menjalani ujian belum tentu lulus. Buktinya sahabat diatas yang mendapatkan musibah kehilangan orang yang dicintai. Bertahun tahun sulit sekali untuk bisa ikhlas. Apalagi kematian suaminya karena disantet orang, semakin sulit lagi ikhlasnya.
Makanya saya sering menulis di santapan rohani bahwa sahabat yang kena sihir itu keren banget. Sebab mereka mendapatkan peluang untuk memegang 7 kunci sekaligus. Jika anda mampu membuka 7 langit dengan kunci tersebut maka otomatis akan paham apa itu tauhid.
Mengapa demikian? Sebab banyak korban sihir yang mengalami penderitaan multi dimensi, berlapis lapis atau beruntun. Yaitu dalam bentuk hampir semua sendi kehidupannya hancur. Dimulai dari jasad yang terkena penyakit kronis, rumah tangga kandas, dikhianati pasangan, kehilangan orang yang dicintai, harta benda ludes, hutang menumpuk, dijauhi semua manusia, harga diri hancur, fitnah meraja lela dan lain sebagainya.
Ujian jasad ini seiring dengan ujian jiwa yang tak kalah mengerikan. Yaitu dalam bentuk penyakit jiwa atau mental yang overdosis. Misalnya kesedihan, kemarahan, ketakutan, kecemasan, putus asa, kekecewaan, kekhawatiran dll.
Dua ujian jiwa dan raga inilah yang disebut dengan 7 lapis neraka/ api/ naar. Artinya untuk sampai kepada Allah maka manusia harus melewati 7 langit neraka terlebih dahulu. Anda harus melewati Jahannam, Sa'ir, Saqar, Jahim, Hathamah, Ladza dan Hawiyah. Dalam bahasa lain untuk sampai kepada ahad/ tauhid maka anda harus lulus 7 ujian yang besar.
Ketika anda lulus ujian jahannam maka untuk naik level anda harus lulus ujian neraka sa'ir. Ketika lulus ujian neraka sa'ir dan hendak naik ke langit berikutnya maka anda harus membukanya dengan lulus ujian neraka saqar. Begitu seterusnya sampai seluruh neraka bisa anda hadapi sampai garis finish.
Ketika 7 ujian sudah berhasil anda lalui maka sampailah anda dipuncak tertinggi yang disebut dengan sidrotul muntaha. Disitulah Yang Ahad berada. Ketika anda berdiri di sidrotul muntaha lalu melihat ke bawah pahamlah anda bahwa tangga demi tangga langit ujian yang anda lalui sebenarnya semua dari Allah. Dalam bahasa lain sumber dari segala ujianmu adalah Yang Ahad. Ketika itulah anda paham tauhid dalam artian yang sebenar benarnya.
Ketika anda turun lagi ke langit 7, 6, 5 dan seterusnya sampai langit dunia apakah akan melewati neraka? Sudah tidak lagi. Ke nerakanya hanya sekali. Tapi syaratnya harus lulus. Kalau tidak lulus maka selama lamanya saya dan anda bisa terjebak di langit neraka jahannam misalnya. Karena tersesat di neraka jahannam maka otomatis tidak akan sampai kepada Allah.
Artinya ketika maqom hatimu sudah di ahad maka tidak akan merasakan neraka lagi untuk selama lama. Dalam bahasa lain yang dilihat di langit 1, 2, 3 dst adalah surga. Mengapa anda hanya melihat surga? Sebab saat naik ke langit hatimu sudah nyambung kepada Allah di sidrotul muntaha atau puncak kesadaran. Hati nyambung ke Allah inilah yang disebut dengan sholawat. Karena makna sholawat dalam bahasa indonesia berarti tersambung. Bahasa Qurannya, "Ulaaika alaihim solawatum mirrobbihim warohmah".
Surga apa yang dilihat dan dialami bagi orang orang yang hatinya sudah nyambung (sholat/ sholawat) dengan Allah?. Ada surga disetiap langitnya yang artinya total ada 7 surga. Yaitu surga firdaus, adn, naim, ma'wa, darussalam, darul moqomah dan maqamul amin. Dan untuk membuka kunci 7 surga ini anda harus lulus ujian 7 neraka terlebih dahulu. Dalam bahasa lain dalam hatimu harus ada iman, kesabaran, keikhlasan, ketulusan, cinta kasih dan ketaqwaan.
Kalau anda ingat kisah israk mikraj nabi Muhammad shollallaahu alaihi wasallam maka beliau menjumpai disetiap langit ada nabi alaihis salam. Dilangit 1 bertemu nabi Adam, langit 2 bertemu nabi Yahya dan isa, langit ke 3 bertemu nabi Yusuf, langit 4 bertemu nabi Idris, langit 5 bertemu nabi Harun, langit 6 bertemu nabi Musa dan langit 7 bertemu nabi Ibrahim alaihis salam. Dalam bahasa lain disetiap tingkatan langit surga ada nabi nabinya. Yaitu surga yang merepresentasikan kharakter dari nabi.
Dan anda hanya bisa memahaminya ketika perjalananmu sudah sampai di sidrotul muntaha/ maqom tauhid. Kalau belum maka mau seribu kitab anda baca tetap tidak akan sampai. Malahan bisa jadi anda menjadi ahli kitab yang menolak kebenaran.
Pemahaman yang bagaimana? Yaitu pemahaman keindahan surga yang hidup dilangit ke 2 tempatnya nabi Yahya alaihis salam. Sebab makna Yahya adalah hidup. Kemudian anda akan mengalami keindahan surga yang maha indah dilangit ke 3 bersama nabi Yusuf alaihis salam. Sebab beliau mewakili akan keindahan. Begitu seterusnya sampai surga dilangit ke 7 bersama nabi Ibrahim alaihis salam. Disurga ini anda akan merasakan kasih sayang yang tulus sebagaimana kharakter Ibrahim yang haniifam musliman.
Dan itu semua bukan teori tapi pengalaman yang membuahkan pemahaman dan kesadaran. Yaitu sadar sesadar sadarnya bahwa 7 surga beserta keindahannya sebenarnya proyeksi dari sidrotul muntaha. Dalam bahasa lain 7 surga berasal dari 1 sumber yaitu Allah.
Contoh kongkret. Pada saat kena sihir saat memandang pasangan bawaannya benciii, sebel dan marah luar biasa. Tapi setelah mengenal Allah, ketika melihat pasangan seakan akan sedang melihat bidadari surga. Dengan itulah anda akan membersamai pasangan dengan suka cita. Saat itulah seolah olah anda sedang berada disurga langit 3 bersama nabi Yusuf Alaihis salam.
Atau saat mencari rezeki ada ada saja jalannya. Sebelumnya anda meyakini rezekimu akan stag dan mentok. Tapi setelah kenal Allah rezekimu mengalir bahkan dari tempat yang seakan mati. Sehingga seakan akan saat itu anda sedang membersamai Nabi Yahya alaihis salam dilangit surga 2. Sebab makna Yahya adalah hidup (tidak akan pernah mati).
Artinya dalam 1 hari anda bisa saja naik turun dari surga langit 7, 6, 5 sampai langit 1, lalu naik lagi, lalu turun lagi. Setiap hari anda berada dalam surga dan tidak akan kembali ke neraka untuk selama lamanya. Mengapa demikian? Sebab semua aktifitas dan amal perbuatan sudah nyambung ke Allah di sidrotul muntaha. Dalam bahasa lain hatimu sudah benar benar mengahadkan atau mentauhidkan Allah.
Artinya ketika anda berada di langit 1 sampai 7 maka hakikatnya anda tidak melihat apapun, sebab yang terlihat dalam pandangan mata hatimu hanyalah Allah. Dalam bahasa lain semua aktifitas, amal perbuatan, apapun yang dilihat, didengar dan dirasakan semuanya hanyalah proyeksi. Proyeksi dari mana? Dari sidrotul muntaha dimana Yang Tunggal berada. Inilah yang disebut dengan nyambung atau terhubung dengan Allah. Bahasa arabnya sholat, sedangkan jamaknya sholawat.
Sehingga cocok sekali oleh oleh Nabi Muhammad shollallaahu alaihi wasallam saat mikroj di sidrotu muntaha dan bertemu Allah adalah sholat. Sholat artinya nyambung ke Allah. Sedangkan amalannya disebut dengan amal sholeh. Lalu kita semua sebagai umat islam diajari oleh Nabi shollallaahu alaihi wasallam tentang cara mendirikan sholat secara lahiriah. Maka dirikanlah sholat tapi hatimu harus nyambung ke Allah.
Janganlah engkau sholat sementara hatimu nyambung kepada hajat dan keinginanmu. Jangan juga hatimu nyambung ke surga, bidadari, langit 7, arasy dll akan tetapi nyambunglah dengan Allah. Ketika hatimu nyambung ke Allah saat sholat maka segala hajat, surga dan bidadari akan nampak jelas.
Dalam artian berdirilah sholat seakan akan engkau berdiri di sidrotul muntaha. Bahasa lainnya adalah ihsan, yaitu seakan akan engkau melihat Allah saat sholat. Apakah kita bisa melihat Allah? Tidak bisa. Sebab ketika engkau berdiri sholat di sidrotul muntaha disitu adalah maqom ahad. Dan dimaqom ahad tidak ada segala sesuatu termasuk dirimu sendiri. Di maqom ahad (sidrotul muntaha) hanya ada Allah Ahad (jomblo/ sendirian/ tunggal).
So bagi sahabat yang sedang kena musibah, kehilangan dan kehancuran khususnya bagi anda yang kena sihir maka saya ucapkan selamat berjuang membuka pintu pintu langit. Yakini bahwa dibalik ujian ada Allah niscaya pada saatnya anda akan dimammpukan untuk naik tangga demi tangga sampai sidrotul muntaha. Ketika anda sudah sampai di sidrotul muntaha/ puncak kesadaran maka otomatis anda akan paham apa yang saya tulis ini. Paham dengan sendiri_Nya.
Demikian Cara Membuka 7 Pintu Langit Hingga Sidrotul Muntaha
Syukron
Santapan Rohani Pendekar Langit

Tidak ada komentar:
Posting Komentar