Makna Taubat adalah Kembali Pulang Lalu Hilang

Tobat adalah sadar lalu tidak kembali melakukan dosa. Ini adalah definisi standard. Ada definisi tobat yang lebih dalam. Apa itu? Simak Makna Taubat adalah Kembali Pulang Lalu Hilang.

 

SANTAPAN ROHANI, PUNCAK TAUBAT ADALAH HILANG

Sama ustadz, apakah sihir bisa menghalangi kita tobat? Sy sudah tobat dari tahun 2022 akhir, dan tdk pernah berkomunikasi atau apa dengan lawan jenis, cuma kalo memikirkan kadang ada, tp klo sampai ketemu dll tidak pernah...

Jawab: Apakah sihir bisa menghalangi kita tobat? Ya bisa banget. Dalam banyak kasus sihir menyerang hawa nafsu. Dan ajakan hawa nafsu pasti berlawanan dengan kehendak Allah. Artinya ajakan hawa nafsu pasti menuju kepada kesesatan dan kegelapan.

Kalau anda ingin tahu siapa yang paling licik maka ketauilah hawa nafsu jawabannya. Hawa nafsu itu tidak pernah mati. Ia akan selalu mencari celah untuk menyesatkanmu. Nggak bisa pakai cara kasar bisa pakai cara halus. Nggak bisa pake cara setan bisa pakai cara ulama. 

Sebagai contoh misalnya poligami. Secara hukum syariat poligami diperbolehkan. Tapi waspadalah hawa nafsu mengintai. Ia akan selalu membisikimu untuk poligami atas nama syariat padahal aslinya terselip kesenangan hawa nafsu. Ketika punya istri 2 keenakan ingin nambah lagi. Begitu seterusnya nggak ada puasnya. Tanpa sadar anda terjerat hawa nafsu dan sulit untuk keluar dari lingkaran setan.

Artinya saya, anda, mereka, orang bodoh, alim ulama, ustadz dll tidak akan aman dari bisikan hawa nafsu. Apalagi hawa nafsumu disuntik oleh sihir. Makin tambah kesulitan mengendalikannya. Bayangkan saja anda ingin tobat tidak zina lagi misalnya. Tapi gara gara sihir tiap hari bibir, pydr dan organ intim bergetar lalu muncul syahwat. Dadamu berbunga bunga seperti ABG yang haus kasih sayang. Makan akan mudah untuk terjebak kembali kepada dosa perzinahan. Sehingga niat tobat anda akan mengalami hambatan yang besar.

Sebenarnya apa sih makna tobat? Definisi secara umum adalah tidak lagi melakukan dosa yang sama. Misalnya saat belum punya pasangan sering melakukan perbuatan dosa dan setelah punya pasangan tobat. Caranya berhenti melakukan dosa tersebut. Ini definisi tobat secara umum dan standard.

Sedangkan definisi tobat secara lebih mendalam adalah kembali kepada Allah. Taubat dari kata taabaa yang artinya kembali. Kembali kepada siapa? Kepada Allah. Yang kembali apanya? Hatimu.

Analoginya seperti orang yang berjalan menjauhi pantai, semakin lama semakin jauh sehingga terlihat manusia secara utuh. Itulah nafs/ diri. Sedangkan keinginan yang didorong oleh nafs disebut hawa nafsu. Keinginan apa? Apapun itu disebut keinginan hawa nafsu. Apakah ingin makan, minum, ngaji, kerja, sekolah, tidur, main dll semua adalah keinginan hawa nafsu.

Jika nafs adalah diri dan keinginan nafs disebut keinginan hawa nafsu maka segala keinginanmu disebut keinginan nafsu. Siapa namamu? Apakah namanya pendekar langit, bambang, wati, syeikh ini, ulama anu, presiden ini, profesor anu dll semua disebut dengan nafs/ diri. Jika masih kurang jelas maka berdiri saja didepan cermin, itulah nafs.

Lalu yang disebut taubat itu gimana? Balik lagi kepada analogi orang yang berjalan menjauh dari pantai. Maka ketika ia berbalik menghadap lautan itulah awal dia sedang taubat/ tabaa/ kembali. Kembali kemana? Kembali ke lautan.

Ketika orang tersebut berjalan menuju pantai maka awal awal kakinya terendam air, lalu berjalan lagi sehingga lututnya terendam. Teruuus berjalan sampai perutnya, dadanya, lehernya tenggelam. Sampai akhirnya kepalanya ikut tenggelam dan hilang dari pandangan. Mengapa hilang? Karena tenggelam seluruhnya di lautan yang luas.

Maka banyangkan bahwa orang yang berjalan menuju lautan adalah anda. Sementara lautan itu sendiri adalah Allah. Maka taubat maknanya adalah nafs/ nafsu/ dirimu/ namamu berjalan menuju Allah. Semakin engkau berjalan kembali kepada Allah maka semakin terendam dirimu dalam kebesarannya. Hingga pada satu titik diri/ nafsumu tidak terlihat, sebab yang terlihat hanyalah Allah.

Kapan keadaan dimana yang terlihat hanyalah Allah? Yaitu pada saat nafs/ dirimu tenggelam dalam kebesaran Allah. Pada saat anda melihat maka anda tidak merasa sedang melihat akan tetapi Allah lah yang melihat. Atau dalam bahasa yang bisa anda terima, Allah menitipkan basyir_Nya dalam matamu. Demikian juga ketika anda kaya, berilmu, dihormati, punya jabatan dll anda tidak merasa memiliki itu semua, sebab semua milik Allah. Bahkan anda kedip dan atau bernafas anda tidak merasa yang melakukannya. Semua karena Allah. 

Dalam kasus lain ketika dapat musibah, kena sihir, difitnah, ditusuk dari belakang, usaha hancur dll maka orang yang taubat mengembalikan itu semua kepada Allah. Dalam bahasa lain hatimu meyakini itu semua perbuatan Allah. Sehingga dengan itu nafs/ nafsu/ diri yang semula marah dan berontak bisa dikendalikan sepenuhnya.

Akan tetapi taubat adalah proses. Tidak serta merta anda berkeinginan taubat bisa langsung tenggelam dalam kebesaran Allah. Dalam bahasa lain tidak serta merta anda langsung meyakini 100 persen bahwa semua takdir adalah cerita Allah. Namun ketika anda sudah berniat untuk berbalik arah menghadap ke pantai itu sudah bagus kok. Dalam artian ketika anda menghadapkan wajah hatimu kepada Allah meskipun banyak rintangan, itu sudah bagus.

Tinggal ikuti saja prosesnya. Sebab si nafsu ini pasti akan liar kembali dan lari menjauhi pantai. Misalnya ketika anda dapat fitnah lalu marah dan konfrontasi itu adalah tanda bahwa nafsumu sedang liar dan menauhi Allah. Padalah orang yang memfitnahmu sebenarnya bentuk lain dari ujian Allah. Dalam bahasa qalbu sebenarnya itu Allah yang hendak menguji nafs/ dirimu.

Jika dengan itu dirimu sabar maka selangkah kaki anda mendekat kepada Allah. Jika anda marah dan berontak artinya itu jalan mundur alias menjauh dari Allah. Sehingga parameter keberhasilan taubatmu ada pada kondisi hatimu. Jika semakin hari hatimu semakin sabar, semakin tegar, semakin ikhlas, semakin ridho maka itu indikasi dirimu semakin dekat berjalan kembali kepada Allah.

Dan semakin dirimu taubat/ taabaa/ kembali kepada Allah maka semakin engkau merasakan kelapangan. Rasanya seperti fly... Semakin dekat jarak dirimu dengan Allah rasanya semakin damai dan bahagia. Inilah yang disebut dengan surga.

Semakin dekat lagi rasanya semakin fly.. Tahu rasanya fly tidak? Hatimu seperti terbang. Semakin terbang tinggi semakin akalnya hilang. Sampai pada satu titik dimana byaaarrrr, hilang. Diri/ nafsumu hilang, tenggelam dalam Allah.

Demikian Makna Taubat adalah Kembali Pulang Lalu Hilang

Syukron

Santapan Rohani Pendekar Langit

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Makna Taubat adalah Kembali Pulang Lalu Hilang

Tobat adalah sadar lalu tidak kembali melakukan dosa. Ini adalah definisi standard. Ada definisi tobat yang lebih dalam. Apa itu? Simak Makn...