Solusi Segala Permasalahan Hidup, Dijamin Cespleng

Anda punya masalah? Piunya hutang? Rumah tangga diujung tanduk? Semua manusia punya masalahnya masing masing, tetapi tidak semua tahu solusinya. Nah simak Solusi Segala Permasalahan Hidup, Dijamin Cespleng.


Solusi Segala Permasalahan Hidup, Dijamin Cespleng

....tolong saya pak ustad uda hancur semua  masa depan anak saya, ekonomi, semua uda pada menjauh dr saya 😭😭😭, ya Allah sampai kapan hamba kau dengan seberat ini😭😭. Rasanya mau mati saya, uda ngak ada tempat untuk menggukan kluhan

Jawab: Yang sabar ya? Saya doakan semoga masalahnya segera ada jalan solusi dan jalan keluar.

Terkait dengan ujian hidup yang mbulet dan nyesek gimana solusinya? Bagaimana jalan keluarnya ketika semua serba buntu?

Jawabannya ada dalam QS At Thalaq ayat 2 dan 3

Artinya: ....Siapa yang bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan membukakan jalan keluar baginya. dan menganugerahkan kepadanya rezeki dari arah yang tidak dia duga. Siapa yang bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)-nya. Sesungguhnya Allahlah yang menuntaskan urusan-Nya. Sungguh, Allah telah membuat ketentuan bagi setiap sesuatu. (QS At Thalaq: 2-3)

Solusinya adalah taqwa dan tawakal......

Masalahnya adalah kita seringkali salah paham tentang makna taqwa dan tawakal. Kebanyakan kita memahaminya secara tekstual dan lahiriah saja. Padahal taqwa dan tawakal bukan urusan lahiriah tapi batiniah atau kondisi batin.

Termasuk tulisan saya banyak yang salah memahaminya. karena belum mampu memahami itulah kadang ada bentrok. Anggap saja dari 100 persen yang membaca tulisan saya yang paham 20 persen. Sementara dari yang 20 persen yang benar benar mempraktekkan hanya seperlima.

Sama dengan ilmu marketing, karna saya dulu pembicara seminar marketing. Dari 100 persen peserta yang paham hanya 20 persen. Yang praktek hanya seperlima dari 20 persen. Dan yang sukses hanya 2 persen. Sedikit sekali ya?

Tetapi meskipun anda belum paham saya akan terus menulis, mumpung waktunya masih lega. Meskipun hanya sedikit yang paham dan praktek tidak masalah. Walaupun hanya sedikit yang penting masih ada yang paham.

Back to laptop....

Solusi segala permasalahan hidup adalah taqwa. Sedangkan tawakal adalah penyempurna. Untuk makna taqwa saya sudah pernah menulisnya silahkan dibaca ya? Sekarang kita bahas sekilas makna tawakal.

Tawakal adalah kondisi hati. Ingat jangan sampai salah ya? Tawakal adalah keadaan hati/ kondisi batin yang memasrahkan segalanya kepada Allah. Pasrah apapun hasilnya. Apapun yang terjadi mau baik mau buruk diterimanya dengan lapang dada.

"Berarti kita hanya berdiam diri tanpa usaha?". Nah ini salah paham khan?

Ketika saya menulis tentang pasrah, ikhlas, tawakal dll ini kondisi hati. Ketika saya nulis serial pulang kampung juga kondisi hati. Hati loh ya? Yaitu rasa yang ada dalam dada.

Secara lahiriah kita tetap usaha/ ikhtiar. Akan tetapi kondisikan hati untuk pasrah apapun hasilnya. Jika hasilnya baik ucapkan syukur, jika hasilnya buruk tetap ucapkan syukur. Dan keduanya adalah sarana pembelajaran menuju yang lebih baik lagi.

Masalahnya khan hati kita enggan untuk pasrah apapun hasilnya. Apalagi kalau diajak pulang kampung, nggak mau. Maunya bertemu dengan kenikmatan dunia. Kalau hasilnya baik kita bergembira sampai lupa diri. Kalau hasilnya buruk kita marah, sedih dan kecewa. Kalau dipuji kita senang, kalau dicaci kita serang...

Artinya apa? Artinya ada yang salah dihati kita masing masing. Itulah mengapa tidak kunjung ada solusi dan jalan keluar. Oleh karenanya sering dilongok apa yang ada dalam dada. Ada yang salah disitu dan harus segera kita benahi.

Sebelum kita lanjut camkan bahwa tulisan ini santapan rohani ya? Kalau santapan rohani, lepaskan pengetahuanmu lalu buka hatimu. Insya Allah dengan cara ini meminimalisir salah paham.

Ada pertanyaan, "sebenarnya Allah butuh tidak dengan sholat kita, ngaji kita, sedekah kita, haji kita dll?"

Jawabanya tidak butuh itu semua. Meskipun seluruh mahluk tidak mau ibadah itu tidak menurunkan Kebesaran Nya walau sebesar dzarah. Dan sebaliknya meskipun seluruh mahluk beribadah kepadaNya itu tidak membuatNya bertambah mulia. Saya yakin anda sepakat dengan ini, karena sudah banyak ustadz yang menyampaikan dalam ceramah.

Tapi jangan sampai anda salah paham lagi ya? Karna saya menulis Allah tidak butuh sholat kita lalu tidak mau sholat lagi. Ini gagal paham berarti.

Lalu apa yang Allah inginkan dari manusia?

Catat ya? Yang Allah inginkan adalah engkau jangan mencoba coba menjadi tuhan selain diriNya. 

Dalam bahasa yang mudah dipahami, Allah ingin supaya kita menyembahNya, mengabdi, nurut, ngikut dan ngekor hanya kepadaNya. Atau kalau saya tulis kemarin Allah ingin supaya kita jangan membuat konten kehidupanmu sendiri tetapi jadilah followers sejati.

Kalau saya dan anda mencoba coba menjadi tuhan maka dijamin masuk neraka. Dan manifestasi neraka adalah berbagai macam masalah yang membuatmu penuh kesedihan dan kekecewaan.

"Bagaimana mungkin saya mencoba coba menjadi tuhan? Ah ada ada saja ustadz ini?". Secara lahiriah memang kita tidak mencoba coba menjadi tuhan, tetapi secara batiniah kita setiap hari manuhankan diri sendiri. 

Kita merasa ada, merasa bisa, merasa kuasa, merasa pintar, merasa mampu, merasa berilmu, merasa benar dan masih banyak lagi. Padahal yang benar kita semua tidak bisa apa apa. Kalau kita merasa bisa apa apa artinya kita merasa diri menjadi tuhan. Bisa dipahami tidak?

Yang hidup, yang bisa, yang kuasa, yang memberi rezeki, yang menyembuhkan, yang memberikan solusi dll hanya Allah saja. Tidak ada yang lain. Termasuk diriku dan dirimu.

Karna kita merasa menjadi tuhan inilah penyebab hidup kita berantakan. Kita pasti akan berlarut larut dalam kepedihan dan tidak ada jalan keluar.

Makanya kalau kembali kepada tulisan awal, solusi atau jalan keluarnya adalah taqwa dan tawakal. Tawakal adalah kondisi hati yang pasrah apapun konten kehidupan yang dibikin oleh Allah. Tawakal adalah cara untuk menurunkan ego ketuhanan kita. Teruslah belajar tawakal sampai pelan pelan ego kita lenyap.

Saat ego kita yang merasa bisa dan merasa kuasa sudah diturunkan maka mulailah nampak ada solusi. Ketika ego kita lenyap maka hadirlah solusi yang tidak disangka sangka sebelumnya.

Ketika kita sudah dimaqom ini kita akan paham bahwa solusi itu datang sama sekali bukan dari diri kita, tetapi dari Allah. Semua karna Allah, tidak ada andil dari diri kita meski sebesar dzarah.

"Berarti kita hanya berdiam diri berpangku tangan saja tadz". Nah masih salah paham lagi khan?. Apakah ketika anda lapar lalu ada tetangga kasih bakso, lalu hanya dipandangi (berdiam diri) saja dengan keyakinan akan kenyang?. Tentu nggak seperti itu khan? Akan tetapi ikhtiar dengan cara langsung hajar baksonya sekuah kuahnya sehingga anda kenyang.

"Ya Allah aku lapar". Lalu Allah menggerakkan tetangga sebelah untuk kirim bakso ke rumah anda. Secara pandangan hati siapa yang kirim? Jawabannya Allah. Mengapa Allah mengirimkan tetangga untuk kasih bakso? Karena DIAlah Tuhan Yang Kasih Makan untuk seluruh mahlukNya.

Cluenya adalah "karena DIA Tuhan dan engkau adalah hamba".

Oleh karena itu kesimpulannya jadilah hamba jangan jadi tuhan. Jangan merasa kaya, merasa punya duit banyak lalu makan direstoran dengan meyakini "saya bisa makan enak karena saya kaya". Kalau tidak segera sadar hanya menunggu waktu saja akan dilibas tuhan tuhan dalam dirimu lalu membuatmu terhenyak putus asa.

Sekali lagi jadilah hamba jangan jadi tuhan. Allah paling tidak suka ditandingi. Biarlah DIA Allah jadi satu satunya Tuhan, ahad sendirian, kita jadi wayang saja yang tidak bisa apa apa.

Semoga mencerahkan

Wallaahu A'lam

Klinik Pendekar Langit


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kisah Ruqyah Dukunnya Game Over Setelah Korban Lakukan Ini

Mau mengalahkan dukun? Coba praktekkan tulisan ini ya? Kisah Ruqyah Dukunnya Game Over Setelah Korban Lakukan Ini. Simak baik baik.