Gangguan mental atau gangguan jiwa sudah menjangkiti banyak manusia. Dan sayang sekali jarang yang benar benar sembuh. Nah bagaimana Cara Menyembuhkan Hati yang Terluka/ Gangguan Jiwa? Simak artikelnya ya
MENYEMBUHKAN HATI YANG TERLUKA
Jadi gini tadz, 4 hari yg lalu, sore sekitar habis duhur dan menjelang ashar, pundak saya berasa agak berat / pegel saya hafal betul ustadz, rasa kyk gini klo dibiarin bkl bikin pundak mkin sakit , gak pke lama saya olesin minyak kasturi sambil baca wa ulqiyas dst sambil saya pijit ringan, alhamdulillah beberapa saat kemudian rasa itu ilang
Jawab: Tanya dong? Siapa sahabat yang sudah pakai produk ruqyah klinik pendekar langit? Yang belum punya segera pesan ya? WA 0852-8595-6659
Insya Allah produk pendamping ruqyah klinik pendekar langit membantu meredakan keluhan anda tapi tidak akan pernah bisa 100%. Bisa meredakan 50 sampai 80 persen sudah sangat bagus. Meskipun biasanya beberapa hari kemudian kumat lagi.
Dan percayalah kepadaku anda berobat kemanapun sampai habis habisan tidak akan mampu menyembuhkan permanen. Kalau tidak percaya silahkan buktikan sendiri. Tapi saya tidak bertanggung jawab jika anda salah berobat atau berobat kepada oknum yang hanya memeloroti uang anda.
Banyak sahabat yang terpedaya dengan janji janji kesembuhan permanen. Apalagi praktisinya tenar di youtube. Menawarkan sesuatu yang bisa memenuhi hawa nafsu memang laris manis. Tapi terkait gangguan non medis bukannya sembuh malah tambah parah.
Ketika sudah parah mulailah melirik ruqyah lalu datang ke peruqyah yang dianggapnya ikhlas membantu. Kalau datang ke praktisi yang sakti anda rela merogoh uang jutaan sekali berobat. Anda rela datang berkali kali sampai habis habisan. Giliran sudah habis lalu datang ke peruqyah dengan mahar seadanya dan sebagiannya 2 M.
Gpp mau belajar ruqyah, ini sudah bagus sekali. Meskipun terkadang peruqyahnya ngelus dada. Buat peruqyah yang ngalami, yang sabar ya? Pahamilah memang kebanyakan korban sihir sudah habis habisan secara financial. Sudah nasibmu menjadi pilihan terakhir... 🙂
Cuma harus saya katakan mau anda berobat ke orang sakti, peruqyah atau pakai minyak ruqyah pendekar langit hasilnya sama saja. Tidak akan bisa sembuh 100 persen. percayalah. Praktisi yang nulis "Alhamdulillah setelah berobat dengan saya pasien sembuh total", itu nggak sepenuhnya bener. Iya sembuh saat itu, tapi seminggu kemudian kumat lagi. Atau pasti ada saatnya kumat lagi, saya jamin deh.
Mengapa demikian? Karena gangguan jin dan sihir itu menyerangnya sampai ke mental. Sedangkan mentalku dan mentalmu sensitifitasnya berbeda beda. Bisa jadi ada pasien yang kena sihir tapi mentalnya kuat sehingga cepat sembuh. Namun kebanyakan korban sihir mentalnya sudah hancur. Makanya gampang kumat.
Artinya menyembuhkan sihir itu harus melibatkan 2 sisi. Dari sisi peruqyah/ praktisi dan dari sisi pasien itu sendiri. Peruqyah mengeluarkan setan, pasien mempertahankan supaya setannya tidak kembali. Dan untuk mempertahankan benteng pertahanan dalam jiwa, pasien harus dibekali dengan edukasi.
Yang jadi masalah adalah kebanyakan mental pasien korban sihir atau gangguan jin sudah rapuh duluan. Bahasa lainnya benteng pertahanannya mudah sekali dijebol. Dihasut/ dibisiki setan sedikit saja langsung menyala kemarahannya. Diperlihatkan/ teringat kenangan masa lalu yang buruk sedikit saja langsung muncul kecewa dan sedih sampai nangis nangis.
Ini khan masalah mental sebenarnya... Yakni apakah mentalnya atau jiwanya atau hatinya mau menerima kenyataan atau tidak. Yaitu kenyataan rumah tangganya berantakan, bisnisnya hancur, teman temannya menjauh dan lain sebagainya. Dan 99 persen manusia belum mampu untuk benar benar menerima kenyataan buruk yang menimpanya.
Disinilah dibutuhkan yang namanya konseling. Bisa dengan peruqyah yang paham psikologi, bisa dengan psikiater/ psikolog atau konseling dengan ustadz dan kyai yang paham ilmu qalbu. Karena masalah utamanya ada di qalbu atau hati yang kecewa terhadap kenyataan buruk yang tidak diinginkan.
Makanya teman teman yang sudah paham ruqyah, sudah bisa meruqyah diri sendiri, sudah bisa mengeluarkan jin dengan ruqman dll wajib follow fanpage Klinik Pendekar Langit. Disitu banyak saya tulis artikel tentang manajemen qalbu atau tazkiyatun nafs. Bacanya wajib dengan hati ya?
Untuk mengusir setan itu relatif lebih mudah dibandingkan dengan mengkondisikan hati tetap tenang. Artinya ujian sihir sebenarnya bukan masalah sembuh atau tidak sembuh melainkan apakah engkau mampu mengkondisikan hatimu tetap bertahan dan berTuhan pada saat berada ditengah laut yang diliputi badai.
Kalau sahabat membaca dari awal tulisan ini saya yakin mulai paham bahwa sebenarnya ujian sihir dan gangguan jin atau musibah dalam bentuk lainnya bukan tentang sembuh atau tidak sembuh akan tetapi "UJIAN MENTAL". Bahasa lainnya ujian keimanan. Sampai disatu titik saya dan anda akan mengerti bahwa musibah besar yang menimpa kita sebenarnya adalah "panggilan Tuhan".
Bayangkan gambar hati berbentuk love. Semua manusia memiliki hati sebagai tempat merasa dimana muaranya adalah beriman/ percaya kepada subyek yang membuat perasaan berubah ubah. Makanya ada hadits yang mengatakan kondisi hati manusia itu berubah ubah, kadang beriman kadang kafir. Maksudnya adalah kadang hati meyakini sesuatu itu datang dari Allah, kadang meyakini datang dari mahluk.
Dan setiap hari hati manusia akan disentuh hatinya, disentil, dicubit, ditepuk sampai dipukul pukul. Setiap hari loh ya? Artinya ujian keimanan dari Allah terjadi setiap detik. Dan camkan bahwa itu semua adalah panggilan Tuhan.
Ketika hatimu disentil sampai dipukul yang membuatmu meringis kesakitan tetapi tidak membuatmu mampu melihat siapa yang menyentil maka biasanya diberikan panggilan yang lebih keras. Misalnya hatimu ditusuk, diiris, dibakar sampai dibom. Artinya anda akan diberikan musibah yang sangat berat sampai benar benar tidak ada jalan keluar. Apa tujuannya? Tujuannya supaya engkau mendengar panggilan Tuhan. Berarti selama ini engkau buta dan tuli dari panggilan Tuhan makanya dipanggil dengan lebih keras.
Mudah mengatakan "ikhlas" ketika kehilangan sendal, dan ini sudah cukup bagus. "Gpp sendalnya ilang, semua milik Allah, nanti juga Allah ganti", mudah khan?. Tetapi apakah anda tetap mengatakan ikhlas ketika harga dirimu hilang/ hancur kerena fitnah yang kejam? Apakah hatimu tetap kalem ketika rumah tangga berantakan, bisnis hancur, badan lumpuh dll? I dont think so
Kesimpulannya ujian berat yang menghancurkan mentalmu sehancur hancurnya baik atau buruk? Jawabannya sangat buruk menurut hawa nafsu, tetapi baik menurut qalbu. Oleh karena itu ikuti apa kata hatimu dan ingkari bisikan nafsumu. Dengarkan kata hatimu yang mengatakan bahwa, Allah mencintaimu dan sedang memanggilmu pulang.
Ketika anda sudah di level/ maqom ini saya sangat yakin anda akan sembuh total. Mungkin awal awal setan akan tetap kembali, tetapi ketika anda sudah di maqom ini yang anda padang bukan setannya, tetapi Allah yang sedang mendidik hatimu. Yakni mendidik mentalmu supaya beriman kepada Allah bukan kepada mahluk. Rasa sakit tetap ada, tetapi anda menyerahkan rasa sakit itu kepada Allah. Inilah peredaman yang mujarab sehingga hatimu lebih cepat untuk tenang kembali.
Pernah mendengar statement, "hidayah milik Allah?". Ya inilah maksudnya. Yaitu hidayah yang menghunjam dalam hati.
Dan inilah makna "alaa bidzikrillaahi tathmainnul qullub". Ingatlah hanya dengan mengingat Allah hatimu menjadi tenang.
Sampai pada akhirnya setan tidak berani lagi mendatangimu karena melihat cahaya dalam qalbumu. Cahaya keimanan yang akan menghancurkan setan setan yang berani mendekat.
Dan ketika anda sudah dimaqom ini maka andalah sang penyembuh. Anda adalah perpanjangan tangan dari Sang Penyembuh/ As Syafii. Ketika anda bisa menyembuhkan qalbu, mental atau hati orang lain anda merasa bukan anda yang menyembuhkan tetapi DIA Asy Syafii.
Demikian semoga mencerahkan, share ya?
Wallaahu A'lam

Tidak ada komentar:
Posting Komentar