Menembus 7 Langit, Sidrotul Muntaha & Bertemu Allah

Untuk bertemu Allah mau tidak mau anda harus terbang sampai langit 7. Kemudian naik lagi sampai di sidrotul muntaha. Nah disitulah Allah berada. Yuk simak Menembus 7 Langit, Sidrotul Muntaha & Bertemu Allah.

 

SANTAPAN ROHANI, TERBANG KE LANGIT 7 HINGGA SIDROTUL MUNTAHA

Ternyata orang marah (yang hati nya ga baik) mereka itu ngajak ngajak membenci orang. Orang baik jadi ikut berubah energi nya kalu terpengaruh provokasi. Ingat hadist tentang " hati " kl hati baik, insya Allah baik seluruh nya. Masya Allah. " disinari ruh " itu penjelasan lebih dalam nya gimana pak?

Jawab: Jadi ceritanya dahulu Iblis dan para jin bisa mencuri dengar berita langit lalu menceritakannya kepada manusia dengan dibumbui seribu kedustaan. Lalu setelah kelahiran Nabi shollallaahu alaihi wasallam kemampuan jin menembus langit jadi terbatas. Sebab ketika mereka terbang ke langit yang lebih tinggi akan dihunjani dengan panah panah api.

Artinya: "Sesungguhnya Kami telah menghias langit dunia (yang terdekat), dengan hiasan bintang-bintang. Dan (Kami) telah menjaganya dari setiap setan yang durhaka, mereka (setan-setan itu) tidak dapat mendengar (pembicaraan) para malaikat dan mereka dilempari dari segala penjuru, untuk mengusir mereka dan mereka akan mendapat azab yang kekal, kecuali (setan) yang mencuri (pembicaraan); maka ia dikejar oleh bintang yang menyala." (QS Ash Shoffat: 6-10)

Langit mana yang dimaksud? Apakah langit luar angkasa sana, bintang bintang, galaksi bima sakti, black hole? Saya pikir bukan langit secara lahiriah. Lagian ngapain iblis dan jin jalan jalan antar galaksi? Kurang kerjaan amat. Artinya yang dimaksud bukan langit secara lahiriah akan tetapi langit secara ruhaniah. Yang dimaksud adalah langit hati.

Dahulu Iblis bisa tembus langit 7 dan langit surga. Karena dahulu nama Iblis adalah azazil sang penghulu/ pemimpin malaikat. Setelah melakukan dosa lalu iblis didesak dan dilontari panah api sehingga turun derajat sampai langit 6, 5 dan seterusnya sampai langit pertama. Untuk bisa naik ke langit 2 Iblis dan setan akan sangat kesulitan sebab dikejar oleh panah panah api. Sekali lagi yang dimaksud adalah langit hati. Hati yang saya maksud adalah hati ruhaniah.

Artinya langit hati itu ada 7 tingkatan. Dan langit hatimu harus engkau jaga dari iblis dan setan yang hendak menembusnya. Ketika engkau bisa menjaga langit hatimu maka selamatlah dunia akheratmu. Dalam bahasa lain sebagaimana ditulis sahabat diatas ketika hatinya baik maka baiklah amal perbuatannya.

Nah sekarang yang dimaksud hati itu yang mana? Langit hati yang saya maksud adalah apa yang ada dalam dadamu. Artinya dalam dadamu secara ruhaniah ada 7 lapisan langit. Dan langit tertinggi disebut dengan sidrotul muntaha. Tahukah anda letak ruh? Ruh itu berada Diatas sidrotul muntaha. Artinya ruh membingkai seluruh alam baik sidrotul muntaha, surga, neraka, langit 7 sampai alam dunia.

Bagaimana cara merasakan adanya langit dalam hati? Caranya pegang dadamu. Ketika anda merasa marah, sedih, kecewa, malas, cemas, takut dll artinya langit hatimu tertutup oleh mendung. Ketika kamu lapang, damai, tenang dan bahagia artinya cahaya matahari bisa menembus mega dan mendung tersebut. Atau mega dan mendungnya lenyap sehingga bumi terang benderang.

Dahulu Iblis dan jin bisa menembus langit yang tinggi, namun sekarang tidak bisa lagi. Mereka hanya bisa terbang dilapisan yang ada mega, asap dan atau awan. Jika mereka mencoba terbang lebih tinggi maka akan terbakar oleh cahaya matahari. Ini bahasa kias loh ya? Yang saya maksud bukan awan secara lahiriah tapi ruhaniah.

Artinya iblis dan jin hanya bisa berputar putar diwilayah permukaan hati. Merekalah yang membuat makar sehingga awan dipermukaan hatimu semakin tebal sehingga membuat bumi dalam kegelapan. Dalam bahasa lain iblis dan setan hendak menggelapkan hatimu supaya dengan itu akalmu gelap. Ketika akalmu gelap maka anda akan mengambil keputusan yang akan membawamu kepada kehancuran. Ketika bumimu hancur maka iblis dan setan akan nyaman berada didalamnya.

Bayangkan analogi ini. Bayangkan langit gelap tertutup awan yang bertindih tindih. Gelapnya langit membuat cahaya matahari tidak bisa tembus. Hal ini membuat bumi dalam keadaan gelap. Ketika kegelapan ini berlangsung lama akan membuat bumi menjadi mati. Kira kira apa yang muncul dibalik kegelapan? Yang muncul adalah ular berbisa, buaya, burung hantu, anjg, srigala dan hewan melata lainnya. Mereka semakin nyaman hidup dalam kegelapan sehingga beranak pinak. Jadilah bumi menjadi sarang hewan berbiasa, buas dan melata.

Lalu bayangkan bumi adalah saya dan anda. Sebab saya dan anda secara lahiriah adalah tanah. Bayangkan langit hatimu dipenuhi awan kegelapan yang bertindih tindih. Awan hitam yang bertindih tindih adalah kemarahan, kesombongan, hasad, dendam, kekecewaan, kecemasan, ketakutan, kekhawatiran dll. Karena langit hati gelap otomatis akan menggelapkan akal. Akal yang gelap otomatis akan memerintahkan segala perbuatan yang merusak.

Contoh kasus, ketika kena sihir dadamu berisi dengan kemarahan setiap hari. Inilah ulah iblis yang menggelapkan langit dalam hatimu. Ketika dadamu berisi kemarahan otomatis akan menggelapkan akal sehingga mendorong perbuatan yang merusak. Misalnya kamu marah dengan pasanganmu, lalu akalmu penuh kecurigaan, akhirnya cekcok dan bertengkar. Ujungnya memutuskan kata cerai tanpa pertimbangan yang matang. Setelah cerai hidupmu malah makin hancur hancuran. Hancur mental jiwa dan raga.

Bagaimana cara supaya hati tidak gelap sehingga bisa menjalani hidup dengan terang? 

Jawabannya sebenarnya tidak bisa dengan teori dan tulisan. Sebab ini menyangkut dengan iman. Sementara iman dalam hati didapatkan melalui proses pembelajaran menjalani takdir kehidupan. Dalam bahasa lain iman itu adalah hasil dari berguru kepada Allah. Akan tetapi tetap saya jelaskan supaya bisa menjadi manual book atau peta perjalananmu. 

Supaya langit hati tidak gelap maka hatinya harus bercahaya. Cahaya hati itulah yang akan menyingkirkan awan awan gelap dilangit. Ketika hati bercahaya maka habis gelap terbitlah terang.

Analoginya seperti cahaya matahari yang menembus awan sehingga sinarnya sampai ke bumi. Ketika bumi disinari cahaya matahari maka akan menjadi bumi yang hidup. Ketika bumi terang dan hidup maka ular dan hewan berbisa akan pergi/ bersembunyi.

Bagaimana cara supaya hatinya bersinar? Hati yang bersinar karena mendapatkan akses cahaya ruh. Sedangkan cahaya ruh membingkai segala macam alam semesta. Dari mana asal cahaya ruh? Asalnya dari Allah. Dimana kita bisa menjumpai cahaya Allah? Di langit yang tertinggi atau sidrotul muntaha. Sidrotul muntaha bahasa indonesianya adalah puncak kesadaran. Sadar tentang apa? Tentang Allah. Sadar bahwa segala galanya adalah bentuk dari tajalli Allah. Atau dibalik segala alam semesta baik surga, neraka, langit 7, alam semesta, alam dunia dll ada Allah.

Sehingga kalau diurutkan sbb:. Cahaya Allah menyari ruh. Ruh yang disinari cahaya Allah akan menyinari qalbu/ hati sehingga hatinya bersinar. Qalbu yang bersinar akan mengusir awan awan gelap dilapisan langit hati. Lapisan langit hati terluar disebut dengan sudur/ dada. Ketika sinar hati menembus awan maka akan menyinari akal. Akal yang memantulkan cahaya hati akan bercahaya seperti rembulan. 

Ketika akal disinari cahaya hati maka jadi teranglah ia. Sehingga akal yang terang akan memutuskan segala tindakan berdasarkan ilham dari hati. Ketika semua bercahaya kalau bahasa ESQ nya SQ, EQ dan IQ nya hidup. Dalam bahasa lain cerdas secara spiritual, cerdas secara emosi dan cerdas secara akal.

Contoh kongkret gini. Ketika anda dibisiki setan yang membuatmu marah kepada pasangan lalu anda segera sadar bahwa itu semua adalah ujian Allah. Dengan itu kemarahan dalam dadamu cepat mereda berganti dengan kesabaran. Sehingga yang awalnya ingin cekcok dengan pasangan berganti dengan senyuman. Lalu melayani pasanganmu dengan lebih baik. Hal inilah yang membuat rumah tanggamu semakin harmonis. Ketika rumah tangga harmonis memicu rezekinya membaik, anaknya sholeh, urusannya lancar dll.

Sadar kalau musibah adalah ujian itulah yang disebut dengan hati yang bercahaya. Sadar, ingat, eling bahasa arabnya adalah dzikir. Alaa bidzikrillaahi tathmainnul quluub, ketahulah dengan sadar, eling, ingat bahwa dibalik musibah ada Allah maka hatimu menjadi lebih tenang. Sedangkan kemarahan mereda saat ingat Allah analoginya adalah awan hitamnya bisa ditembus oleh cahaya matahari sehingga sinarnya sampai ke bumi.

Atau dalam bahasa lainnya ketika kamu sadar bahwa dibalik ujian ada Allah maka itulah yang disebut dengan panah api yang membakar setan. Sehingga ketika anda segera sadar bahwa dibalik ujian ada Allah maka setan setannya akan lari terbirit birit. Apa indikasi setannya pergi? Indikasinya kemarahan yang semula berkecamuk pelan pelan mereda.

Ketika kemarahan mereda berganti kesabaran atau bahkan kasih sayang maka cahaya hati akan menyinari akal. Sehingga dengan itu cekcok bisa dihindari. Bahkan yang semula ingin cekcok berubah jadi bermesraan. Ketika sinar hati terus menyinari akal maka rumah tanggamu akan harmonis kembali, rezeki mengalir, urusan lancar dll. Dan inilah yang disebut dengan huda atau petunjuk atau hidayah.

Allah memberikan hidayah berupa nur atau cahaya yang dengan itu mengeluarkanmu dari kegelapan menuju terang benderang. "Allaahu waliyyulladziina aamanu yukhrijuhum minadzulumaati ilannurr". Artinya Allah adalah wali/ pemimpin/ pemberi hidayah kepada orang yang beriman, DIA mengeluarkan mereka dari kegelapan menuju kepada nur/ cahaya. (Lihat Al Baqarah ayat 257)

Nah seperti itu penjelasannya...

Saya ulangi biar paham urut urutannya. Allahu nuurussamawaati wal ardh, artinya Allah adalah nur/ cahaya langit dan bumi (baca Ar Ruum ayat 35). Artinya langit dan bumi dan segala isi isinya adalah nur/ Allah. Ketika anda melihat depan belakang kiri kanan atas bawah itulah nur Allah. Bahasa lainnya itulah wajah Allah.

Dan nur Allah itu hanya bisa disadari oleh ruh yang bercahaya. Artinya cahaya ruh itu berasal dari nur/ cahaya Allah. Sementara cahaya Allah berasal dari dzat_Nya. 

Ketika ruh bercahaya maka akan menyinari 7 lapisan hati. Disebut dengan 7 lapisan langit secara ruhaniah. Dalam artian ruh yang bercahaya akan menyinari hati sehingga hati ikut bersinar. Ketika langit hati bersinar maka cahayanya akan menembus awan awan gelap dalam sudur/ dada yang ditimbulkan oleh hawa nafsu dan iblis. 

Sementara hati yang bercahaya akan menyinari akal. Akal yang bercahaya akan menyinari amal perbuatan. Dan amal perbuatan yang dipengaruhi oleh cahaya hati disebut dengan amal sholeh. Amal sholeh adalah amal yang terhubung kepada nur dalam ruh. Ujungnya adalah amal sholeh adalah amal yang terhubung kepada Allah. Sedangkan amal sholeh akan mengantarkanmu kepada surga.

Apakah amal sholeh akan benar benar mengantarkan kepada surga? Sebenarnya bukan. Akan tetapi amal sholeh akan mengantarkanmu kepada Allah. Mengapa demikian? Karena ujung dari amal sholeh adalah (terhubung kepada) Allah. Sedangkan surga adalah sifat atau dampak atau efek samping ketika dirimu bertemu Allah.

Sehingga perjalanan dari langit dunia ke langit 7 sampai sidrotul muntaha adalah proses connecting atau sambung menyambung menuju ujung dari segala galanya yaitu Allah. Inilah yang disebut dengan mikraj. Apa oleh oleh saat mikraj? Oleh olehnya adalah sholat. Bentuk lahiriahnya adalah ritual sholat 5 kali sehari, akan tetapi bentuk ruhaniahnya adalah bertemu Allah.

Demikian Menembus 7 Langit, Sidrotul Muntaha & Bertemu Allah

Syukron

Santapan Rohani Pendekar Langit

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Makna Taubat adalah Kembali Pulang Lalu Hilang

Tobat adalah sadar lalu tidak kembali melakukan dosa. Ini adalah definisi standard. Ada definisi tobat yang lebih dalam. Apa itu? Simak Makn...